Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Karakter Bangsa Pasca Kemerdekaan Patriana, Patriana; Yusdiansyah, Yusdiansyah; Hasyim Haddade; Arnadi, Arnadi
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 11 No. 1 (2025): Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v11i1.3586

Abstract

This research aims to analyze the reality of Islamic education in post-independence Indonesia which plays a role in building the character of the Indonesian nation, focusing on developments, challenges and future prospects. The research method carried out is through a Systematic Literature Review (SLR) regarding the literature sources used. from an indexing machine with a publication period between 2014 and 2024. Based on the results of literature analysis, post-independence Islamic education contributed to the development of national character. Islamic education currently has challenges that need to be considered, namely problems of resources, infrastructure and teacher quality which are serious obstacles to the effectiveness of Islamic education. Apart from that, issues related to the curriculum being less relevant to community needs and community recognition of Islamic education are also challenges that need to be overcome. Despite having challenges, Islamic education has good prospects. By improving the quality and relevance of education through technological integration, policy changes, and international cooperation, Islamic education will become global in the future.
Penerapan Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Peserta Didik Apriani, Ellita; Arnadi, Arnadi; Suriadi, Suriadi; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.684

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah teah menerapkan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Namun penerapannya belum optimal sesuai dengan harapan semua pihak. Berdasarkan permasalahan diatas maka peneliti tertarik untuk lebih mengetahui lebih mendalam tentang penerapan merdeka belajar dalam meningkatkan kreativitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di SMPN 1 Mempawah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1. Perencanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah sudah dilakukan guru dengan cara a) menganalisis hasil belajar (CP) untuk mengembangkan tujuan pembelajaran dan proses tujuan pembelajaran, b) merencanakan dan melakukan penilaian diagnostik, c) mengembangkan modul ajar, d) penyesuaian pembelajaran dengan tingkat pencapaian dan karakteristik siswa, e) merencanakan, melaksanakan, dan memproses penilaian formatif dan sumatif, f) pelaporan kemajuan belajar, dan g) penilaian dan evaluasi pembelajaran. 2. Pelaksanaan merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah meliputi tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan berisi salam, sapa, dan apersepsi, kegiatan inti berisi penyampaian materi, dan kegiatan penutup berisi penilaian atau asesmen. Begitu juga dengan model, metode, dan media pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan modul ajar. 3. Evaluasi merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik di SMPN 1 Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah dibagi menjadi tiga yaitu asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif, yang mana ketiganya memiliki tujuan masing-masing dalam proses penilaian pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, guru sudah menerapkan ketiga asesmen tersebut, namun hanya terfokus pada tes lisan dan tes tertulis.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 MADRASAH IBTIDAIYAH SE-KKM 2 SAMBAS Arnadi, Arnadi
Inspiratif Pendidikan Vol 10 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v10i2.18571

Abstract

Perubahan kurikulum bagi guru menjadi dilema besar. Akhirnya, untuk mengatasi hal tersebut, maka ada upaya bagi guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 tersebut, termasuk yang terjadi di madrasah Se-KKM Sambas. Tujuan penelitian antara lain; 1) mendeskripsikan Upaya Guru PAI membuat perencanaan dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, 2) mendeskripsikan upaya guru PAI dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, 3) mendeskripsikan upaya guru PAI dalam melakukan evaluasi kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan metode pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan penelitian bahwa; upaya Guru PAI membuat perencanaan dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 Madrasah Ibtidaiyah Se-KKM Kabupaten Sambas, terdiri dari: a) Perencanaan yang dibuat oleh guru PAI Se-KKM Sambas, baik Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Silabus sesuai dengan pedoman Sisdiknas; b) Silabus dan RPP yang dibuat sebagai dasar pengimplementasian kurikulum untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran sehingga metode, strategi dalam pembelajaran digunakan secara bervariasi. Kedua, upaya Guru PAI dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, terdiri dari: a) Guru PAI Se-KKM Sambas dalam melaksanakan kurikulum 2013, karena sudah terbiasa dengan Kurikulum KTSP, sehingga orientasi kurikulum 2013, masih terbawa arus oleh kurikulum KTSP; b) Guru PAI Se-KKM Sambas terbiasa sudah lama mengajar dan sudah hapal dengan materi kurikulum KTSP, sehingga pembawaan perubahan kurikulum KTSP menjadi 2013, hanya sedikit mengalami perubahan. Ketiga, upaya Guru PAI dalam melakukan evaluasi kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah KKM Sambas, terdiri dari: a) Guru PAI Se-KKM Sambas untuk melihat keberhasilan siswa pada setiap mata pelajaran maka menggunakan penilaian formatif; b) Guru PAI Se-KKM Sambas untuk melihat keberhasilan siswa, ketika mata pelajaran sudah selesai semua dan mengikuti ulangan umum sesuai jadwal dari kalender sekolah, maka melakukan penilaian sumatif.