Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Kinerja Karyawan PT Smartfren Sumbagut Adam Malik Melalui Optimalisasi Komunikasi Organisasi Internal Yolanda, Agnita; Rismayati Aruan, Rosanni
Jurnal ILMAN (Jurnal Ilmu Manajemen) Vol. 12 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/ilman.v12i2.724

Abstract

Komunikasi organisasi merupakan bentuk pertukaran pesan antara unit-unit komunikasi yang berada di dalam suatu organisasi. Tujuan dari ini penelitian ini untuk mengidentifikasi peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan semangat kerja karyawan pada PT SMARTFREN. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam bagaimana peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT. SMARTFREN. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa peran komunikasi organisasi pada karyawan PT SMARTFREN Sumbagut Adam Malik sangat berperan dalam peningkatan kinerja karyawan, hal ini ditunjukkan dari kinerja karyawan yang maksimal dan minimnya konflik yang terjadi.
Efektivitas Komunikasi Melalui Google Classroom: Communication Effectiveness Through Google Classroom YOLANDA, AGNITA; Saragih, Novi Ismaya Br; Nurislimida, Nurislimida
BISMA Cendekia Vol. 1 No. 2 (2021): BISMA Cendekia - Januari 2021
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama masa pandemic covid-19 Mahasiswa dan dosen melalukan pembelajaran online dan berdiskusi melalui media sosial. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Komunikasi melalui Google Classroom (Studi Tehadap Mahasiswa PLM Angkatan 2017). Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif, Sampel yang diambil sebanyak 68 mahasiswa yang telah dihitung dengan menggunakan rumus slovin, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan kuesioner dengan  melakukan  pengolahan data melalui software excel dan pengolahan data SPSS V.21. Hasil penelitian berdasarkan 3 Indikator yaitu Intesitas, Komunikasi, dan kepuasaan, Penelitian ini dilakukan dengan cara  menyebarkan kuesioner kepada 68 responden dan  hasil penelitian menujukan bahwa indikator Intesitas memiliki nilai rata–rata tertinggi sebesar 4,47, Indikator Komunikasi memiliki nilai rata – rata sebesar 4,36 dan  Indikator  Kepuasaan memiliki nilai rata– rata sebesar 4,34. Dari hasil penelitian dilihat bahwa intesitaslah yang memiliki  keefektivitasan  komunikasi dalam masa pembelajaran online.
Tangibles Sebagai Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Perguruan Tinggi YOLANDA, AGNITA; Ginting, Verawati R.; Sari, Ruri Aditya
BISMA Cendekia Vol. 2 No. 1 (2021): BISMA Cendekia - September 2021
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan sebuah Perguruan Tinggi. Dengan tujuan untuk memperoleh hasil tentang apa saja Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Pelayanan Politeknik LP3I Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan data yang didapat melalui observasi lapangan dan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa tingkat III T.A 2020/2021 semua jurusan. Populasi dalam penelitian ini kesluruhan dari jumlah mahasiswa/i Tingkat III Politeknik LP3I Medan, dengan sampel sebanyak 120 mahasiswa yang didominasi oleh jenis kelamin perempuan yakni berjumlah 71 orang (59,2%) sedangkan laki-laki berjumlah 49 orang (48,0%). Setelah data diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS Versi 22 dengan hasil yang menunjukkan bahwa faktor bukti langsung dan kempat faktor lainnya berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pada Politeknik LP3I Medan. Faktor yang paling dominan adalah faktor bukti langsung sebesar 3,45, dan faktor dominan kedua adalah faktor keandalan sebesar 3,38, yang ketiga faktor jaminan sebesar 3,27, selanjutnya faktor empati sebesar 3,19 dan yang terakhir faktor daya tanggap sebesar 3,13. Secara umum, kelima faktor tersebut mempengaruhi kualitas pelayanan Politeknik LP3I Medan, namun faktor yang paling dominan berpengaruh adalah faktor bukti langsung dengan nilai rata-rata 3,45 dan dalam penilaian range interval dinyatakan baik terhadap kualitas pelayanan politeknik LP3I Medan.
Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Pada Perguruan Tinggi Marhamah, Siti; Yolanda, Agnita; Sari, Ruri Aditya; Nurismilida, Nurismilida
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 02 (2021): Artikel Riset Edisi Agustus 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v1i2.1023

Abstract

Latar belakang: Di era society 5.0, Perguruan Tinggi dituntut mampu menghasilkan mahasiswa yang kreatif dalam memecahkan permasalahan yang ada dan memberi solusi. Untuk menghasilkan mahasiswa yang kreatif, penyediaan fasilitas belajar di Perguruan Tinggi perlu di perhatikan guna meningkatkan prestasi belajar. Tujuan penulisan makalah ini untuk mendeskripsikan bagaimana Pengaruh Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa di Perguruan tinggi, yaitu ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan data yang didapat melalui observasi lapangan dan menyebarkan kuesioner kepada responden sebanyak 60 mahasiswa pada Politeknik LP3I kampus Marelan. Data diolah dengan menggunakan program SPSS Versi 25 Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan adanya  fasilitas belajar  pada sarana pendidikan berpengaruh terhadap prestasi belajar dan fasilitas belajar pada prasarana pendidikan tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar. t hitung variabel Fasilitas belajar pada Sarana Pendidikan sebesar t hitung 3.860< t table 1,6715, dan pada Prasarana pendidikan diketahui nilai t hitung variabel Fasilitas belajar pada Sarana Pendidikan sebesar t hitung 2.525< t table 1,6715. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa fasilitas belajar berupa sarana pendidikan berpengaruh terhadap prestasi belajar dan fasilitas belajar berupa prasarana tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa Politeknik LP3I kampus Marelan. Hal ini dikarenakan alat pelajaran, alat peraga dan media pembelajaran yang merupakan sarana dalam belajar diperlukan dalam proses pembelajaran yang dapat mempengaruhi prestasi mahasiswa.