Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Media Pembelajaran Pohon Numerasi Panduan Untuk Meningkatkan Pemahaman Dan Manfaat Konsep Matematika Di SMP Negeri 07 Kota Bengkulu Salim, Aisyah Natalia; Ramadianti, Winda; Jumri, Rahmat
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1203

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlangsung saat bertugas dalam kegiatan program kampus mengajar Angkatan 7 di SMPN 07 kota Bengkulu. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan manfaat konsep matematika melalui media pembelajaran dengan pohon numerasi, Pohon numerasi adalah gambar yang menyerupai batang dan pada batang pohon terdapat aritmatika dasar seperti pengurangan, pembagian, penjumlahan, dan pengurangan. Konsep pohon numerasi digunakan dalam dunia Pendidikan untuk menggambarkan upaya peningkatan numerasi siswa, Tujuan dari pohon numerasi ini adalah untuk menjelaskan langkah-langkah pembuatan media pohon numerasi matematika untuk materi perkalian, pembagian, pengurangan, dan penjumlahan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode pelaksanaan, Metode Pelaksanaan adalah metode yang dibuat dengan cara teknis yang menggambarkan penyelesaian pekerjaan secara sistematis dari awal sampai akhir yang meliputi tahapan dan urutan pekerjaan utama dan bagian dari metode kerja masing-masing pekerjaan utama yang mampu bertanggung jawab secara teknis. Hasil analisis yang telah diperoleh menunjukkan bahwa efektivitas implementasi pohon numerasi dalam mengoptimalkan literasi numerasi dalam program kampus mengajar, pembelajaran ini membuat siswa lebih aktif dan lebih percaya diri untuk tampil di hadapan.
STRATEGI GERAKAN CEGAH STUNTING MENGGUNAKAN METODE PENYULUHAN DI DESA LUBUK BELIMBING 1 BENGKULU Riwayati, Selvi; Lestari, Teri; Ariani, Nyayu Masyita; Masri, Masri; Kashardi, Kashardi; Ramadianti, Winda; Syofiana, Mardiah
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i1.2095

Abstract

ABSTRAK Stunting menjadi masalah dunia karena implikasinya menentukan masa depan bangsa. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki tingat prevalensi stunting tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 angka prevalensi stunting tercatat 8,7 juta (30,7%) bayi berumur bawah lima tahun (balita) stunting. Angka ini masih jauh dari angka target yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), seharusnya angka stunting tidak lebih dari 20%. Kendala pelaksanaan pencapaian target penurunan stunting antara lain belum tersedianya strategi komprehensif untuk dijabarkan dalam pelaksanaan program intervensi mendukung pencegahan stunting, mulai perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK). Metoda ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik Ceramah Penyuluhan, Analytical Hierarchy Process (AHP) dan SWOT penentuan alternatif program intervensi dan strategi yang efektif untuk percepatan penurunan stunting. Hasil menunjukkan program intervensi sasaran utama peningkatan pola asuh anak balita/bawah dua tahun (baduta) melalui program intervensi peningkatan status gizi.ABSTRACTStunting is a global problem because of its implications for determining the nation's future. Indonesia as a developing country has a high prevalence of stunting. According to Basic Health Research (Riskesdas) data in 2018, the prevalence of stunting was recorded at 8.7 million (30.7%) infants under five years of age (toddlers) experiencing stunting. This figure is still far from the target figure set by the WHO, the stunting rate should not be more than 20%. Obstacles in achieving the stunting reduction target include the unavailability of a comprehensive strategy to be described in the implementation of intervention programs to support stunting prevention, starting with improving nutrition and health of mothers and children under five in the first 1,000 days of life (1,000 HPK). This method uses a descriptive qualitative approach with the technique of Counseling Lectures, Analytical Hierarchy Process (AHP) and SWOT to determine alternative intervention programs and effective strategies to accelerate stunting reduction. The results show that the main target of the intervention program is to improve the parenting pattern of children under two years old (baduta) through an intervention program to improve nutritional status. 
PENDAMPINGAN PERSIAPAN LCTS TINGKAT KECAMATAN BAGI SISWA SMP NEGERI 25 BENGKULU UTARA Agustina, Septia; Jumri, Rahmat; Ramadianti, Winda; Asmara, Adi; Risnanosanti, Risnanosanti; Ristontowi, Ristontowi; Yudha, Romadhona Kusuma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.24412

Abstract

Kegiatan pendampingan belajar bagi siswa Sekolah Menengah Pertama merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Kampus Mengajar Mandiri Universitas Muhammadiyah Bengkulu tahun 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 25 Bengkulu Utara. Melalui Program Kampus Mengajar Mandiri ini, diharapkan Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman hidup dalam terjun langsung ke dunia pendidikan dan mampu menerapkan pengetahuan akademik mereka. Mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bengkulu pada Program Kampus Mengajar Mandiri melaksanakan salah satu kegiatan yaitu bimbingan belajar bagi anak-anak kelas VIII dan IX yang akan mengikuti Lomba Cepat Tepat Sains (LCTS) kepada siswa di SMP Negeri 25 Bengkulu Utara, demi meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa terutama pada matematika. Dengan itu untuk dapat lebih mengingat lagi mata pelajaran matematika pada tingkat Sekolah Menengah Pertama di kelas VII, VIII dan IX tidaklah mudah, dibutuhkan banyak metode agar anak-anak tingkat Sekolah Menengah Pertama dapat dengan mudah untuk menerima dan memahami dalam pembelajaran matematika. Salah satu metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan adalah pembahasan soal-soal latihan olimpiade dan tanya jawab. Kegiatan ini dapat memberikan nilai positif pada proses pembelajaran pemahaman matematika pada anak-anak di SMP Negeri 25 Bengkulu Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwah telah diperoleh 50% anak-anak Sekolah Menengah Pertama sudah menguasai materi yang pernah dipelajari sebelumnya. Sehingga menghasilkan hasil yang maksimal yaitu meraih juara 1 dalam Lomba Cepat Tepat Sains (LCTS).
Mathematics Concepts in Making Kites as a Tool in Ethno-STEM Based Learning Risnanosanti, Risnanosanti; Ristontowi, Ristontowi; Ramadianti, Winda
International Journal of STEM Education for Sustainability Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI) 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/ijses.v4i1.301

Abstract

Kite is a traditional game with many mathematical concepts, making them applicable in ethno-STEM (science, technology, engineering, and mathematics)-based learning. Therefore, this research explores the mathematical concepts inherent in kite flying related to ethnomathematics and STEM education. This research employs a qualitative exploratory approach. Data are collected through three methods: documentation, observation, and interviews. After collecting data, a descriptive analysis is conducted, including data reduction, presentation, and verification. Based on the data analysis, the mathematical concepts in kite-making include geometry, measurement, area and perimeter calculations, ratios and scales, patterns and symmetry, and arithmetic. Kite-making can be applied in ethno-STEM-based mathematics learning as it aligns with the current curriculum and adheres to STEM learning principles. Therefore, kite-making can serve as a tool for mathematics education, making learning more meaningful, enjoyable, interactive, and contextual. This research exploration suggests that numerous mathematical concepts can be further examined in ethno-STEM-based learning. Additionally, this research highlights the connection between mathematics and the socio-cultural context.
Pengembangan Soal Matematika Open-Ended Berkonteks Bumi Rafflesia Ramadianti, Winda; Syofiana, Mardiah; Mahyudi, Mahyudi
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v2i1.922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan soal  matematika open ended dalam konteks Bumi Rafflesia yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari tiga tahapan yaitu preliminary, prototyping, assessment. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian berupa soal-soal open-eden berkonteks bumi Rafflesia yang terdiri dari 15 soal dalam bentuk uraian yang telah valid, praktis, dan memiliki efek potensial untuk mengembagkan kemampuan berpikir kreatif matematis.  
Efektivitas Model Discovery Learning  dan Model Simulasi terhadap Kemampuan Analisis Matematis Siswa Kelas X Widiastuti, Eni; Hidayat, Tomi; Ramadianti, Winda
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 9 No. 2 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/h65kt996

Abstract

This study aims to determine the differences in mathematical analysis abilities of students learning through Discovery Learning, simulation, and conventional methods in mathematics learning for grade 10 at SMA Negeri 7, Bengkulu City. The research method used was quasi-experimental. Based on the results of SPSS calculations, it can be concluded that there is an analytical effect of using the Discovery Learning model on students' abilities in mathematics learning for grade 10 at SMA Negeri 7, Bengkulu City. This is evidenced by the calculated t value = 2.921 with a significance value of 0.004 <0.05 and a significance level of 5% for a two-tailed test and df = n - 2 - 1 = 65. The t table obtained is 1.98. Therefore, it can be concluded that t = 2.921 > t = 1.98, which means that there is a significant partial effect of the Discovery Learning model on students' analytical abilities at SMA Negeri 7, Bengkulu City. In conclusion, the Discovery Learning model (X1) and the simulation method (X2) have an effect on students' analytical abilities (Y).   Keywords: Analysis, Discovery Learning, Simulation,