Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Share : Social Work Journal

PELAYANAN SOSIAL DI BIDANG PENDIDIKANPADA FAITH BASED ORGANIZATION (STUDI DI RUMAH YATIM AT-TAMIM KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG) Setiyawati, Eni; Raharjo, Santoso Tri; Ferdryansyah, Muhammad
Share : Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.967 KB) | DOI: 10.24198/share.v5i1.13087

Abstract

Pendidikan merupakan hak bagi semua orang. Pendidikan juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia. Di bidang pendidikan, Pemerintah telah mengupayakan program wajib belajar 9 tahun dan dibebaskan dari biaya pendidikan. Akan tetapi, masih banyak anak yang putus sekolah dan tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Salah satu faktor seperti ketidaksanggupan orang tua dalam membiayai pendidikan anak karena keterbatasan ekonomi menjadi pemicu anak mengalami putus sekolah. Selain itu, akses pendidikan yang belum merata termasuk di dalamnya ketersediaan sarana dan prasarana dalam menunjang pendidikan khususnya bagi daerah yang berada di wilayah timur masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Penelitian ini menggunakanmetode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan, peneliti menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi.Rumah Yatim At-Tamim merupakan salah satu lembaga pelayanan sosial berbasis keagamaan yang berada di bawah naungan pondok pesantren At-Tamim hadir sebagai alternatif dalam memberikan solusi bagi anak yatim dhuafa dan muallaf khususnya bagi anak-anak yang berasal dari luar pulau Jawa, yaitu NTT dan NTB dikarenakan keterbatasan dana dan kesulitan dalam megakses pendidikan. Rumah Yatim At-Tamim berbasis semi panti ini memberikan pelayanan sosial dalam bidang pendidikan melalui pembiayaan sekolah formal (biaya sehari-hari termasuk uang saku), pemberian pendidikan informal yang diselenggarakan di dalam Rumah Yatim berupa program-program pendidikan yang kental dengan kurikulum berbasis agama Islam diantaranya mengaji Al-Qur’an dan setor hafalan, fiqih, ceramah dan bentuk keterampilan lain seperti wirausaha termasuk penyediaan sarana dan pra sarana yang menunjang dalam bidang pendidikan. Keseimbangan antara ilmu yang diperoleh di sekolah dengan ilmu agama yang diperoleh di lembaga ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang memiliki wawasan dan akhlak yang baik serta dapat menjalankan keberfungsian sosialnya di masyarakat.
PENANGANAN KEKERASAN ANAK BERBASIS MASYARAKAT Hasanah, Uswatun; Raharjo, Santoso Tri
Share : Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.817 KB) | DOI: 10.24198/share.v6i1.13150

Abstract

Anak merupakan aset bangsa yang kelak akan memelihara, mempertahankan, serta mengembangkan kekayaan hasil perjuangan bangsa. Kekerasan terhadap anak menjadi fenomena yang tidak ada habisnya. Kasus dan korbannya selalu meningkat setiap tahunnya. Kekerasan dapat terjadi di lingkungan dalam maupun luar keluarga. Anak yang menjadi korban kekerasan tentu akan mengalami trauma baik fisik maupun psikisnya. Anak yang mengalami kekerasan di masa lalunya akan berpotensi untuk melakukan tindak kekerasan (pelaku) ketika mereka dewasa. Anak yang menjadi korban kekerasan perlu mendapatkan perhatian khusus dan penanganan secara khusus yang melibatkan orang tua, keluarga, pemerintah, dan peran serta masyarakat. Dibutuhkan strategi dalam penanganan kekerasan terhadap anak. Strategi yang dilakukan harus mampu mencegah dan menangani tindak kekerasan. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak agar strategi yang dilakukan berjalan secara holistik dan komprehensif.
PENGASUHAN (GOOD PARENTING) BAGI ANAK DENGAN DISABILITAS Vani, Gabriela Chrisnita; Raharjo, Santoso Tri; Hidayat, Eva Nuriyah; Humaedi, Sahadi
Share : Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.729 KB) | DOI: 10.24198/share.v4i2.13067

Abstract

Setiap anak tidak terkecuali anak dengan disabilitas mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan pendidikan, dan hak-hak lainnya. Akan tetapi jumlah anak disabilitas di Indonesia yang ternyata tidak sedikit harus diperhatikan bersama terutama oleh lingkungan terdekat atau orangtua. Hal ini dibuktikan dengan adanya jumlah anak penyandang disabilitas yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menurut Pendataan Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat Kementerian Sosial (2009) , terdapat 65.727 anak, yang terdiri dari 78.412 anak dengan kedisabilitasan ringan, 74.603 anak dengan kedisabilitasan sedang dan 46.148 anak dengan kedisabilitasan berat. Lalu berdasarkan Susenas Triwulan 1 Maret 2011, jumlah anak Indonesia sebanyak 82.980.000. Dari populasi tersebut, 9.957.600 anak adalah anak berkebutuhan khusus dalam kategori penyandang disabilitas. Anak dengan disabilitas memerlukan penanganan khusus, tetapi tidak semua orangtua yang tulus menerima anak dengan disabilitas dan memberikan kasih sayang secara penuh hal ini dapat terlihat dari penerimaan orangtua yang sedih, malu, dan terkejut. Dengan penerimaan tersebut, akan mengakibatkan orangtua tidak memperdulikan anak dengan disabilitas dan kurangnya perhatian atau kasih sayang orangtua kepada anak dengan disabilitas. Belum banyak orangtua yang menerima anak dengan disabilitas dengan hati yang tulus, yang mengakibatkan kurang terpenuhinya hak dan kebutuhan anak dengan disabilitas. Dalam hal ini, perlu adanya pengasuhan baik dari keluarga terutama kedua orangtua anak. Pengasuhan yang baik akan menghasilkan anak dengan disabilitas dapat memenuhi kebutuhan dan mendapatkan hak mereka sehingga dapat berfungsi secara sosial. Perlunya edukasi akan fungsi keluarga yang memang harus dipenuhi yaitu afeksi, keamanan, identitas,afiliasi, sosialisasi, kontrol harus diberikan orangtua kepada anak penyandang disabilitas. Pelayanan sosial bagi keluarga juga dapat diterapkan diadakan misalnya dengan pelayanan konseling keluarga, family life education (pendidikan kehidupan keluarga), dan parent support group dapat dilakukan oleh pekerja sosial dalam memberdayakan orang tua serta anak dengan disabilitas.
PENANGANAN MASALAH PEKERJA ANAK MELALUI PEMBERDAYAAN ORGANISASI LOKAL “FORUM PEDULI ANAK” DI KELURAHAN CIBEUREUM KOTA CIMAHI Kusuma, Nada; Raharjo, Santoso Tri
Share : Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.859 KB) | DOI: 10.24198/share.v6i1.13144

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk memahami proses pemberdayaan terhadap lembaga FPA dalam menangani masalah pekerja anak di Kelurahan Cibeureum. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif melalui jenis penelitian deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini merupakan partisipan yang terdiri dari para pengurus FPA dan pekerja anak. sedangkan sumber data sekunder terdiri dari dokumen kegiatan FPA, beberapa tokoh masyarakat dan beberapa orang tua dari pekerja anak. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus dan observasi partisipatif. Data yang terkumpul selanjutnya dicek keabsahannya melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, trianguasi, pengecekan sejawat dan kecukupan referensi. Data yang telah teruji keabsahannya kemudian diuji secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pekerja anak di Kelurahan Cibeureum disebabkan antara lain : kemiskinan yang dialami orangtua, adanya budaya dan tradisi yang memandang anak wajib melakukan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian kepada orangtua, dan tersedianya pekerjaan yang mudah diakses tanpa membutuhkan persyaratan tertentu. Adanya pekerja anak ini mendasari dibentuknya lembaga FPA oleh para tokoh masyarakat.Lembaga FPA dimaksudkan untuk menangani masalah yang dihadapi pekerja anak. Dalam pelaksanaannya lembaga FPA masih mengalami hambatan, yang disebabkan oleh kurangnya kompetensi pengurus dalam menyelenggarakan kegiatan kelompok belajar dan kurangnya kemampuan dalam mengakses sumber. Kondisi ini menimbulkan adanya kebutuhan untuk memberdayakan lembaga tersebut.Pemberdayaan terhadap lembaga FPA dilakukan melalui reorganisasi dan restrukturisasi kepengurusan. Kegiatan pemberdayaan terhadap FPA berhasil meningkatkan kemampuan lembaga tersebut, sehingga tujuannya untuk melaksanakan kegiatan kelompok belajar bagi pekerja anak dapat tercapai.
PERILAKU SEKSUAL REMAJA DENGAN DISABILITAS MENTAL Farakhiyah, Rachel; Raharjo, Santoso Tri; Apsari, Nurliana Cipta
Share : Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.079 KB) | DOI: 10.24198/share.v8i1.18122

Abstract

Remaja penyandang disabilitas mental rentan menjadi korban pelecehan seksual. Perkembangan seksual remaja disabilitas mental tidak berbeda dengan remaja awam pada umumnya. Perkembangan perilaku seksual remaja seringkali tidak dipahami dengan benar oleh keluarga, guru, teman, dan lingkungan sosial lainnya. Perlindungan sosial remaja disabilitas mental yang  longgar, membuat situasi remaja disabilitas mental menjadi semakin rawan dimanfaatkan oleh para pedofil dan orang-orang yang memiliki kesehatan mental yang terganggu. Kerentanan pada remaja disabilitas mental bukan saja karena kondisi atau keterbatasan dari remajanya tersebut, tetapi juga karena lingkungan sosial tidak mampu menyediakan jaminan perlindungan yang memadai. Perpaduan antara kondisi individual dan lingkungan merupakan faktor yang seringkali ditemui, yang menyebabkan remaja disabilitas mental semakin rentan.
KEKUATAN MAHASISWA BERWIRAUSAHA: KASUS DI UNIVERSITAS PADJADJARAN Yaqien, Sindy Husnul; Raharjo, Santoso Tri; Gutama, Arie Surya
Share : Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.412 KB) | DOI: 10.24198/share.v8i1.18100

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kekuatan Mahasiswa Berwirausaha: Kasus di Universitas Padjadjaran”. Fenomena saat ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang tinggi belum menjamin seseorang dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah. Data statistik (Badan Pusat Statistik, 2017) mencatat bahwa sebanyak 618.758 lulusan universitas di Indonesia yang belum memiliki pekerjaan tetap. Berwirausaha sejak mahasiswa menjadi salah satu alternatif alternatif, sekaligus menunjukkan potensi kekuatan mahasiswa dalam menghadapi persoalan tersebut. Dalam merespon potensi berwirausaha di kalangan mahasiswa, beragam program telah ditawarkan oleh Pemerintah melalui Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk mendorong mahasiswa berwirausaha dapat terus berkembang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang terdaftar aktif sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran dan berwirausaha dalam rentang waktu 1-3 tahun. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, serta dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner, observasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui proses penyuntingan, pengkodean, dan tabulasi data, serta interpretasi data dan display. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan mahasiswa berwirausaha di Universitas Padjadjaran memiliki potensi kekuatan dan peluang usaha yang termasuk dalam kategori tinggi. Pendampingan berkesinambungan melalui workshop-workshop pada mahasiswa berwirausaha perlu secara serius dilakukan oleh pihak perguruan tinggi, yang bermitra dengan pelaku-pelaku usaha, baik swasta maupun pemerintah. Agar usaha yang telah dirintis oleh para mahasiswa tersebut dapat sinambung setelah mereka lulus kuliah. This research is entitled "The Strength of Entrepreneurial Students: Cases in Padjadjaran University". The current phenomenon shows that a high level of education does not guarantee that someone can get a job easily. Statistical data (Central Bureau of Statistics, 2017) notes that 618,758 university graduates in Indonesia do not have permanent employment. Entrepreneurship since students become one alternative alternative, as well as showing the potential strength of students in facing the problem. In responding to the potential of entrepreneurship among students, various programs have been offered by the Government through the Ministry of Research and Higher Education to encourage entrepreneurship students to continue to grow well. The population in this study are students who are enrolled as active students of Padjadjaran University and entrepreneurship within the span of 1-3 years. Descriptive research method with a quantitative approach, and by collecting data using questionnaires, observation, and literature study. Data analysis is done through the process of editing, coding, and data tabulation, as well as data interpretation and display. The results of this study indicate that the strength of entrepreneurial students at Padjadjaran University has the potential strength and business opportunities that fall into the high category. Continuous mentoring through student workshops on entrepreneurship needs to be seriously undertaken by the universities, in partnership with business actors, both private and public. So that the efforts that have been initiated by the students can continue after they graduate from college.
TRANSFORMASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN: MEMAHAMI PENERAPAN CORPORATE CITIZENSHIP PADA PT. PANCAMAS ELITE MALANG Ollianti, Reni Novita; Raharjo, Santoso Tri; Riesnawaty, Risna
Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i1.52207

Abstract

Artikel ini membahas penerapan corporate citizenship dalam strategi bisnis PT Pancamas Elite Malang. Dalam era globalisasi dan kompleksitas perkembangan bisnis, perusahaan semakin menyadari pentingnya memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sekitar. PT Pancamas Elite Malang merupakan perusahaan yang telah mengadopsi nilai-nilai CSR dan mulai mempraktekkan corporate citizenship sebagai strategi dalam implementasi  tanggung jawab sosial perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dan studi kasus untuk mengumpulkan dan mengevaluasi literatur terbaru serta menganalisis praktik transformasi tanggung jawab perusahaan. Pencarian dilakukan menggunakan kata kunci seperti "transformasi tanggung jawab perusahaan," "corporate social responsibility," dan "corporate citizenship." Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pancamas Elite Malang telah menerapkan corporate citizenship dengan langkah-langkah konkret. Perusahaan ini terlibat dalam kegiatan peningkatan kualitas hidup masyarakat seperti program pendidikan, inisiatif lingkungan, dan program kesejahteraan sosial. Artikel ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan corporate citizenship oleh PT Pancamas Elite Malang. Penelitian ini memberikan informasi, panduan, dan contoh nyata praktik yang dapat diadopsi oleh perusahaan lain untuk memahami dan menerapkan konsep-konsep tersebut dalam konteks bisnis mereka serta Implementasi CSR sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. This article discusses the application corporate citizenship in the business strategy of PT Pancamas Elite Malang. In the era of globalization and complexity of business development, companies are increasingly realizing the importance of providing a positive impact on society and the surrounding environment. PT Pancamas Elite Malang is an example of a company that has adopted CSR values and corporate citizenship in its operations. This research uses literature review and case study methods to collect and evaluate the latest literature and analyze corporate responsibility transformation practices. Searches were conducted using keywords such as “corporate responsibility transformation,” “corporate social responsibility,” and “corporate citizenship.” The research results show that PT Pancamas Elite Malang has integrated CSR principles and corporate citizenship into its business strategy with concrete steps. The company is involved in CSR activities such as community education programs, environmental initiatives, and social welfare programs. This article provides a comprehensive overview of the implementation of CSR and corporate citizenship by PT Pancamas Elite Malang. This research provides information, guidance, and practical examples that other companies can adopt to understand and apply these concepts in their business context. The implementation of CSR has been proven to provide long-term benefits for companies and the surrounding community.
Co-Authors -, Ishartono A. Rachim, Hadiyanto Adam Bagus Primohardjo, Adam Bagus Afrida Eko Puteri, Afrida Eko Agus Wahyudi Riana Amelia Febriani Putri, Amelia Febriani Antik Bintari Aprilia, Marwah Dwita Aprilia, Nadya Putri Apsari, Nurliana C. Ardiansyah, Raka Putra Arie Surya Gutama, Arie Surya Arini Fauziah Al haq, Arini Fauziah Aritonang, Johan Immanuel Aufar, Alma Fildzah Aziza Trizilvania Amadea, Aziza Trizilvania Bilantara, Naila Hisanah Binahayati Rusyidi Budhi Wibhawa, Budhi Budi M. Taftazani Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Damayanty, Siska Danis Dea Rizky, Danis Dea Darwis, Rudi S. DARWIS, RUDI SAPARUDIN Dike Farizan Fadhlillah, Dike Farizan Dyana C Jatnika, Dyana C Dyana C. Jatnika, Dyana C. Eko Putra, Muhammad Daffa Rizqi Eko Setiawan Eni Setiyawati, Eni Eva Nuriyah Hidayat Farakhiyah, Rachel Fedryansah, Muhammad Ferdiawan, Rachmat Putro Feronika, Ester Sarah Gabriela Chrisnita Vani, Gabriela Chrisnita Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hery Wibowo, Hery Ishartono Ishartono, Ishartono Ishatono Ishatono, Ishatono Jayawarsa, A.A. Ketut Jouanka, Shenny Des Kamal , Mustfa Kessik, Gisela Khofiffah, Fanesha Khoirunnisa, Regita Kodaruddin, Wina Nurdini Lina Lisnawati, Lina Maulana Irfan, Maulana Maulana, Guslal Achdi Meilanny Budiarti S., Meilanny Budiarti Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Meilanny Budiarti, Meilanny Mirajani, Inara Muhammad Ali Equatora Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muhammad Ferdryansyah, Muhammad Nada Kusuma, Nada Nandang Mulyana, Nandang Nisfi Fahriani A., Nisfi Fahriani Nulhakim, Soni Akhmad Nunung Nurwati Nur Utami, Adristinindya Citra Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Ollianti, Reni Novita Poluakan, Marcelino Vincentius Pratama, Yudhistira Anugerah Putri, Risya Ananda Rachim, Hadiyanto Abdul Rahadian Riza Modana, Rahadian Riza Ramadhani, Putri Erika Resti Fauziah, Resti Riesnawaty, Risna Rini Rizkiawati, Rini Risna Resnawaty, Risna Rizkia Annisa Frabandani, Rizkia Annisa Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Sahadi Humaedi Santoso, Meilanny Saputri, Anisza Eva Saragih, Evangelina Putri Shidiq, Alima Fikri Silva, Khairani Rahma Soekamto, Restu Widhi Sri Sulastri Susanto, Meilanny Budiarti Utami, Ezza Oktavia Viqa Nanda Prajatami, Viqa Nanda Wahida, Dian Salma Wandi Adiansah, Wandi WIDAPRATAMA, FADILLA RAMA WIDAPRATAMA Wulandari, Arinda Putri YAQIEN, SINDY HUSNUL Yesi Fitriani, Yesi