Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis nilai-nilai dalam Undang-Undang Simbur pada masyarakat Ogan Ilir Husna, Asmaul; Alfiandra, Alfiandra; Waluyati, Sri Artati
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.993 KB) | DOI: 10.21831/jc.v16i1.19237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-undang Simbur Cahaya yang masih diamalkan masyarakat Sakatiga Kecamatan Indralaya. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan jumlah informan sebanyak enam orang yang terdiri dari masyarakat Desa Sakatiga dan dua informan pendukung dari Kesultanan Palembang Darussalam dan Budayawan Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Uji keabsahan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji confirmability. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-undang Simbur Cahaya yang masih diamalkan oleh masyarakat yaitu nilai religius atau agama, nilai moral/etika, nilai sosial, dan nilai politik.------------------------------------------------------------------------------------------------------------The research purpose to know the values of containing in the Simbur Cahaya constitution still be practiced by Sakatiga. The sample is got by using the purposive sampling technique and snowball sampling with the amount of information was six-person that be consists of the people from Sakatiga and two the supporting information from Palembang Darussalam Sultanate and Cultural Palembang. The valid test is done in this researched was the credibility test, transferability, dependability, and confirmability test. The technique collecting of data be used was documentation, interview, and observation. Then the technique analysis of data that be used reduced of data, presentation of data, verification of data. Based on the result of analyzing data and discussion could know that values of containing in the Simbur Cahaya Constitution still be practiced by Sakatiga people in the Indralaya subdistrict that religion value, moral value/ethic, social value, and politic value.
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kontekstual pada Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral Fatihah, Husnul; Waluyati, Sri Artati; Dianti, Puspa
Journal of Moral and Civic Education Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8851412512020518

Abstract

This study aims to develop context-based text book for the Moral Education Basic and Concept Course. The subject of this study was the first-year students at the Department of Pancasila and Civic Education Sriwijaya University who enrolled in Moral Education Basic and Concept Course in the June-December term of 2020 school year. The research was conducted using research and development method in the following steps; 1) preliminary study, 2) product development, and 3) product test. During the preliminary study, researcher found that the textbook used previously is not context based and the number is so limited, therefore the development of textbook for the Moral Education Basic and Concept Course is urgently needed. The textbook was developed contextually, particularly in the concept of moral education in the cyberspace, for example when the students search their social media and when learning for the courses from home. The textbook prototype was validated by experts and tested, which resulted in the validation of 87,5%, meaning valid. It was also tested on students through one-to-one test that shows 93,33% validity, and small group test with 92% validity, which mean that the textbook is practical to use. Keywords: context-based textbook, basic courses, moral education ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar berbasis kontekstual pada Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester satu pada Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Sriwijaya yang mengambil Mata Kuliah Dasar dan Konsep Pendidikan Moral pada semester Ganjil 2020-2021. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (Reaserch and Development) dengan langkah-langkah; 1) studi pendahuluan, 2) pengembangan produk, 3) uji produk. Pada studi pendahuluan diperoleh analisis kebutuhan yang menyatakan bahwa buku ajar yang dipakai sebelumnya tidak berbasis kontekstual dan jumlah buku ajar masih sangat sedikit, sehingga diperlukan segera pengembangan buku ajar Mata Kuliah Konsep dan Dasar Pendidikan Moral. Buku ajar dikembangkan berbasis kontekstual terutama pada konsep pendidikan moral di dunia maya, misalnya saat mahasiswa berselancar di media sosial dan saat mengikuti perkuliahan dari rumah selama pembatasan social karena pandemi. Prototipe buku ajar divalidasi oleh ahli dan diuji coba. Hasil validasi adalah 87,5% yang artinya valid; sedangkan hasil uji coba one to one 93,33% dan uji coba small group 92% yang artinya buku ajar praktis untuk digunakan. Kata kunci: buku ajar berbasis kontekstual, mata kuliah dasar, pendidikan moral
PELATIHAN PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM BAGI GURU SMP N 2 KOTA PALEMBANG Kurnisar, Kurnisar; Nurdiansyah, Edwin; Waluyati, Sri Artati; Mariyani, Mariyani
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Strategi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Era Pasca Pandemi
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid 19 telah mengubah sistem pembelajaran yang awalnya luring menjadi daring, fenomena tersebut harus disikapi semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran dengan meningkatkan kompetensi yang mendukung pembelajaran daring. Guru sebagai aspek penting dalam pembelajaran haruslah mampu menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran daring, salah satunya google classroom. Aplikasi google classroom memungkinkan guru untuk membuat dan mengelola kelasnya sehingga pembelajaran daring dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan pelatihan ini berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan 21 November 2020. Peserta pelatihan adalah guru-guru SMP N 2 Kota Palembang dengan berbagai latar belakang bidang studi. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktikum. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan tes dan penilaian produk yang dihasilkan peserta. Terdapat peningkatan hasil pretest dan posttest dari rata-rata 54 menjadi 85, kemudian pada penilaian produk persentase kemampuan peserta dalam membuat akun google classroom adalah sebesar 95% dikategorikan sangat baik, untuk indicator pengelolaan akun google classroom sebesar 91.2 % dengan kategori sangat baik dan terakhir adalah indicator pemanfaatan fitur google classroom sebesar 95 % dengan kategori sangat baik Kata Kunci : Pembelajaran, Daring, Google Classroom.
PELATIHAN PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM BAGI GURU SMP N 2 KOTA PALEMBANG Kurnisar, Kurnisar; Nurdiansyah, Edwin; Waluyati, Sri Artati; Mariyani, Mariyani
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Strategi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Era Pasca Pandemi
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi covid 19 telah mengubah sistem pembelajaran yang awalnya luring menjadi daring, fenomena tersebut harus disikapi semua pihak yang terlibat dalam pembelajaran dengan meningkatkan kompetensi yang mendukung pembelajaran daring. Guru sebagai aspek penting dalam pembelajaran haruslah mampu menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran daring, salah satunya google classroom. Aplikasi google classroom memungkinkan guru untuk membuat dan mengelola kelasnya sehingga pembelajaran daring dapat terlaksana dengan baik. Pelaksanaan pelatihan ini berlangsung dari tanggal 16 sampai dengan 21 November 2020. Peserta pelatihan adalah guru-guru SMP N 2 Kota Palembang dengan berbagai latar belakang bidang studi. Pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktikum. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan tes dan penilaian produk yang dihasilkan peserta. Terdapat peningkatan hasil pretest dan posttest dari rata-rata 54 menjadi 85, kemudian pada penilaian produk persentase kemampuan peserta dalam membuat akun google classroom adalah sebesar 95% dikategorikan sangat baik, untuk indicator pengelolaan akun google classroom sebesar 91.2 % dengan kategori sangat baik dan terakhir adalah indicator pemanfaatan fitur google classroom sebesar 95 % dengan kategori sangat baik Kata Kunci : Pembelajaran, Daring, Google Classroom.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Keaktifan dan Kreativitas Belajar Peserta Didik Nuriyani, Riska; Waluyati, Sri Artati; Dahlia, Dahlia
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v4i2.7900

Abstract

In the 21st Century, the independent learning curriculum is in the spotlight for the world of education, the learning process of students is required to be more active and teachers are required to be able to meet the needs of students and increase the potential of students such as talents, interests and creativity. One solution to meet the needs of students is the application of differentiated learning. Differentiated learning aims to provide facilities for the diversity of students based on the learning needs and characteristics of students. This study aims to determine whether the application of content and product differentiation learning can increase student learning activity and creativity. This type of research is Classroom Action Research (CAR) using a qualitative approach. The research results obtained are increased activity and creativity of students from the implementation of differentiated learning content and products using cooperative learning models, while judging from the results of observations, students as a whole are very actively involved during the learning process, making products to show the results of their discussions in front of the class.ABSTRAKPada Abad -21 kurikulum merdeka belajar menjadi sorotan bagi dunia pendidikan, proses kegiatan pembelajaran peserta didik dituntut untuk lebih aktif dan guru dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan peserta didik serta meningkatkan potensi pada peserta didik seperti bakat, minat dan kreativitas. Salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan peserta didik yaitu dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan untuk memberikan fasilitas keberagaman peserta didik berdasarkan kebutuhan belajar dan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan pembelajaran berdiferensiasi konten dan produk dapat meningkatkan keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu meningkatnya keaktifan dan kreativitas belajar peserta didik dari pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi konten dan produk dengan menggunakan model cooperative learning sedangkan dilihat dari hasil observasi peserta didik secara keseluruhan terlibat sangat aktif saat proses pembelajaran, membuat produk hingga mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran PPKN Melalui Metode Pembelajaran Teams Games Tournament di SMP Negeri 10 Palembang Qomariah, Nurul; Waluyati, Sri Artati; Saputra, Ardiansyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10652633

Abstract

Through the Cooperative Learning model of Teams Game Tournament (TGT), this research aims to enhance the level of classroom engagement in Civic Education. Using the Kemmis and McTaggart model, this study takes the form of Classroom Action Research. The research subjects consist of seventh-grade students from SMP Negeri 10 Palembang, comprising eight male students and thirteen female students. Data collection for this research utilized observation and documentation techniques. Data analysis techniques employed both quantitative and qualitative descriptive methods. Based on the research findings, the TGT cooperative learning model effectively improved the learning activities of seventh-grade students at SMP Negeri 10 Palembang. The average pre-action learning activity score was 48.15, which increased to 60.52 in Cycle I and 75.66 in Cycle II. Meanwhile, the proportion of pre-action learning activities was 28.57 percent, which increased to 71.43 percent in Cycle I and 85.71 percent in Cycle II.
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII.2 Pada Mata Pelajaran PPKN Melalui Penggunaan Media Smart Spinner di SMP N 10 Palembang Afrilya, Nuril; Waluyati, Sri Artati; Saputra, Ardiansyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10652577

Abstract

The research was carried out with the author's background found that students who were less interested in learning which students looked unenthusiastically and bored when studying, so the researchers shed to increase the motivation for learning students in PPKN subject through the use of smart media spinner in class VII.2 State Junior High School 10 Palembang. The research was held in the 2023/2024 school year odd trimester. Research on class actions is a research method conducted by writers with julamh, the cycle of 2 cycles each meeting. The method carried out consists of planning, implementation and reflection. This study received the results of students’ motivational data on a cycle of 1 as a criterion for good with a percentage of 55.20% and in the implementation of the 2 cycle which received the increase in the motivation for students with good criteria, percentage of 91.45%. So the research that has been implemented by the author was declared successful.
Pengembangan Buku Ajar Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sulkipani, Sulkipani; Edwin Nurdiansyah; Waluyati, Sri Artati; Saputra, M Amin; Dita, Viniar
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 6 No. 1 (2022): June
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v6i1.686

Abstract

Abstract Local wisdom as a form of national character is a national identity that must be developed and preserved in every aspect of life, one way is through education. The nature of the educational process carried out in addition to achieving an understanding of the material is also directed at the motivation to continue to maintain and preserve the local wisdom of the Indonesian people. Understanding of the subject matter is also influenced by the learning resources used. As a learning resource, books can provide the necessary information related to the material being studied, so it is very important to provide informative and comprehensive textbooks. This study aims to develop a textbook based on local wisdom in the National Character Education course that is valid, practical, and has potential impact. This research will use a development (R&D) approach that refers to the R & D Cycle Borg and Gall with the stages of preliminary studies, product development, and product trials. The subjects in this study were students of the Civics Study Program who took character education courses. The results of the validation of material experts and linguists showed that the developed book was valid with a score of 94 and 88. Then on the results of the initial test students obtained an average score of 41.9 then in the final test an average score of 80.9 was obtained, this indicates an increase of 39.1 with an N-Gain of 0.7. So it can be concluded if the character education textbooks based on local wisdom that are developed are able to increase understanding of the material being studied. Keywords: Books, Character Education, Local Wisdom Abstrak Kearifan lokal sebagai bentuk karakter bangsa merupakan jati diri bangsa yang harus dikembangkan dan dilestarikan dalam setiap aspek kehidupan salah satu caranya ialah melalui Pendidikan. Hakikat proses Pendidikan yang dilaksanakan selain tercapainya pemahaman terhadap materi juga diarahkan pada motivasi untuk terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Pemahaman terhadap materi pelajaran dipengaruhi juga oleh sumber belajar yang digunakan. Sebagai sumber belajar, buku dapat memberikan informasi yang diperlukan terkait materi yang dikaji maka sangat penting menyediakan buku ajar yang informatif dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar berbasis kearifan lokal pada mata kuliah Pendidikan Karakter Bangsa yang valid, praktis, dan berdampak potensial. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan pengembangan (R&D) yang mengacu pada R & D Cycle Borg and Gall dengan tahapan studi pendahuluan, pengembangan produk, dan uji coba produk. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PPKn yang menempuh mata kuliah pendidikan karakter. Hasil validasi ahli materi dan ahli bahasa menunjukan jika buku yang dikembangkan valid dengan skor 94 serta 88. Kemudian pada hasil tes awal mahasiswa memperoleh skor rata-rata 41,9 kemudian pada tes akhir diperoleh skor rata-rata 80,9, ini menunjukkan peningkatan sebesar 39,1 dengan N-Gain sebesar 0,7. Maka dapat disimpulkan jika buku ajar Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Kata Kunci: Buku, Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal.
Teacher Empowerment in the Development of Artificial Intelligence (AI)-Based Learning Media in Meranjat Village Ogan Ilir Regency Chotimah, Umi; Waluyati, Sri Artati; Camellia; Maharani, Rizki; Alipraja, Muhammad; Erlande, Rike; Amziyah, Dini; Valentin, Della; Rosadi, Yudisia Sofani Putra; Naila, Siti; Patricia, Putri
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December: In Progress
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1277

Abstract

Training on the use of Artificial Intelligence-based learning media was held as part of teacher empowerment activities in developing such media. This community service activity was held by the Civic Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sriwijaya University. The Community Service Team trained teachers at SMPN 1 Indralaya Selatan, Meranjat Village, Ogan Ilir Regency, to develop Artificial Intelligence (AI)-based learning media. This training and mentoring aimed to improve teachers' capabilities so they could create innovative and effective learning. The methods applied included counseling, training, and mentoring in direct practice using Artificial Intelligence-based media from Wayground AI, Canva AI, Avatar AI, Renderforest AI, LMS AI, and ChatGPT AI, as well as assessments through pretests and posttests to measure the increase in participants' understanding. The results showed a significant increase in understanding of creating Artificial Intelligence-based learning media, with the average post-test score of participants increasing from 37.7 to 80.03 from a total of 30 participants. The evaluation results showed high satisfaction from participants with the material provided and its relevance to needs in the field. The participants' response was very positive, as evidenced by their active discussions, willingness to experiment with the media, and commitment to creating learning products. The program is planned to continue with follow-up publications in newspapers, YouTube, and journals, as well as evaluation meetings and activity reports. It is hoped that this program will continue to empower teachers to improve and develop AI-based learning media in schools.