Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Karimah Tauhid

Peran Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Kelompok Mahasiswa Rahmawati, Citra Awalia; Rosiana, Nina; Jubaedah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14295

Abstract

Kualitas sebuah institusi seringkali diukur dari kualitas mahasiswanya. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penerima, tetapi juga sebagai kolaboratif aktif yang berinteraksi dan bekerja sama dengan pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Komunikasi tidak hanya meningkatkan efektivitas kerja kelompok tetapi juga memperkuat identitas dan citra institusi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan terkait dengan bagaimana cara untuk menyelesaikan hambatan dalam kerja kelompok. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur kualitatif deskriptif dengan kajian kepustakaan dan melibatkan tahap wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi yang baik meminimalkan hambatan seperti perbedaan karakter, kesibukan, dan kurangnya respon, serta mendorong kolaborasi yang aktif dan produktif dalam mencapai tujuan kelompok.
Penggunaan Fitur pada Media Sosial WhatsApp dan Instagram Sebagai Alat Komunikasi Pemasaran Rosiana, Nina; Indriani, Dina Syofira; Kahfi, Fadil; Subagia, Erlang Bagus; Rachmah, Nia Alia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 7 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i7.20077

Abstract

penggunaan media sosial sebagai media komunikasi pemasaran terbukti bisa memberikan manfaat dan keuntungan  bagi para pelaku usaha. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja manfaat dari media sosial bagi pelaku usaha seperti Nina Rosiana yang memasarkan makanan ringan serta fitur apa saja yang dapat digunakan oleh pelaku usaha dalam menggunakan platform tersebut. Penelitian ini menggunkan metode studi kasus dan data dari penelitian ini didapat dari wawancara narasumber serta studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan media sosial sangat berpengaruh bagi para pelaku usaha khususnya dalam menjangkau konsumen yang lebih luas serta penggunaan biaya yang relatif terjangkau. Penggunaan aplikasi WhatsApp dan Instagram dipilih karena memliki fitur-fitur (Ads, Group Chat, Live, Reels, Story) yang mampu memperluas jangkauan konsumen serta dapat mempermudah interaksi antara penjual dan pembeli.
Komunikasi Interpersonal dalam Relasi Romantis Generasi Z Akibat Paparan Konten #Relationshipgoals di TikTok Pratami, Dheya; Putri, Listya Eka; Rosiana, Nina; Shafwatunnisa, Salwa Maisya; Jubaedah, Siti; Apriliani, Siti Maspupah; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21868

Abstract

Platform media sosial, terutama TikTok, telah menciptakan tren relationshipgoals yang menggambarkan idealisasi hubungan romantis. Fenomena ini dikenal luas sebagai representasi gaya hidup di dunia digital, namun sejauh mana konten tersebut memengaruhi pandangan Generasi Z tentang hubungan interpersonal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana Generasi Z menafsirkan konten relationshipgoals dan dampaknya terhadap praktik komunikasi dalam hubungan romantis. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada sejumlah peserta dari Generasi Z yang menggunakan TikTok. Data dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, sikap, dan perilaku komunikasi yang muncul akibat paparan terhadap konten tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden sering terpapar konten relationshipgoals, mereka tidak menjadikannya sebagai patokan utama dalam hubungan nyata mereka. Konten ini lebih dianggap sebagai sarana hiburan, sumber inspirasi, atau objek untuk obrolan ringan, sedangkan kualitas komunikasi interpersonal termasuk keterbukaan, empati, dukungan, kepuasan dalam berkomunikasi, dan cara menangani konflik masih dianggap sebagai aspek yang lebih signifikan. Selain itu, penerimaan diri menjadi faktor vital yang membantu individu membedakan pengaruh media sosial dan mengurangi kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.