Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kebutuhan Khusus (Speech Delay) Usia 4-6 Tahun Menggunakan Media Big Book Di TK Darussalam Maula, Istul; Dirgayunita, Aries
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak berkebutuhan khusus dengan keterlambatan bicara (speech delay) usia 4-6 tahun di TK Darussalam melalui penggunaan media Big Book. Speech delay sering menghambat kemampuan anak dalam berkomunikasi dan berdampak pada perkembangan sosial dan emosional mereka. Media Big Book dipilih karena ukurannya yang besar dan ilustrasi menarik yang dapat menarik perhatian anak serta mendorong interaksi verbal mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan dua siklus, melibatkan observasi langsung guna mengukur peningkatan keterampilan berbicara anak setelah penggunaan media ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berbicara anak, yang ditunjukkan dengan bertambahnya kosakata, kejelasan pengucapan, serta keberanian mereka dalam berbicara. Penggunaan Big Book menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan visual, yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak dalam berbagai aktivitas berbicara. Media ini juga mempermudah guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi, sehingga anak lebih antusias dalam berkomunikasi. Secara keseluruhan, penerapan Big Book terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak berkebutuhan khusus dengan speech delay. Big Book juga direkomendasikan sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan lebih luas, baik di sekolah maupun di rumah, untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal
Gangguan Stres Pasca Trauma Pada Korban Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan Dirgayunita, Aries
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2016): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v1i2.286

Abstract

Sexual abuse and rape is one of the worst things that can be experienced and toughest human beings, both women and men. In addition to physical injury also brought emotional pain or psychological needs time to heal. According to WHO data in 2006 found that women abused, raped and was beaten every day around the world. At least half of the world's population who are women has experienced both physical and psychological of violence. in cases of sexual abuse and rape, mostly victims of sexual abuse and rape are women, but in some cases, men can also be victims generally performed by men as well. Perpetrators is the people around them, sometimes they know well. While most other cases, performed by people who are just been known that originally as a good man who offered to help. Sexual harassment and rapes will trigger a deep trauma to victims. Victims of rape and sexual abuse can experience stress as a result of traumatic experiences that have happened. Stress disorder endured by the victims of sexual abuse and rapes is often referred to Post Traumatic Stress Disorder (Post Traumatic Stress Disorder or PTSD).
IMPLEMENTASI SEKOLAH ADIWIYATA DI LEMBAGA YAYASAN NURIDDAHLANI TAROKAN BANYUANYAR PROBOLINGGO Adawiyah, Robiatul; Dirgayunita, Aries; Muhammad, Devy Habibi
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v1i2.429

Abstract

Isu tentang penerapan hidup dengan new normal yang ditandai dengan penggunaan protokol kesehatan yang cukup ketat selama masa pandemi covid 19 ini   membuat semua aktivitas belajar mengajar menjadi sedikit terganggu dan terpaksa proses belajar pun dilaksanakan secara daring. Namun, akhir-akhir ini pemerintah mulai membuka kembali aktivitas sekolah secara offline atau kembali ke sekolah. Sebagaiamana lingkungan sekolah merupakan habitat para pejar dalam menimba ilmu pegetahuan dan tempat berproses dalam membangun karakter. Berdasarkan hal itu maka perlunya menciptakan lingkungan yang sehat dan ramah lingkungan. Dalam menciptakan sekolah ramah lingkungan sesuai dengan peraturan menteri lingungan hidup yang bekerja sama dengan menteri pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2006 tentang program sekolah adiwiyata. Dalam hal   ini pendampingan dilakukan di salah satu yayasan yang terdiri dari tiga lembaga yaitu SMP, MTs, dan MA serta pondok pesantren putra dan putri Nuriddahlani dengan mengusung tema Implementasi sekolah adiwiyata di yayasan Nuriddahlani Tarokan, Banyuanyar, Probolinggo. Peserta dampingan terdiri dari seluruh siswa dan dewan guru yang ada di tiga lembaga tersebut.Kata Kunci: Adiwiyata, Lingkungan Hidup, Madrasah
PERAN GURU SEBAGAI PENDIDIK DALAM MENANGANI ANAK HIPERAKTIF PADA ANAK KELOMPOK B DI RA MIFTAHUL ULUM LUMBANG KETANGI Wijayanti, Sri; Rosida; Dirgayunita, Aries
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v4i2.785

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu ujuan untuk mengetahui ciri-ciri anak hiperaktif dan mengetahui tugas guru sebagai pendidik dalam menangani anak hiperaktif di RA Miftahul Ulum Lumbang Ketangi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data yang relevan di dalam penelitian ini dilakukan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang didapatkan yakni dari guru kelas kelompok B dan siswa kelompok B sebagai subyek penelitian. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu melalui reduksi data, penyajian data lalu penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan informasi bahwa: 1) Ciri-ciri anak hiperaktif ditandai dengan anak yang tidak bisa diam, tidak bisa fokur, suka berlarian kesana kemari, sering meninggalkan tempat duduknya, anak tidak sabar menunggu giliran, suka membantah. 2) peran guru dalam menangani perilaku anak hiperaktif adalah selalu memantau tingkah laku anak tersebut, memberikan tugas, anak diberikan kesempatan untuk bebas melakukan permainan yang disukai namun selalu dalam pengawasan guru, memuji anak ketika anak dapat menyelesaikan tugasnya atau saat anak dapat mematuhi perintah guru, memberi hukuman ringan kepada anak jika telah melakukan suatu kesalahan, guru duduk di dekat anak atau di meja belajar anak.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN HUJAN UNTUK MENGEMBANGKAN SAINS PADA ANAK USIA DINI DI TK A AISYIYAH BUSTANULATHFAL V KOTA PROBOLINGGO Siti Fatimah; Dirgayunita, Aries
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v4i2.976

Abstract

Abstract Science is the investigation of science with various activities of natural phenomena. The experimental method is to invite children to recognize various things for how the rain process occurs and how to develop their science, information or data through observation of the experimental process. The problem in this study is to determine the ability of science through experimental activities at ABA V Kindergarten. This research uses PTK with a qualitative descriptive approach. Consists of 3 cycles including pre-cycle, cycle 1, and cycle 2 and each cycle is carried out for 2 meetings. This study shows that the results of pre-cycle child assessment observations with a percentage of 25%, and in cycle 1 the ability of children is a percentage of 50%, with the BSH category), in cycle II a percentage of 75% is in the category (BSB). That the result of this rain experiment method, is that the ability and development of children towards science is increasing. Keywords: early childhood, experimental methods, developing science.  
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI METODE BERNYANYI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TUNAS BANGSA BULUJARAN LOR TEGALSIWALAN PROBOLINGGO Dirgayunita, Aries; Nurvaida, Siti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode bernyanyi dalam meningkatkan kemampuan kosakata Bahasa Inggris pada anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Bangsa Bulujuran Lor Tegalsiwalan Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelompok B yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan selama lima pertemuan pada bulan Februari hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan kosakata Bahasa Inggris anak. Anak-anak lebih mudah mengingat dan melafalkan kosakata baru ketika pembelajaran dilakukan dengan bernyanyi, karena metode ini menyenangkan dan melibatkan elemen musik yang disukai oleh anak-anak. Kosakata yang diajarkan meliputi kosakata dasar, kosakata umum, dan kosakata khusus, seperti anggota keluarga, nama-nama binatang, buah, waktu, dan warna. Proses pembelajaran yang interaktif dan berulang juga mempermudah anak dalam menguasai kosakata tersebut. Selain itu, pembelajaran melalui bernyanyi juga meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak, seperti rasa percaya diri dan kemampuan berinteraksi dengan teman-teman serta guru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode bernyanyi merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak usia 5-6 tahun, serta memberikan alternatif bagi guru untuk memperkenalkan Bahasa Inggris secara kreatif dan efektif.
PENERAPAN METODE BERCERITA DALAM PENANAMAN NILAI MORAL AGAMA ISLAM DI TK ARRUMI SUMBERREJO Dirgayunita, Aries; Cahyati Fajriatun, Indah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.24371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode bercerita dalam penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam, khususnya dalam pembinaan akhlakul karimah siswa di TK Arrumi Sumberrejo Paiton Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan cerita yang tepat, seperti kisah para Nabi dan sahabat Rasulullah, sangat efektif dalam menyampaikan nilai-nilai akhlak kepada peserta didik. Guru menggunakan kriteria pemilihan cerita yang disesuaikan dengan usia, perkembangan, dan materi pelajaran. Faktor pendukung dalam penerapan metode ini meliputi peran aktif guru, ketersediaan sarana prasarana, serta adanya buku-buku Islami. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang peserta didik dan kurangnya penguatan pembiasaan di lingkungan rumah. Secara keseluruhan, metode bercerita terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah melalui pendekatan yang menyenangkan dan menyentuh sisi emosional anak.
PENGARUH EDUKASI GIZI KEPADA ORANG TUA BALITA MELALUI MENU BENTO PADA USIA 4-5 TAHUN DI KB TUNAS MULIA Anisa, Siti; Dirgayunita, Aries
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24603

Abstract

Pengenalan gizi seimbang pada anak usia dini merupakan langkah penting untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal, khususnya dalam masa "golden age" yang sangat krusial bagi perkembangan fisik dan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi kepada orang tua balita melalui penyusunan menu bento di KB Tunas Mulia, Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berupa pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 25 orang tua siswa, dan data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk serta uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan orang tua setelah diberikan intervensi edukasi gizi. Nilai median pengetahuan meningkat dari 5 menjadi 8. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan orang tua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyusunan menu bento sebagai media edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai gizi seimbang bagi anak usia dini.