Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI BIJAK PENGGUNAAN OBAT SAAT PUASA PADA MASYARAKAT TUGU KERIS SIGINJAI KOTA JAMBI Rahmat Hidayat; Amraini Amelia; Kristy Mellya Putri; Rahmad Fitrianto; Menrisal Menrisal; Chindiana Khutami; Putri Dewi Anggraini; Dwi Rahmawati; Talitha Salshabilla Azzahra; Sa'adatul Karimah; Egis Monica
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57352

Abstract

Mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan. Selama menjalankan puasa terjadi perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Perubahan pola makan ini juga berpengaruh terhadap waktu dan aturan penggunaan obat bagi masyarakat yang sedang menjalani terapi pengobatan. Kurangnya pemahaman mengenai cara penggunaan obat yang tepat selama berpuasa dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak sesuai sehingga berpotensi menurunkan efektivitas terapi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang bijak dan tepat selama menjalankan ibadah puasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi dengan metode sosialisasi langsung kepada masyarakat menggunakan media leaflet sebagai sarana edukasi. Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon yang positif terhadap kegiatan edukasi yang dilaksanakan. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan, partisipasi aktif dalam sesi diskusi, serta adanya interaksi antara tim pelaksana dan masyarakat. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat dan aman selama menjalankan ibadah puasa.
FORMULASI NANOKAPSUL BIJI LABU (Cucurbita moschata) SEBAGAI SUPLEMEN ZAT BESI DAN ZINK UNTUK STUNTING Rahmadevi Rahmadevi; Chindiana Khutami; Nazifa Oktavia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2950

Abstract

 Kasus stunting di Indonesia sampai tahun 2022 masih terbilang tinggi menurut riskesdas yaitu 21,6% dari seluruh populasi penduduk Indonesia. Salah satu faktor yang menyebabkan kasus ini adalah kurangnya asupan mineral untuk pertumbuhan terutama zink dan Fe (zat besi). Zink bertanggung jawab terhadap pembelahan sel pada manusia, sedangkan Fe (zat besi) sangat berperan dalam pembentukan sel darah merah. Masalh ini dapat diatasi dengan cepat jika ada produk atau suplemen yang mengandung zink dan Fe. Suplemen ini telah beredar dipasaran, namun yang berasal dari alam masih sangat sedikit didapat. Kelangkaan ini dapat diatasi dengan melakukan eksplorasi produk dari alam yang mengandung banyak mineral terutama zink dan Fe. Salah tumbuhan yang memiliki kandungan mineral yang cukup banyak terutama zink adalah labu kuning. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suplemen berbentuk nanokapsul dengan teknik freeze drying. Sampel merupakan campuran antara serbuk biji labu kuning dengan maltodekstrin yang dilarutkan dalam aquadest dengan perbandingan (0,5:5; 1,5:5 dan 3:5). Dan dibekukan dengan freeze drying. Sampel dikarakterisasi dengan AAS, FTIR, PSA dan SEM. Hasil yang diperoleh Formulasi terbaik adalah sampel 3 dengan persentase maltodekstrin 90,9%, ukuran partikel nanokapsul (214,6 nm) dengan indeks polidipersitas terendah yaitu 0,47, nilai rendemen 95,64%, dan bentuk morfologi cenderung bulat, permukaan sedikit cekungan (hampir sempurna). Serbuk biji labu kuning dan maltodekstrin dengan Teknik freeze drying merupakan suplemen yang menjanjikan sebagai suplemen untuk penanganan stunting. Kata kunci : Stunting; Zink; Biji labu kuning