Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Industrial Engineering Innovation

Analisis Pengendalian Kualitas Paving Block Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) Erniyani, Erniyani; Raodah, Raodah
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.66

Abstract

Perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif menjadikan perusahaan untuk berinovatif serta memperhatikan kualitas produk yang diproduksi. CV. ABS merupakan perusahaan yang memproduksi bahan pelengkap kontruksi dalam sebuah pembuatan bangunan. Penelitian bertujuan untuk mengurangi tingkat kerusakan paving block menggunakan metode Statistical Quality Control yang menghasilkan nilai Central Line (CL) = 0,313, Upper Control Limit (UCL) = 0,409, dan Lower Control Limit (LCL) = 0,217. Hasil data grafik P-Chart menunjukkan bahwa terdapat rata-rata ketidaksesuaian atau dinyatakan dalam keadaan tidak terkendali pada empat titik dibawah dari LCL (0,217) yaitu pada hari kedua (0,13), ketujuh (0,18), kesembilan (0,43), dan kesebelas (0,50). Salah satu faktor penyebab produk cacat yaitu kurangnya pengalaman yang dimiliki pekerja, penggunaan material dengan kualitas rendah, metode pencampuran bahan tidak sesuai standar dan alat cetak yang digunakan dalam kondisi tua.
Aplikasi Metode DMAIC untuk Meminimasi Cacat Produk Kantong Semen Jenis Kraft Raodah, Raodah
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.110

Abstract

Semen merupakan salah satu bagian penting dari material konstruksi. Proses pembuatan semen terdiri dari bahan baku batu kapur dan tanah liat serta bahan penunjang lainnya. Kantong semen merupakan kemasan yang digunakan oleh Perusahaan semen untuk melakukan packing produk akhir. Pada proses produksi kemasan, sering terjadi cacat pada kemasan sehingga menyebabkan kerugian pada Perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi tingkat cacat produk kantong semen menggunakan metode Define, Measure, Analysis, Improve, Control (DMAIC). Hasil penelitian diperoleh bahwa pada proses produksi kantong semen kraft terdapat tiga jenis penyebab defect yang menjadi Critical to Quality (CTQ), antara lain pengeleman tidak sempurna, lipatan mulut tidak sejajar dan kantong robek. Berdasarkan diagram pareto diketahui penyebab defect paling dominan dan dari hasil perhitungan nilai Sigma, diperoleh rata-rata Tingkat Sigma sebesar 4,35 dengan DPMO sebesar 2.263 unit. Dengan menggunakan Cause and Effect diagram dapat ditemukan faktor-faktor penyebab defect kantong semen dan memberikan usulan tindakan perbaikan agar dapat mengurangi kegagalan produk kantong semen, meningkatkan mutu kantong semen dan diharapkan dapat mencapai zero defect.
Penentuan Peramalan Permintaan dengan Metode Peramalan Single Exponential Smoothing pada Industri Percetakan Raodah, Raodah; Erniyani, Erniyani; Ramdhani, Irin
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 3 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v3i01.225

Abstract

Peramalan permintaan merupakan aspek penting dalam pengelolaan usaha, terutama dalam usaha mikro dan menengah seperti Fotocopy dan Percetakan XYZ yang berlokasi di Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode peramalan time series menggunakan pendekatan Single Exponential Smoothing (SES) dalam meramalkan permintaan jasa percetakan. Data yang digunakan adalah data historis permintaan bulanan selama tahun 2024. Metode yang diterapkan menghasilkan dua nilai smoothing parameter, yaitu α = 0,1 dan α = 0,05, yang masing-masing memberikan hasil peramalan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SES dengan α = 0,1 menghasilkan prediksi yang lebih akurat dengan nilai MAPE sebesar 63,855%, meskipun nilai MAD dan MSE sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan α = 0,05. Prediksi permintaan untuk periode berikutnya adalah sebesar 26.903,33 unit dengan α = 0,1 dan 20.700,28 unit dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pemilik usaha Fotocopy dan Percetakan XYZ dalam merencanakan persediaan dan pengambilan keputusan strategis, serta meningkatkan efisiensi operasional usaha.
Identifikasi Risiko Kecelakaan Kerja Penggilingan Daging Menggunakan Metode HIRARC Erniyani, Erniyani; Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 3 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v3i01.248

Abstract

Industri pengolahan makanan, khususnya penggilingan daging, merupakan sektor yang sangat bergantung pada peralatan mekanis dan keterampilan tenaga kerja manusia. Proses penggilingan daging melibatkan penggunaan mesin pemotong, penggiling, dan peralatan bantu lainnya yang memiliki risiko tinggi jika tidak dioperasikan dengan benar. Kurangnya perhatian terhadap keselamatan kerja dalam aktivitas ini sering menjadi penyebab utama kecelakaan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko kecelakaan kerja pada industri penggilingan daging menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Industri ini memiliki potensi bahaya tinggi akibat penggunaan mesin mekanis dan lingkungan kerja yang lembap serta licin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil identifikasi menunjukkan berbagai potensi risiko, seperti tersengat listrik, tangan tersangkut mesin, luka sayat, hingga gangguan pendengaran dan iritasi akibat bahan kimia. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan matriks kombinasi antara tingkat kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Risiko tertinggi terdapat pada aktivitas memasukkan daging ke mesin. Pengendalian risiko meliputi pemasangan pelindung mesin, pelatihan SOP, penggunaan alat pelindung diri, serta peningkatan pengawasan dan kebersihan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan keselamatan kerja pada industri kecil dan menengah, serta menjadi referensi dalam penyusunan SOP dan program pelatihan K3 yang lebih efektif.