Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Disiplin Warga Binaan dalam Mengikuti Kegiatan Pesantren Al-Ichwan di Lapas Kelas II A Tembilahan Junaidi; Setiabudi, Agung; Arisman; Afrizal, Jhon; Fuadi, Husni; Yusrial; Al Banjuri, Azzuhri
IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Vol. 4 No. 3 (2025): IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedisiplinan warga binaan dalam mengikuti kegiatan pesantren di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan ditinjau dari perspektif maqashid al-syari‘ah. Berdasarkan Pasal 1 angka 18 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Lapas berfungsi bukan hanya sebagai tempat penjatuhan pidana, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan dan rehabilitasi yang bertujuan mengembalikan narapidana menjadi pribadi yang bermoral dan produktif di masyarakat. Salah satu bentuk pembinaan yang diterapkan adalah melalui penyelenggaraan pesantren, yang berperan penting dalam membina spiritual, moral, dan karakter warga binaan agar mampu bertaubat, memperbaiki diri, serta memiliki kesadaran religius yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif dengan model participant research, yaitu menelaah fenomena secara langsung di lapangan secara alami tanpa rekayasa. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan yang memenuhi kriteria 3M (mengetahui, memahami, mengalami), sedangkan data sekunder bersumber dari literatur seperti buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pesantren Al-Ichwan di Lapas Kelas IIA Tembilahan berperan besar dalam menanamkan nilai-nilai maqāshid al-syari‘ah kepada warga binaan, yang mencakup lima aspek utama, yaitu Hifzh ad-Din (menjaga agama), Hifzh an-Nafs (menjaga jiwa), Hifzh al-Aql (menjaga akal), Hifzh an-Nasl (menjaga keturunan), dan Hifzh al-Mal (menjaga harta). Melalui pembinaan keagamaan, pengajian, bimbingan ibadah, dan pelatihan keterampilan, warga binaan dilatih untuk disiplin dalam menjalankan kegiatan spiritual dan sosial yang memperkuat keimanan, ketenangan jiwa, dan tanggung jawab moral. Kedisiplinan terbukti menjadi faktor utama keberhasilan pembinaan karena membentuk kepribadian Islami yang taat aturan dan berakhlak mulia.
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran Daring di SMPN 2 Wedarijaksa Suharsono, Suharsono; Setiabudi, Agung; Fitriya, Nuriyatul
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.21-03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMPN 2 Wedarijaksa. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Analisis data dilaksanakan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, bahwa peran guru PAI dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran daring di SMPN 2 Wedarijaksa adalah guru mempunyai tugas untuk menjadikan siswa sebagai manusia IMTAQ, berintelektual, dan memiliki moral yang baik. Maka dari itu, tugas dari guru PAI tidak hanya mengajarkan pengetahuan atau ilmu tetapi bagaimana menjadikan pengetahuan mereka dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Stress and Anxiety Control as a Result of DHSP Bali's Traditional Meditation and Yoga Practice Setiabudi, Agung; Agastya Punia, I Gede Eka Agung; Setiani, Putu; Puspita, Lussy Ayu; Manggala, Kadek Satya
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 10 (2026): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i10.578

Abstract

Stress and anxiety are increasing mental health problems and can have a negative impact on an individual's physical and psychological well-being. Traditional yoga and meditation, including Yoga DHSP Bali, are known as holistic approaches that have the potential to help with stress and anxiety control. Objective: This study aimed to analyze the effect of DHSP Bali Traditional Yoga and Meditation practice on participants' stress and anxiety levels. This study used a pretest-posttest design involving 31 respondents. The intervention in the form of DHSP Bali Yoga practice was carried out for 4 weeks with a frequency of at least 3 times per week. Measurements of levels of depression, anxiety, and stress were carried out using the DASS-42 questionnaire. The results showed an increase in the number of respondents in the normal category and a decrease in the mild to severe category in all dimensions of DASS-42 (depression, anxiety, and stress) after the intervention. A comparison of pretest and posttest scores indicated a decrease in the severity of participants' psychological symptoms. DHSP Bali Traditional Yoga and Meditation Practice is effective in lowering stress and anxiety levels, and has the potential to be a safe and beneficial non-pharmacological complementary therapy in mental health management.
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Era Digital: Pendekatan Ekspansi Pasar melalui Pemasaran Online Jam'an, Muhammad; Ummah, Hidayatul; Rohmawati, Siti Luthfi; Kartika, Ayu Dwi; Dewi, Rizka Amalia; Khusna, Aminatul; Pratama, Rizky Aditiya; Setiabudi, Agung; Nisa, Rofiatun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 3 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v6i3.2645

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are the backbone of Indonesia’s economy; however, many entrepreneurs still face obstacles in expanding their markets due to limited use of digital technology. A similar condition is found in Manyar Village, Sekaran Subdistrict, Lamongan Regency, where most MSME actors are housewives who rely on traditional marketing methods. This community service empowers family economies through digital marketing as a market expansion strategy. The objective is to improve digital literacy, branding capacity, and the ability to use e-commerce platforms among MSMEs so that they can expand their market access sustainably. The method employed was Participatory Action Research (PAR), which included problem identification, participatory planning, collective action, reflection, evaluation, and program sustainability monitoring. The program was carried out over one month, involving village officials, strategic partners (PT. Graha Rejeki Indonesia Kopi Giras and PT. Emer Inovasi Teknologi Cogan), and the active participation of local MSMEs. The results indicate that most participants successfully created marketplace accounts (Shopee and TikTok Shop), uploaded products with optimised descriptions and more professional photos, and began understanding the importance of branding and consistency in digital marketing. Moreover, the program increased the confidence of women entrepreneurs to market their products online while fostering the formation of a digital MSME community in Manyar Village. Therefore, this program enhanced digital skills, strengthened family economies, and established a village-based digital MSME ecosystem.
ANALISIS USAHATANI MENTIMUN DI DESA PARAKANMANGGU KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Setiabudi, Agung
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.22158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan, serta kelayakan usahatani mentimun di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, analisis data menggunakan analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani, serta R/C. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Besarnya biaya total pada usahatani mentimun di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Rp  4.080.551 per luas lahan per satu kali musim tanam, penerimaan adalah Rp  4.875.000 per luas lahan per satu kali musim tanam, dan sebesar pendapatannya Rp 794.449 per luas lahan per satu kali musim tanam. Besarnya R/C pada usahatani mentimun adalah 1,19. Artinya setiap mengeluarkan biaya sebesar Rp 1,00 maka petani mentimun akan mendapatkan penerimaan sebesar Rp 1,19 sehingga petani mentimun memperoleh keuntungan Rp 0,19. Oleh karena itu usahatani mentimun  di daerah penelitian menguntungkan dan layak untuk diusahakan.