Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Keterampilan Sosial Atlet Bulu Tangkis Berdasarkan Perspektif Gender di Klub Bulu Tangkis Jawa Barat Rahayu, Nastiti Wiji; Hendrayana, Yudy; Salman; Burhan Hambali
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 11 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v11i1.4256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterampilan sosial atlet bulu tangkis di klub bulu tangkis Jawa Barat menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah Life Skill Scale for Badminton Sport (LSSBS) dengan 18 item yang telah diuji validitasnya (0,69) dan reliabilitasnya (0,94). Partisipan penelitian yaitu atlet bulu tangkis yang menggunakan kluster sampling, melibatkan 21 atlet perempuan dan 29 atlet laki-laki dengan kriteria inklusif yaitu : 1) atlet yang aktif tergabung dalam klub bulu tangkis di Jawa Barat; 2) atlet bulu tangkis laki-laki maupun perempuan dan 3) sudah berlatih minimal tiga bulan. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan independent sampel t-test dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan sosial secara keseluruhan sebesar 14% pada kategori rendah, 64% pada kategori sedang dan 22% pada kategori tinggi. Analisis independent samples t-test menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) = 0,119, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara keterampilan sosial atlet laki-laki dan perempuan. Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar atlet memiliki keterampilan sosial pada kategori sedang, tanpa perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin.
Hubungan Literasi Fisik Dengan Kesehatan Siswa MTS Di Jawa Barat Rapika; Asep Sumpena; Ikbal Gentar Alam; Burhan Hambali
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i1.3616

Abstract

Literasi fisik berperan penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat, terutama bagi remaja. Kurangnya pemahaman dan partisipasi dalam aktivitas fisik dapat berdampak negatif pada kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara literasi fisik dengan kesehatan fisik dan mental siswa Madrasah Tsanawiyah di Jawa Barat menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan survei korelasional. Sampel terdiri dari 260 siswa dari delapan sekolah yang dipilih secara cluster random sampling. Instrumen utama adalah Sport Development Index (SDI) yang mencakup tujuh aspek literasi fisik dan enam aspek kesehatan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment (PPM) dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan hubungan tidak signifikan dengan hubungan kategori rendah antara literasi fisik dan kesehatan siswa yang terjadi penurunan dalam setiap tahunnya. Adanya kesenjangan antara pengetahuan hidup sehat dengan implementasi menyebabkan faktor literasi fisik tidak lagi berperan penting dalam kesehatan seseorang.Oleh karena itu, perlu dikaji faktor lain yang berperan mempengaruhi kesehatan siswa.
Systematic Literature Review: Peningkatan Kesehatan Mental Melalui Olahraga Naufal Nur Fadhillah Karim; Burhan Hambali
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v4i2.2290

Abstract

Kesehatan mental sangatlah penting dalam kehidupan manusia untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat olahraga dalam meningkatkan kesehatan mental berdasarkan sistematik litelatur review. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Rewiew (SLR). Database yang digunakan untuk mencari literatur merupakan data yang terdapat pada website Google Schoolar. Hasil penelitian disajikan dengan melihat kualitas dokumen secara detail dan sesuai ruang lingkup penelitian. Terdapat 6 artikel relevan dari 25 artikel terkait. Berdasarkan hasil pencarian yang sesuai tahapan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analyses (PRISMA) bahwa dengan berolahraga dapat meningkatkan kesehatan mental. Jenis dokumen yang di cari dalam penelitian ini merupakan dokumen dengan rentang waktu 10 tahun terakhir yang terbit pada jurnal nasional terindex sinta dan dapat diakses secara terbuka. Berdasarkan hasil dan pembahasan, kesimpulan penelitian ini mengemukakan bahwa olahraga dapat meningkatkan kesehatan mental.
Analisis kebugaran siswa disabilitas pada fase a, fase c, dan d Mutiara Shinta Dewi; Yudy Hendrayana; Agus Gumilar; Salman; Burhan Hambali
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i2/127

Abstract

Penyandang disabilitas menghadapi banyak hambatan untuk melakukan aktivitas fisik, termasuk masalah fasilitas dan keterbatasan aktivitas yang tidak dapat dilakukan secara normal. Menangani tantangan ini menjadi hal sangat penting, karena komponen kebugaran seperti kebugaran kardiorespirasi, morfologi, dan kekuatan secara langsung berkaitan dengan keterbatasan fungsional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebugaran siswa disabilitas pada fase A, Fase, C dan fase D. Peneliti melakukan survey kebugaran jasmani dengan melakukan tes kebugaran jasmani Siswa Indonesia (TKSI) kemenristekdikti terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah luar biasa  (SLB) -B Prima Bhakti Yang berjumlah 15 siswa dari 3 kelas. Hasil analisis menunjukan bahwa kebugaran jasmani siswa disabilitas di SLB-B Prima Bhakti bahwa siswa kelas 2 berada dalam kategori baik, dan siswa kelas 5 dan 7 berada dalam kategori sedang. Hasil ini memberikan rekomendasi bagi lembaga terkait untuk dapat mempertahankan program aktivitas jasmani yang sudah dilaksanakan, serta memberikan perhatian khusus bagi siswa yang masih memiliki kebugaran jasmani yang rendah.
Survei Sarana Prasarana Pendidikan Jasmani dan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMA KP Baleendah Kabupaten Bandung Wahsari; Carsiwan; Burhan Hambali
Indonesia Sport Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesia Sport Journal (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/isj.v8i2.68400

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu: (1) mengetahui kondisi sarana dan prasarana pendidikan jasmani di SMA KP Baleendah Kabupaten Bandung, (2) mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa, dan (3) mengetahui hubungan antara sarana dan prasarana dengan tingkat kebugaran jasmani siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi seluruh siswa SMA KP Baleendah Kabupaten Bandung. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. bHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kondisi sarana dan prasarana pendidikan jasmani berada pada kategori ideal dengan rata-rata persentase 68,29%, (2) tingkat kebugaran jasmani siswa secara umum berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan antara sarana dan prasarana dengan tingkat kebugaran jasmani sebesar 16,4%.
Direct Instruction and Teaching Games for Understanding in Volleyball Learning Dian Fatimah Sobari; Tite Juliantine; Burhan Hambali
Journal of Physical Education Health and Sport Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpehs.v12i2.39168

Abstract

This study aimed to compare the effectiveness of the Direct Instruction (DI) and Teaching Games for Understanding (TGFU) learning models in improving volleyball game performance among beginner-level extracurricular participants at State Junior High School 12 Bandung. A quasi-experimental method with a pretest-posttest nonequivalent group design was used. The sample taken in this study consisted of 10 students, each divided into two groups: DI (n=5) and TGFU (n=5). In this study, the Game Performance Assessment Instrument was used as the research instrument. Statistical hypotheses were tested using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that both models significantly improved volleyball game performance (p < 0.05). However, the improvement in the DI group (mean pretest 41.12 to posttest 85.80) was significantly higher than in the TGFU group (mean pretest 41.00 to posttest 63.40). the independent sample t-test showed a significant difference between the two groups (p = 0.000). It was concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, so the DI model is more effective in improving volleyball game performance among beginners with low basic technical skills, likely due to its structured, technique-focused approach. These findings provide practical implications for physical education teachers in selecting and sequencing learning models according to student foundational skill levels.