Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Mesin Roasting Kopi Untuk Peningkatan Kualitas Produksi Kopi UMKM Darma Coffee Mukhtar, Husneni; Priharti, Wahmisari; Rahmawati, Dien; Susanti, Hesty; Cahyadi, Willy Anugrah; Nugroho, Bambang Setia; Wibowo, Suryo Adhi; Muttaqien, Teuku Zulkarnain; Rizal, Achmad; Susanto, Kusnahadi
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 1 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2023v1i3.1082

Abstract

UMKM Darma Coffee adalah salah satu UMKM bersifat industri rumah tangga yang ada di Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Saat ini, masalah yang dihadapi oleh UMKM Darma Coffee ini adalah masih manualnya proses roasting kopi. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada penyediaan solusi roasting kopi karena saat ini proses roasting kopi tersebut masih manual. Petani juga diharuskan fokus dengan pekerjaan memutar alat agar kopi tidak gosong, dan temperatur yang presisi juga tidak diketahui sehingga kualitas roasting kopi di bawah standar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pengembangan sebuah mesin roasting kopi otomatis dengan timer digital serta dilengkapi pemantauan suhu, kecuali pengaturan sumber pemanasnya. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara dengan ketua UMKM Darma Coffee. Hasil yang dicapai adalah tersedianya mesin roasting kopi otomatis serta desain packaging kopi yang lebih menarik. Terjadi peningkatan kecepatan proses roasting menjadi 10-15 menit. Terdapat pula peningkatan soft skill pada para petani kopi di UMKM Darma Coffee.
KARAKTERISASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN LERENG HASIL PERGERAKAN SESAR LEMBANG MENGGUNAKAN ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY PADA SAG POND MURIL Silmi Afina Aliyan; Kusnahadi Susanto; Totok Doyo Pamungkas; Haikal Muhammad Ihsan; Asep Harja; Dini Fitriani; Yudi Rosandi
Jurnal Geosaintek Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v11i2.2224

Abstract

Keberadaan Sesar Lembang turut berperan dalam pembentukan morfologi struktur di wilayah Cisarua, Jawa Barat. Salah satu morfologi yang terbentuk di wilayah tersebut adalah punggungan tertekan dan sag pond di Desa Muril, Kecamatan Cisarua. Peristiwa longsor juga mengiringi pembentukan morfologi ini yaitu ketika terjadi pergerakan sesar. Karakterisasi profil morfologi dapat dilakukan dengan metode geofisika dangkal dengan tujuan untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan dan keberadaan patahan pada area sag pond, keberadaan patahan tidak teridentifikasi yang terdapat di bawah permukaan tanah berpotensi merusak kawasan permukiman. Metode yang digunakan untuk karakterisasi morfostruktur adalah tomografi resistivitas listrik. Validasi metodologi ini memperhitungkan pengumpulan data menggunakan peralatan resistivitas Super Sting RS8, pengolahan data dengan software inversi RES2DINV, dan interpretasi profil listrik. Konfigurasi geometri Wenner-Schlumberger digunakan dalam pengumpulan data ERT. Nilai resistivitas longsoran adalah 31,25 - 214 Ωm. Lapisan atas merupakan massa longsoran dan lapisan bawah ditafsirkan sebagai substrat kemungkinan berbatu. Permukaan geser atau bidang patahan diperkirakan berada pada kedalaman 0 hingga ±120 meter, dengan bidang barat cenderung menurun dibandingkan dengan bidang timur. Profil sisi utara-timur laut menunjukkan kedalaman yang lebih besar, yang menunjukkan akumulasi material longsor di bawah zona longsor selatan-barat daya.
Multinode Wireless Sensor on Geo-Electrical Resistivity Meter Using LoRa Communication Sifa Nurpadillah; Husneni Mukhtar; Willy Anugrah Cahyadi; Kusnahadi Susanto; Agung Ihwan Nurdin
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol. 22 No. 1 (2026): Vol. 22, No. 1, March 2026
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v22i1.3235

Abstract

Conventional geo-electrical resistivity meters require long and heavy cables to connect current and potential electrodes, making field deployment inefficient due to extensive cabling requirements. This work aims to develop and validate a Wireless Geo-Electrical Resistivity Meter (W-GERM) that reduces cable dependency by integrating a LoRa-based wireless sensor network for potential difference measurements while maintaining a wired current injection unit. The system consists of a main unit equipped with a 400 V current injector and multiple wireless multinode based on TTGO LoRa ESP32 and INA219 sensors. Performance evaluation included laboratory testing, communication and synchronization experiments, Contact Resistance Measurement (CRM) validation, and field testing using the dipole-dipole configuration at the Cikeruh River, East Bandung Basin. The proposed system provided reliable wireless communication and synchronized current injection with potential difference measurements. The calibrated INA219 sensors achieved potential measurement errors below 1%, while the CRM function reliably distinguished properly connected and improperly connected electrodes. Field validation produced subsurface resistivity profiles comparable to those obtained using the commercial AGIS Supersting R8, with a maximum survey length of 192 m and an investigation depth of approximately 20 m. The W-GERM reduces cabling complexity and provides a practical alternative for geo-electrical resistivity surveys.