Ririn Linawati, Ririn
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Workshop Mendesain Pembelajaran Matematika dan Sains yang Menyenangkan Bagi Guru PAUD Sari, Dwi Septiana; Nayazik, Akhmad; Linawati, Ririn; Wulandari, Ika
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2007

Abstract

Temuan PISA 2018 dan TIMSS 2015 menunjukkan bahwa sangat diperlukan optimalisasi proses pembelajaran Matematika dan Sains. Hal yang dapat dilakukan guru yaitu mengembangkan kecerdasan peserta didik melalui pengembangan kemampuan fisik-motorik serta kognitif pada pembelajaran matematika dan sains, mulai dari usia dini. Tujuan dari kegiatan pengadian ini yaitu meningkatkan pemahaman guru dalam mendesain pembelajaran matematika dan sians yang menyenangkan bagi AUD. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi berupa pemaparan materi melalui ceramah, diskusi/tanya jawab, dan demonstrasi/ praktek. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta pelatihan sebesar 25%. Persentase rata-rata pemahaman peserta sebelum mengikuti pelatihan sebesar 52%, dan sesudah mengikuti pelatiahn sebesar 77%. Selain itu, peserta pelatihan juga antusias dan aktif bertanya pada sesi tanya jawab. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang diadakan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman guru-guru PAUD di Jawa Tengah.
Pembinaan Mental dan Spritual Anak-Anak Jalanan yang Dinaungi Yayasan YBK Mofeta Semarang Ahdiansyah, M Hafidz; Ratno, Ratno; Linawati, Ririn; Santosa, Didik Ardi
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i2.3435

Abstract

Dewasa ini permasalahan yang cukup krusial di Kota Semarang dalam bidang kesejahteraan sosial berada pada kasus penanganan anak jalanan yang dimana hampir setiap tahunnya jumlah anak jalanan mengalami peningkatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membangun mental dan spiritual anak, dan mengetahui anak yang sudah dinaungi di yayasan Yebeka Semarang ini tumbuh menjadi kepribadian yang baik, menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, percaya diri dalam kehidupannya dan berguna bagi bangsa. Metode kegiatan ini berisi kerangka pemecahan masalah, khalayak sasaran, realisasi pemecahan masalah, dan metode serta materi yang digunakan. Dari hasil kegiatan pelaksanaan dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Dari hasil wawancara ada 17 anak yang minat mempelajari dan menerapkan mental dan spritual, karena ingin memperbahurui hidup baru, ingin menjadi anak yang pintar, cerdas dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, (2) Ada anak kurang minat atau kurang peduli mempelajari mental dan spritual 5 anak, (3) Ada 3 anak yang tidak minat dan tidak yang mempelajari mental dan spritual. masih utuh ingin menjadi anak jalanan Dalam hal ini adalah faktor dari keadaan dan lingkungan. Apabila anak diberi binaan dan pandangan hidup yang lebih baik dan sukses dalam hidupnya, anak merasa takut dan tidak bisa.
Strategi Guru PAUD dalam Membangun Bahasa Ekspresif dan Empati Anak Melalui Cerita Islami Nisak, Hanifatun; Habibah, Mu'minatul; Linawati, Ririn
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun bahasa ekspresif dan empati anak melalui cerita Islami di tiga lembaga pendidikan anak usia dini di daerah Mangkang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa dari TK Tunas Rimba (29 anak, 5 guru), TK Gunung Jati Baru (28 anak, 5 guru), dan RA MANDA (80 anak, 10 guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti storytelling interaktif, role playing, diskusi reflektif, dan penggunaan media visual dalam penyampaian cerita Islami. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui peningkatan kosakata, kemampuan bercerita, dan komunikasi verbal. Selain itu, empati anak berkembang melalui pemahaman karakter dalam cerita, kemampuan mengenali emosi, dan perilaku prososial. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa cerita Islami menjadi media yang efektif untuk mengembangkan bahasa ekspresif dan empati anak ketika disampaikan dengan strategi yang tepat dan terintegrasi dengan nilai-nilai moral agama.
Representasi Kognitif Anak Usia Dini Terhadap Konsep Bilangan Dalam Kegiatan Bermain Berbasis Alam: Studi Etnografi Linawati, Ririn; Sari, Ika Tyas Mustika
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kognitif anak usia dini terhadap konsep bilangan melalui kegiatan bermain berbasis alam menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian dilakukan di taman kanak-kanak yang menerapkan pembelajaran berbasis alam dengan melibatkan 15 anak usia 5-6 tahun sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi video selama 6 bulan. Analisis data menggunakan analisis tematik dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak mengonstruksi pemahaman bilangan melalui tiga pola representasi kognitif: pertama, representasi enaktif melalui manipulasi objek alam seperti batu, daun, dan ranting; kedua, representasi ikonik melalui pengelompokan dan pola visual dari material alam; ketiga, representasi simbolik melalui verbalisasi dan notasi informal. Temuan mengungkapkan bahwa konteks bermain alam menyediakan pengalaman matematis yang otentik dan bermakna, memfasilitasi pemahaman konsep bilangan yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran konvensional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan literasi numerasi sejak dini.