Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Kadar Lumpur Terhadap Nilai Kuat Tekan Paving Block Dengan Bahan Dasar Sedimentasi Limbah Galian C di Sungai Klagison, Kota Sorong. Fajar, Muhammad Nur; Saputra, Asrul; Purwantoro, Didik Setya; Iqbal, Iqbal; Arifin, Herlina
Teknika Vol. 19 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v19i1.8773

Abstract

Sedimentasi menjadi salah satu permasalahan pada Sungai Klagison, pencucian pasir menghasilkan limbah air yang mengandung padatan terlarut dan padatan yang tidak terlarut. etika endapan lumpur terakumulasi dan berlebihan maka dapat mengakibatkan pendangkalan pada sungai dan menyebabkan terjadinya luapan air sungai, terutama ketika musim hujan. Namun selain dampak negatif akibat sedimentasi di DAS Klagison, Yang mana matereial ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, salah satunya adalah paving block. Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan menguji 2 jenis material  sedimentasi, yang mana material tersebut merupakan sedimentasi tanpa di oleh dan sedimen yang telah di olah, dengan melakukan 2 pengujian yaitu pengujian kadar lumpur dan uji kuat tekan terhadap paving block yang telah di buat dengan 1 komposisi perbandingan yaitu 1:3. Untuk selanjutnya dibandingkan hasil kuat tekan dari kedua sampel yang di uji. Dari hasil pengujian didapatkan karakteristik penggunaan sedimen yang sudah diolah lebih baik dibandingkan dengan sedimen yang belum diolah. yang mana nilai kuat tekan mengalami peningkatan dari 9,59 Mpa ke 14,96 Mpa. Dan untuk klasifikasi mutu paving yang diperoleh setelah diolah adalah mutu C dan B yang digunakan untuk perlatan parkir dan pejalan kaki.
Perencanaan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami Menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kampung Malaumkarta Distrik Makbon Kabupaten Sorong Sambo, Aldi Satria; sutiono, wilis; Fajar, Muhammad Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3865

Abstract

Kampung Malaumkarta adalah salah satu kampung yang berada dipesisir pantai wilayah pemerintahan Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. keberadaan wilayah pesisir sangat penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat yang berada di wilayah pesisir, namun wilayah pesisir merupakan wilayah yang dinamis dan strategis sehingga banyak faktor yang dapat mengganggu atau bahkan merusak wilayah pesisir pantai tersebut seperti bencana alam. Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami merupakan peristiwa alam yang tidak bisa dicegah, tetapi dapat di kurangi dampak kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jalur evakuasi dan menganalisis durasi waktu tempuh menuju shelter area di Kampung Malaumkarta guna mendukung kesiapsiagaan bencana tsunami. Metode penggunaan data spasial yang terdapat di Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat di manfaatkan untuk menentukan daerah yang rawan, jalur-jalur pengungsian yang terdekat serta daerah-daerah tempat evakuasi dalam perencanaan mitigasi. Hasil penelitian ini berhasil menentukan satu jalur evakuasi yang optimal dari titik awal menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES). Jalur tersebut melewati Jl. Lokal Sekunder dengan lebar jalan 5 meter (beraspal) dan Jl. Ideal dengan lebar jalan 3,5 meter (tanah padat), yang memadai untuk mengarahkan masyarakat menuju tempat aman di ketinggian antara 50-100 meter di atas permukaan laut.
Mitigasi Bencana Kebakaran Pada Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sorong Malawat, Titi; widodo, slamet; muhammad nur fajar
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3916

Abstract

Kesiapan bangunan gedung terhadap bencana kebakaran merupakan ragam hal yang wajib diperhatikan saat menghadapi bencana kebakaran. Sarana penyelamatan yang ada pada bangunan gedung menjadi standar kesiapan pada bangunan gedung terhadap bencana kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat pemenuhan sistem proteksi kebakaran dan kondisi sistem keamanan Gedung terhadap bahaya kebakaran di Gedung Rektorat Kampus 1 UNAMIN Sorong. Data primer dikumpulkan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui artikel,otoritas terkait, termasuk Gedung Rektorat UNAMIN Sorong. Hasil penelitian menunjukan sistem pengamanan Gedung di Rektorat UNAMIN Sorong mengalam tantangan sebesar 58,03%, dengan Tingkat kendala Kelengkapan Tapak sebesar 18,18% dari 25%, Tingkat kendala Sistem Penyelamatan sebesar 21,35% dari 25%, Tingkat kendala sistem proteksi aktif sebesar 2,3% dari 24% , dan Tingkat kendala sistem proteksi pasif sebesar 16,2% dari 26%. Hal ini menunjukan bahwa nilai keandalan bangunan tersebut cukup dan tidak semua sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terdapat kekurangan pada komponen sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif yang jumlahnya masih kurang.
Perencanaan Mitigasi Bencana Kebakaran (Studi Kasus : Pembangunan Rusun Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sorong) Salihin, Sakina Marwa; widodo, slamet; Muhammad Nur Fajar
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3966

Abstract

Kebakaran gedung dapat terjadi disetiap jenis peruntukan bangunan baik hunian-pemukimanan maupun fasilitas pendididikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menaggulangi resiko kebakaran dengan merencanakan mitigasi kebakaran serta menerapkan kelengkapan infrastruktur bangunan. Data primer dikumpulkan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui artikel otoritas terkait, termasuk rusun kampus 2 UNAMIN sorong. Hasil penelitian Rusun Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sorong memerlukan instalasi sistem proteksi kebakaran yang mencakup detektor asap, sprinkler, dan sistem hidrant. Total 51 detektor asap diperlukan untuk ketiga lantai, serta 96 unit sprinkler yang terdistribusi dengan jumlah yang sama di setiap lantai. Sistem hidrant terdiri dari 2 box hydrant dan 2 pillar hydrant yang dirancang untuk menyuplai air dalam jumlah total 245 m³, dengan bak penampungan air yang dirancang berkapasitas 256 m³ untuk mendukung operasi pemadam kebakaran secara efektif. 2. Untuk memastikan keselamatan penghuni selama keadaan darurat, telah disiapkan tiga jalur evakuasi utama yang mengarah ke titik kumpul yang terletak di halaman depan rusun. Jalur-jalur evakuasi tersebut meliputi pintu lobby, pintu sebelah kiri, dan pintu sebelah kanan yang semuanya mengarah ke titik kumpul dengan aman. Berdasarkan simulasi, jarak evakuasi terpanjang dari titik-titik di lantai 1, 2, dan 3 telah dihitung beserta waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi. Di lantai 1, jarak evakuasi adalah 45,85 meter dengan waktu 18,79 detik; di lantai 2, jarak mencapai 68,7 meter dengan waktu 28,15 detik; dan di lantai 3, jarak 70,25 meter dengan waktu 28,79 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa evakuasi dapat dilakukan dengan efisien dan aman.