Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Tingkat Dysmenorhea Pada Remaja di MTS Al–Istiqamah Kecamatan Karang Bintang Tanah Bumbu Tahun 2024 Farianti Putri, Dea; Putra, Farhandika; Udiyani, Ritna
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6458

Abstract

Abdominal Streching exercise merupakan teknik olahraga gunanya untuk meregangkan otot pada bagian perut yang umumnya dilakukan 10-15 menit. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Abdominal Streching Exercise terhadap tingkat dysmenorhea pada remaja di MTS Al-istiqamah pada saat menstruasi. Metode penelitian menggunakan rancangan Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest kepada 10 sampel siswi MTs Al-Istiqamah, dengan teknik pusposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu SOP Abdominal Streching Exercise dengan perlakuan satu siklus dan lembar observasi Numeric rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan Abdominal Streching Exercise di dapatkan sebagian besar (60%) responden mengalami nyeri berat tekontrol, setelah diberikannya Abdominal Streching Exercise hampir seluruhnya (80%) responden mengalami penurunan nyeri dari nyeri ringan hingga tidak ada nyeri. Penelitian ini menggunakn uji wilcoxon menunjukan nilai p-value 0,004 (<0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima yaitu ada pengaruh Abdominal Streching Exercise terhadap penurunan tingkat dysmenorhea pada remaja di MTS Al-Istiqamah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh Abdominal Streching Exercise Terhadap Tingkat Dismenorhea Pada Remaja di MTs Al – Istiqamah Kecamatan Karang Bintang Tanah Bumbu. Disarankan agar responden bisa menerapkan intervensi sebagai penanganan alternatif ketika mengalami dymenorhea.
EFEKTIVITAS BERMAIN ORIGAMI DAN BERMAIN PLASTISIN (LILIN) TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PRASEKOLAH USIA 4-5 TAHUN Herliana; Juniawan, Herdy; Putra, Farhandika
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2019): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.386 KB)

Abstract

Fine motor is the use of a group of small muscles such as fingers and hands that often require precisionand coordination by hand, a skill that involves the use of tools to work on an object. The development offine motor skills aims to stimulate fine motor abilities according to the stage of child development. Origamiand Plastisin (wax) is a play media that can improve the smooth motor development of children. The aim ofthis study was to determine the comparison of effectiveness playing origami and plastisin (wax) to theimprovement of fine motor development of preschool children aged 4-5 years. This study was quasiexperimental method with pre-test and post-test without control group design. The sample in this study 40respondents divided into 20 respondents intervention group 1, 20 respondents intervention group 2 withsimple random sampling technique. The result of this study was mannwhitney and wilcoxon test, obtained pvalue 0.000 (<0,05) there was difference of mean rank result in intervention group 1, intervention group 2,after treatment. The conclusion of this study, there was comparison of effectiveness of play origami andplastisin (wax) to improvement of fine motor development of preschool age 4-5 years at KindergartenAisyiyahBustanulAthfal 1 PagatanKecamatanKusanHilir Tanah Bumbu. Suggestions from this study toapply origami and plastisin (wax) as a means of learning and simultaneously for children's play activitiesthat can be used media to stimulate improvement of fine motor development of children.
Pengaruh Rendam Kaki Air Jahe Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang EmpatKabupaten Tanah Bumbu 2024 Fitriatussa’adah; Udiyani, Ritna; Putra, Farhandika
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6379

Abstract

Hipertensi adalah kondisi dimana apabila dibiarkan dapat membahayakan tubuh sehingga membutuhkan penanganan farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu penanganan nonfarmakologi yang bisa mengatasi hipertensi adalah rendam kaki air jahe hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest With Control Group. Teknik Sampling dengan metode kuota sampling dengan sampel penelitian terdiri 2 kelompok yaitu kelompok intervensi 10 dan kelompok kontrol 10, instrument yang digunakan SOP rendam air jahe hangat, stetoskop, sphygmomanometer dan lembar observasi. Hasil analisis bivariat menggunakan Wilcoxon diperoleh hasil bahwa kelompok intervensi pada posttest 1 p value >0,05 sedangkan setelah posttest 2,3,4,5,6,7 p value <0,05 artinya H0 diterima pada posttest 1 dan H1 diterima pada posttest 2,3,4,5,6,7, pada kelompok kontrol  setelah posttest 1,2,3 p value >0,05 sedangkan setelah posttest 4,5,6,7 p value <0,05 artinya H0 diterima pada posttest 1,2,3 dan H1 diterima pada posttest 4,5,6,7. Kemudian uji mann whitney pada kedua kolompok didapatkan  posttest 1 p value >0,05 sedangkan pada posttest 2,3,4,5,6 dan 7 p value <0,05 artinya H0 diterima pada posttest 1 dan H1 diterima pada posttest 2,3,4,5,6,7. Sedangkan analisis multivariat menggunakan Friedman didapatkan hasil p value <0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Disarankan kepada lansia penderita hipertensi untuk dapat melakukan perendaman kaki secara rutin dengan menggunakan air jahe hangat.
Pengaruh Terapi Bermain Vegetable Eating Motivation (Vem) Terhadap Konsumsi Makan Sayuran Pada Anak Pra Sekolah Usia 3-6 Tahundi TK Bangun Benua Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024 Almas, Alifiya; Putra, Farhandika; Susanti, Novia
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6381

Abstract

Anak pra sekolah usia 3-6 tahun adalah anak yang menjadi sasaran paling utama dalam perbaikan gizi sehingga memerlukan persiapan yang baik. Fenomena yang ada pada pola makan dan gizi yang sering terjadi di usia anak prasekolah antaranya tidak suka sayuran buah, dan pilih-pilih makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain Vegetable Eating Motivation (VEM) terhadap konsumsi sayuran pada anak pra sekolah di TK Bangun Benua Kabupaten Tanah Bumbu 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan One Group  Pretest And Posttest  Design. Sampel pada penelitian ini 13 anak usia pra sekolah dengan metode Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar SQ-FFQ, SOP VEM. Analisis ini menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian terdapat nilai sebelum dilakukan terapi VEM sebagian besar (85%) dalam kategori kurang, dan sesudah terapi VEM hampir seluruh (77%) dalam kategori cukup. Dan hasil penelitian menggunakan analisa bivariat dengan uji wilcoxon didapatkan hasil P value 0,003 <0,05 artinya terdapat pengaruh terapi bermain VEM terhadap konsumsi makan sayuran pada anak pra sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh terapi bermain VEM terhadap konsumsi makan sayuran pada anak pra sekolah. Saran dari penelitian ini diharapkan untuk orang tua untuk lebih sering membekali menu kreasi sayuran saat anak sekolah.
Pengaruh Penggunaan Media Kartu Bergambar Tiga Dimensi Terhadap Kemampuan Membaca Anak Sekolah Dasar Kelas I-V di SDN 2 Sungai DuaKecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu 2024 Nadia Salsabila, Anjani; Juniawan, Herdy; Putra, Farhandika
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6382

Abstract

Kemampuan membaca anak kelas I-V merupakan kesanggupan membaca perkata sampai kalimat yang melambangkan bunyi bahasa, hal ini penting bagi anak sekolah untuk mengenali huruf latin. Penyebabnya adalah anak sangat sedikit memiliki kosakata dalam sistem otak dan tidak terbiasa berbicara. Saat menggunakan media kartu bergambar tiga dimensi anak akan menulis, membaca perkata sampai kalimat. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu bergambar tiga dimensi terhadap kemampuan membaca anak usia sekolah kelas I-V Di SDN 2 Sungai Dua. Metode dalam penelitian ini menggunakan pre experimental desain. Sampel dalam penelitian sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilxocon. Hasil penelitian sebelum diberikan media kartu bergambar tiga dimensi terdapat hampir seluruhnya (76,6%) kurang dan sesudah diberikan sebagian besar (66,7%) cukup. Penelitian ini menggunakan uji wilxocon menunjukan nilai P value 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh media kartu bergambar tiga dimensi terhadap kemampuan membaca anak kelas I-V. Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh penggunaan media kartu bergambar tiga dimensi terhadap kemampuan membaca anak sekolah dasar kelas I-V Di SDN 2 Sungai Dua kecamatan simpang empat tanah bumbu 2024. Disarankan bagi sekolah lain dapat menerapkan media kartu bergambar tiga dimensi sebagai media pembelajaran yang dapat membantu anak kesuitan membaca.
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Tingkat Dysmenorhea Pada Remaja di MTS Al–Istiqamah Kecamatan Karang Bintang Tanah Bumbu Tahun 2024 Putri, Dea Farianti; Putra, Farhandika; Udiyani, Ritna
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i1.6383

Abstract

Abdominal Streching exercise merupakan teknik olahraga gunanya untuk meregangkan otot pada bagian perut yang umumnya dilakukan 10-15 menit. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian Abdominal Streching Exercise terhadap tingkat dysmenorhea pada remaja di MTS Al-istiqamah pada saat menstruasi. Metode penelitian menggunakan rancangan Quasi Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest kepada 10 sampel siswi MTs Al-Istiqamah, dengan teknik pusposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu SOP Abdominal Streching Exercise dengan perlakuan satu siklus dan lembar observasi Numeric rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan Abdominal Streching Exercise di dapatkan sebagian besar (60%) responden mengalami nyeri berat tekontrol, setelah diberikannya Abdominal Streching Exercise hampir seluruhnya (80%) responden mengalami penurunan nyeri dari nyeri ringan hingga tidak ada nyeri. Penelitian ini menggunakn uji wilcoxon menunjukan nilai p value 0,004 (<0,05) yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima yaitu ada pengaruh Abdominal Streching Exercise terhadap penurunan tingkat dysmenorhea pada remaja di MTS Al-Istiqamah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh Abdominal Streching Exercise Terhadap Tingkat Dismenorhea Pada Remaja di MTs Al – Istiqamah Kecamatan Karang Bintang Tanah Bumbu. Disarankan agar responden bisa menerapkan intervensi sebagai penanganan alternatif ketika mengalami dymenorhea.
Pengaruh Infusa Serai Dapur (Cymbopogon citratus DC.) sebagai Larvasida Aedes aegypti: The effect of lemongrass (Cymbopogon citratus DC.) infusion as Aedes aegypti larvacide Wulandari, Zuni; Atmaja, Bayu Purnama; Putra, Farhandika; Kusumaningtyas, Harninda; Rahayu, Nita
Aspirator Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Aspirator Volume 14 Nomor 1 2022
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/asp.v14i1.4347

Abstract

Abstract. Dengue fever is a disease caused by the dengue virus transmitted through the bite of the female mosquito Aedes aegypti. The purpose of this study was to determine lemongrass (Cymbopogon citratus) infusion in killing Ae. aegypti larvae and analyze at which concentration the most influential of the lemongrass infusion to the death of Ae. aegypti larvae. This research was carried out with a true experimental design. The subject of the study was 500 larvae of Ae. aegypti instar III, each container contain 20 larvae with 5 repetitions. The observed variables were the average mortality of Ae. aegypti larvae every 4, 8, 12, 16, 20, and 24 hours in the control group (aquadest) and the intervention group with varying concentrations of 25 ml, 50 ml, 75 ml, and 100 ml lemongrass infusion. The data were analyzed using the two-way ANOVA test. The results show a significant value of 0.000 (p<0.05), indicating that there is a difference between the intervention groups. The results showed that all (100%) Ae. aegypti larvae move actively before being administered lemongrass infusion. After 24 hours of treatment, the mortality results at concentrations of 25, 50, 75, and 100 mlwere 15%, 35%, 75%, and 90% respectively. The results of this study show the lemongrass potential as a natural larvicide. Abstrak. Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh infusa serai dapur (Cymbopogon citratus) dan menganalisispada konsentrasi mana paling berpengaruh terhadap kematian larva Ae. aegypti. Penelitian dilakukan dengan desain eksperimen sejati. Sampel penelitian adalah 500 ekor larva instar III Ae. aegypti dengan satu wadah berisi 20 ekor larva dan dilakukan 5 kali pengulangan. Variabel yang diamati adalah rata-rata kematian larva Ae. aegypti setiap 4, 8, 12, 16, 20, dan 24 jam pada kelompok kontrol (aquades) dan pada kelompok intervensi dengan berbagai konsentrasi yaitu 25 ml, 50 ml, 75 ml, dan 100 ml infusa serai dapur. Data dianalisis menggunakan uji two-way Anova dengan hasil menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05), berarti ada perbedaan antara kelompok intervensi. Pengamatan menunjukkan bahwa semua (100%) larva Ae. aegypti bergerak aktif sebelum diberikan infusa serai dapur. Setelah 24 jam pemberian infusa serai dapur pada konsentrasi 25, 50, 75, dan 100 ml didapatkan jumlahkematian berturut-turut 15% (3 ekor), 35 % (7 ekor), 75% (15 ekor) dan 90% (18 ekor). Hal in memperlihatkan potensi serai dapur sebagai larvasida nabati.
F FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU LANSIA DI DESA RANTAU PANJANG HULU KECAMATAN KUSAN HILIR KABUPATEN TANAH BUMBU TAHUN 2020 Putra, Farhandika; Hikmah, Indah Nurul
Journal of Nursing Invention Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v4i1.286

Abstract

Background: Posyandu of Elderly is an integrated service post for elderly people in certain agreed areas, which is driven by the community to get health services. Objective: The aim of this study was to determine the factors that influence the obedience of elderly visits to elderly posyandu. Method: This type of stdudy was an analytical survey with a cross sectional approach. The sample in this study were 32 elderly who were registered in the elderly posyandu with total sampling technique. The instruments were used questionnaires and KMS. Result: From the results of the study, it was indicated that the independent variables that had an influence on the obedience of elderly visits were the level of education for elderly (p value = 0.000), the level of knowledge of the elderly (p value = 0.08), attitudes of the elderly (p value = 0.08), socio economic (p value = 0,000), the most influential independent variables were education and socio economic factors with (p value = 0,000). Conclusion: The conclusion from this study, that there were factors that most influence the obedience of elderly visits to elderly posyandu, namely educational and socio-economic factors. Suggestions from this research were expected to cadres and health workers to improve the quality of service by providing counseling for the elderly and their families about the importance of posyandu for elderly