Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan Teknik Penggunaan, Pengenalan Mikroskop dan Pengamatan Sel bagi Guru-Guru dan Siswa/i di SMP Negeri 5 Samarinda Manurung, Hetty; Kusuma, Ratna; Susanto, Dwi; Samsurianto, Samsurianto; Fauzi Arif, Muhammad
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i1.1240

Abstract

Rendahnya kompetensi guru dalam menggunakan mikroskop, pembuatan preparat dan pengamatan sel akibat keterbatasan fasilitas dalam pelaksanaan praktikum IPA, menjadi kendala di sebagian sekolah di Samarinda, termasuk SMP Negeri 5 Samarinda. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kompetensi guru IPA dan siswa dalam penggunaan mikroskop, pembuatan preparat, dan pengamatan sel. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan (training) diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari 8 guru IPA dan 37 siswa, dilaksanakan melalui empat tahapan: tahap awal persiapan dan pretest, pembekalan teori, praktikum, dan tahap akhir posttest serta evaluasi kegiatan. Evaluasi hasil posttest menunjukkan terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman peserta, dari kategori "sangat kurang" dan "kurang" (19,56% dan 13,04%) pada pretest, menjadi "sangat baik" dan "baik" (34,78% dan 36,95%) pada posttest. Evauasi kegiatan, penilaian terhadap pemaparan materi dan kesesuaian antara teori dan praktik mencapai kategori sangat baik dengan persentase 80% dan 94%. Program pengabdian masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi penggunaan mikroskop, pembuatan preparat, dan pengamatan sel, yang berkontribusi positif terhadap pembelajaran biologi di sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat Suwandi, Samarinda Ulu: Sampah Organik Dapur untuk Bumi dengan Eco Enzym Hariani, Nova; Kusuma, Ratna; Samsurianto, Samsurianto; Patang, Fatmawati; Oktavianingsih, Linda; Rukmi, Dijan Sunar
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Mei 2022, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v2i1.350

Abstract

Mayoritas sampah yang dihasilkan dari semua kegiatan manusia adalah berasal dari rumah tangga. Hampir 70% sampah yang dihasilkan rumah tangga berupa sampah organik (sayur, buah). Sampah organik ini akan dikumpulkan dan ditumpuk di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA). Penumpukan dan penimbunan sampah organik, akan menimbulkan berbagai masalah pencemaran tanah, udara dan air. Produksi gas metan dalam proses pembusukan dengan jumlah banyak akan menyebabkan terjadinya ledakan. Kerugian dan bahaya dari sampah organik ini bisa diminimalisir dengan cara mengolah dan memanfaatkan sampah organik tersebut yang dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing. Sampah organik segar dapat digunakan dalam pembuatan eco enzym. Eco enzym adalah cairan serba guna, berwarna kecoklatan yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik yang masih segar dengan campuran gula tebu (gula organik) dan air. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan secara detil tentang cara pembuatan dan manfaat eco enzym kepada masyarakat di kampung KB Mandiri Suwandi, Kec. Samarinda Ulu akan sangat membantu berkurangnya sampah yang ditumbuk di TPSA. Cairan eco enzym dibuat dari sampah organik (sayur, kulit buah yang belum bususk dan berjamur) yang dicampur dengan gula organik (seperti gula tebu, moolasse, gula aren dan gula organik lainnya) lalu ditambahkan air alami. Setelah itu difermentasi selama lebih kurang 100 hari dalam kondisi anaerob/tertutup. Cairan eco enzym yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti pupuk tanaman, membersihkan toilet, sebagai desinfektan dan banyak manfaat lainnya. Setelah kegiatan hasil kepuasan peserta didapatkan rata-rata nilai kepuasan peserta adalah Sangat Baik (Skala nilai 5) sebanyak 94,5% dan Baik (skala nilai 4) 5,5%. Untuk skala 3 sampai 1 (Cukup, Kurang dan sangat kurang) adalah 0%. Dari data kuisioner dan respon semua peserta, secara keseluruhan peserta sangat antusias, merasa bermanfaat dan terbantu dengan kegiatan berbagi ilmu dan teknologi sederhana ini. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan kendala yang berarti.