Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Adaptif Guru Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Hambatan Belajar Siswa Tunagrahita di SLB ABC Melati Dhea Amalia; Husna Husna; Muhammad Ripai; Tri Lande
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi adaptif yang diterapkan oleh guru Bahasa Indonesia dalam mengatasi hambatan belajar siswa tunagrahita di SLB ABC Melati. Siswa tunagrahita memiliki karakteristik kognitif yang khas, seperti rendahnya kemampuan abstraksi dan keterbatasan daya ingat, yang menjadi tantangan besar dalam penguasaan literasi dan komunikasi fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SLB ABC Melati untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif, kendala di lapangan, serta inovasi pedagogis yang dilakukan. Selain wawancara, observasi kelas dilakukan untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptif yang digunakan meliputi modifikasi kurikulum yang disesuaikan dengan tingkat IQ siswa, penggunaan media pembelajaran berbasis benda konkret (realia), serta penerapan instruksi yang sederhana dan repetitif. Strategi ini terbukti mampu meminimalisir kejenuhan belajar dan meningkatkan pemahaman kosakata dasar pada siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi guru dalam menyesuaikan metode pengajaran secara individual (Individualized Education Program) merupakan kunci utama keberhasilan pembelajaran bahasa bagi anak berkebutuhan khusus.
Efektivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi SD Negeri 106812 Bandar Khalipah Difa Hartati; Sabrina Pramesuary Dwi Nanda; Syarafina Harahap; Yulisin Nazra; Lili Tansliova; Tri Lande
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri 106812 Bandar Khalipah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan komunikasi sebagai aspek utama dalam perkembangan akademik dan sosial ABK di lingkungan sekolah inklusi. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan, seperti keterbatasan metode pembelajaran, kurangnya media yang sesuai, serta perbedaan karakteristik peserta didik yang memengaruhi proses komunikasi di kelas. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran Bahasa Indonesia yang adaptif dan komunikatif agar ABK mampu berinteraksi secara optimal dalam kegiatan belajar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta peserta didik di SD Negeri 106812 Bandar Khalipah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai efektivitas pembelajaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah inklusi cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ABK. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam berbicara, kemampuan memahami instruksi, serta interaksi sosial antarsiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penggunaan media visual, pendekatan multisensori, dan komunikasi interpersonal guru menjadi faktor pendukung utama keberhasilan pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya pendampingan khusus bagi ABK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih inklusif dan efektif di sekolah dasar inklusi.
Peran Guru sebagai Pembimbing dan Fasilitator dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Melati Medan Siti Azura; Nurul Aisyah Syahkila; Puja Astrid Sirait; Tri Lande
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus di SLB Melati Medan. Guru memiliki peranan penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Dalam pelaksanaannya, guru tidak hanya bertindak sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing yang memberikan arahan, motivasi, serta pendampingan emosional kepada siswa. Selain itu, guru berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan media, metode, dan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan akademik maupun keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SLB Melati Medan telah menjalankan perannya secara optimal melalui pendekatan pembelajaran individual, penggunaan media pembelajaran yang variatif, serta komunikasi yang intensif dengan siswa dan orang tua. Peran tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, kemandirian, dan perkembangan sosial siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, guru sebagai pembimbing dan fasilitator memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran di sekolah luar biasa.
Peran Bahasa Indonesia Dalam Menginterpretasikan Makna Gerak Tari Tradisional Sama Etika Berutu; Yuni Saputri; Helena Petronella Sirait; Anisa Kirani Putri; Habibi; Zuhrini Adawiyah Hasibuan; Tri Lande
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8517

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menginterpretasikan makna gerak tari tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Gerak dalam tari tradisional tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga mengandung simbol, nilai budaya, serta pesan kehidupan masyarakat pendukungnya. Perbedaan bahasa daerah dan pemahaman budaya sering menyebabkan masyarakat sulit memahami makna gerak tari secara langsung. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia digunakan sebagai sarana untuk menjelaskan filosofi, simbol, dan nilai yang terkandung dalam gerak tari agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas. Selain dalam proses interpretasi, Bahasa Indonesia juga berperan dalam pendidikan seni tari melalui pembelajaran, penulisan, dokumentasi, serta penyebaran informasi budaya. Dengan adanya penggunaan Bahasa Indonesia, masyarakat tidak hanya mampu menikmati keindahan tari tradisional, tetapi juga memahami pesan budaya yang terkandung di dalamnya. Melalui peran tersebut, Bahasa Indonesia turut mendukung pelestarian seni tari tradisional sebagai identitas budaya bangsa Indonesia.
Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada Makalah Mahasiswa Siti Hawa Hasibuan; Agnes Olivia Nababan; Astuti Telaumbanua; Miriam Cahaya Zebua; Mawar Chaisiye Meliala; Tri Lande
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8557

Abstract

Penelitian ini membahas kesalahan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada makalah mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan EBI yang sering ditemukan dalam penulisan makalah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan membaca, mencatat, dan mengidentifikasi kesalahan ejaan dalam makalah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang paling sering ditemukan meliputi penggunaan huruf kapital, tanda baca, penulisan kata depan, dan penggunaan kata baku. Kesalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap kaidah EBI, kurangnya ketelitian dalam menulis, serta pengaruh penggunaan bahasa sehari-hari. Kesalahan penggunaan EBI dapat memengaruhi kualitas karya ilmiah karena menyebabkan tulisan menjadi kurang efektif dan kurang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, mahasiswa perlu meningkatkan pemahaman mengenai EBI dan membiasakan diri melakukan penyuntingan terhadap makalah sebelum dikumpulkan.
Tantangan Pengajaran Bahasa Indonesia pada Anak Tunagrahita Kelas V SLB ABC Melati Yuliza Rahma Lubis; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Septi Permai Natasya Tambunan; Tri Lande
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.307

Abstract

Studi ini mengkaji permasalahan dalam pengajaran Bahasa Indonesia kepada anak tunagrahita di kelas V SLB ABC Melati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada pengajar di kelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan terbesar dalam proses belajar mencakup masalah komunikasi, kesulitan dalam membaca dan menulis, rendahnya tingkat konsentrasi, serta ketidakstabilan emosi siswa. Para guru mengatasi masalah ini dengan menerapkan bahasa yang lebih mudah dipahami, memberikan dukungan langsung, dan mengembangkan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan dan aktivitas pemecah kebekuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran Bahasa Indonesia untuk anak tunagrahita memerlukan ketekunan, pendekatan yang lebih personal, dan metode pengajaran yang selaras dengan karakteristik siswa.
Tantangan Pengajaran Bahasa Indonesia pada Anak Tunagrahita Kelas V SLB ABC Melati Yuliza Rahma Lubis; Ribka Elstin Sigab; Kezia Erica Agave; Septi Permai Natasya Tambunan; Tri Lande
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.307

Abstract

Studi ini mengkaji permasalahan dalam pengajaran Bahasa Indonesia kepada anak tunagrahita di kelas V SLB ABC Melati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada pengajar di kelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan terbesar dalam proses belajar mencakup masalah komunikasi, kesulitan dalam membaca dan menulis, rendahnya tingkat konsentrasi, serta ketidakstabilan emosi siswa. Para guru mengatasi masalah ini dengan menerapkan bahasa yang lebih mudah dipahami, memberikan dukungan langsung, dan mengembangkan suasana belajar yang menyenangkan melalui permainan dan aktivitas pemecah kebekuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran Bahasa Indonesia untuk anak tunagrahita memerlukan ketekunan, pendekatan yang lebih personal, dan metode pengajaran yang selaras dengan karakteristik siswa.