Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN PERENCANAAN JEMBATAN SUNGAI MEGA I KILOMETER 130+000 DISTRIK YEMBUN KABUPATEN TAMBRAUW M Yunus Nasrullah Mernawati; Muhammad Nur Fajar; Achmad Rusdi; Herlina Arifin; Alfina Maysyurah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v2i02.2387

Abstract

Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang berada lebih rendah. Rintangan ini dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalu lintas biasa). Pada pembangunan jembatan jalan raya dengan bentang panjang, sebaiknya digunakan konstruksi rangka baja sebagai konstruksi atas. Mengingat dalam tahun 2020 mendatang pemerintah Kabupaten Tambrauw masih membangun jembatan-jembatan jalan raya dengan bentang yang panjang untuk menghubungkan distrik satu dengan distrik yang lain. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk meninjau atau menguji kembali hasil perencanaan struktur jembatan sungai Mega. I yang meliputi perhitungan yang ekonomis dan mempunyai kekuatan yang memadai sesuai dengan peraturan yang berlaku di indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengumpulan data yang berupa gambar desain awal perencanaan, peta topografi dan hidrologi, dan data sondir untuk kedalaman tanahnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, hasil analisis tinjauan tinggi banjir untuk periode 50 tahun adalah 2,408 m, dan tinggi jagaan jembatan dari elevasi banjir sebesar 3,092 m, kedalaman penggerusan 3,081 m. Dari hasil perhitungan untuk desain profil gelagar memanjang tengah, desain profil memanjang tepi, desain profil gelagar melintang, desain profil rangka utama batang bawah dan batang diagonal terluar dan perhitungan untuk pile cap mendapatkan hasil yang lebih efisien
EVALUASI TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA KOMPONEN (STUDI KASUS: PADA JALAN TEMINABUAN – AYAMARU KM 6+510 – KM 7+240) Sigarlaki, Ester; Sukowati, Dwi Guntoro; Saputra, Asrul; Fajar, Muhammad Nur
Eternitas: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): ETERNITAS: Jurnal Teknik Sipil, Vol 3, No 2 April 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/eternitas.v3i2.4223

Abstract

Roads are one of the most important infrastructures in carrying out economic activities, both accessibility and mobility of goods and services. As one of the connecting sections between districts which is also the main alternative section to go to the South Sorong Regent Office and Scholoo Keyen Hospital, the condition of the Teminabuan - Ayamaru Km 6 + 510 - Km 7 + 240 road has suffered severe damage such as cracks, bumpy roads, potholes and subsidence in the foundation layer. For this reason, it is necessary to repair roads. The method used in evaluating the thickness of bending pavement on the road is the Component Analysis method. This research method starts by collecting primary data and secondary data, namely CBR, LHR and rainfall data obtained directly from BMKG. Based on the results of analysis and calculations that have been carried out using the Component Analysis method on the Teminabuan - Ayamaru Km 6 + 510 - Km 7 + 240 road section, the thickness of each layer is obtained including the surface layer using Asphal Macadam with a thickness of 5 cm, the top foundation layer using 100% CBR Class A Crushed Stone with a thickness of 20 cm and the bottom foundation layer using 70% CBR Class A Sirtu with a thickness of 10 cm
Optimasi Pemanfaatan Air Laut Pada Konstruksi Beton Sebagai Efisiensi Penggunaan Air Tawar Arifin, Herlina; Muhammad Nur Fajar; Syafilla Aning Saba
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24254

Abstract

Berbagai infrastruktur kini dalam lingkungan masyarakat luas sebagian besar berasal dari konstruksi beton. Tidak dapat dipungkiri bahwa konstruksi beton merupakan pilihan yang paling laris dalam banyak pembangunan, disebabkan oleh kemampuan dalam bertahan lama dan tingkat efisien dari berbagai faktor. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tawar bersih pada setiap kontruksi beton serta kemudahan akses untuk wilayah pesisir yang sulit akan air tawar bersih maka perlu dipertimbangkan penggunaan air laut sebagai campuran konstruksi beton dengan melihat kualifikasi kuat teken beton. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu bahwa penggunaan air laut mengakibatkan penurunan kuat tekan pada beton sehingga ditambahkan bahan tambah berupa superplasticizer sebagai upaya peningkatan kuat tekan beton. Metode pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental pada laboratorium dengan melakukan uji kuat tekan beton variasi beton normal (control), beton air laut, beton air laut + SP 0,5%, baton air laut + SP 0,75%, beton air laut + SP 1%, dan beton air laut + SP 1,25% dengan perendaman selama 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa untuk perbandingan dengan beton normal maka beton variasi beton air laut + SP 1,25% merupakan beton dengan variasi yang paling terbaik berdasarkan hasil uji kuat tekan beton.
Analisis Kuat Tekan dan Pola Retak Mortar dengan Penggunaan Terak Nikel sebagai Material Pengganti Pasir Maysyurah, Alfina; Arifin, Herlina; Fajar, Muhammad Nur
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah industri sebagai material alternatif dalam konstruksi merupakan salah satu solusi mendukung pembangunan berkelanjutan. Terak nikel merupakan hasil samping dari industri peleburan nikel yang memiliki potensi sebagai pengganti pasir dalam mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk partikel terak nikel terhadap sifat mekanik mortar, khususnya kuat tekan dan pola retak. Rancangan campuran dilakukan dengan mengombinasikan dua jenis bentuk terak nikel, yaitu angular slag (AS) dan spherical slag (SS), dalam tujuh variasi proporsi: 100%Pasir, 70%AS:30%SS, 50%AS:50%SS, 30%AS:70%SS, 100%AS dan 100%SS. Uji kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari, sementara pola retak dilakukan secara visual pascapengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bentuk partikel slag memengaruhi kuat tekan dan pola retak secara signifikan. Kombinasi optimum diperoleh pada perbandingan 70AS:30SS, yang memberikan nilai kuat tekan tertinggi dan pola retak yang terkonsentrasi. Dengan demikian, kombinasi bentuk terak nikel berperan penting dalam mempengaruhi performa mortar dan dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kekuatan dan kestabilan struktur.
Utilization Of River Shell Waste (Lokan) As A mixture In Concrete: Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Muhammad Nur Fajar; Herlina Arifin; Mohammad Aris; Alfina Maysyurah; Chandra Margareta
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v7n1.p95-99

Abstract

The increasing need for concrete materials results in the availability of limestone as a non-renewable raw material for portland cement makers to be limited and will run out if its extraction is carried out continuously, so it is necessary to find replacement materials for cement as a constituent material for concrete. In this study, mussels shell waste was tested as a substitute for cement with a percentage of 2% and 5%. Furthermore, the parameters tested are compressive strength tests. Based on the test results, it was obtained that the compressive strength value decreased with the increase in the percentage of use of mashed shells.
Effect of Using Superplasticizer on Concrete Exposed to Sea Water: Pengaruh Penggunaan Supperplaticizer Pada Beton Terekspos Paparan Air Laut Purwantoro, Didik Setyo; Muhammad Nur Fajar
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 7 No 1 (2025): Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v7n1.p100-105

Abstract

Development in coastal areas has a problem, namely concrete construction will come into direct contact with seawater. Seawater is one of the causes of failure in building structures. Innovations in the field of concrete material technology, one of which is to improve the properties of concrete, including the addition of certain materials, namely admixtures or additives to the concrete mixture, one of which is supperplaticizer. In this study, the compressive strength value of concrete immersed in 3 curing media will be compared, namely normal water, seawater in laboratory conditions and seawater directly. Based on the results of compressive strength, it shows that concrete that is directly exposed to seawater will experience a decrease in compressive strength. And after added the concrete supperplaticizer experiences an increase in the compressive strength value, this is in accordance with the supperplacizier properties which accelerate the hardening of the concrete and increase the sealability or density of the concrete. However, at compositions above 1% concrete, the compressive strength value has decreased.
Pengaruh Pencucian Pasir Laut Terhadap Nilai Kuat Tekan dan Kerusakan Beton Akibat Garam pada Beton Pasir Laut Fajar, Muhammad Nur; Purwantoro, Didik Setyo; Arifin, Herlina; Maysyurah, Alfina; Gibran, Muhammad Yusuf
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.118-124

Abstract

Potensi pemanfaatan pasir pantai di kawasan Kota Sorong sangat besar Pemanfaatan pasir Pantai sebagai bahan campuran beton menarik untuk diteliti karena karakteristiknya berbeda dengan pasir Sungai atau pasir gunung yang lebih umum digunakan. Pada Penelitian ini digunakan metode eksperimental Laboratorium, yaitu dengan melakukan dua macam Variasi perlakuan terhadap pasir Pantai yaitu dengan cara dicuci dan tanpa dicuci. Curing dilakukan dalam waktu 7 Hari, 28 Hari, 60 Hari dan 90 Hari. Output dari penelitian ini berupa perbandingan nilai kuat tekan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Pasir laut dengan perlakuan dicuci untuk menghilangkan kadar garam lebih optimal dan lebih aman digunakan dibandingkan dengan pasir laut tanpa dicuci. Dengan menghilangkan kadar garam pada pasir laut membuat potensi terjadinya salt damage berkurang.
Effect of Blended Cement Containing Fly Ash on the Elastic Modulus and Poisson's Ratio of Mortar Maysyurah, Alfina; Aris, Mohammad; Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Setya, Didik
Bentang : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil Vol 13 No 2 (2025): BENTANG Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil (July 2025)
Publisher : Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/bentang.v13i2.11001

Abstract

The demand for eco-friendly, economical, and high-performance building materials continues to grow, encouraging innovation in the use of blended cement. Fly ash, a by-product of coal combustion, offers a sustainable alternative as a supplementary cementitious material. This study evaluates the mechanical performance of mortar containing fly ash in blended cement, with compressive strength tested at 7, 28, and 90 days. Fly ash proportions of 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% by cement weight were examined. Results showed that mortar with fly ash (FA-10%) achieved the highest compressive strength at 90 days. Although the elastic modulus decreased with higher fly ash content, both compressive strength and elastic modulus increased over the curing period. The Poisson’s ratio values ranged from 0.1 to 0.3, indicating the material remains within the classification of normal solid materials. These findings suggest that incorporating fly ash can improve the sustainability of construction materials without significantly compromising long-term mechanical performance. Fly ash can therefore be considered an effective partial replacement for cement in efforts to develop more environmentally responsible and sustainable building solutions.
Comparative Study of the Potential of Sorong City Sand and Tobelo Sand as Concrete Material Fajar, Muhammad Nur; Arifin, Herlina; Purwantoro, Didik Setya; Rusdi, Achmad
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.11

Abstract

The quality of the sand used for the concrete mixture can affect the compressive strength produced by the concrete. This study aims to determine the amount of compressive strength and modulus of elasticity of concrete with quarry sand material Km.14 Sorong City and sand quarry from other regions, namely Tobelo North Halmahera quarry sand. This study used an experimental method with a total of 18 selinder-shaped test objects consisting of 3 samples aged 7 days, 3 samples aged 14 days and 3 samples aged 28 days for each quarry Modulus of elasticity testing was only carried out on concrete aged 28 days. All material testing until the manufacture and tests of compressive strength and modulus of elasticity of cylindrical samples are carried out at the Civil Engineering Concrete Laboratory of the University of Muhammadiyah Sorong. From the results showed the average compressive strength produced between sand Km.14 of Sorong city and Tobelo sand was 8.78 Mpa: 11.13 Mpa for 7 days old, 10.66 Mpa: 12.83 Mpa for 14 days old and 11.23 Mpa: 13.78 Mpa for 28 days old. In addition, based on concrete strain testing, it can be seen that the higher the compressive strength or stress of the concrete, the higher the strain value.
Studi Analisis Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Tidak Beraturan terhadap Soft Storey Akibat Beban Gempa Fajar, Muhammad Nur; Purwantoro, A Didik Setyo; Mangandar, Ertson Steven
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkembangannya banyak owner hotel yang ingin menambahkan unsur arsitektural pada gedung hotel yang akan dibangun, seperti tidak beraturan geometri yang dapat membuat penampilan bangunan hotel dapat menjadi lebih menarik, tetapi di sisi lain juga dapat menyebabkan gedung berperilaku buruk. Pada penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar efek soft storey pada struktur gedung tidak beraturan.Pemodelan struktur yang ditinjau pada penelitian kali ini adalah struktur tidak beraturan, kemudian di bandingkan jika terdapat efek soft storey dan tanpa soft storey. Kemudian beban gempa dihitung dengan metode Respon Spektrume Analisis berdasarkan SNI 1726-2012. Selanjutanya dikontrol analisis kinerja batas layan, kinerja batas ultimit, dan ATC 40. Perbandingan hasil displacement dari kedua struktur untuk arah X sebesar 52,86%, dan untuk arah Y sebesar 51,89%. Selanjutnya untuk hasil drift ratio maksimal struktur tidak beraturan tanpa soft storey terlelak pada lantai 2 menuju lantai 3 sedangkan untuk struktur tidak beraturan dengan soft storey nilai drift ratio maksimal terletak pada lantai dasar. Kontrol kinerja struktur tidak beraturan dengan soft storey untuk kinerja batas layan dan kinerja batas ultimit masih termasuk dalam kategori aman atau memenuhi syarat.