Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perbandingan Kemampuan Menahan Beban Aksial Kolom Pendek Berlubang Dengan Variasi Diameter Tulangan Utama Handi Abdul Halim Pangestu; Mohamad Galuh Khomari; I Ketut Hendra Wiryasuta; Mirza Ghulam Rifqi
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 7 No 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v7i2.1274

Abstract

Tuntutan estetika dari sisi arsitektural dalam sebuah bangunan sering dijadikan sebagai alasan utama pemasangan pipa-pipa drainase ataupun instalasi mekanikal elektrikal di dalam kolom. Penambahan lubang tersebut mengakibatkan terjadi pengurangan luas penampang kolom yang akan mempengaruhi kekuatan tekan kolom. Dalam peraturan SNI 2847-2013 pasal 6.3.4 sudah di jelaskan penempatan saluran atau pipa di dalam kolom diperbolehkan dengan syarat tidak boleh melebihi 4% dari luas penampang kolom, namun dalam praktik di lapangan sering melebihi batas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan kuat tekan kolom normal dengan kolom berlubang dalam memikul beban tekan dengan mutu yang sama dan dimensi yang sama. Metode yang digunakan untuk menentukan kuat tekan beton dilakukan perencanaan, pembuatan, dan pengujian kuat tekan pada kolom normal dan kolom berlubang variasi diameter tulangan utama dengan diameter pipa PVC 5,58% dari luas penampang kolom. Pengujian dilakukan setelah beton berumur 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa kolom beton berlubang dengan variasi diameter tulangan utama memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 311,610 kN, lebih besar 4,98% dibandingkan kolom beton normal yang memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 296,713 kN. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan kolom berlubang dengan variasi diameter tulangan utama sebagai alternatif pada kolom yang membutuhkan ruang instalasi pipa, tanpa menurunkan kekuatan tekan secara signifikan. Hasil ini dapat dimanfaatkan oleh industri konstruksi untuk meningkatkan efisiensi ruang dan material pada struktur bangunan.
Application of the Modified Andreasen Packing Model for Optimizing Strength and Cost of Normal Concrete with Uniformly Graded Aggregates Acjaisah; I Ketut Hendra Wiryasuta; Mirza Ghulam Rifqi
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2026): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v8i1.5375

Abstract

Concrete containing uniformly graded coarse aggregates generally exhibits low packing density and high porosity, which adversely affect compressive strength. Despite these limitations, such aggregate conditions are often unavoidable in practice due to material availability constraints, necessitating optimized mix design approaches to enhance mechanical performance and cost efficiency. This study aims to optimize the mix design of normal concrete with uniformly graded coarse aggregates based on SNI 03-2834-2000 using the Modified Andreasen Packing Model (MAPM), with emphasis on compressive strength and material cost evaluation. A total of 18 cylindrical specimens were tested at curing ages of 3, 14, and 28 days, with a target compressive strength of 20 MPa. At 3 days, compressive strengths of 8.10 MPa and 8.93 MPa were obtained for the SNI and MAPM methods, respectively. At 14 days, the SNI method achieved 15.48 MPa, while MAPM reached 26.90 MPa. At 28 days, the SNI method produced 19.37 MPa, whereas MAPM achieved 30.96 MPa, exceeding the target strength. In terms of material cost, the SNI method required IDR 704,212, while MAPM required IDR 675,256, resulting in a cost reduction of IDR 28,956. These findings demonstrate that MAPM significantly enhances compressive strength while reducing material costs under non-ideal aggregate conditions.