Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Etika Bisnis Islam Di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Riswandi, Dedi; Mashur, Mashur
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 2 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v2i2.106

Abstract

Abstrak Perkembangan zaman ditandai dengan perkembangan ekonomi yang semakin pesat sehingga menimbulkan persaingan bisnis yang semakin tinggi. Dengan persaingan tersebut pelaku bisnis bisa menggunakan segala cara untuk mendapatkan keuntungan bahkan para pelaku bisnis sering mengabaikan etika dalam menjalankan bisnisnya. Prilaku yang menyimpang banyak ditemukan di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat antara lain: pengurangan takaran dari timbangan, campuran barang kualitas buruk dengan kualitas baik, dan juga beberapa pedagang memberikan pelayanan yang kurang bersahabat. Sehingga peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang penerapan etika bisnis Islam di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Meneliti fenomena-fenomena dan praktik-praktik transaksi bisnis yang terjadi di tengah-tengah masyarakat secara umum. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis datanya bersifat Deskriptif Analisis dimana data yang diperoleh dianalisis dan kemudian diberikan penjelasan dan kesimpulan. Etika Bisnis Islam yang sebenarnya adalah bisnis yang tidak mengabaikan etika, moral dan akhlak sehingga memberikan dampak positif bagi konsumen dan dapat menumbuhkan loyalitas konsumen. Karena keberlangsungan bisnis akan sangat bergantung pada etika, moral dan akhlak para pelaku bisnis. Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan Etika Bisnis Islam dalam setiap transaksi bisnis dan tentunya tulisan ini diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi akademisi dan praktisi melalui penerbitan di jurnal nasional.
Islamic Business Ethics in Tourism Economy: Implementation of Islamic Economic Principles among Street Vendors in Gili Air, North Lombok Mashur, Mashur; Riswandi, Dedi; Rafsanjani, Ahmad
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 5 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.471

Abstract

This study explores the implementation of Islamic economic principles and business ethics among street vendors operating within the tourism economy of Gili Air, North Lombok, Indonesia. The research is motivated by the growing significance of Islamic ethical frameworks in promoting fairness, honesty, and social justice in business practices, especially within informal microeconomic sectors linked to tourism. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving Muslim street vendors engaged in daily trading activities around the Gili Air tourism area. The findings reveal that most vendors possess a basic understanding of Islamic business ethics such as honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), justice (ʿadl), and mutual benefit (taʿāwun). However, the practical application of these principles varies, depending on individual awareness, economic pressure, and market competition. The study also identifies that social interaction and community solidarity play important roles in shaping ethical conduct. In general, Islamic values are not only reflected in transactional behavior but also in the vendors’ spiritual attitudes, which influence how they perceive work as a form of worship (ʿibādah). The research concludes that strengthening Islamic business ethics in the local tourism economy requires continuous education, moral guidance, and institutional support to ensure the sustainability of ethical practices in micro-trading activities. This study contributes to the discourse on Islamic economics by linking ethical behavior to the dynamics of informal trade in tourism-based local economies.
Empowering the Islamic Creative Economy through Traditional Weaving Enterprises Bathin, Bathin; Mashur, Mashur
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 5 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i2.547

Abstract

This study explores the empowerment strategies of the creative economy sector through traditional weaving enterprises in Pujut District, Central Lombok, Indonesia, from the perspective of Islamic economics. Using a qualitative descriptive approach, the research aims to analyze how weaving artisans, supported by local community networks and religious values, contribute to improving household welfare. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving community leaders, weaving artisans, and cooperative members. The findings reveal that empowerment occurs through capacity building, mutual cooperation, and digital marketing adaptation. Islamic ethical principles such as amanah (trustworthiness), ta’awun (mutual help), and halal livelihood guide artisans’ behavior and production processes. Despite facing challenges such as limited capital, raw material scarcity, and low technological literacy, the weaving community exhibits strong resilience grounded in faith-based motivation and social solidarity. The study concludes that the integration of Islamic moral economy and creative entrepreneurship fosters inclusive, sustainable welfare for rural communities. This research contributes to the discourse on Islamic creative economy development and highlights the role of traditional crafts as vehicles for spiritual and economic empowerment.
Perilaku Peternak Sapi Potong di Era New Normal Covid-19 terhadap Penerapan Biosekuriti di Nusa Tenggara Barat. Mashur, Mashur
Media Kedokteran Hewan Vol. 33 No. 1 (2022): Media Kedokteran Hewan
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mkh.v33i1.2022.1-17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku peternak sapi potong pada peternakan rakyat di Era New Normal Covid-19. Penelitian dilakukan di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Maret - Mei 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah survei melalui wawancara menggunakan questioner yang dikirim melalui Whatsapp mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Undikma yang sedang berada di desa masing - masing pada program work from home. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan indikator pernyataan sikap, norma subyektif dan kontrol perilaku peternak sapi potong pada peternakan rakyat di Era New Normal Covid-19 di Nusa Tenggara Barat terhadap penerapan biosekuriti memperoleh nilai 3.301 yang berada pada interval 3.063 - 3.783. Berdasarkan nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa peternak sapi potong pada peternakan rakyat di Nusa Tenggara Barat setuju terhadap penerapan biosekuriti pada peternakan rakyat sapi potong di Era New Normal Covid-19.
IMPROVING ACCESS TO HIGHER EDUCATION FOR LOW-INCOME HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH PIP AND STUDENT’S MENTORSHIP: SCHOLARSHIP AWARDEE EXPERIENCES IN LOMBOK Mashur, Mashur
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v4i2.804

Abstract

The low-income high school students culturally have had very challenging experiences to go to colleges or universities. As experienced by the participants, they tend to have more difficulties compared to the high-income school students.  PIP (Program Indonesia Pintar) is financial aid in the form of cash, expanded access, and learning opportunities from the Indonesian government for students who come from low-income and vulnerable families to finance their education, to increase the number of education sustainability and to decrease the dropout rate from the primary school level to senior high school level in Indonesia. There are 31 students involved in this study which are 15 males and 16 females. These samples of the study were the recipients of the KIP-Kuliah, GenBi and campus scholarship from three universities in Indonesia. In collecting the information, the novice researcher did literature review and disseminated an online survey with open-ended questions to the scholarship recipients regarding their experiences before getting into and during study in the universities to provide evidence on the uses of PIP and the benefits of student’s mentorship. Besides, the researcher exploited sharp discontinuities in the program eligibility formula to identify and analyze the impact of the PIP and student mentorship for the low-income student outcomes at different level of study at the level of freshmen, sophomore, junior and senior at their universities.
Pengaruh Penambahan Minyak Jelantah dalam Pakan Komersil terhadap Performa Burung Puyuh Jantan Pedaging Coturnix coturnix japonica Fase Akhir (Finisher) Oktaviana, Dina; Supriadi, Supriadi; Mashur, Mashur
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9237

Abstract

Increasing the production potential of quail requires better rearing management, especially in the selection of feed ingredients. A feed ingredient that has great potential to be used as a source of energy and fat is used cooking oil. Used cooking oil or waste cooking oil is waste oil that comes from various types of cooking oil, such as corn oil, vegetable oil, ghee, and so on. This oil is used oil for general household use, and can be reused for culinary purposes or even as an alternative feed ingredient for livestock. The aim of this research was to determine the performance of male Coturnix coturnix japonica broiler quail in the final phase (finisher) which received additional feed ingredients in their rations in the form of used cooking oil. This research used 5 different types of feed treatments with 4 repetitions, so that 20 male quail were distributed in 20 experimental unit cages. The five types of treatment are P0 = 98% basal feed, 2% filler, 0% used cooking oil, P1 = 98% basal feed, 1.5% filler, 0.5% used cooking oil, P2 = 98% basal feed, 1% filler , 1% used cooking oil, P3 = 98% basal feed, 0.5% filler, 1.5% used cooking oil, and P4 = 98% basal feed, 0% filler, 2% used cooking oil. The parameters tested in this study were body weight gain, slaughter weight, feed consumption and feed conversion (FCR). All data obtained were analyzed statistically using a complete random design test with a unidirectional pattern, as well as variance ANOVA via SPSS, and if there were differences, they were further tested with the Duncan test. The results of statistical analysis showed that the addition of used cooking oil to commercial feed for male quail had a significant effect on body weight gain and feed consumption P > 0.05, but had no significant effect on slaughter weight and feed conversion value (FCR).
Efektivitas Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Daya Vermisidal Fasciola sp. Oktaviana, Baiq Heni Regita; Mashur, Mashur; Rahmati, septyana Eka; Dharmawibawa, Iwan Doddy
Mandalika Veterinary Journal Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v5i1.15162

Abstract

Fasciolosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Fasciola sp. yang menyerang hewan ruminansia dan sering menyebabkan kerugian dikalangan peternak berupa turunnya tingkat produktivitas ternak bahkan sampai menyebabkan kematian pada ternak. Pengobatan secara rutin dengan anthelmintik yang sama dapat menimbulkan resiko terjadinya resistensi. Daun kelor merupakan jenis hijauan pakan ternak yang selain dapat memenuhi kebutuhan protein dan serat yang tinggi juga dapat berfungsi sebagai obat herbal anthelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek vermisidal ekstrak daunkelor terhadap Fasciola Sp. secara in vitro ditinjau dari lama waktu kematian. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cacing Fasciola yang di ambil dari Rumah Potong Hewan (RPH) Majeluk. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dengan 5 pengulangan, perlakuan pada penelitian ini terdiri dari ekstrak daun kelor konsentrasi 2,5%, 3,5% dan 4,5%. Albendazole sebagai kontrol positif dengan serta kontrol negatif menggunakan aquades. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam analysis of variance (ANOVA), diuji lanjut menggunakan uji duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan ekstrak daun kelor dengan konsentrasi 2,5%, 3,5%, 4,5% memiliki pengaruh yang berbeda nyata (P>0,05) dalam mempercepat waktu kematian Fasciola sp. dibandingkan kontrol negatif (aquades), namun masih lebih rendah dibanding perlakuan Albendazole. Pemberian Albendazole menyebabkan kematian cacing lebih cepat dari pada ekstrak daun Kelor.
Mengembangkan Potensi dan Kreativitas Pemuda Dalam Meningkatkan Potensi Desa Wisata Melalui Media Sosial Network Mashur, Mashur; Riswandi, Dedi
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPTEK berkembang pesat. Dengan ini kemudian, kegiatan literasi lebih mudah dikembangkan untuk menciptakan informasi-informasi yang menarik dan mampu menjadi instrument strategis sebagai strategi promosi. Terlebih lagi, jika informasi-informasi berupa tulisan kreatif menyajikan informasi tentang potensi alam, ekonomi dan kawasan suatu wilayah dengan mudah diakses melalui internet yang bisa dimanfaatkan pemangku kepentingan; pemerintah daerah hingga pengelola objek wisata.
Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Asosiasi Pedagang Bersyari’ah Desa Pagutan Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah Riswandi, Dedi; Mashur, Mashur; Sibawai, Ahmad
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v4i1.545

Abstract

Kegiatan ini menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan pemberdayaan dan pendampingan. Pendekatan pemberdayaan meliputi: Pemberdayaan UKM berdasarkan prinsip Syariah dalam setiap rangkaian transaksi usaha, Pemberdayaan kewirausahaan yang kreatif, inovatif dan profesional, Pemberdayaan media on-line sebagai alat promosi dalam memasarkan produk, Membentuk satu kerja sama yang baik antara pelaku UKM dan pihak lembaga keuangan. Sedangkan metode pendampingan meliputi: Pendampingan UKM dalam setiap pelaksanaan usaha, Pendampingan penguatan jaringan dalam kegiatan promosi dan pemasaran, Pendampingan dalam manajemen pengelolaan keuangan, Pendampingan kerjasama dengan lembaga keuangan maupun instansi pemerintah. Dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini, dapat meningkatkan kemandirian dan motivasi kewirausahaan bagi masyarakat, bertambahnya wawasan masyarakat tentang praktik usaha dengan prinsip Syariah, peningkatan iklim usaha yang baik bagi masyarakat, ketersediaan pinjaman modal usaha bagi masyarakat untuk pengembangan usaha, penerapan dan implementasi sistem syariah dalam setiap aktivitas ekonomi, serta mampu memberikan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat desa Pagutan Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah.