Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Faktor Risiko Dan Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner Untuk Masyarakat Rentan Di Posyandu Lansia Kelurahan Mangliawan Kabupaten Malang Leny Candra Kurniawan; Ikhwan Abdullah; Widia Shofa Ilmiah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 : Juli (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The causes of death number one in the world is Coronary Heart Disease (CHD), including in Indonesia. WHO data indicates that 17 million people die each year from cardiovascular diseases, with CHD being the largest contributor. The prevalence of heart disease in Indonesia reaches 0.85% of the total population and causes approximately 651,481 deaths annually in Indonesia. Many elderly individuals lack adequate knowledge about CHD and its risk factors. The Mangliawan village in Malang Regency has a relatively high population of elderly residents. The aim of this activity is to provide education on risk factors and early detection of CHD to vulnerable communities at the elderly health posts. The implementation method included preparation stages with a pre-test, conduction stages involving education delivery, and evaluation stages with a post-test. Instruments include a questionnaire, leaflets, posters, blood pressure monitors, blood glucose and cholesterol checks, and weight scales. The results of this activity showed that there was an increase in knowledge with an average score above 85% of participants. The conclusion of the activity indicates that there are success in the implementation of this education, evidenced by the increase in knowledge levels between the pre-test and post-test.
Asuhan Akupunktur Kasus Spondilosis Servikal di Praktik Mandiri QGM Jakarta Utara Muliady Muliady; Puspo Wardoyo; Chantika Mahadini; Ikhwan Abdullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12594

Abstract

Spondilosis servikal merupakan kondisi degeneratif pada tulang belakang bagian leher yang umumnya berkembang seiring pertambahan usia, tetapi juga dapat terjadi pada individu usia produktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan akupunktur pada pasien spondilosis servikal di Praktik Mandiri QGM Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui empat metode pemeriksaan tradisional Pengobatan Tiongkok, yaitu pengamatan atau inspeksi (Wang), pendengaran dan penciuman (Wen), wawancara atau anamnesis (Wen), serta perabaan atau palpasi (Qie). Partisipan adalah seorang laki-laki berusia 36 tahun yang mengalami kaku leher, kaku tulang punggung, perut terasa keras, kembung, dan gangguan tidur. Intervensi akupunktur diberikan dalam enam sesi terapi dengan pemilihan titik berdasarkan hasil diagnosis penyakit dan sindrom. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Sindrom Defisiensi Hati-Ginjal, Defisiensi Limpa-Ginjal Yang, serta Dahak-Lembap. Setelah enam sesi terapi, terjadi perbaikan kondisi yang ditandai dengan berkurangnya kekakuan leher dan tulang punggung, perut tidak lagi terasa keras, keluhan kembung menghilang, kualitas tidur membaik, ekspresi wajah tampak lebih segar, bau mulut berkurang, serta konsistensi feses menjadi lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa asuhan akupunktur yang disusun berdasarkan identifikasi pola sindrom berpotensi membantu mengurangi keluhan spondilosis servikal dan memperbaiki kondisi penyerta. Meskipun demikian, hasil studi kasus ini bersifat terbatas sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah partisipan lebih besar dan desain yang lebih kuat untuk menilai efektivitas terapi secara lebih objektif, serta mendukung penyusunan protokol klinis akupunktur yang terstandar, aman, efektif, dan berkelanjutan.