Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pendidikan dalam Membangun Kerangka Pengambilan Keputusan Berbasis Data untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Berdasarkan Uu No. 20 Tahun 2003 Pasal 3 Zagoto, Panius; Murniarti, Erni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah pilar utama dalam pembangunan bangsa yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 3. Dalam era digital saat ini, pengambilan keputusan berbasis data menjadi krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan. Namun, implementasi kebijakan pendidikan seringkali menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan di Indonesia dan membangun kerangka pengambilan keputusan berbasis data yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 3. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jurnal, artikel, buku, dan laporan resmi dari lembaga terkait yang membahas kebijakan pendidikan, penggunaan data dalam pengambilan keputusan, serta evaluasi kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan berbasis data memiliki potensi besar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Implementasi yang efektif memerlukan pengembangan infrastruktur data, pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga pendidik, serta peningkatan koordinasi dan transparansi antar pihak terkait. Studi kasus dari berbagai negara menunjukkan bahwa penggunaan data dalam pengambilan keputusan pendidikan dapat membawa dampak positif yang signifikan.
ASEAN ATTITUDES TOWARD PATENT PROTECTION OF THE COVID-19 VACCINE VERSUS HUMANITARIAN INTERESTS Situmeang, Tomson; Murniarti, Erni
Jurnal Hukum dan Peradilan Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25216/jhp.10.2.2021.255-276

Abstract

The global pandemic of the Covid-19 outbreak has caused problems in various aspects of life. Several countries have invented or made the Covid-19 vaccine. However, there are still many countries that have not been able to find or make the Covid-19 vaccine, including ASEAN countries. This raises questions that are the topic of discussion in this article, namely about ASEAN's attitude towards 2 different interests between patent protection for the Covid-19 vaccine and humanitarian interests in overcoming the Covid-19 outbreak. Does Patent protection take priority or humanitarian interest take precedence? To discuss this topic, the authors use normative legal research methods based on secondary data or bibliography. The topic was discussed by comparing various legal provisions, both national and international, in order to obtain the main findings stating that patent protection also prioritizes humanitarian interests
Peran Corporate Social Responsibility Dalam Bidang Pendidikan Pada Sekolah Menengah Kejuruan Soebroto, Maria Indriawati; Murniarti, Erni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini ditujukan kepada pihak terkait dalam dunia pendidikan dan perusahaan yang terlibat dalam program CSR di SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang melibatkan identifikasi, evaluasi, dan interpretasi hasil penelitian yang relevan dengan pertanyaan penelitian, topik, atau fenomena yang menjadi fokus, dengan tujuan menggabungkan dan menyimpulkan temuan tersebut. Penelitian ini mengusulkan bahwa implementasi program CSR di bidang pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan, memberikan manfaat bagi siswa, lembaga pendidikan, dan masyarakat sekitar. Kata Kunci : Corporate Social Responsibility (CSR), implementasi program CSR, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Analisis Proses Pencairan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Indarwati, Yuni; Murniarti, Erni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12557

Abstract

Pendidikan adalah elemen kunci dalam pembangunan berkelanjutan dan hak dasar warga negara sesuai dengan UUD 1945 pasal 31 ayat 1. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung pendidikan, termasuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD). Program ini mendukung operasional lembaga PAUD di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil. Namun, pencairan dana BOP PAUD sering menghadapi hambatan yang mengurangi efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis efisiensi pencairan dana BOP PAUD, aksesibilitas dana di daerah terpencil, serta penerapan regulasi kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencairan dana BOP PAUD sering terhambat oleh birokrasi yang kompleks dan prosedur administrasi yang panjang, menyebabkan keterlambatan penyaluran dana. Aksesibilitas dana di daerah terpencil juga masih menjadi tantangan akibat keterbatasan infrastruktur perbankan dan kesulitan akses layanan keuangan. Dari sisi regulasi, implementasi peraturan belum optimal, dengan kendala seperti ketidaksesuaian antara petunjuk teknis dan praktik di lapangan, serta kurangnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan efisiensi pencairan dana melalui simplifikasi prosedur, peningkatan aksesibilitas dengan memperluas layanan keuangan di daerah terpencil, serta penyempurnaan regulasi kebijakan untuk memastikan penggunaan dana yang tepat guna dan akuntabel. Kata Kunci: Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD), efisiensi pencairan dana, aksesibilitas, regulasi kebijakan
GAMBARAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMA N 6 KABUPATEN TANGGERANG PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIK -TOK Damanik, Delima Anjela; Deliviana, Evi; Murniarti, Erni; Gunawan, Ronny
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 3 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/afeksi.v3i3.2092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan mendeskripsikan bagaimana gambaran kepercayaan diri siswa SMA terhadap pengguna media sosial tiktok. Salah satu platform media sosial yang populer di kalangan siswa saat ini adalah Tik-Tok. Tik-Tok adalah platform media sosial yang berbasis pada konten audio visual, yang memungkinkan penggunaanuntuk melihat dan mendengarkan konten yang dibagikan. Kepercayaan diri (self-confidence) adalah keyakinan dalam kemampuan dan penilaian diri sendiri untuk melakukan suatu tugas serta menemukan pendekatan yang efektif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam studi ini menerapkan metode purposive sampling. kepercayaan diri siswa perempuan lebih tinggi sebesar 30,6% dibandingkan dengan tingkat kepercayaan diri laki-laki yang hanya 0%. Peneliti juga menemukan bahwa siswa yang berusia 17 tahun justru yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi 37,50% dibandingkan dengan siswa yang berusia 16 dan 18 tahun yang hanya 1,70% dan 13,30%. Peneliti juga menemukan bahwa siswa menemukan bahwa durasi pengguna media sosial tik-tok memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi ialah durasi pengguna lebih dari 30 menit hingga 1 jam sebesar 36,40% disbanding dengan siswa yang durasi penggunanya kurang dari 30 dan sampai lebih 1 jam per hari 0,00% dan 30.00%. Peneliti telah melakukan analisis dan uji data menyeluruh, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa di SMA N 6 Kabupaten Tanggerang .memiliki tingkat kepercayaan diri sedang, yang dimana rasa percaya diri mereka bisa saja mengalami penaikan dan bahkan mengalami penurunan. Peneliti juga menemukan sesuatu hal yang baru yang dimana tingkat kepercayaan diri perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki, hal tersebut bisa saja dikarenakan adanya faktor durasi penggunaan media sosial tik-tok dan juga faktor usia.
Analisis Peran Guru sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Biologi di Era Digital Pare, Alprianti; Murniarti, Erni
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4087

Abstract

The development of digital technology has changed the role of teachers in education, especially in biology teaching. Teachers now act as facilitators who support students' exploration of knowledge through digital platforms. This research method uses a literature study to explore the role of teachers as facilitators in biology learning in the digital era by analyzing relevant literature such as books and journal articles, where the subjects of this study are Biology Teachers. This approach begins with determining inclusion and exclusion criteria, collecting relevant literature, summarizing the main findings from the sources reviewed, comparing findings from various sources, and compiling the results of the analysis. The research findings show that digital technologies such as simulations, virtual laboratories, and online resources increase students' interactivity and understanding of complex biological concepts. However, challenges include teachers' technological skills, infrastructure limitations, and resistance to change. Recommended strategies include technology training for teachers, investment in technological infrastructure, and creating a school culture that supports innovation. With this support, teachers can optimize digital technology to create more engaging and effective biology learning experiences, facilitate student engagement, and develop their critical thinking skills and creativity. This research is expected to have a significant impact on the development of biology learning strategies that are appropriate for the digital era.
Empowering teachers: unveiling teacher leadership insights for independent learning curriculum implementation at secondary education units in Toraja Utara district Sihotang, Hotmaulina; Murniarti, Erni; Yokoyama, Yusak
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232905

Abstract

The urgency of this study to describe unveiling teacher leadership insights for independent learning curriculum implementation at secondary education units Method: This study uses a quantitative approach and is combined with a qualitative approach. The study population are 69 transformational teachers and the study sample are 69 transformational teachers. The study data were obtained through a questionnaire developed by researchers and reinforced by data obtained through in-depth interviews with school principals, vice principals in curriculum matters and teachers. This study questionnaire are leadership insights, the concept of transformational teachers and independent curriculum implementation. Quantitative data descriptive uses tools SPSS 26 to manage result, while qualitative data checks are valid and reliable using triangulation techniques and sources. The results showed that 58.94% of teachers already had insight into teacher leadership and 67.6% agreed to implement the independent curriculum. Reinforced through the results of interviews that the implementation of the independent curriculum is urgent to overcome learning loss and to produce graduates who fit the Pancasila students profile. Leadership insight, the concept of driving teachers in the implementation of the independent curriculum can be improved by providing opportunities for teachers to attend training and massively sharing the knowledge of driving teachers among fellow teachers to accelerate overcoming learning loss.
Analisis Kebijakan Sekolah Berasrama dalam Membentuk Kemandirian Siswa SMA Kristen Barana’ Umbas, Ajeng Prajayanti; Murniarti, Erni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16570

Abstract

Kemandirian siswa merupakan salah satu tujuan penting dalam pendidikan, terutama dalam konteks sekolah berasrama yang menyediakan lingkungan unik untuk pengembangan pribadi dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan sekolah berasrama yang berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian siswa. Metode studi literatur dan refleksi digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk artikel jurnal ilmiah, buku, tesis, dan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan akademik yang mendorong pembelajaran mandiri, kebijakan non-akademik yang melibatkan kegiatan ekstrakurikuler dan program pengembangan karakter, serta kebijakan pengasuhan yang menekankan disiplin dan tanggung jawab, memiliki peran signifikan dalam membentuk kemandirian siswa. Implementasi kebijakan ini menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi dari siswa atau staf, namun strategi tertentu berhasil mengatasi hambatan tersebut. Temuan penelitian memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk merancang dan menerapkan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kemandirian siswa di sekolah berasrama.