Claim Missing Document
Check
Articles

Pengujian Meja Pengikisan Alat Cap Batik Usulan Dengan Menggunakan Finite Element Method Dan Usability Testing Luqman Abdul Hakim; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kasus penelitian ini berada pada proses pembuatan cap Rumah Batik Komar khususnya pada saat pengikisan, dimana sebelumnya sudah diteliti dan memiliki skor RULA 7/7, yang merupakan skor terakhir dan mengindikasikan bahwa memiliki resiko tertinggi untuk mengalami MSDS. Lalu sudah dirancang desain usulan meja pengikisan yang memiliki skor 3/3. Permasalahannya adalah belum teruji kekuatan baik dari segi stress maupun displacement ketika dikenakan gaya yang berkaitan meja usulan. Kemudian belum diuji bagaimana kegunaan dan reaksi pengguna terhadap meja usulan dan aspek nilai ekonomis meja itu sendiri. Maka dari dua masalah tersebut, penelitian ini terdiri dari dua metode, yaitu metode Finite Element Method , Usability Testing dan Cost – Benefit Analysis. Metode FEM digunakan dikarenakan metode ini bisa memproses dari desain konsep dan gaya – gaya yang terjadi, menghasilkan nilai plot stress – displacement, lalu digunakan sebagai analisis apakah meja usulan sudah layak atau belum dengan Factor of Safety dan Natonal Standard Displacement. Pengujian dari segi manusia terhadap meja usulan menggunakan Usability Testing, melihat seberapa efektif, efisien, dan tanggapan responden awam dan operator. Metode untuk masalah terakhir adalah Cost – Benefit Analysis dimana menilai biaya dan manfaat yang diberikan oleh meja usulan. Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah, bahwa dari segi kekuatan stress dan displacement, konsep desain masih layak dikarenakan melewati Factor of Safety dan National Standard Displacement. Juga untuk purwarupa meja usulan dengan usability, bahwa dari segi efektifitas, efisiensi dan tanggapan responden meja pengikisan usulan lebih baik daripada meja pengikisan eksisting. Hasil dari metode terakhir adalah menandakan cost lebih kecil benefit dikarenakan produktivitas yang bertambah dari segi waktu proses kerja. Kata Kunci— Finite Element Method, Pengikisan, Batik Cap, Usability Testing, Cost – Benefit Analysis
Perancangan Material Handling Equipment Pada Proses Oksidasi Enzimatis Ke Pengeringan Bubuk Teh Menggunakan Metode Perancangan Produk Rasional (studi Kasus Pt Perkebunan Nusantara Viii Rancabali) Rahmat Habibie Bariyanto; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teh merupakan salah satu komoditas yang memiliki peranan cukup penting dalam kegiatan perekonomian yaitu menjadi komoditas ekspor tertinggi setelah minyak dan gas yang menghasilkan devisa bagi negara. PT Perkebunan Nusantara VIII Rancabali merupakan perusahaan besar yang bergerak dibidang perkebunan teh hitam ortodoks di Indonesia. Pada proses pengolahan teh hitam ortodoks, proses oksidasi enzimatis merupakan proses terpenting dari seluruh proses lainnya karena hasil dari proses ini akan menentukan hasil dari bubuk teh. Waktu oksidasi enzimatis setiap jenis bubuk rata-rata 120 menit dimulai dari pucuk layu dimasukkan ke dalam mesin OTR hingga mulai masuk ke mesin pengeringan. Ketidaksesuaian terhadap waktu oksidasi (over-fermentation) akan menyebabkan karakteristik teh hitam (rasa, warna pekat, dan kenampakan hitam) akan tidak sesuai. Salah satu penyebab over fermentation adalah terjadinya penumpukan bubuk teh saat akan dimasukan ke dalam mesin pengeringan selama 4-6 menit. Penumpukan terjadi karena tidak kontinu-nya proses pemasukan bubuk teh ke dalam mesin. Dengan menggunakan proses perancangan produk rasional Nigel Cross melalui enam tahapan yaitu clarifying objectives, establishing functions, setting requirements, determining characteristics, generating alternatives dan evaluating alternatives, menghasilkan material handling equipment yang dapat menghindarkan terjadinya penumpukan bubuk teh pada mesin pengeringan dan over-fermentation tidak terjadi yaitu dengan belt conveyor dengan lima titik perpindahan (transfer point) untuk membantu mengarahkan bubuk teh menuju lima mesin pengering. Kata kunci: Conveyor, Material handling equipment, Nigel Cross, Perancangan Produk Rasional, Teh Hitam Ortodoks
Improvement Suggestion Of Solair Incinerator Waste Entry Door Size Specification And Position Using Hierarchy Of Control Framework Dian Ayu Aprianti; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Awkward posture refers to positions of the body while performing work activities that deviate significantly from the neutral position and may pose risks such as damage traumatic work Musculoskeletal Disorders (MSDs). Solair incinerator controlled by one operator. The position of operator enter the waste indicates as awkward position. The existing work posture assessment score with RULA obtain 7. The value indicates that the working posture is necessary investigate and change immediately. Because the operator working with the hand(s) above the head, or the elbow(s) above the shoulders more than 2 hours total per day. This study focus on observation to work posture and the facility (entry door of incinerator) when operator enter the waste. The existing dimension of the entry door is L x W x H x D = 100 cm x 70 cm x 169 cm x 83 cm. The suggestion size is 80-101 cm for height. The waste container load 1-1.5kg with diameter 27 and height 40. And suggestion standard screw container is 9 inch. After analysis and get score 2 for the improvement size of incinerator entry door purpose to avoid the awkward position and reduce the risk of MSDs to the operator. Keywords: awkward position, incinerator entry door, musculoskeletal disorders (MSDs), RULA
Simulasi Usulan Desain Meja Pencelupan Pada Workstation Pewarnaan Rumah Batik Komar Menggunakan Motion Study Analysis, Finite Element Analysis, Rapid Upper Limb Asssesment Dan Usability Testing Hilman Syahir; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik Komar merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi batik. Proses pewarnaan kain di Rumah Batik Komar terbagi menjadi dua cara, yakni proses pencelupan dan gradasi. Proses pencelupan masih dilakukan dengan bantuan operator pada workstation pewarnaan. Mekanisme pewarnaan batik eksisting menggunakan teknik guncang. Mekanisme kerja kondisi eksisting membuat operator dalam postur kerja canggung dikarenakan postur membungkuk ketika melakukan proses pencelupan sehingga berdampak kurang baik terhadap operator. Hal ini menyebabkan operator merasa fatigue dan jika dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan cedera pada operator. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan redesign ulang pada meja pencelupan pada workstation pewarnaan. Sebuah desain baru meja pencelupan yang telah didesain pada penelitian sebelumnya bertujuan untuk meminimasi postur kerja canggung pada saat pengoperasian meja pencelupan belum melalui pengujian kelayakan desain. Oleh karena itu dilakukan simulasi menggunakan Motion Study Analysis, Finite Element Analysis, dan Rapid Upper Limb Assesment untuk diketahui kelayakan teknis dari desain. Setelah itu dilakukan pembuatan prototype dan dilakukan Usability Testing sehingga diketahui mekanisme kerja secara nyata. Dengan mengacu pada hasil beberapa pengujian tersebut maka secara teknis usulan desain produk dinyatakan layak. Kata kunci : simulasi, motion study analysis, finite element analysis, rapid upper limb assessment, usability testing, workstation pewarnaan, meja pencelupan
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Manufaktur Terhadap Kepuasan Konsumen Di Cv Astrindo Ghita Mandiri Dengan Metode Multiple Regression Ghita Devira; Budi Praptono; Rino Andias Anugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Astrindo Ghita Mandiri merupakan salah satu perusahaan manufaktur terkemuka di Kota Pekanbaru yang sudah berdiri sejak tanggal 18 may 2012. Perusahaan ini memiliki focus usaha pada pembuatan mould/dies dan produk plastic injection moulding.CV Astrindo Ghita Mandiri mempunyai rata-rata penghasilan perbulan yang masih rendah. Hal ini terbukti dengan pencetakan perbulan hanya dapat mencetak 50.000 biji (keping) dan memproduksi 2500-3500 tutup galon perharinya dengan memiliki 2 mesin. Melihat masih lemahnya kualitas pelayanan dan kualitas manufaktur di CV Astrindo Ghita Mandiri ini, peneliti menjadikan produk CV Astrindo Ghita Mnadiri sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan rumusan masalah deskriptif dan verifikatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada di CV. Astrindo Ghita Mandiri dengan menggunakan rumusan slovin maka Sampel dari penelitian ini pelanggan CV. Astrindo Ghita Mandiri yaitu sebanyak 103 orang. Hasil menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan konsumen sebesar 32.47%. Kualitas Manufaktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan konsumen sebesar 37.95%. dan Secara simultan Kualitas Pelayanan, Kualitas Manufaktur berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan konsumen. besarnya pengaruh menunjukan bahwa Transparansi, Akuntabilitas memberikan pengaruh simultan sebesar 70.4% terhadap Kepuasan konsumen Sedangkan sisanya sebesar 29,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati di dalam penelitian ini. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kualitas Manufaktur, Kepuasan Konsumen, Multiple Regression
Pengujian Dan Perbaikan Desain Material Handling Equipment Buncis Di Pt. Abofarm Untuk Meningkatkan Efisiensi Kerja Menggunakan Metode Pengembangan Produk Ulrich Eppinger I Gede Wisuda Pura; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil implementasi desain material handling equipment menujukan terdapat beberapa masalah antara lain tingkat keberhasilan operator dalam menggunakan alat 57%, jumlah kesalahan penggunaan alat yang besar, terdapat keluhan operator terkait teknis alat, Hal tersebut menunjukan perlu perbaikan pada desain produk. Pada penelitian ini perbaikan desain menggunakan metode pengembangan produk Ulrich Eppinger. Selanjutnya dilakukan pengujian hasil perbaikan dengan menggunakan usability testing dan fisiologi kerja, sehingga diperoleh perbandingan antara prototype material handling equipement improvement 1 dan prototype material handling equipment improvement 2 berdasarkan aspek usability produk dan ergonomi fisiologi kerja.Hasil penelitian ini adalah prototype material handling equipment yang mudah digunakan, efektif, efisien dan memuaskan pengguna. Berdasarkan analisis usability testing dan fisiologi kerja diperoleh hasil prototype material handling equipment improvement 2 memiliki waktu kerja, tingkat keberhasilan penggunaan alat, jumlah kesalahan penggunaan alat, keluhan pengguna terkait teknis alat yang lebih sedikit dibandingkan prototype material handling equipment improvement 1. Dari hasil usability questionare diperoleh rata-rata tanggapan penguna terhadap aspek learability 4.19, aspek efficiency 4.84, aspek memorability 4.61, aspek error 4.6, aspek satisfaction 5,03 dari skala likert 1-5. Selain itu berdasarkan analisis pengaruh alat terhadap fisiologi kerja operator terdapat penurunan presentaee cardiovascular load kondisi exsisting 32% menjadi 20% pada kondisi menggunakan prototype material handling equipment improvement 2. Kata kunci : alat material handling, metode Ulrich Eppinger, perbaikan dan pengujian produk, usability testing, fisiologi kerja.
Improvement Suggestion Of Incinerator Waste Entry Door Design Using Ulrich-eppinger Method Randy Pradana; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste problem Indonesia is one of problems that quite difficult to be resolved. Bandung is one of the cities that has a quite serious waste problem. It can be proved by lots of waste that piled   up in some main point in Bandung. Then, additional waste treatment is needed for undistributed wastes for reducing wastes accumulation that happens continuously. One types of incinerator is Solair Incinerator that developed by Bandung Techno Park. In this incinerator usage, was found problems related to operator’s body posture and work accident possibilities in the operational usage. By referring to Ulrich-Eppinger product development process that consisted of some stages of development matched with user reuirements, will be generated improvement incinerator concepts for reducing possibilities of problems likely to be happen in usage related to user operator. Improvement concepts obtained from data gathering, analysis and discussions with stakeholders referring to existing Solair Incinerator condition for generating recommendation of improvement incinerator concept for reducing possibilities of problems related to operator’s body posture, and work accident in this Solair Incinerator usage. The result of the design improvement tested using RULA and Finite Element Analysis. The score of RULA assessment is 2 and the load applied to the design still in the feasible range that makes the design considered as feasible to be applied.
Pengembangan Detail Desain, Pembuatan Prototype Dan Pengujian Mesin Autoloader Spotwelding Dengan Menggunakan Metode Perancangan Produk Generik Di Pt Dharma Precision Parts Riskika Dea Pratama; Rino Andias Anugraha; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Dharma Precision Parts adalah salah satu anak perusahaan Dharma Group yang didirikan pada tahun 1997 dan bergerak dalam bidang pengadaan sukucadang kendaraan bermotor (roda dua dan empat). Salah satu fokus produksi di PT Dharma Precision Parts ini adalah Arm Stay. Berdasarkan Upah Minimum Regional yang setiap tahunnya dikeluarkan oleh gubernur Jawa Barat, nilai Upah Minimum Kabupaten Bekasi kelompok 2 rata rata naik 21% dari tahun ke tahun dan diprediksikan nilai ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalah kenaikan UMR, diperlukan alat bantu/ mesin yang dapat menggantikan operator sebagai pengoprasi mesin. Produk sebagai alat bantu/ mesin tersebut harus dirancang sesuai kebutuhan fungsional. Pada penelitian sebelumnya sudah didapatkan target spesifikasi dan konsep produk terpilih yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Dengan pembahasan detail desain akan diketahui produk seperti apa yang dibutuhkan lengkap dengan spesifikasi dan gambar teknik, pembuatan prototipe dengan keluaran mesin yang sudah dalam bentuk fisik beserta diagram alur perakitan dan testing yang membuktikan apakah mesin usulan sudah layak untuk menggantikan posisi operator. Kata kunci : Detail Desain, Prototipe, Eksperimen
Pengembangan Konsep Meja Pencelupan Dengan Tujuan Perbaikan Nilai Rula Pada Workstation Pewarnaan Rumah Batik Komar Menggunakan Kerangka Kerja Ulrich-eppinger Diki Elfan Reksawana; Rino Andias Anugraha; Teddy Syafrizal
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Batik Komar adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi batik, Rumah Batik Komar didirikan oleh H. Komarudin Kudiya S.Ip., M.Ds bersama dengan Hj.Nuryanti Widya pada tahun 1998 di Bandung. Pada Rumah Batik Komar proses pewarnaan dibagi mejadi dua cara yaitu pencelupan dan gradasi. Proses pencelupan dilakukan oleh seorang operator menggunakan suatu meja kerja dengan mekanisme guncang. Namun terdapat kekurangan pada meja kerja eksisting diantaranya operator beresiko mengalami postur canggung atau fatigue yang dapat menyebabkan operator mengalami MSDS (Musculoskeletal Disorders), selain itu kekurangan dari meja kerja eksiting yaitu mekanisme guncang dapat membuat pewarna pada kain tidak merata sehingga tingkat cacat produk tinggi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dilakukannya redesign pada meja kerja eksisting yang dapat berupa perubahan bentuk, ukuran maupun mekanisme pewarnaan. Meja usulan dirancang menggunakan tahap pengembangan produk Ulrich-Eppinger yang memalui 3 tahap yaitu perancangan, pengembangan konsep dan fase perancangan tingkat sistem. Hasil pengembangan produk tersebut adalah terciptanya suatu perbaikan konsep yang lebih baik yang dapat mengurangi kecelakaan kerja pada operator yang diakibatkan oleh postur canggung yaitu berupa konsep terpilih dimana konsep tersebut lebih baik dari segi ergonomi yang diukur menggunakan nilai RULA maupun mekanisme kerja sehingga dapat mengurangi cacat produk dan mempercepat proses produksi. Kata kunci : perancangan produk, pengembangan konsep, usulan perbaikan, Ulrich-Eppinger, meja pewarnaan batik.
Design Of Work Method In Order To Decreaseillness Rate Caused By Muscle And Nerve Dueto Unproper Work Method Using Ocra Index Ininstallation Department Pos Install Woodenlh And Routing Wiring In Pt. Xyz Muhammad Nusem Hudiantoko; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Health is an important form of human capital. It can enhance worker’s productivity by increasing their physical capacities, such as strength and endurance, as well as their mental capacities, such as cognitive functioning and reasoning ability. Such in Vehicle logistics division, there is still 16% of total disease in PT XYZ are caused by nerve and muscle. By divide it into departement category, the most common disease is in Installation Operation which contributed 60%, it means that from the 16% disease caused by nerve and muscle 60% of infected operator are work in Installation Operation. In Installation Department operation there are five lines that have responsibility to install the available or given car. From the five lines, the most common is in line 2 which contribute 25%. Then identify each job in line 2 is the next step, and the most common is in Pos 2D which responsibility to install the wooden LH and routing. Then, the exisitng condition is assess by OCRA Index which evaluate four main collective risk factors based on their respective duration, which are repetitiveness, force, awkward posture and movements, and lack of proper recovery periods. Then, from the given result of assessment will be used as parameter to give an improvement which in term of an improvement work method. By improving the work system, the gap that has been categorized in OCRA Index has been fixed. In other words the OCRA Index for improvement condition is lower than the existing one. Means that the improvement process are sucessfully decreased the risk of illness from 2,449 to 1,054 by the OCRA Index assessment process. Key words: OCRA Index, Wooden LH, Nerve and Muscle, Routing, Repetitiveness, Awkward posture
Co-Authors Agus Alex Yanuar Agus Kusnayat Ahmad Rizani Alam Fathurochman, Alam Amalia Syafitri Amalia Syafitri Amalia Syafitri, Amalia Amanda Puspita Permata Sari Anasta Baye Adhi Andhika Meiziano Arie Gede Putra Arief Yudha Indraswara Arief Yudha Indraswara, Arief Yudha Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan Ayren Tantri Sofan, Ayren Tantri Bagus Rahadian Bela Pitria Hakim Budi Praptono Budi Santosa Deni Sukma Eka Atmaja Denny Sukma Eka Atmaja Dhiazzaki Dhiazzaki Dian Ayu Aprianti Dida Diah Damayanti Diki Elfan Reksawana Dodik Pradana Dwindo Lanang Yudhismara Dwindo Lanang Yudhismara, Dwindo Lanang Fahreza Fadhil Hakeki Faizal Wahyu Winarsa Fiky Riyan Darmawan Pratama Ghita Devira Haris Rachmat Hilman Syahir I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura I Gede Wisuda Pura, I Gede Wisuda Ikhsan Rahmawan Ilma Mufidah Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari Imelia Rizki Lestari, Imelia Rizki INDAH PUSPITASARI Intan Permatasari Kartika Andini Putri Kristanto, Fransiskus Kevin Lathifa Rozani Thaib Luqman Abdul Hakim Luqman Abdul Hakim, Luqman Abdul Luqman Makarim M Nusem Hudiantoko M Nusem Hudiantoko, M Nusem M. Fadli Setiawan M. Fadli Setiawan, M. Fadli Mardiyanti Harnita Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan Mohamad Ilham Fauzan, Mohamad Ilham Mohammad Fadli Setiawan Mohammad Fadli Setiawan, Mohammad Fadli Muhammad Arya Mardiansyah Muhammad Iqbal Muhammad Luthfil Muhammad Nusem Hudiantoko Muhammad Rayes Fitra Gifari Muhammad Rivai Muhammad Rizky Paramarta Muhammad Sohibul Wafa Muhammad Yogaswara Wiraditya Muhammad Zamzam Anshori Murni Dwi Astuti Nathaniel Ardy Perdana Ni Made Yunita Sari Dewi Ni Made Yunita Sari Dewi, Ni Made Yunita Sari Nikki Rizky Pradipta Pangestu Rizky Purnama Pratya Poeri Suryadhini Priyangga Arya Sadewa Putra Ramadhan Heru Putri Nopitasari Putri, Icha Ebtiana Rahadian, Bagus Rahmat Habibie Bariyanto Rama Abdurrafi Mutaqi Rama Abdurrafi Mutaqi, Rama Abdurrafi Randy Pradana Riskika Dea Pratama Salsabila, Diana Satria Mandala Suyanto Suyanto Syafiq, Naufal Hilman Teddy Sjafrizal Teddy Syafrizal Tri Widarmanti Widia Juliani Wiyono Sutari Yasser Muhammad Syaiful Yusuf Nugroho Yusuf Nugroho Doyo Yekti Yusuf Nugroho, Yusuf Yuvie Mutiarasari