Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Dampak Job Demands Terhadap Perilaku Kerja Inovatif dengan Job Crafting Sebagai Variabel Pemediasi ada Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Suhendro Satriyo; Ilham Mubaraq Ritonga; Tengku Lyza Tahura Chairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4256

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan sebab-akibat tuntutan pekerjaan (job demands) terhadap upaya perancangan pekerjaan (job crafting) dan memahami peran perancangan pekerjaan (job crafting) sebagai variabel mediasi dalam menghubungkan tuntutan pekerjaan (job demands) dengan perilaku kerja inovatif. Selain itu, penelitian juga meneliti mengenai peran dari job crafting sebagai mediator dalam hubungan antara job demands dan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini melibatkan 114 responden sebagai sampel di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah path analysis. Data yang diperoleh dalam hasil studi memperlihatkan tidak memiliki hubungan yang substansial dari tuntutan pekerjaan (job demands) terhadap perancangan pekerjaan (job crafting). Meskipun tuntutan pekerjaan (job demands) tidak memiliki dampak yang signifikan secara statistik akan tetapi signifikan secara struktural terhadap perilaku kerja inovatif. Selain itu, ditemukan bahwa perancangan pekerjaan (job crafting) berdampak siginfikan dan positif terhadap perilaku kerja inovatif. Temuan penting lainnya adalah job crafting tidak memiliki peran mediasi dalam menjelaskan pengaruh job demands terhadap perilaku inovatif karyawan pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.
The Mediating Role of Do-It-Yourself Behavior on the Effect of Perceived Economic Benefit, Lack of Quality, and Availability toward Customer Satisfaction in Medan Coffee Shops Muhammad Fauzan Azhmy; Anggiat M. Situmeang; Ilham Mubaraq Ritonga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4379

Abstract

This study aims to analyze the mediating role of Do-It-Yourself (DIY) Behavior in the relationship between Perceived Economic Benefit (PEB), Perceived Lack of Quality (PLQ), and Perceived Lack of Availability (PLA) on customer satisfaction in coffee shops in Medan City. The rapid growth of coffee shops has led to fierce competition and encouraged business owners to develop innovative marketing strategies. The research employed a quantitative associative approach with 100 respondents selected through probability sampling. Data were analyzed using Partial Least Square (PLS) with SmartPLS software. The results showed that PEB negatively affects DIY but positively affects satisfaction; PLQ and PLA positively affect DIY but negatively affect satisfaction. DIY behavior negatively influences satisfaction and mediates the relationship between the independent and dependent variables. The findings emphasize that DIY strategies do not always increase satisfaction, suggesting that professional promotion and consistent quality should still be prioritized.
Pengaruh Komunikasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Semangat Kerja Dengan Lingkungan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Pdam Tirtanadi Ipam Limau Manis Damanik, Meily Glory Rodearni; Ritonga, Ilham Mubaraq
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan budaya organisasi secara parsial dan simultan terhaadap semangat kerja yang di intervening oleh lingkungan kerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwakomunikasi dan budaya organisasi secara parsial berpengaruh pada semangat kerja dan lingkungan kerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja. Secara simultan, komunikasi, budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan, lingkungan kerja tidak memediasi pengaruh antara komunikasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Terdapat korelasi yang kuat antara komunikasi, budaya organisasi dan lingkungan kerja dengan semangat kerja karyawan, dan besar persentase yaitu 50,1% dan sisanya sebesar 49,90% dapat dijelaskan oleh variabel lain tidak diteliti.