Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Lama Hidup, Kelulusan Hidup, dan Perilaku Makan Larva Acraea Terpsicore L. (Lepidoptera : Nymphalidae) Pada Tanaman Inang Piriqueta Racemosa Jacq Lamin, Syafrina; Kamal, Mustapa; Junaidi, Endri; Arwinsyah, Arwinsyah; Azhari, Ahmad
Jurnal Penelitian Sains Vol 24, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.995 KB) | DOI: 10.56064/jps.v24i2.687

Abstract

Acraea terpsicore L. (Lepidoptera : Nymphalidae) merupakan salah satu jenis kupu-kupu yang memiliki sebaran terbanyak di Universitas Sriwijaya Indralaya, dan larvanya ditemukan dapat memakan tanaman inang Piriqueta racemosa (Passifloraceae). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lama hidup dan perilaku makan pada A. terpsicore pada tanaman P. racemosa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari 2020 di Rumah Kupu-Kupu Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sriwijaya Indralaya, Sumatera Selatan. Penelitian lama hidup dan perilaku makan stadia pradewasa (larva) A. terpsicore pada tanaman inang P. racemosa dilakukan menggunakan metode deskriptif dan pengamatan perilaku makan menggunakan metode visual recording yang meliputi: deskripsi morfologi setiap stadia, lama waktu perkembangan setiap stadia, dan perilaku makan larva. Hasil penelitian lama hidup kupu-kupu A. terpsicore dari telur sampai ke imago berlangsung selama 34 – 44 hari dengan rata-rata 38,12 ± 2,34 hari, dengan angka kelulusan hidup sebesar 40%. Perilaku makan larva A. terpsicore pada tanaman inang P. racemosa sangat bervariasi antar
Pengaruh ekstrak Cymbopogon citratus (dc.) stapf dan Morus alba l. sebagai atraktan Bactrocera spp. pada tanaman Capsicum annum l. di Indralaya. Ilmanisa, Tri; Lamin, Syafrina
Sriwijaya Bioscientia Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.4.3.2023.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak Cymbopogon citratus (dc) Stapf (serai) dan Morus alba L. (daun murbei) sebagai atraktan terhadap serangga Bactrocera spp. pada tanaman Capsicum annuum L. (cabai) di Indralaya. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen yang melibatkan pemberian ekstrak tumbuhan pada tanaman cabai yang diserang oleh Bactrocera spp. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ekstrak tumbuhan tersebut memiliki daya tarik terhadap Bactrocera spp., dengan ekstrak serai menunjukkan daya tarik yang lebih tinggi dibandingkan ekstrak daun murbei. Penggunaan ekstrak tanaman ini dapat menjadi alternatif dalam pengelolaan hama Bactrocera spp. pada tanaman cabai di Indralaya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain percobaan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan ekstrak serai dan daun murbei pada konsentrasi 10% dan 20%, serta kontrol tanpa ekstrak. Metode yang digunakan adalah pemasangan perangkap yang diisi dengan ekstrak tumbuhan, kemudian jumlah serangga yang terperangkap dihitung setiap hari selama periode percobaan.
Host Plant Preferences of Butterflies (Lepidoptera: Rhopalocera) in Sriwijaya University Campus of Indralaya, South Sumatra APRILLIA, INA; LAMIN, SYAFRINA; SETIAWAN, DONI
BIO PALEMBANICA Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kepustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/bio.v1i1.4277

Abstract

Hostplants are important for butterflies becaue the plants are where they lay their eggs and catterpilars will to eat after. A study to about butterflies diversity and their host plant preferences has been carried out in July-September 2014 in Sriwijaya University Campus of Indralaya, South Sumatra. This research was to determine the preferences and identify the various species larval host plants and nectar sources of butterflies in Sriwijaya University Campus of Indralaya. We applied sampling points using purposive sampling method. Our findings suggest that there were 8 larval host plant family Achantaceae, Annonaceae, Cleomaceae, Fabaceae, Lauraceae, Malvaceae, Passifloraceae and Rutaceae. The nectar host plants are 8 Family of plants consisting of Achantaceae, Asteraceae, Loganiaceae, Malvaceae, Oxalidaceae, Passifloraceae, Rubiaceae and Verbenaceae. The highest percentage of host larvae in Family Rutaceae and Achantaceae of 23% and a low of Malvaceae by 7%. The highest nectar host is Family Verbenaceae by 32% and the lowest is Family Loganiaceae with 2%.
Efek Fermentasi Limbah Industri Tapioka Oleh Aspergillus Niger Terhadap Performa Produksi Maggot Bsf Hermetia Illucens L. (Diptera: Stratiomyidae) Lamin, Syafrina; Zaky, Adrian; Huda, Mohammad Komarul
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i3.1287

Abstract

Dalam kegiatan industri tepung tapioka, bahan baku digunakan sebanyak 1 ton akan menghasilkan sekitar 10% hasil buangan berupa hasil samping yaitu onggok. Permasalahan onggok tersebut dapat diatasi dengan proses biokonversi dengan menggunakan maggot black soldier fly (BSF). Penelitian ini berupa eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing pengulangan sebanyak 6 kali. Adapun variabel pengamatan berupa pengukuran kualitas fisik media, indeks reduksi, efisien konversi pakan tercerna, frass (g), dan tingkat kesintasan hidup. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada parameter indeks reduksi, efisien konversi pakan tercerna, frass (g), dan tingkat kesintasan hidup dianalisis menggunakan ANOVA, setelah di analisis menunjukkan perbedaan nyata terhadap P0, P1, P2 dan P3 dengan setiap perlakuan (α ≤ 0,05) sehingga dilakukan uji lanjut Duncan. Nilai WRI yang diperoleh berkisar 1,51% –5,55%, nilai ECD yang diperoleh berkisar 4,35 % - 7,93 %, frass yang diperoleh  berkisar 170,00 g – 333,33 g, dan nilai SR yang diperoleh berkisar 64,13% - 97,47% dan pada rasio C/N yang didapatkan pada penelitian ini berkisar antara 27:1-39:1.