Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Berbasis Montessori Pada Anak Usia Dini Arsy; Loka, Novita; Wardhani, Ayu Era; Rahmadani, Ayu Lika; Ningsih, Elisa Pitria
Jurnal I TIBAR Vol. 9 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i01.921

Abstract

Montessori based learning strategies play a crucial role in fostering independence, creativity, and holistic development in early childhood education. The Montessori approach, introduced by Maria Montessori, emphasizes a specially designed learning environment to support children’s natural abilities and developmental stages. This study aims to analyze the implementation of Montessori-based learning strategies in early childhood education in Indonesia, focusing on practical and theoretical aspects. This qualitative research employed a field research approach conducted at Alfath Daycare, an Islamic childcare center. Data collection techniques included direct observation, in-depth interviews with educators and administrators, and documentation analysis. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the Montessori strategy significantly contributes to the holistic development of children, particularly in aspects of independence, social skills, and cognitive abilities. Each child’s unique developmental pace is accommodated within this method, which prioritizes tailored learning experiences over standardized approaches. The study highlights the importance of the educator’s role and the learning environment in implementing Montessori principles effectively, alongside identifying challenges such as maintaining consistency in method application and addressing individual needs.
Internalisasi Nilai Pendidikan Islam dalam Kurikulum Merdeka Pendidikan Anak Usia Dini Putri, Patria Nabila; Loka, Novita
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v4i2.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai pendidikan Islam dalam kurikulum merdeka di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). ). Internalisasi nilai pendidikan Islam di lembaga PAUD merupakan proses penanaman nilai-nilai keislaman yang mencakup aspek akidah, akhlak, dan ibadah secara terintegrasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk membentuk karakter dan fondasi spiritual anak sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian dilakukan di TK Santiya Arinda Pemulutan Barat dengan subjek 10 anak kelas B1. Pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan studi dokumentasi perangkat pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk memverifikasi keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai pendidikan Islam melalui empat pendekatan utama integrasi nilai dalam perencanaan pembelajaran, keteladanan, pembiasaan, dan pembelajaran aktif telah berjalan efektif. Mayoritas anak menunjukkan perkembangan yang baik dalam nilai akidah (90% kategori BSH dan BSB), nilai akhlak (90% kategori BSH dan BSB), dan nilai ibadah (80% kategori BSH dan BSB). Faktor pendukung keberhasilan mencakup komitmen kepala sekolah, kualifikasi guru, dukungan kebijakan lokal, keterlibatan orangtua, dan ketersediaan sarana prasarana. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan referensi dan panduan operasional, variasi pemahaman orangtua, pengaruh media, dan keterbatasan kompetensi guru.
PENTINGNYA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA PAUD DALAM MENDORONG PEMBELAJARAN AKTIF DAN BERMAKNA dia puspita; Loka, Novita
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.915

Abstract

Education is essential for producing high-caliber people, and the Merdeka Curriculum is being used in Indonesia to raise educational standards, especially in the early childhood education (PAUD) sector. The purpose of this study is to examine how the Merdeka Curriculum is being implemented at PAUD and how it affects meaningful learning. Library research is the methodology, and both deductive and inductive methods are employed to analyze the qualitative data. The findings demonstrate that, in line with children's developmental stages, the Merdeka Curriculum at PAUD places a strong emphasis on experience-based learning strategies and active learning, including learning via play. Through techniques like project-based learning and utilizing the surrounding environment, this teaching methodology also encourages creativity and independence. The perceptual gap between parents and teachers, as well as teachers' limited comprehension and proficiency in implementing more contextual learning strategies, are obstacles, too. To create a learning environment that fosters children's optimal growth, parents, school principals, and instructors must work together. To sum up, the Merdeka Curriculum can produce meaningful learning, but in order to overcome current obstacles, comprehension and competency must be improved. Keyword : Curriculum, Independence, Learning, PAUD
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI windira, winta; Loka, Novita
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.917

Abstract

Early childhood education (ECE) plays a crucial role in the holistic development of children, encompassing cognitive, social, emotional, and physical aspects. This study aims to explore the implementation of authentic assessment to enhance the development of early childhood at RA Al-Furqon. The method used is qualitative descriptive, with data collection through observation, interviews, and documentation. The results show that authentic assessment improves children's social skills, creativity, and cognitive abilities. Additionally, this assessment also boosts children's motivation and confidence in learning. However, challenges such as time constraints and the need for teacher training must be addressed to maximize the effectiveness of this assessment. This research is expected to contribute to designing assessment systems that better align with the developmental characteristics of young children.
STIMULASI DAYA INGAT DAN FOKUS ANAK PADA MASA EMAS DI TK TELAGA HIKMAH Apriliani, Riska; Loka, Novita
I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 9 No. 02 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/itibar.v9i02.925

Abstract

The golden age of early childhood is a critical period for the development of memory and focus, which play a vital role in children's cognitive abilities. This study explores strategies for stimulating memory and focus at Telaga Alhikmah Kindergarten using a comprehensive approach. The research employed qualitative methods with a field research approach, involving observations, in-depth interviews, and document analysis with the principal, teachers, students, and parents. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, with triangulation ensuring data validity. The findings indicate that various stimulation methods, such as educational games, audiovisual media, mindfulness techniques, and memory games, are highly effective in enhancing children's memory and focus. Differentiated and personalized stimulation approaches proved optimal in meeting the unique characteristics of each child. This study highlights the importance of collaboration among teachers, parents, and educational institutions in creating an environment that supports comprehensive cognitive development in children
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI Meilana; Meilani; Erin Dwi Puspita; Novita Loka
TEKNO AULAMA: Jurnal Teknologi Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): Tekno Aulama: Jurnal Teknlogi Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/jtpi.v3i1.988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun di kelompok A1 RA Hidayatul Mubtadi’in, khususnya pada aspek bahasa reseptif dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi kepala RA, dua guru kelompok A, dan 15 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak berada pada kategori cukup baik. Tidak ada anak yang berada pada kategori Belum Berkembang, sedangkan sebagian besar anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Anak mampu memahami dan menjalankan perintah sederhana, menggunakan kalimat sederhana, berinteraksi dengan teman dalam kegiatan bermain kelompok, serta menunjukkan minat saat mendengarkan dan membaca cerita. Strategi guru dalam mengembangkan bahasa anak dilakukan melalui kegiatan bercerita, bernyanyi, bermain peran, tanya jawab, dialog sederhana, penggunaan media gambar, dan alat permainan edukatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stimulasi bahasa yang komunikatif, menyenangkan, berulang, dan terintegrasi dalam kegiatan harian dapat mendukung perkembangan bahasa reseptif dan ekspresif anak usia dini di lingkungan Raudhatul Athfal.
Penggunaan Media Visual dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Endang Rahayu; Novita Loka
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 1 No. 1 (2025): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2025.11

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan fondasi utama dalam perkembangan anak usia dini, karena berperan penting dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektivitas media visual dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4–5 tahun di RA Nurul Ula Burai. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Media yang dimanfaatkan berupa flash card bergambar hewan aktivitas pembelajaran dilakukan di ruang terbuka, dengan anak-anak diminta menebak suara hewan berdasarkan kartu bergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 anak, sebanyak 7 anak (58%) tergolong dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), dan 5 anak (42%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Media visual terbukti mampu merangsang anak untuk lebih aktif berbicara, meningkatkan keberanian tampil, dan memperluas kosakata mereka. Faktor pendukung keberhasilan mencakup stimulasi lingkungan keluarga dan minat anak terhadap tema pembelajaran. Sementara itu, kendala seperti kurangnya rasa percaya diri dan minimnya latihan komunikasi di rumah menjadi penghambat pada sebagian anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media visual, khususnya flash card, efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa anak usia dini dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Edukasi Anti-Bullying Bagi Siswa SD 14 Gelumbang Untuk Membangun Lingkungan Sekolah Inklusif Sri Ramadona; Nova Zahro; Try Mellisa Sukma; Dandi Arfani; Novita Loka
Edupro: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Edupro: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.e-jppkm.2025.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencegahan bullying sebagai proses pembudayaan nilai sosial serta mengidentifikasi aset komunitas sekolah yang dapat dioptimalkan melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain pengabdian berbasis partisipatif, yang dilaksanakan di SD Negeri 14 Gelumbang dengan melibatkan siswa sekolah dasar dan guru kelas sebagai subjek. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi kegiatan, dan catatan reflektif selama proses intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu memahami bentuk dan dampak bullying, meningkatkan empati melalui simulasi peran, serta mengubah pola komunikasi menjadi lebih sopan dan dialogis. Guru juga memperkuat pembiasaan nilai anti-perundungan melalui penguatan positif dalam interaksi harian. Secara implikatif, penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan bullying yang ditanamkan melalui ABCD lebih efektif karena berbasis pada penguatan aset moral, bukan pendekatan sosialisasi satu arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa anti-bullying harus diinternalisasikan sebagai budaya sekolah yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan programatik.
Pemberdayaan Kelompok Subur Tani Berbasis ABCD melalui Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Usaha Tani di Desa Payabakal, Kabupaten Muara Enim M. Fauzan Alfarizhi; Nur Hadi Nugroho; Sesilia Dwi Sandra; Faruh Lestari; Novita Loka
Edupro: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Edupro: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.e-jppkm.2025.35

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kapasitas manajemen usaha tani pada kelompok tani kecil, terutama pada aspek perencanaan usaha, pengelolaan input, pencatatan biaya, dan strategi pemasaran, yang berdampak pada belum optimalnya produktivitas serta pendapatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pelatihan dan pendampingan manajemen pertanian berbasis ABCD (Asset-Based Community Development) terhadap perubahan praktik pengelolaan usaha tani, produktivitas, dan pendapatan Kelompok Tani “Subur Tani” di Desa Payabakal, Muara Enim, Indonesia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah ABCD, yang dilaksanakan melalui tahapan pemetaan aset dan potensi lokal, identifikasi kebutuhan bersama, perencanaan program partisipatif, pelatihan manajemen usaha tani, pendampingan implementasi di tingkat kelompok dan individu, serta monitoring–evaluasi berbasis capaian. Data dikumpulkan secara kualitatif melalui observasi partisipatif selama proses pelatihan dan pendampingan, wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota kelompok, diskusi kelompok terarah, serta dokumentasi aktivitas dan catatan usaha tani. Analisis dilakukan secara tematik untuk menangkap dinamika perubahan pengetahuan, perilaku, tata kelola kelompok, dan praktik produksi–pemasaran. Hasil menunjukkan penguatan keterampilan manajerial, meningkatnya disiplin pencatatan dan evaluasi sederhana, perbaikan koordinasi kerja kelompok, serta penguatan jejaring input dan akses pasar yang dipersepsikan berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pendapatan. Studi ini berkontribusi menyediakan model pemberdayaan pertanian berbasis aset yang aplikatif dan berimplikasi pada replikasi program pengabdian untuk penguatan kelembagaan dan keberlanjutan ekonomi kelompok tani pedesaan.
Peran Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional Anak Usia Dini Meilani; Nadia Rizqiah; Bella Ayu Panesyah; Novita Loka
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan keterampilan sosial emosional anak di SDIT Syajarul Qur’an Gelumbang. Keterampilan sosial emosional merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter anak yang mencakup kemampuan mengenali dan mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi lapangan (field research) yang dilakukan di SDIT Syajarul Qur’an Gelumbang untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengembangkan keterampilan sosial emosional anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap dua guru kelas, kepala sekolah, serta tujuh belas siswa kelas 2A SDIT Syajarul Qur’an Gelumbang. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan sosial emosional siswa melalui pembiasaan perilaku positif berbasis nilai Islam, strategi pembelajaran kolaboratif, dan keteladanan dalam bersikap. Berdasarkan hasil pengamatan, sebanyak 64,7% siswa telah berkembang sesuai harapan dalam kesadaran diri, 82,3% dalam pengendalian diri, 82,3% dalam kesadaran sosial, 82,3% dalam keterampilan berelasi, dan 94% dalam pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Secara keseluruhan, keterampilan sosial emosional siswa berada pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Pembelajaran sosial emosional diintegrasikan dengan kegiatan keagamaan seperti shalat dhuha, tahfiz Al-Qur’an, dan pembiasaan sopan santun yang selaras dengan tahap perkembangan psikososial Erik H. Erikson (industry versus inferiority). Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan keterampilan sosial emosional berbasis nilai Islam dapat memperkuat keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual siswa sekolah dasar.