Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Mesin Pengepress Ampas Tahu Elektrik Anam, M. Khoirul; Rhohman, Fatkur; Pamungkas, Danu
Jurnal Mesin Nusantara Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v4i1.16202

Abstract

Tempe bungkil atau tempe gembos adalah salah satu makanan tradisional khas kediri yang dibuat dari bahan baku ampas tahu. Ampas tahu harus diperas untuk mengurangi kadar air yang ada dalam ampas hingga tersisa 20% saja. Sisa air tersebut akan berguna untuk proses peragian tempe. Namun dalam proses pemerasan tersebut membutuhkan waktu lama, yaitu sekitar 10 jam. Selain itu, proses pemerasan juga menggunakan tenaga besar, antara lain : untuk mengangkat dan menurunkan ampas basah ke dan dari tempat pemerasan lalu mengangkat balok cor untuk menindih ampas yang akan di peras dan menurunkannya. Sehingga untuk memudahkan proses tersebut, dirancanglah alat bantu berupa mesin pengepress ampas tahu secara elektronik. Diharapkan rancangan tersebut bisa menjadi gambaran untuk mengembangkan alat pengepress dan mempermudah proses pengerjaan pemerasan ampas tahu.
Analisa Matematis Hasil Biogas Dari Sampah Sayuran Berdasarkan Perbedaan Jumlah Bahan nuryosuwito, nuryosuwito; Rhohman, Fatkur
Jurnal Mesin Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v4i2.17092

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi permasalahan yang perlu segera dicarikan solusinya. Salah satu jenis sampah yang mendominasi adalah sampah sayuran dalam rumah tangga. Dalam pengelolaan sampah sayuran rumah tangga, sebagian besar hanya dibuang saja. Hal tersebut bisa membuat polusi dalam jangka dekat. Walau dalam jangka Panjang ada keuntungan, yaitu bisa di jadikan pupuk organic. Salah satu solusi yang dilakukan adalah dilakukan proses fermentasi. Tujuannya untuk diperoleh biogas dari sampah-sampah tersebut. Proses fermentasi menggunakan sistem anaerob digester. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persamaan matematis yang dihasilkan dari proses fermentasi. Perhitungan menggunakan rumus interpolasi kuadratik dan operasi menggunakan Teknik operasi baris elementer. Variable bebas yang digunakan adalah jumlah sampah yang digunakan, yaitu 5 kg, 10 kg, dan 15 kg. Hasil dari proses fermentasi tersebut, diperoleh massa biogas berturut-turut 650 miligram, 825 miligram, dan 950 miligram. Setelah dilakukan perhitungan matematis, diperoleh persamaan perbandingan jumlah bahan baku terhadap biogas yang dihasilkan adalah (dalam satuan milligram).
Analisa Komposisi Bahan Penyusun Kertas Medium Fluting, Brown Kraft, dan Test Liner Anggoro, Andika Dwi; Rhohman, Fatkur
Jurnal Mesin Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v4i2.17291

Abstract

Kertas merupakan bahan tipis yang dibuat dari serat-serat nabati pendek yang diendapkan serta dikeringkan. Serat yang digunakan umumnya merupakan natural, serta memiliki selulosa serta hemiselulosa. Kertas dalam bahasa inggris diucapkan paper serta dalam bahasa belanda papier. Kertas merupakan benda lembaran yang dibuat dari bubur rumput, jerami, kayu dan sebagainya, yang bisa dirobek, digulung, dilipat, direkat, dicoret mempunyai sifat yang berbeda dari bahan bakunya. Bahan baku merupakan bahan utama pembuatan kertas. Bahan baku diubah hingga menjadi barang baru yang mempunyai wujud dan sifat berlainan dari bahan asalnya. Bahan pembantu merupakan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memperlancar pembuatan kertas. Bahan pelengkap merupakan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan kertas supaya mendapatkan hasil yang baik tanpa bahan pelengkap kertas yang dihasilkan banyak mengandung cacat dan tidak sempurna. Bahan baku yang dipakai dalam pembuatan kertas adalah waste paper atau kertas hasil daur ulang dari kertas bekas.
Desain Ulang Mesin Pemarut Kelapa Kapasitas 20 Kg/Jam di UMKM Omah Jenang Pare Kabupaten Kediri Nugroho, Adi; Rhohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i1.4958

Abstract

Mesin pemarut kelapa portable ini menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya kemudian diteruskan ke proses langsung ke pisau pemarut kelapa untuk memarut kelapa. Kelapa yang diparut akan jatuh ke bawah dan jatuh ke wadah yang disediakan.Mesin pemarut kelapa portabel ini dapat menghasilkan hasil yang lembut dan bagus dibandingkan dengan parutan manual atau manusia. Setelah dilakukan uji coba dengan mesin tersebut. hasilnya lebih efisien disbanding dengan pemarutan manual. Motor yang dipakai pada mesin pemarut kelapa portable yaitu menggunakan motor daya ¼ HP.
Optimalisasi Putaran Mesin Untuk Meningkatkan Kapasitas Mesin Pemarut Dan Pemeras Kelapa Di Umkm Omah Jenang Pare Kabupaten Kediri Julianto, Mackrop; Rhohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 2 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v8i2.5041

Abstract

Daging buah kelapa merupakan salah satu jenis bahan baku yang paling sering digunakan industri kecil catering makanan, dimana kelapa proses pengolahannya dilakukan dengan cara diparut. Untuk menghasilkan parutan bagus, kecepatan parutan manual yang dibutuhkan kurang lebih 3000 gerakan parut setiap jam, tapi jika daging buah kelapa yang diparut cukup jumlah banyak maka akan menimbulkan kelelahan jika dilakukan dengan cara manual. Yang menjadi perhatian penulis, terdapat UMKM makanan Omah Jenang. Pada UMKM tersebut menggunakan mesin pemeras santan pada proses produksinya yang tidak efisien. Tujuan penelitian ini adalah Menghitung rasio perbandingan pulley untuk meningkatkan kapasitas mesin pemarut dan pemeras kelapa dan mengetahui efektifitas mesin pemarut kelapa menggunakan diameter pulley 3:5 mm dan 3:6 mm. Metode penelitian yang digunakan diantaranya observasi, studi literatur, dan uji efektivitas mesin. Hasil dari penelitian di antaranya pulley berukuran 3 cm menghasilkan putaran mesin tertinggi (1200 rpm), diikuti oleh pulley 5 cm (980 rpm), dan pulley 7 cm (800 rpm). Peningkatan putaran mesin ini dapat dijelaskan melalui prinsip mekanika, di mana ukuran pulley yang lebih kecil menghasilkan rasio kecepatan yang lebih tinggi. Hal ini mengakibatkan peningkatan kecepatan putaran pada poros mesin. Kapasitas mesin pemarut sebesar 20kg/jam sedangkan kapasitas mesin pemeras santan sebesar 12liter/jam.
Desain Ulang Mesin Pemeras Santan Kelapa Kapasitas 20kg/Jam Di Umkm Omah Jenang Pare Kabupaten Kediri Septianto, Yoga; Rhohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 8 No. 3 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/q9yws093

Abstract

Santan adalah salah satu bahan utama dalam pembuatan masakan di Indonesia. Daging buah kelapa merupakan salah satu jenis bahan baku yang paling sering digunakan indutri kecil catering makanan, dimana kelapa proses pengolahannya dilakukan dengan cara diparut. Mesin pemeras kelapa adalah suatu alat yang digunakan untuk membantu atau mempermudah pekerjaan manusia dalam hal pemeras kelapa. Observasi dilakukan di UMKM Omah Jenang untuk mengidentifikasi permasalahan pada proses pemerasan santan. Hal ini mengakibatkan proses produksi menjadi lambat dan tidak efisien. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan desain ulang dari alat yang telah dipakai UKM. Penelitian ini merancang alat pemeras kelapa yang lebih efisien, menggunakan quick release clamp 28.6 mm berbahan paduan besi dan aluminium untuk mempermudah pembersihan, dan mesh stainless steel 304 dengan kerapatan 0,5 mm yang dipasang menggunakan rivet untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan. Hasil desain ulang menunjukkan bahwa mesin pemeras kelapa ini lebih efisien dibandingkan mesin sebelumnya, dengan kapasitas pemerasan 20 kg/jam. Proses perawatan mesin juga lebih mudah, menjadikan alat ini sangat efisien untuk pemerasan kelapa
Dinamic Simulation Solidworks pada Perancangan Mesin Brush Sander Uriansyah, Faridz Ashar; Rhohman, Fatkur
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v24i1.449

Abstract

This research aims to analyze the strength and response of the frame of the brush sunder machine to forces and loads. The research method involves using the SolidWorks application with an angle iron frame and ASTM 36 material. The research results include critical data such as stress, displacement, and safety factor. Applying forces and loads to the frame through the SolidWorks model allows for a thorough evaluation of the structural strength and its response. Stress data provides an overview of the maximum load, displacement identifies deformation, and the safety factor indicates the structural reliability level. This study is expected to contribute to a deeper understanding of the performance and safety of the brush sunder machine frame under various operational conditions.
Analisa Simulasi Kekuatan Rangka pada Mesin Brush Sander menggunakan Aplikasi Solidwork Fardana, Fendi; Rhohman, Fatkur
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v24i1.450

Abstract

This research aims to analyze the strength and response of the brush sunder machine frame to forces and loads. The research method utilizes the SolidWorks application with a frame made of angle iron and ASTM 36 material. The research results encompass critical data such as stress, displacement, and safety factors. The application of forces and loads on the frame through the SolidWorks model enables a thorough evaluation of the structural strength and its response. Stress data provides an overview of maximum loads, displacement identifies deformations, and safety factors indicate the level of structural reliability. The results show values of deformation at 1.09 mm, stress at 4.8 N/m, Strain at 4.2, and FOS at 1.87. These values are within safe limits. This research is expected to contribute to a better understanding of the performance and safety of the brush sunder machine frame under various operational conditions.
Desain dan Simulasi Poros Mesin Brush Sander dengan Tipe Dua Poros Brush Arifirnando, Lucky; Rhohman, Fatkur
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Mesin
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jrm.v24i1.451

Abstract

This research focuses on the design and simulation of a brush sander machine shaft with a two-shaft brush type. The machine shaft is a critical component in a brush sander machine, and efficient design is the key to improving machine performance and durability. Simulations were carried out to analyze the distribution of force, torque, von Mises stress, deformation and safety factors on the shaft. Ductile Iron is used as the shaft material with a yield strength of 5.51485e+008 N/m^2. The brush model 2 simulation results show a maximum Von Mizes Stress of 2.955e+002 N/m^2 and a minimum of .709e+000 N/m^2. Maximum displacement is .567e-008 mm and minimum is 0.000e+000 mm, with the highest value at the shaft end in red. Simulated maximum strain 1.151e-009 and minimum 5.726e-011. The maximum factor of safety (FOS) is 1.171e+008 and the minimum is 1.866e+006, indicating a safe model with criteria below 10. This research provides in-depth insight into the mechanical characteristics of the shaft, allowing designers to make design adjustments to improve the efficiency and reliability of brush sander machines with two brush shafts.
EFFECT OF ZIGZAG AND LINE PRINTING PATTERN ON TENSILE STRENGTH AND SURFACE ROUGHNESS OF FUSED DEPOSITION MODELING PRODUCT Sari, Ayu Perwita; Rhohman, Fatkur; Winata, Ayis Nuredi; Herlanto, Frendy Edo; Lubis, Abdul Munir Hidayat Syah; Anggono, Agus Dwi
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v25i1.3284

Abstract

This research aims to test the results of 3D printing using Polylactic acid (PLA) filament on surface roughness and tensile strength. Experiments were carried out by adjusting the differences in printing fill density for the pattern used. Filling density uses variations of 60%, 80%, and 100%. The tensile test is used to measure the tensile mechanical properties of polymers (σ). The roughness test is obtained to determine the average surface roughness (Ra), root mean square roughness (Rq), and ten-point height (Rz). The test specimen uses the ASTM D638 type 4 standard model and size. The nozzle diameter is 0.4 mm, the temperature is 220 °C, and the heat bed temperature is 60 °C. The mechanical properties test results of the printing pattern showed that the zigzag pattern had the highest yield strength, maximum load, and elongation values, namely 0.97 N/mm2, 52.99 N, and 9.43%. Meanwhile, in the line pattern, the highest yield strength, maximum load, and elongation values were 1.51 N/mm2, 62.72 N, and 3.54% and the highest yield of the two patterns was in the highest printing pattern, namely 100%. It was concluded that the larger the printing pattern, the wider the filament will be, as a, result the level of surface roughness will also be higher.
Co-Authors Abidin, Mohammad Zainul Adi Nugroho Agus Dwi Anggono AM Mufarrih Amrulloh, Dian Chafid Anam, Muchammad Khoyrul Anggoro, Andika Dwi ANSORI, RIKI DWI ANDRIAN Anwar, Ariful Arifirnando, Lucky Aris Wibowo Arisusilo, Nurwindu Budi Setiawan Dwi Setyawan Dwiyanto, Angga Septian Fardana, Fendi Fauzi, Ah Sulhan Hanggara, Yogariestya Hasan, Ahmad Fauzi Hasim, Bima Lukman Herlanto, Frendy Edo Hesti Istiqlaliyah Ilham, M. Muslimin Ilham, Muhammad Muslimin Indrayono, Faruq Roziqi INRIANTO, CHARIS MICHEL Irwan Setyowidodo, Irwan Julianto, Mackrop Kuni Nadliroh Lanang, Yonald Adzandy Lubis, Abdul Munir Hidayat Syah M. ABDUR ROJIB M. Dewi Manikta Puspitasari M. Khoirul Anam M. Muslimin Ilham Maulian Amroni, Asna Maulian Amroni Mohammad Muslimin Ilham Muslim, Muhammad Daris Nugroho, Ahmad Adi Nur Rokhim, Nur Nuryosuwito Nuryosuwito, Nuryosuwito Pamungkas, Danu Pramesti, Yasinta Sindy Prasetiyo, Teofani Bagus Prasetya, Irfan Yoga Prasinta, Hendra Tri Prayitno, Akaz Dwi Prayitno, Suhendro Prayogi, Septiyan Wahyu Predianto, Engga Purwinanto, Rolistian Willy Putra, Andreas Danang Erwin Syah Rahman, Reza Aulia Ramadan, Desta Tri Resty Wulanningrum Rina Firliana Rismawan, Enrile Bayu Risqi Tri Wahyuningkrat Rofiq, Aji Rizal Ainur Rolistian Willy Purwinanto Sabarudin Sabarudin Saputra, Didan Juni Sari, Ayu Perwita Septianto, Yoga Setiawan, Ahmad Candra Sodiq, Achmad Fajar Subandriyo, Susdi Susela, Aditya Susetyo, Nasyiruloh Dwi Tirtana, Belandy Wimala Uriansyah, Faridz Ashar Winata, Ayis Nuredi Yasinta Sindy yulianto, warandani