Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Pemakaian Hasil Pirolisis Plastik HDPE dengan Premium Terhadap Kerja Mesin Menggunakan ANSYS Lanang, Yonald Adzandy; Nuryosuwito; Rhohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 3 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i3.103

Abstract

Kondisi sampah plastik di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan dan mengancam kehidupan manusia. Perlu adanya alternatif daur ulang yang lebih menjanjikan. Salah satunya daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar. Pirolisis merupakan proses fraksinasi material oleh suhu. Produk pirolisis terdiri gas (H2O, dan CH4), tar, dan arang. Kebutuhan akan bahan bakar minyak semakin meningkat dan mengakibatkan semakin berkurangnya cadangan minyak bumi dunia di akhir tahun 2014. Motor bakar adalah Mesin yang me ngubah energi panas menjadi suatu energi mekanik. Dengan adanya energi panas sebagai suatu penghasil energi maka sudah sewajarnya mesin tersebut membutuhkan bahan bakar dan sistem pembakaran yang digunakan sebagai sumber energi panas. Berdasarkan teori tersebut tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pemakaian bahan bakar cair hasil dari proses pirolisis jenis plastik HDPE dengan premium terhadap kerja mesin. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian eksperimen dengan variabel bebasnya yaitu bahan bakar hasil pirolisis plastik HDPE dan premium. Analisa data penelitian ini menggunakan program Ansys. Berdasarkan hasil data yang diperoleh hasil konsumsi rata-rata sebesar 10 ml untuk hasil pirolisis plastik HDPE dan 15 ml untuk premium. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pemakaian bahan bakar jenis plastik HDPE lebih irit dibandingkan premium.
Pengaruh Perbedaan Ketebalan Semen Alumina 4 cm dan 5 cm Terhadap Kemampuan Menahan Panas Anwar, Ariful; Rhohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.195

Abstract

Refraktori adalah bahan anorganik non-logam yang sulit untuk meleleh pada temperatur tinggi. Material yang digunakan adalah material yang dapat mempertahankan sifat-sifatnya, yang berguna dalam kondisi temperatur tinggi dan kontak dengan bahan-bahan yang korosif. Salah satu bahan refraktori adalah semen alumina. Semen alumina berbentuk serbuk, berwarna abu-abu, tidak berbau, titik lebur 1440oC, Gravitasi spesifik 2,93 - 3,3, Tidak larut dalam air, Kerapatan 1120 g/dm3 pada 20 oC, merupakan jenis produk bangunan/kontruksi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pengaruh ketebalan semen alumina 4 cm dan 5 cm terhadap kemampuan menahan suhu panas. Manfaat yang bisa diperoleh, jika ternyata ketebalan 4 cm dan 5 cm tidak berpengaruh signifikan, maka ketebalan 4 cm cukup untuk digunakan sebagai tungku refraktori, mengingat biaya juga menjadi pertimbangan dalam membuat tungku. metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. analisa data menggunakan Uji-T, namun terlebih dahulu data harus dilakukan uji prasyarat, yaitu Uji normalitas dan Uji Homogenitas. Hasilnya diketahui bahwa keramik alumina dengan ketebalan 5 cm yang diuji coba menggunakan paparan panas api secara langsung mampu menahan panas lebih baik dari keramik dengan ketebalan 4 cm.
Investigasi Hasil Pirolisis Jenis Plastik Pet Menggunakan Katalis Zeolit dengan Metode ANSYS Fluent Putra, Andreas Danang Erwin Syah; Rhohman, Fatkur; Nuryosuwito, Nuryosuwito
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.215

Abstract

Penelitian ini dilatar.belakangi saat ini kebutuhan bahan.bakar semakinAmeningkat tetapi sumberAbahan bakar fosil semakin berkurang, maka perluAadanya suatu energi terbarukanAguna mengatasi kelangkaan bahanAbakarAfosil dan semakin banyaknya.penggunaan sampah plastik. Salah satu cara alternatif penanganan sampah plastik adalah mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Metode yang digunakan adalah Ansys sebuah program untuk melakukan perhitungan konstruksi dan fluida menggunakan metode elemen hingga atau finite, element analysis (FEA). Dengan hadirnya program ANSYS yang mempunyai kemampuan lebih luas membuka wawasan baru bagi peneliti untuk menyelesaikan permasalahan lebih cepat. Tampilan prototipe nya juga bisaAditampilkan pada layar komputer, sehingga orang yang.awam di bidang teknikpun dapat mengetahui.dengan mudah. Hal inilah yang mendasari penggunaan program komputer ANSYS yang berbasis metode.elemen hingga untuk melakukan kajian penelitian.
IMPLEMENTASI GRAPH COLOURING PADA PEWARNAAN WILAYAH KELURAHAN DI KOTA KEDIRI Rhohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.401

Abstract

Teori Graf merupakan salah satu dari sekian banyak bidang ilmu matematika yang tergolong rumit, namun penerapannya dalam kehidupan sehari – hari sudah cukup banyak. Teori pewarnaan graf merupakan salah satu pokok bahasan dalam graf yang cukup menarik untuk dipelajari dan dicoba untuk diterapkan dalam berbagai masalah. salah satunya Pada peta Kota Kediri, batas wilayah antara kelurahan satu dengan kelurahan yang lain terlihat kurang jelas karena semua wilayah memiliki warna yang sama. Untuk menyelesaikan masalah pemberian warna yang berbeda – beda untuk setiap wilayah yang bertetangga, dengan menggunakan banyak warna minimal dapat menggunakan pewarnaan graf. Pewarnaan graf yang akan digunakan dalam menentukan warna pada peta Kota Kediri ini adalah Welch-Powel. Dari penerapan pewarnaan graph terhadap peta kota kediri di atas, dapat digambarkan langkah – langkah dari penerapan algoritma welch – powell. Dari langkah – langkah yang telah dilakukan, diperolah hasil bahwa hanya dibutuhkan 4 warna untuk menunjukkan batas wilayah secara jelas antara wilayah kelurahan yang ada.
APLIKASI PENENTUAN RUTE OPTIMAL DELIVERY MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA Maulian Amroni, Asna Maulian Amroni; Rhohman, Fatkur; Wulanningrum, Resty
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 1 No. 1 (2017): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-I Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v1i1.406

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil pengamatan pada salah satu rumah makan di Kediri yang mempunyai jasa Delivery yang masih menggunakan pengetahuan pengantar untuk menentukan jalur delivery. Sehingga dalam delivery ini kurang efektif dan efesien. Akibatnya delivery membutuhkan waktu yang lama dan boros biaya .Untuk mengatasi masalah yang terjadi diatas, maka dalam hal ini masalah yang dapat dirumuskan adalah bagaimana merancang sistem optimasi jalur delivery di kecamatan Kota, kota Kediri menggunakan metode Algoritma Dijkstra. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini untuk menerapkan Metode Algoritma Dijkstra dalam sistem penentuan rute optimal dalam delivery untuk mebantu memberikan informasi mengenai pemilihan jalur terpendek. Aplikasi pencarian rute ini menggunakan algoritma dijkstra sebagai penghitung jarak terpendek. Algoritma dijkstra merupakan algoritma untuk menentukan jarak terpendek antar vertex dengan graf berbobot. Sehingga algoritma ini cocok untuk diimplementasikan dalam mencari rute optimal untuk delivery. Hasil dari algoritma dijkstra yaitu dapat membantu memberikan rute terpendek dari node - node yang dituju. Sehingga pelaksanaan delivery dapat menjadi lebih efesien karena jarak yang ditempuh menjadi lebih pendek serta dapat menghemat waktu dan bahan bakar.
Pengaruh Variasi Arus dan Bentuk Kampuh Pada Pengelasan Smaw Terhadap Kekuatan Tarik Sambungan Las Baja Paduan Rendah Indrayono, Faruq Roziqi; Rhohman, Fatkur; Ilham, Mohammad Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v2i1.486

Abstract

Teknologi pengelasan memegang peranan penting dalam proses penyambungan, dan hal ini tidak terlepas dari jenis sambungan dan arus listrik yang berperan penting dalam proses penyambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk sambungan dan variasi arus pengelasan SMAW terhadap kekuatan tarik sambungan kampuh u,v dan x pada baja paduan rendah. Metode dalam penelitian ini menggunakan pengolahan data hasil analisis varians (ANAVA). Dari hasil penelitian pengujian pada arus 80, 100 dan 130 ampere dengan menggunakan kampuh v menghasilkan nilai kekuatan tarik 33,3 kgf/m, pada kampuh u menghasilkan nilai kekuatan tarik 34,5 kgf/m, dan pada kampuh x menghasilkan nilai kekuatan tarik 36,41 kgf/m. Dari hal ini dapat diketahui bahwa sambungan kampuh x lebih kuat dari sambungan kampuh v dan u. Hasil uji ANAVA untuk faktor (A) ada pengaruh kampuh terhadap kekuatan tarik. Untuk faktor (B) tidak ada pengaruh arus pengelasan terhadap kekuatan tarik.
Analisa Perbandingan Variasi Gear Pada Sepeda Motor GL 200 Terhadap Kecepatan Tirtana, Belandy Wimala; Rhohman, Fatkur; Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v2i1.487

Abstract

Ragam cara yang bisa dilakukan demi untuk mendongkrak performa mesin mulai dari oprek mesin (bore up maupun stroke up), kelistrikan sampai mekanik. Perbedaan daya maupun torsi atau performa mesin secara signifikan pada penggantian variasi final drive dengan rasio tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh variasi gear ratio dan putaran mesin terhadap torsi pada Sepeda Motor GL200 (2) variasi gear ratio dan putaran mesin terhadap daya pada Sepeda Motor GL200 dan (3) Gear ratio yang mampu menghasilkan kecepatan (km/jam) tertinggi. Desain penelitian menggunakan eksperimen dengan analisa Data menggunakan analisis varian (Anova) dan bantuan software miniTAB17. Hasil penelitian menunjukkan torsi tertinggi pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin 7000 rpm sebesar 1,46 kgf.m. hasil pengujian yang mampu menghasilkan daya tertinggi pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin 8000 rpm sebesar 15,7615 Hp.Gear ratio yang mampu menghasilkan kecepatan tertinggi ada pada gear ratio 14/38 dengan putaran mesin konstan 8000 rpm sebesar 133.3 km/jam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan rasio gear dan putaran mesin berpengaruh secara signifikan terhadap torsi dan daya dengan hasil P-value< 0.05 serta gear ratio 14/38 mampu menghasilkkan kecepatan yang maksimal.
Pengaruh Posisi Trigger Magnet Terhadap Daya Dan Torsi Pada Sepeda Motor Subandriyo, Susdi; Rhohman, Fatkur; Istiqlaliyah, Hesti
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v2i1.489

Abstract

Dalam dunia otomotif untuk meningkatkan perfoma mesin bisa didapatkan dengan memaksimalkan proses pembakaran yang terjadi di ruang bakar. Hal ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan kinerja dari sistem pengapian dan modifikasi trigger magnet guna untuk meperbesar daya dan torsi yang dihasilkan mesin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan trigger magnet terhadap daya dan torsi, perubahan trigger magnet yang diberikan adalah 100, 9,50 dan 90 . Data hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan ANOVA dengan uji Normalitas, Identik, Independen dan Main Effect Plot. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh perubahan trigger magnet mundur 90 menghasilkan daya paling tinggi 6.205 Hp, trigger magnet mundur 9,50 menghasilkan daya paling tinggi 6.699 Hp, dan trigger magnet standar 100 menghasilkan daya paling tinggi 6.435 Hp, sedangkan ada pengaruh perubahan trigger magnet mundur 90 menghasilkan torsi paling tinggi 0.61 KG*m, trigger magnet mundur 9,50 menghasilkan torsi paling tinggi 0.66 KG*m, dan trigger magnet standar 100 menghasilkan torsi paling tinggi 0.64 KG*m.
Holding Time Karburasi Media Arang Tempurung Kelapa Sawit Terhadap Kekerasan Dan Kedalaman Difusi Baja St41 Wibowo, Aris; Rhohman, Fatkur; Mufarrih, Am.
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v2i1.491

Abstract

Pengerasan permukaan dibutuhkan sebagai bahan komponen komponen mesin yang mengalami kelelahan yang disebabkan keausan permukaan akibat beban yang bekerja bolak-balik. mengalami beban kerja berat, karena membutuhkan kekerasan dipermukaan tetapi didalam inti baja tetap ulet. Baja karbon rendah termasuk salah satu jenis baja yang banyak digunakan oleh industri yang memproduksi komponen-komponen mesin seperti: roda gigi, batang piston, poros, mur, baut, rangka kendaraan, ring piston dan lain-lain. Karakteristik baja karbon rendah adalah mempunyai ketangguhan dan keuletan yang tinggi, mudah dibentuk tetapi kekerasannya rendah dan sulit untuk dikeraskan. Proses pelapisan logam dengan carburizing pada baja karbon rendah bertujuan untuk menambah kandungan karbon agar bisa ditingkatkan kekerasannya. Pack carburizing adalah salah satu metode yang digunakan untuk menambah kandungan karbon didalam baja dengan menggunakan media padat. Sumber media karbon sendiri bisa didapatkan dari limbah alam yang banyak tersedia disekitar kita, seperti tempurung kelapa, tempurung kelapa sawit, dan kayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Perbedaan perubahan kekerasan dan kedalaman difusi bahan baja st 41 setelah diberikan perlakuan panas degngan media donor arang tempurung kelapa sawit, dengan variasi Holding Time dengan 30, 45 dan 60 menit lama karburasi. (2) Menentukan hasil terbaik pengaruh media donor arang tempurung kelapa sawit pada proses perlakuan panas (heat treatment) menggunakan temperature 900˚C untuk mengetahui peningkatan kekerasan dan kedalaman difusi optimum baja St 41.
Analisa Perbandingan Mesin Pengayak Ampas Tahu Sistem Pengayak Berputar dan Sistem Pisau Berputar Kapasitas 25 kg Rofiq, Aji Rizal Ainur; RHOHMAN, FATKUR
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1110

Abstract

Didukung dalam perkembangan zaman industri revolusi 4.0 menuntut kita untuk selalu berinovasi menciptakan sesuatu yang baru. Salah satu usaha yang menerapkan tenaga mesin dan manusia adalah usaha pembuatan tempe bungkil yang berada di desa Padangan di Kabupaten Kediri yang dikelola oleh Ibu Juminar. Proses pengayakan yang dilakukan oleh usaha industri ini masih menggunkan mesin tradisional yang itu dengan cara menggunakan kayu untuk mengayak ampas tahu. Melihat hal itu akhirnya dibuatlah alat mesin pengayakan ampas tahu menggunakan sistem pengayak berputar dan sistem pisau berputar. Tujuan analisis ini untuk melihat bagaimana tingkat efisiensi dan karakteristik hasil ayakan ampas tahu menggunakan sistem pengayak berputar dan sistem pisau berputar. Lokasi penelitian ini dilakukan di tempat usaha pembuatan tempe bungkil milik Ibu Juminar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil dari wawancara dan observasi adalah tingkat efisiensi dicapai ketika menggunakan mesin pisau berputar dengan kapasitas 25kg menghasilkan output 23kg dengan waktu 5 menit, sedangkan karakteristik hasil ayakan saat menggunakan pisau berputar masih cenderung kasar dan jika menggunakan sistem pengayak berputar hasil ayakan bagus atau sudah halus.
Co-Authors Abidin, Mohammad Zainul Adi Nugroho Agus Dwi Anggono AM Mufarrih Amrulloh, Dian Chafid Anam, Muchammad Khoyrul Anggoro, Andika Dwi ANSORI, RIKI DWI ANDRIAN Anwar, Ariful Arifirnando, Lucky Aris Wibowo Arisusilo, Nurwindu Budi Setiawan Dwi Setyawan Dwiyanto, Angga Septian Fardana, Fendi Fauzi, Ah Sulhan Hanggara, Yogariestya Hasan, Ahmad Fauzi Hasim, Bima Lukman Herlanto, Frendy Edo Hesti Istiqlaliyah Ilham, M. Muslimin Ilham, Muhammad Muslimin Indrayono, Faruq Roziqi INRIANTO, CHARIS MICHEL Irwan Setyowidodo, Irwan Julianto, Mackrop Kuni Nadliroh Lanang, Yonald Adzandy Lubis, Abdul Munir Hidayat Syah M. ABDUR ROJIB M. Dewi Manikta Puspitasari M. Khoirul Anam M. Muslimin Ilham Maulian Amroni, Asna Maulian Amroni Mohammad Muslimin Ilham Muslim, Muhammad Daris Nugroho, Ahmad Adi Nur Rokhim, Nur Nuryosuwito Nuryosuwito, Nuryosuwito Pamungkas, Danu Pramesti, Yasinta Sindy Prasetiyo, Teofani Bagus Prasetya, Irfan Yoga Prasinta, Hendra Tri Prayitno, Akaz Dwi Prayitno, Suhendro Prayogi, Septiyan Wahyu Predianto, Engga Purwinanto, Rolistian Willy Putra, Andreas Danang Erwin Syah Rahman, Reza Aulia Ramadan, Desta Tri Resty Wulanningrum Rina Firliana Rismawan, Enrile Bayu Risqi Tri Wahyuningkrat Rofiq, Aji Rizal Ainur Rolistian Willy Purwinanto Sabarudin Sabarudin Saputra, Didan Juni Sari, Ayu Perwita Septianto, Yoga Setiawan, Ahmad Candra Sodiq, Achmad Fajar Subandriyo, Susdi Susela, Aditya Susetyo, Nasyiruloh Dwi Tirtana, Belandy Wimala Uriansyah, Faridz Ashar Winata, Ayis Nuredi Yasinta Sindy yulianto, warandani