Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Minuman Manis dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Remaja Perempuan Christy, Arisa Angelia; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Asmadiannor, Asmadiannor; Syahlani, Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3803

Abstract

Diabetes mellitus, with a global prevalence of 10.5% in 2021 and projected to reach 12.2% by 2045, particularly in middle-income countries, recorded 2,866 cases in Banjarmasin in 2023, with a significant increase among adolescents, including a 70 fold rise in cases among children since 2010. High-sugar beverage consumption, such as soda and packaged juices, elevates the risk of obesity and diabetes in adolescent girls due to hormonal factors, leading to complications like hypoglycemia, hyperglycemia, retinopathy, nephropathy, and heart disease, with observations at Puskesmas S. Parman Banjarmasin indicating daily consumption of sugary drinks linked to obesity and prediabetes symptoms. To analyze the relationship between the habit of consuming sugary drinks and the incidence of diabetes mellitus among adolescent girls in the working area of Puskesmas S. Parman, Banjarmasin. This study employed a quantitative method with a cross-sectional design, involving 83 adolescents in the Puskesmas S. Parman area, Banjarmasin, selected through purposive sampling. Data were collected using the SQ-FFQ questionnaire and digital glucometer, then analyzed univariately and bivariately with chi-square tests and Odds Ratio. This study found that 42.16% of 83 respondents had a high habit of consuming sugary drinks and exhibited symptoms of elevated blood sugar levels. Statistical test results indicated a significant relationship between the habit of consuming sugary drinks and the incidence of diabetes mellitus in adolescents (p < 0.05). Frequent consumption of sugary drinks among adolescent females, is significantly correlated with a higher risk of diabetes mellitus and elevated blood sugar levels.
Hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 Hidayah, Andi Nurul; Syahlani, Ahmad; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/4x6jgw44

Abstract

Latar Belakang: Penyakit diabetes melitus termasuk penyakit kronis dengan tanda glukosa darah meningkat. Kondisi ini terjadi akibat produksi insulin yang tidak adekuat. Stress merupakan factor pemicu hiperglikemia kronis pada diabetes. Begitu juga sebaliknya orang dengan penyakit kronis diabetes melitus dapat mengalami stress hingga mengganggu keseimbangan fisiologis dan menurunkan kualitas hidup penderita. Melihat hal tersebut maka analisa hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 menjadi tujuan dalam penelitian ini.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif desain survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi 406 orang, kemudian sampel diambil menggunakan purposive sampling dan ditentukan ada 60 responden. Uji dianalisa menggunakan chi square.Hasil: Sebagian besar responden dalam tingkat stress ringan 41 orang (68,3%) dan hampir seluruhnya 49 orang (81,7%)  dengan kualitas hidup baik. Hasil uji analisis didapatkan p-value 0,027.Kesimpulan: Hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2. Melihat hasil yang ada tenaga kesehatan diaharapkan meningkatkan pelayanan pendidikan kesehatan terkait pengelolaan stress kepada pasien.