Claim Missing Document
Check
Articles

MENGURANGI RISIKO UE MSDS YANG DISEBABKAN OLEH AWKWARD POSTURE DI OPERATOR INSTALASI PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE OCRA INDEX Hudiantoko, M Nusem; Anugraha, Rino Andias; Nugroho, Yusuf
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 2 No 03 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v2i03.64

Abstract

Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia. Kesehatan yang baik dapat meningkatkan produktivitas pekerja dengan meningkatkan kapasitas fisik mereka, seperti kekuatan dan daya tahan, serta kapasitas mental mereka, seperti fungsi kognitif dan kemampuan penalaran. Seperti di logistic Division, diketahui bahwa 16% dari total penyakit yang dialami pegawainya disebabkan oleh saraf dan otot. Dengan menelusuri berdasarkan setiap deprtemen yang ada di divisi ini, pegawai yang paling banyak sakit adalah pada Installation Department yang memberikan kontribusi 60%, itu berarti bahwa dari 16% penyakit yang disebabkan oleh saraf dan otot 60% operator yang terinfeksi bekerja dalam Installation Department. Pekerjaan dalam Departemen Instalasi terdapat ada lima line yang memiliki tanggung jawab untuk menginstal mobil tersedia atau diberikan. Dari lima line, yang paling banyak pegawainya sakit adalah pada line 2 yang berkontribusi 25%. Setelah itu, di identifikasi dan hasilnya jenis pekerjaan yang pekerjanya paling banyak sakit adalah pada Pos 2D yang bertanggung jawab untuk menginstal wooden LH dan routing. Setelah itu, kondisi exisitng di nilai dengan menggunakan metode OCRA Indeks yang mengevaluasi empat faktor risiko utama secara kolektif berdasarkan durasi kerja, repetitiveness, kekuatan, postur canggung dan gerakan, dan kurangnya periode pemulihan yang tepat. Kemudian, dari hasil yang diperoleh dari penilaian akan digunakan sebagai parameter untuk memberikan perbaikan yang dalam hal metode perbaikan kerja. Dengan meningkatkan dan mengatur waktu kerja, gap yang telah di kategorikan dalam OCRA Indeks telah diperbaiki. Dengan kata lain Indeks ocra pada kondisi perbaikan lebih rendah dari yang sudah ada. Artinya, proses perbaikan berhasil menurunkan risiko penyakit dari 2,449 ke 1,836 dengan proses perbaikan yang berfokus terhadap empat faktor tersebut.
PERANCANGAN SISTEM OTOMASI PROSES CHAMFER PART STOPPER VALVE PADA MESIN BENCH LATHE SD-32A DI PT DHARMA PRECISION PARTS Mohamad Ilham Fauzan; Haris Rachmat; Rino Andias Anugraha
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 3 No 01 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Januari 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v3i01.36

Abstract

Seiring perkembangan teknologi yang sangat pesat mendorong perusahaan manufaktur untuk dapat menerapkan teknologi ke dalam proses produksinya, salah satu teknologi tersebut yaitu otomasi. Penggunaan teknologi otomasi di sebuah perusahaan terutama perusahaan manufaktur dapat meningkatkan produktivitas. PT Dharma Precision Parts merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang permesinan dan memproduksi ribuan unit part yang terdiri atas berbagai macam setiap harinya. Salah satu produknya yaitu stopper valve. Permasalahan yang muncul dalam produksi stopper valve, yaitu proses pengerjaannya yang masih semiotomatis, yakni masih tingginya tingkat keterlibatan operator dalam proses produksi dan juga ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi target produksi. Perancangan sistem otomasi menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai pengendali utama dalam proses dan teknologi pneumatik sebagai penggerak dilakukan agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dan dapat diterapkan pada proses chamfering part stopper valve. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, perancangan sistem otomatisasi proses chamfering stopper valve pada mesin Bench Lathe SD-32A pada PT Dharma Precision Parts telah selesai dilakukan dan waktu proses baru untuk proses chamfer yaitu sekitar 5 detik/part. Dengan menggunakan sistem otomasi pada proses produksi part stopper valve ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan dapat mengurangi penggunaan tenaga kerja sehingga dapat memberikan dampak positif kepada perusahaan.
USULAN PERANCANGAN MATERIAL HANDLING YANG ERGONOMIS BAGI OPERATOR LOADING SAYURAN BUNCIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RASIONAL (STUDI KASUS DI PT. ABO FARM CIWIDEY) Mohammad Fadli Setiawan; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyoyekti; Ni Made Yunita Sari Dewi
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v1i01.5

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) atau gangguan otot rangka merupakan kerusakan pada otot, saraf, tendon, ligamen, persendian, kartilago, dan discus invertebralis. Penyebab utama terjadinya MSDs adalah postur tubuh yang salah. Postur tubuh adalah posisi bagian dari tubuh yang berhubungan dengan bagian tubuh lain yang dihubungkan oleh sudut sambungan. PT ABO FARM merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pertanian dimana memfokuskan bisnisnya pada ekspor sayuran khususnya sayuran buncis yang berada pada kawasan desa Nengkelan, kecamatan Ciwidey, kabupaten Bandung. Salah satu kegiatan pada PT ABO FARM yaitu kegiatan loading sayuran buncis dipengumpul dengan menggunakan karung. Karung yang diangkat memiliki dimensi 96 x 43 x 36 cm dengan kapasistas sebesar 55 kg, padahal batas kapasitas yang direkomendasikan oleh NIOSH adalah sebesar 23 kg. Berdasarkan hasil penelitian postur kerja operator yang sedang melakukan handling material dengan menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment) diperoleh skor assessment sebesar 12. Nilai ini mengindikasikan bahwa postur kerja berada dalam posisi yang berbahaya sehingga diperlukan perbaikan saat ini juga. Maka dari itu, untuk melakukan perbaikan postur kerja maka pertama kali perlu dilakukan perbaikan pada material handling eksisting. Metode rasional merupakan suatu metode pendekatan yang sistematis. Metode ini banyak digunakan pada tahapan perancangan sebab memiliki tahapan yang jelas, sehingga dapat memberikan hasil rancangan dan produk akhir yang berkualitas. Setelah dilakukan design perancangan material handling, maka diperoleh skor pengangkatan sayuran buncis sebesar 2, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa produktivitas penggunaan material handling usulan meningkat sebesar 83 persen.
PERANCANGAN E-LEARNING SOLIDWORKS MOLDING SEBAGAI ALAT BANTU AJAR YANG EFEKTIF DI TELKOM UNIVERSITY DENGAN MODEL ADDIE Alam Fathurochman; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 2 No 01 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Januari 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keprofesian PDE (Product Design and Ergonomic) Universitas Telkom merupakan keprofesian yang memiliki konsentrasi keahlian pada desain produk. Dalam hal untuk menunjang konsentrasi keahlian tersebut, kompetensi yang menjadi fokus utama keprofesian ini adalah kompetensi menggunakan software SolidWorks yang merupakan perangkat lunak untuk digunakan dalam merancang desain produk. Namun, dalam kondisi eksisting anggota keprofesian memiliki keterbatasan dalam memenuhi kompetensi penguasaan software SolidWorks sehingga membutuhkan media pembelajaran yang efektif dan efisien. Media pembelajaran yang memiliki tingkat keefektifan dan efisiensi saat ini berupa e-learning. Pada saat ini kebutuhan akan produk berbahan material plastik semakin meningkat dari tahun ke tahun. Penguasaan terhadap modul molding menjadi kebutuhan dalam memenuhi kompetensi software desain produk. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode desain instruksional ADDIE. Diawali dengan tahap analisis untuk analisis kebutuhan metode pembelajaran, analisis hardware dan software, serta analisis kebutuhan user yang merupakan mahasiswa Keprofesian PDE Universitas Telkom. Selanjutnya tahap desain e-learning dengan mengacu pada manual book SolidWorks Mold Tools, CSWPA-Mold Tools dan storyboard. Tahap terakhir pada penelitian ini adalah development yaitu perancangan teknis aplikasi dengan menggunakan software Adobe Flash. Pada fase akhir penelitian dilakukan evaluation dengan menguji aplikasi e-learning kepada mahasiswa dengan menggunakan metode pilot test dan user acceptance test. Hasil evaluasi menunjukkan kenaikn nilai tes mahasiswa. Hasil dari aplikasi menunjukkan rata-rata nilai mahasiswa meningkat sebanyak 67% dibandingkan tanpa menggunakan e-learning. Hasil akhir penelitian ini berupa aplikasi e-learning SOLIDLEARN modul Mold Tools berbasis Adobe Flash. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah terciptanya alat bantu ajar yang memiliki pengaruh terhadap peningkatan pemahaman modul Mold Tools oleh pengguna aplikasi e-learning SOLIDLEARN.
PERANCANGAN USER REQUIREMENTS SPECIFICATION (URS) SISTEM OTOMASI UNTUK PROSES CHAMFER STOPPER VALVE PADA MESIN BENCH LATHE SD-32A DI PT DHARMA PRECISION PARTS Amalia Syafitri; Rino Andias Anugraha; Haris Rachmat
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 2 No 04 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Oktober 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v2i04.53

Abstract

PT Dharma Precision Parts merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen yang terbuat dari logam melalui proses pemesinan, salah satu produknya adalah stopper valve. Karena meningkatnya persaingan dan permintaan, perusahaan harus mampu mengurangi waktu proses untuk memenuhi permintaan. Waktu proses pada sistem awal yaitu sekitar 9.92 detik/part. Perusahaan melakukan modifikasi mesin Bench Lathe SD-32A untuk mengurangi waktu proses dengan menerapkan teknologi otomasi. Menerapkan teknologi otomatisasi dalam perusahaan akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti mengurangi waktu proses, meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk. Penerapan sistem otomasi membutuhkan perencanaan yang baik dan pertimbangan untuk mendapatkan sistem baru sesuai dengan fungsi yang diharapkan dan untuk mencegah terjadinya perancangan ulang pada sistem. Penelitian ini fokus pada perancangan User Requirement Specification (URS) yang terdiri dari kumpulan informasi kebutuhan untuk perancangan sistem otomasi pada industri manufaktur. Perancangan URS terdiri dari process description, deskripsi aliran listrik pada setiap peralatan yang saling terhubung, dan control philosophy. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perancangan URS untuk stopper valve chamfering proses berhasil diimplementasikan dengan mendapatkan waktu proses baru yaitu sekitar 5 detik/part. Hasil dari penelitian ini adalah penjelasan mengenai deskripsi proses, electrical diagram, dan control philosophy.
PERANCANGAN MATERIAL HANDLING EQUIPMENT PADA PROSES PENGGILINGAN KE OKSIDASI ENZIMATIS BUBUK TEH MENGGUNAKAN METODE PERANCANGAN PRODUK RASIONAL PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII RANCABALI Imelia Rizki Lestari; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 3 No 03 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2016
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v3i03.17

Abstract

PT Perkebunan Nusantara VIII Rancabali merupakan salah satu perusahaan pengolahan teh hitam ortodoks di Indonesia yang menghasilkan dua belas jenis teh hitam untuk dijual di dalam negeri maupun diekspor ke beberapa negara. Kualitas teh yang dihasilkan oleh perusahaan ini tentunya akan mempengaruhi harga teh yang akan dijual. Dalam proses pengolahan teh hitam ortodoks, proses oksidasi enzimatis merupakan proses yang paling menentukan kualitas bubuk teh yang akan dihasilkan nantinya, sehingga dibutuhkan pengawasan ketat terhadap ketentuan teknis proses tersebut. Proses oksidasi enzimatis pada PT Perkebunan Nusantara VIII Rancabali mulai terjadi saat bubuk teh digiling pada proses penggilingan dan akan berhenti saat bubuk teh dikeringkan pada proses pengeringan. Pada proses penggilingan ke oksidasi enzimatis ditemukan pelaksanaan ketentuan teknis proses oksidasi enzimatis bubuk teh yang tidak sesuai. Dengan menggunakan metode perancangan produk rasional oleh Nigel Cross diharapkan dapat memperbaiki sistem material handling existing menjadi continue dan sesuai dengan ketentuan teknis proses tersebut, sehingga dapat memaksimalkan kualitas bubuk teh yang akan dihasilkan. Perumusan rekomendasi disusun berdasarkan pengolahan data, analisis data, dan diskusi dengan pihak perusahaan yang bertujuan untuk memaksimalkan proses oksidasi enzimatis. Rekomendasi yang diberikan adalah desain perancangan material handling equipment dengan jenis industrial truck khususnya four-wheel hand truck yang disesuaikan dengan ketentuan dalam proses oksidasi enzimatis.
USULAN PERANCANGAN METODE PEMINDAHAN MATERIAL PADA PROSES LOADING SAYURAN BUNCIS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN BIOMEKANIKA (STUDI KASUS DI PT ABO FARM) Ni Made Yunita Sari Dewi; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho; M. Fadli Setiawan; Ayren Tantri Sofan
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v1i01.7

Abstract

Manual material handling memiliki cedera berisiko tinggi seperti low back pain. PT ABO FARM adalah perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur, khususnya dalam ekspor biji sayuran. Salah satu proses ekspornya ialah proses pengangkutan biji dari gudang ke stasiun kerja kolektor di PT ABO FARM. Hasil observasi menunjukkan bahwa menghilangkan material dalam proses loading seperti mengambil, membawa, dan menempatkan karung biji ke dalam truk pick-up pada koleksi stasiun kerja dilakukan secara manual dan kurang ergonomis. Material dipindahkan dalam karung biji dengan berat rata-rata 55 kg. Penelitian ini bermaksud untuk merancang metode manual material handling dalam proses loading agar lebih ergonomis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan biomekanika dan lifting equation yang direkomendasikan oleh NIOSH dalam perancangan fasilitas. Metodeperancangan manual material handling dilakukan dengan membuat perbaikan untuk posisi pegangan pada wadah yang diusulkan dan melakukan pengujian beberapa alternatif metode manual material handling dengan parameter yang dihasilkan oleh gaya tekan L5/S1. Hasil dari pengujian beberapa alternatif metode dari hasil manual material handling lebih ergonomis. Hal tersebut ditunjukkan oleh penurunan gaya tekan L5/S1 terhadap setiap kegiatan dalam proses loading dan mengakibatkan penurunan sebesar 97.7% dari 276,2 N menjadi 12168 N. Dalam proses membawa, gaya tekan berkurang sebesar 85.7% dari 9213 N menjadi 1320.8 N. Dan untuk proses menempatkan, gaya tekan berkurang sebesar 78.7% dari 7109 N menjadi 1541.6 N.
MENGURANGI RISIKO UE MSDS YANG DISEBABKAN OLEH AWKWARD POSTURE DI OPERATOR INSTALASI PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE OCRA INDEX M Nusem Hudiantoko; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 2 No 03 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2015
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v2i03.64

Abstract

Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia. Kesehatan yang baik dapat meningkatkan produktivitas pekerja dengan meningkatkan kapasitas fisik mereka, seperti kekuatan dan daya tahan, serta kapasitas mental mereka, seperti fungsi kognitif dan kemampuan penalaran. Seperti di logistic Division, diketahui bahwa 16% dari total penyakit yang dialami pegawainya disebabkan oleh saraf dan otot. Dengan menelusuri berdasarkan setiap deprtemen yang ada di divisi ini, pegawai yang paling banyak sakit adalah pada Installation Department yang memberikan kontribusi 60%, itu berarti bahwa dari 16% penyakit yang disebabkan oleh saraf dan otot 60% operator yang terinfeksi bekerja dalam Installation Department. Pekerjaan dalam Departemen Instalasi terdapat ada lima line yang memiliki tanggung jawab untuk menginstal mobil tersedia atau diberikan. Dari lima line, yang paling banyak pegawainya sakit adalah pada line 2 yang berkontribusi 25%. Setelah itu, di identifikasi dan hasilnya jenis pekerjaan yang pekerjanya paling banyak sakit adalah pada Pos 2D yang bertanggung jawab untuk menginstal wooden LH dan routing. Setelah itu, kondisi exisitng di nilai dengan menggunakan metode OCRA Indeks yang mengevaluasi empat faktor risiko utama secara kolektif berdasarkan durasi kerja, repetitiveness, kekuatan, postur canggung dan gerakan, dan kurangnya periode pemulihan yang tepat. Kemudian, dari hasil yang diperoleh dari penilaian akan digunakan sebagai parameter untuk memberikan perbaikan yang dalam hal metode perbaikan kerja. Dengan meningkatkan dan mengatur waktu kerja, gap yang telah di kategorikan dalam OCRA Indeks telah diperbaiki. Dengan kata lain Indeks ocra pada kondisi perbaikan lebih rendah dari yang sudah ada. Artinya, proses perbaikan berhasil menurunkan risiko penyakit dari 2,449 ke 1,836 dengan proses perbaikan yang berfokus terhadap empat faktor tersebut.
Perancangan Sistem Otomasi Untuk Kartu Tekstil Jacquard Pada Mesin Punching Untuk Di PT Buana Intan Gemilang Luqman Abdul Hakim; Rino Andias Anugraha
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 4 No 01 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juni 2017
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v4i01.249

Abstract

Indonesia’s textile industry has been successfully being the fifth ranked textile product exporter country by contributed Gross Domestic Bruto (GDP) which is 9% in non-oil industry. As the rapid development of technology, its encouraging textile industry to be able to implement it into the production process, its automation system regarding can improve the productivity. PT. Buana Intan Gemilang is one of textile industry which manufactures greige, sajadah, and curtains fabric within various pattern. Increasing demand regarding pattern therefore company should intensify productivity of machine, operator, and system in order to produce pattern card called jacquard card in thousand amounts. The Problem statement which showed is the manufacturing process is still manual rely on recur the operator’s activities, inconsistent cycle time that occurs on incapacity production target. Automation system design on punching machine using a Programmable Logic Controller (PLC) as the primary controller with using User Requirement Spesification (URS) for providing the solution in designing automated system implemented to solve the problem. According to conducted research it can be conclude that, automation system design for jacquard on punching machine at PT.Buana Intan Gemilang has been accomplished and decrease the cycle time around 10 seconds/card. By using automation system on jacquard card production is expected to increase the production capacity and eliminate the workload of operator therefore offer benefit and productivity of company.
USULAN PERBAIKAN UKURAN MEJA PEWARNAAN DI STASIUN KERJA PEWARNAAN BATIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (STUDI KASUS RUMAH BATIK KOMAR) Rama Abdurrafi Mutaqi; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyoyekti; Dwindo Lanang Yudhismara
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) atau gangguan otot rangka merupakan kerusakan pada otot, saraf, tendon, ligamen, persendian, kartilago, dan discus invertebralis. Penyebab utama terjadinya MSDs adalah postur tubuh yang salah. Postur tubuh adalah posisi bagian dari tubuh yang berhubungan dengan bagian tubuh lain yang dihubungkan oleh sudut sambungan. Batik Komar merupakan badan usaha milik perseorangan yang dimiliki oleh H. Komarudin Kudiya S.IP, M.Ds. yang bergerak dibidang produksi kain batik. Produk unggulan yang diproduksi Batik Komar diantaranya batik cap dan batik tulis. Salah satu kegiatan pada perusahaan Batik Komar adalah kegiatan pewarnaan kain batik yang sebelumnya telah dilakukan proses pembatikan. Alat yang digunakan operator dalam proses pewarnaan batik berupa meja kerja dengan ukuran 176 x 80.5 x 155.5 cm. Observasi yang dilakukan dengan menggunakan alat kerja eksisting terdapat posisi canggung operator berupa punggung membungkuk lebih dari 30o dan posisi lengan terangkat melebihi bahu operator. Washington State Department of Labor and Industries (WISHA) mendeskripsikan bahwa bekerja dengan posisi leher atau punggung membungkuk dengan sudut lebih dari 30o tanpa dukungan selama lebih dari total 2 jam dalam sehari sebagai postur canggung. Hasil penelitian postur kerja operator yang sedang melakukan proses pewarnaan dengan menggunakan RULA (Rapid Upper Limb Assessment) diperoleh skor assessment sebesar 5. Nilai ini mengindikasikan bahwa postur kerja operator berada dalam posisi yang berbahaya sehingga memerlukan perbaikan.
Co-Authors Agus Alex Yanuar Agus Kusnayat Ahmad Rizani Alam Fathurochman, Alam Amalia Syafitri Amalia Syafitri Amalia Syafitri, Amalia Amanda Puspita Permata Sari Anasta Baye Adhi Andhika Meiziano Arie Gede Putra Arief Yudha Indraswara Arief Yudha Indraswara, Arief Yudha Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan, Ayren Tantri Bagus Rahadian Bela Pitria Hakim Budi Praptono Budi Santosa Deni Sukma Eka Atmaja Denny Sukma Eka Atmaja Dhiazzaki Dhiazzaki Dian Ayu Aprianti Dida Diah Damayanti Diki Elfan Reksawana Dodik Pradana Dwindo Lanang Yudhismara Dwindo Lanang Yudhismara, Dwindo Lanang Fahreza Fadhil Hakeki Faizal Wahyu Winarsa Fiky Riyan Darmawan Pratama Ghita Devira Haris Rachmat Hilman Syahir I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura, I Gede Wisuda Ikhsan Rahmawan Ilma Mufidah Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari, Imelia Rizki INDAH PUSPITASARI Intan Permatasari Kartika Andini Putri Kristanto, Fransiskus Kevin Lathifa Rozani Thaib Luqman Abdul Hakim Luqman Abdul Hakim, Luqman Abdul Luqman Makarim M Nusem Hudiantoko M Nusem Hudiantoko, M Nusem M. Fadli Setiawan M. Fadli Setiawan, M. Fadli Mardiyanti Harnita Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan, Mohamad Ilham Mohammad Fadli Setiawan Mohammad Fadli Setiawan, Mohammad Fadli Muhammad Arya Mardiansyah Muhammad Iqbal Muhammad Luthfil Muhammad Nusem Hudiantoko Muhammad Rayes Fitra Gifari Muhammad Rivai Muhammad Rizky Paramarta Muhammad Sohibul Wafa Muhammad Yogaswara Wiraditya Muhammad Zamzam Anshori Murni Dwi Astuti Nathaniel Ardy Perdana Ni Made Yunita Sari Dewi Ni Made Yunita Sari Dewi, Ni Made Yunita Sari Nikki Rizky Pradipta Pangestu Rizky Purnama Pratya Poeri Suryadhini Priyangga Arya Sadewa Putra Ramadhan Heru Putri Nopitasari Putri, Icha Ebtiana Rahadian, Bagus Rahmat Habibie Bariyanto Rama Abdurrafi Mutaqi Rama Abdurrafi Mutaqi, Rama Abdurrafi Randy Pradana Riskika Dea Pratama Salsabila, Diana Satria Mandala Suyanto Suyanto Syafiq, Naufal Hilman Teddy Sjafrizal Teddy Syafrizal Tri Widarmanti Widia Juliani Wiyono Sutari Yasser Muhammad Syaiful Yusuf Nugroho Yusuf Nugroho Doyo Yekti Yusuf Nugroho, Yusuf Yuvie Mutiarasari