Claim Missing Document
Check
Articles

INSTITUTIONAL NETWORK STRUCTURE IN CITARUM WATERSHED MANAGEMENT Rudi Saprudin Darwis; Risna Resnawati; Eva Nuriyah Hidayat
Sosiohumaniora Vol 24, No 2 (2022): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v24i2.38395

Abstract

To overcome the pollution of the Citarum River, a comprehensive environmental management effort is needed and integrates various programs or activities from various parties. This study will describe the structure of the institutional network among the institutions involved in the management of the Citarum watershed. The aspects studied are the elements of the institution that enable the institution to develop properly and the aspects contained in the institutional network, namely the actors involved, distribution of resources, opportunities for exchange, exchange relations, and network structure. The research was conducted in the Citarum watershed area in Sector 7, Bandung Regency, namely in Baleendah District. Data were collected from institutions identified as institutions involved in the management of the Citarum watershed. The results showed that apart from the Sector 7 Commander, the institutions involved in the management of the Citarum watershed consisted of local/regional non-governmental organizations (NGOs), government agencies, local governments, academics, and the community. Each stakeholder plays a role in accordance with his position and limits of authority and through involvement by the Sector Commander (Dansector) 7 who plays the role of coordinator and is quite dominant in coordinating Citarum watershed management activities. In order for the achievements of this program to be sustainable, this dominance must be balanced with strengthening community capacity to avoid dependence on central government programs.
SOCIALIZATION OF LAW NUMBER 7 OF 2012 ABOUT MANAGING OF SOCIAL CONFLICTS AS EFFORTS TO CREATE A HARMONIOUS ENVIRONMENT IN GENTENG VILLAGE, SUKASARI SUBDISTRICT SUMEDANG REGENCY Soni Akhmad Nulhaqim; Muhammad Fedryansyah; Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.247 KB) | DOI: 10.24198/jkrk.v2i1.27046

Abstract

ABSTRAKCommunity Service Activities (PPM) in Genteng Village, Sukasari Subdistrict, Sumedang Regency was initiated because the agrarian conflict had happened in that location. The conflict resolution were relatively slow due to the lack of understanding, knowledge and skills of the actors in conducting conflict resolution. In contrary, conflict resolution is clearly written inLaw Number 7 of 2012 about Managing of Social Conflict. In addition, the location of PPM also has a high potential for conflicts, especially conflicts in the useof natural resources. This must be anticipated by encouraging existing communities and local institutions to worktogether to prevent conflict and create a harmonious environment. The purpose of this PPM activity is to increase the knowledge, understanding and skills of target groups in conducting conflict resolution based on Law No. 7 of 2012 about Managing of Social Conflict, to increasethe knowledge, understanding and skills of target groups in conducting community-based conflict resolution and to encourage target groups to prevent conflicts andcan creat a harmony in the village. The target groups in this PPM activity are the farming community, village government and local institutions in the Genteng Village. The method of implementing PPM activities was conducted in several stages, such as the preparation phase, the assessment stage, the plan of treatment stage, and the activity implementation stage.
RESOLUSI KONFLIK AGRARIA BERBASIS KOMUNITAS PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA GENTENG KECAMATAN SUKASARI KEBUPATEN SUMEDANG Soni Akhmad Nulhaqim; Muhammad Fedryansyah; Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.517 KB) | DOI: 10.24198/jkrk.v1i2.23235

Abstract

Konflik merupakan salah satu fenomena yang selalu terjadi pada masyarakat. Salah satu fenomena konflik yaitu konflik agraria pada masyarakat petani yang terjadi di Desa Genteng Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Berbagai upaya resolusi konflik dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasi konflik agraria ini. Salah satunya yaitu resolusi konflik berbasis komunitas. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan resolusi konflik agraria berbasis komunitas pada masyarakat petani di Desa Genteng berdasarkan pandangan tiga ahli yaitu masyarakat lokal Desa Genteng, praktisi pertanahan dan akademisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik diskusi publik antara ketiga ahli tersebut. Berdasarkan pandangan masyarakat lokal Terjadi mis komunikasi antar warga Desa Genteng dengan pihak Perum Perhutani dalam pemanfaatan lahan. Alih fungsi lahan hutan yang terjadi di Kawasan Manglayang Timur mendorong masyarakat Desa Genteng juga beralih profesi. Dalam upaya resolusi konflik, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai penengah antara petani dengan Perum Perhutani. Mediasi yang dilakukan oleh LMDH menghasilkan sebuah konsensus baru yaitu Perhutani memperbolehkan petani lokal untuk menggarap kembali lahan di kawasan hutan, namun dengan jenis tanaman tertentu yang telah ditentukan oleh Perum Perhutani. Berdasarkan pandangan ahli pertanahan dalam upaya meminimalisir konflik agraria, BPN Kabupaten Sumedang melakukan upaya sertifikasi tanah dan redistribusi tanah terutama di wilayah rawan konflik agraria yaitu di lokasi pembangunan bendungan Jatigede, dan lokasi pembangunan tol Cisumdawu. Berdasarkan pandangan akademisi masalah yang terjadi di Desa Genteng tidak hanya sekedar konflik pemanfaatan lahan saja, namun juga lebih kompleks dari itu seperti pengelolaan air PDAM, potensi kehilangan pekerjaan, konflik lahan, kemiskinan, kesadaran dalam pelestarian lingkungan, kesulitan pemasaran hasil pertanian. Upaya pemecahan masalah di Desa Genteng telah dilakukan oleh berbagai pihak yang dilakukan melalui upaya hukum preventif dan represif, pembentukan konsensus baru, pembentukan integrasi sosial dan kerjasama dengan perguruan tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat. Upaya penyelesaian konflik dan pemecahan masalah yang ada di Desa Genteng salah satunya dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat.
REINTEGRASI KRIMINAL REMAJA MENGGUNAKAN COGNITIVE RESTRUCTURING FORM Tiara Salsabilla; Eva Nuriyah Hidayat; Meilanny Budiarti Santoso
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v3i2.35148

Abstract

ABSTRAKSetiap remaja memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang, serta terlibat dalam kehidupan bermasyarakat, tak terkecuali narapidana remaja. Setelah melalui berbagai proses hukum dan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan, narapidana remaja diharapkan dapat kembali ke masyarakat dan berbaur, serta mengembangkan dirinya. Namun untuk mantan narapidana mampu melalui proses reintegrasi dengan baik dan tidak menjadi residivis, yaitu terdapat peran penting tentang bagaimana Lembaga Pemasyarakatan dan profesi-profesi di latar koreksional dapat mempersiapkan mantan narapidana remaja dengan baik. Salah satu tool pekerja sosial yang dapat digunakan untuk mempersiapkan narapidana remaja untuk melakukan reintegrasi sosial yaitu Cognitive Restructuring Form (CRF). Melalui metode tersebut, para narapidana remaja akan dilatih untuk dapat mengidentifikasi realita yang dihadapi, emosi yang dirasakan, pikiran-pikiran yang terlibat, serta mengevaluasi dan merespons. Pada artikel ini, melalui metode literature review atau kajian pustaka, penulis berutujuan untuk mengintegrasikan penerapan CRF untuk mempersiapkan narapidana remaja untuk kembali ke masyarakat.
PENGEMBANGAN USAHA BARU BAGI WARGA TERDAMPAK KEBIJAKAN PENANGANAN COVID-19 YANG MEMILIKI MOTIVASI WIRAUSAHA DI RW 05 DESA CINUNUK KECAMATAN CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG Soni Akhmad Nulhaqim; Muhammad Fedryansyah; Eva Nuriyah Hidayat; Wandi Adiansah
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v2i2.29125

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak pada berbagai aspek kemasyarakatan salah satunya aspek ekonomi. Adanya hambatan dalam aspek ekonomi pada kehidupan masyarakat, dikhawatirkan dapat melahirkan lingkungan yang tidak harmoni di masyarakat. Salah satu kelompok masyarakat yang terdampak yaitu warga RW 05 Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Ditengah kesulitan akibat pandemi, terdapat anggota masyarakat yang memiliki motivasi untuk melakukan wirausaha. Namun, sebagian besar dari mereka belum memiliki pengetahuan serta keterampilan yang cukup dalam membuka usaha baru. Merespon kondisi tersebut, melalui kegiatan PPM yang terintegrasi dengan KKN Virtual, tim PPM melakukan kegiatan Pelatihan Pengembangan Usaha Baru Bagi Warga Terdampak Kebijakan Penanganan COVID-19 yang Memiliki Motivasi Wirausaha di RW 05 Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Tujuan dari kegiatan PPM ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan ketarampilan dalam membuka usaha baru, memberikan motivasi untuk membuka usaha baru, serta pendampingan usaha baru dalam masa pandemi COVID-19 bagi warga RW 05 Desa Cinunuk yang memiliki motivasi wirausaha. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap assessment, tahap plan of treatment, tahap pelaksanaan pelatihan dan tahap pendampingan. Hasil dari kegiatan ini yaitu didapatnya data mengenai potensi dan masalah dalam memulai usaha, meningkatnya pengetahuan, keterampilan dan motivasi warga dalam memulai usaha, serta munculnya usaha baru di lingkungan RW 05 Desa Cinunuk
PELATIHAN MEMBANGUN LINGKUNGAN KOMUNITAS HARMONI Soni Akhmad Nulhaqim; Muhammad Fedryansyah; Eva Nuriyah Hidayat; Wandi Adiansah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.37710

Abstract

Kehidupan bermasyarakat tidak akan pernah terlepas dari konflik. Adanya konflik ini perlu dikelola dengan baik agar konflik dapat diminimalisasi dan lingkungan harmoni pada masyarakat dapat tercipta dengan baik. Upaya pengelolaan konflik dan menciptakan lingkungan harmoni perlu didorong oleh peran tokoh masyarakat setempat. Namun sayangnya, tidak semua tokoh masyarakat memiliki pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan upaya tersebut. Melalui kegiatan PPM berupa Pelatihan Membangun Lingkungan Komunitas Harmoni ini tim PPM berusaha untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam melakukan upaya pengelolaan konflik dan menciptakan lingkungan harmoni. Kegiatan PPM ini terintegrasi dengan KKN virtual Universitas Padjadjaran periode Agustus 2021. Kelompok sasaran dari kegiatan PPM ini yaitu tokoh masyarakat di domisili mahasiswa KKN yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Provinsi Banten, Provinsi Lampung, dan Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan PPM ini dilakukan melalui tahap persiapan, tahap asesmen, tahap plan of treatment, tahap treatment dan tahap monitoring, evaluasi, terminasi dan reporting. Hasil dari kegiatan PPM yaitu meningkatnya pemahaman, pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran dalam melakukan upaya pengelolaan konflik dan menciptakan lingkungan harmoni.
Reintegrasi Sosial Perempuan Korban Perdagangan Manusia Di LKS Sakura Al Jamaan Bogor Ahmad Zulfa Styabudi; Binahayati Rusyidi; Eva Nuriyah Hidayat
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i7.436

Abstract

The phenomenon of human trafficking in Indonesia has become a serious problem. The majority of victims who are targeted for human trafficking in Indonesia are women with the aim of being employed as laborers or for sexual exploitation. Women are still considered weak by some in society, making them a vulnerable group to become victims of human trafficking. With the increasing number of cases of human trafficking, the Ministry of Social Affairs, the Ministry of PPPA, the Ministry of Health, and the Indonesian National Police are partnering with LKS Sakura Al Jamaan Bogor in an effort to provide services for women victims of human trafficking. The stages that are carried out after the service delivery is considered complete are social reintegration. This study discusses a thorough understanding of the social reintegration of victims of human trafficking at LKS Sakura Al Jamaan Bogor. This research was conducted using descriptive qualitative methods to provide a thorough understanding of the topics discussed. The results of the study show that the implementation of social reintegration at LKS Sakura Al Jamaan Bogor adheres to the SOP of Permen PP and PA Number 8 of 2021, there are differences in the implementation of social reintegration during and before the pandemic, certain stages of implementing social reintegration, and there are opportunities and obstacles to implementing social reintegration at LKS Sakura Al Jamaan Bogor.
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM MENANGANI KASUS PERDAGANGAN MANUSIA PADA WANITA DAN ANAK-ANAK Aisyah Rasya Syafa Azzahra; Ifally Pramesia Putri Peachilia; Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Ilmiah Perlindungan & Pemberdayaan Sosial, Vol 4 No 2 (2022): LINDAYASOS
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31595/lindayasos.v4i2.705

Abstract

Criminal cases of human trafficking in women and children become an international spotlight. This cases that begin with a job seekers who migrate outside the region. Many factors cause this trade, including the lack of public knowledge about human trafficking information, poor families who come from remote or slum areas, limited education, family economic crisis, immigrant workers, school dropouts, victims family violence, women and street children, and sexual exploitation. Although this crime is still difficult and complicated to overcome. However, the social workers can help provide a protection and services to victims. There are several institutions that deal with this problem, including the Women's Social Protection House, the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection, and the Ministry of Law and Human Rights, Social Affairs, the National Agency for the Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers (BNP2TKI), the Ministry of Social Affairs, the Indonesian Police and Attorney General's Office. This study aims to determine the role of social workers related to problems in handling cases of trafficking in women and children. The research method technique uses a literature review technique that contains theories that are relevant to the research problems. A social workers in practice have several roles that must be carried out, a role as a facilitator, a role as a broker, a role as a mediator, a role as a defender and a role as a protector, where are used in several interventions for handling the rehabilitation of human trafficking in women and children.
The Art Of Social Work In Indonesia Asmar Husein; Santoso Tri Raharjo; Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.606 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.v10i1.4830

Abstract

Social work is a unique relief profession as unique as individuals, groups and societies. Social relations as the main media in performing the art of social work practice. The art of social work practice is an expression of intuition results that creates creativity in dealing with social problems. In this century, it is necessary to show a brand new model of social work practice along with the emergence of contemporary social problems. So that in the Indonesian context, a unique character and characteristic are needed. This journal is a literature review from various sources that aims to present the new concept of the art of social work practice in Indonesia. So far, the science of social work has not been sufficient in dealing with social problems. Here is the urgency and connection between science and the art of social work practice. Thus, the relationship between the two cannot be separated. Because, basically, within the practice of social work lies an art. 
PENGEMBANGAN ECOBUSINESS BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) Eva Nuriyah Hidayat
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 2, No 3 (2021): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v2i3.36320

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan pengaruh terhadap dunia bisnis, yakni adanya tuntutan bagi pelaku usaha untuk berorientasi pada lingkungan. Hal tersebut mencoba untuk menambah orientasi dunia bisnis selain untuk mencari dan memperoleh profit, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) merupakan potensi pelaku usaha yang menjadi ujung tombak selain bagi perekonomian juga bagi pelestarian lingkungan. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang terintegrasi dengan KKN Virtual Universitas Padjadjaran Tahun 2021merupakan respon pihak akademisi dalam mengembangkan usaha mikro agar dapat besaing secara global dengan judul “Pengembangan Eco-Business Bagi Pelaku UMKM”. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan melibatkan 40 UMKM yang tersebar di bandung, Jakarta, Majalengka, Tangerang dan Subang sebagai mitra binaan KKN Virtual 2021. Berdasarkan wawancara dan data sekunder dilakukan sosialisasi ecobusiness bagi pelaku UMKM. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini pelaku UMKM dapat mengetahui tentang ecobusiness dan dapat menerapkannya dalam mengembangkan usahanya agar dapat bersaing serta dapat menerapkan eco-business dalam usahanya.
Co-Authors Adlia Rahma Maulida Agung Purwanto Agus Wahyudi Riana Ahmad Zulfa Styabudi Aisyah Rasya Syafa Azzahra Angel Febriani Aritonang, Johan Immanuel Asmar Husein Azzahra, Aisyah Rasya Syafa Binahayati Rusyidi Budhi Wibhawa Budhi Wibhawa, Budhi Budi Muhammad Taftazani Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Enggarati, Lanita Fadilah Putri Fadilah Putri, Fadilah Febriani, Angel Febry Hizba Ahshaina Hizba Ahshaina Febry Hizba Ahshaina Hizba Ahshaina, Febry Hizba Ahshaina Febry Hizba Ahshaina Suharto Febry Hizba Ahshaina Suharto, Febry Hizba Ahshaina Fikriryandi Putra Fikriryandi Putra, Fikriryandi Gabriela Chrisnita Vani Gabriela Chrisnita Vani, Gabriela Chrisnita Gigin Ginanjar Kamil Basar Hetty krisnani Hetty Krisnani Hetty Krisnani, Hetty Ifally Pramesia Putri Peachilia Ishartono Ishartono Ishartono Ishartono, Ishartono Maulana Irfan, Maulana Maulida, Adlia Rahma Meilani, Lenny Meilanny Budiarti Santoso Meilanny Budiarti Santoso, Meilanny Budiarti Mirajani, Inara Moch. Zainuddin Moch. Zainuddin, Moch. Mr Imamulhadi Muhammad Fedryansyah MUHAMMAD FEDRYANSYAH Muhammad Fedryansyah Muhammad Fedryansyah Nabila Thifallya Regina Nadilla, Hanifah Fatwa nunung nurwati Nunung Nurwati Peachilia, Ifally Pramesia Putri Rachim, Hadiyanto Abdul Rachim, Hadiyanto Abdul Rahma Putri, Nadila Auludya Risna Resnawati Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Sahadi Humaedi Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo Santoso Tri Raharjo, Santoso Tri Soni Ahmad Nulhaqim Soni Ahmad Nulhaqim, Soni Ahmad Soni Akhmad Nulhaqim Sri Sulastri Sri Sulastri Syammas Perdana Syammas Perdana, Syammas Tahir, Syarifah Mughniyah Thesalonika Thesalonika Tiara Rahmawati Tiara Salsabilla Wandi Adiansah Wandi Adiansah Wiari Utaminingtias Wiari Utaminingtias, Wiari Winda Marienda Winda Marienda, Winda