Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

UI/UX DESIGN OF THE HOUSET WEBSITE AS A MARKETPLACE AND ROOM VISUALIZATION MEDIA Ghaisani, Julia; Komariah, Siti Hajar; Aulia, Rahmiati
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Houset Hunian Estetika is a startup engaged in interior design and furniture that makes it easy for the public to visualize the room and apply the room according to the desired interior design and sell furniture online. The way Houset makes it easy is by providing an interior design canvas in a 3D model so as to provide an experience for users in  choosing  the  desired  interior  design  and  furniture. Houset  also  sells  furniture  that matches the interior design shown in 3D models. However, there is no media platform in the form of a website. With this phenomenon, the authors intend to build a platform for PT. Houset Hunian Estetika through the UI/UX design of the Houset website which  is a means  of marketplace  and  room  visualization media.  This  research  and  design  uses qualitative methods  as  data  collection  with  a  literature  study  approach,  observation, interviews, questionnaires, matrix analysis and SWOT analysis. The design of this website is  expected  to make  it  easier  for  people  to  get  furniture while  helping  to  get  a  visual picture  of  the  room  in matching  the  interior design  that  is  suitable  for  the  room and helping its arrangement. Keywords:  interior  design,  marketplace,  PT.  Houset  Hunian  Estetika,  UI/UX,  website design
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL UNTUK COPHEN MEDIA Wiraprasasta, Anindya; Yantami Arumsari, Rizki; Hajar Komariah, Siti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren konsumsi kopi telah menjadi gaya hidup di Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Banyak mahasiswa dan pelajar di Yogyakarta yang menggunakan coffee shop sebagai tempat belajar, mengerjakan tugas, atau sekadar nongkrong. Saat ini, terdapat sekitar 3000 kedai kopi di Yogyakarta, menunjukkan perkembangan yang pesat. Namun, informasi tentang keberadaan coffee shop masih minim, sehingga banyak orang yang bingung mencari tempat tersebut. Cophen Media adalah salah satu media digital yang memberikan informasi seputar industri kopi dan juga menyediakan layanan periklanan untuk coffee shop. Sejak tahun 2016, Cophen Media telah menjadi panduan dalam bisnis industri kopi di wilayah DIY. Namun, Cophen Media belum berhasil memaksimalkan potensi kerja sama dengan sejumlah coffee shop yang ada. Selain itu, Cophen Media belum memiliki identitas visual yang representatif, seperti kurangnya konsistensi dalam penggayaan visual di media Instagram dan Website mereka. Berdasarkan data dari wawancara, kuesioner, observasi, dan studi pustaka, Cophen Media membutuhkan strategi desain sebagai solusi untuk mengatasi masalah bisnis dan penerapan desain. Diharapkan perancangan strategi tersebut dapat meningkatkan pemasaran B2B dan memperkuat identitas visual dari Cophen Media. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan saran untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness dari Cophen Media.Kata kunci: kedai kopi, Cophen Media, strategi desain, identitas visual.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI PRODUK THERAPINA SALT SPA Alifia, Davinta; Yantami Arumsari, Rizki; Hajar Komariah, Siti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Industri kecantikan di Indonesia khususnya pada bidang perawatan tubuh mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat akan penggunaan produk perawatan tubuh berbahan alami meningkat. Menjawab tren tersebut, Therapina Salt Spa hadir sebagai produk garam mandi berbahan alami yang praktis digunakan. Namun, sejak dipasarkan pada tahun 2022 tingkat brand awareness produk masih rendah. Hal ini disebabkan oleh aktivitas pemasaran Therapina Salt Spa yang kurang tepat sasaran serta belum optimalnya penggunaan media promosi dalam aktivitas pemasaran. Data yang dihimpun melalui metode observasi, wawancara, survei, dan studi pustaka kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT, matriks, AISAS, dan consumer insight. Dihasilkan kesimpulan bahwa Therapina Salt Spa memerlukan perancangan media promosi yang sesuai dengan target sasar tujuan sehingga dapat meningkatkan brand awareness produk di pasar. Berdasar pada hasil data dan analisis yang telah dihimpun, disusunlah hasil perancangan yaitu berupa konten promosi dengan identitas merek Therapina Salt Spa yang digunakan pada berbagai lini media promosi sesuai dengan tujuan pesan yang ingin dikomunikasikan.Kata kunci: Perawatan diri, Garam mandi, Therapina Salt Spa, Media Promosi.
PERANCANGAN VISUAL BRAND COMMUNICATION BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) Faruchy, Afra Larasanty; Yantami Arumsari, Rizki; Komariah, Siti Hajar
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pemerintahan Indonesia perlu melakukan pengelolaan reputasi untuk menciptakan kepercayaan publik sehingga membutuhkan adanya kesadaran (awareness) dari masyarakat terlebih dahulu. BPKP salah satu lembaga pemerintahan dibidang pengawasan dan juga auditor internal Presiden. BPKP memiliki peran penting dalam pelaksanaan pemerintahan, namun sampai saat ini keberadaannya belum banyak diketahui oleh masyarakat terutama terkait tugas, fungsi, dan kinerja yang telah dilaksanakan. Melihat begitu pentingnya BPKP dalam pelaksanaan pemerintahan, sehingga BPKP merasa perlu untuk meningkatkan awareness masyarakat melalui branding. Selama ini elemen dan unsur identitas visual pembentuk brand dari BPKP belum cukup untuk menunjang proses branding kepada masyarakat umum. Selain itu, strategi komunikasi yang digunakan oleh BPKP masih mengacu pada model konvensional. Melalui pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka, maka dianalisis dengan teori branding, brand communication, komunikasi pemasaran, dan desain komunikasi visual, sehingga diperoleh solusi visual brand communication untuk membantu BPKP dalam memaksimalkan branding yang telah ada.Kata kunci: Lembaga Pemerintahan, Branding, Visual Brand Communication.
Feasibility Comparative Analysis of Providing Earthquake Sensor Services and Video on Demand by Utilizing Frequency License 3.3 GHz and Bandwidth 12.5 MHz Siti Hajar Komariah; Ananda Risya Triani; Rohmat Saedudin
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 9 No 01 (2022): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v9i01.484

Abstract

several companies. One of the license holders is a telecommunications company located in Bandung andJakarta. This 3.3 GHz frequency, in the map for the performance of 5G telecommunication services,includes candidates for the medium class working frequency which is predicted to be auctioned by thegovernment to become the working frequency for 5G performances. Several companies have an interest inidentifying the use of 3.3 GHz and 12.5 MHz BW licenses outside the stand-alone performance of 5Gtechnology-based broadband telecommunications services. Initial identification and studies show that thereare two services that have the potential to be deployed by utilizing the frequency range and BW, namelyearthquake sensor network services and Video on Demand (VoD) in DKI Jakarta. To ensure the feasibilityof performing these two services based on the technology owned by the telecommunications company,further studies are needed by analyzing them from the market aspect, technical aspect, and financial aspect.This research was conducted using a techno-economic approach and analysis. The novelty in this research is the implementation of new 5G technology licensed with 3.3 GHz frequency and 12.5 MHz bandwidth inthe new case, namely the earthquake sensor network compared to other services, namely video on demand.The next process is the comparison of the performance feasibility parameters (NPV, IRR, and PaybackPeriod) based on the results of a study of the two services that can be carried out to determine the priorityservice candidates to be provided by the telecommunications company. The results show that in terms ofoperational and financial aspects, the earthquake sensor project will be more profitable for the companybecause the effort spent is not too large.
Strategi Pengembangan Wisata Ziarah Makam Waliyullah K.H. Raden Abdul Majid sebagai Potensi Pariwisata Rohani di Desa Mangunreja Tasikmalaya Rd. Rohmat Saedudin; Siti Hajar Komariah; Mega Fitri Yani; Cindy Muhdiantini; Ilham Auliya Rahman; Richard Tryas Sembiring; Muhammad Dwi Hary Sandy
NJCOM: Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14756599

Abstract

Pariwisata di Indonesia mengalami transformasi menjadi segmen-segmen bervariasi, termasuk wisata sosial, budaya, pendidikan, agama, dan lainnya. Segmentasi ini memungkinkan pengalaman wisata yang beragam, dari menikmati keindahan alam hingga rekreasi keluarga. Salah satu wacana yang semakin mendapat perhatian adalah wisata rohani, khususnya wisata ziarah makam. Kegiatan ini dianggap memberikan nilai spiritual tinggi dan ketenangan kepada pengunjung, terutama saat mengunjungi makam tokoh agama seperti Waliyullah K.H Raden Abdul Majid di Desa Mangunreja Tasikmalaya. Meskipun memiliki potensi besar dalam kontribusi ekonomi lokal dan pelestarian budaya, wisata ziarah tersebut menghadapi berbagai tantangan. Fasilitas yang kurang memadai, kurangnya pengelolaan dan promosi efektif, serta dukungan yang minim dari pemerintah dan komunitas lokal menjadi hambatan. Oleh karena itu, langkah-langkah strategis perlu diambil, seperti peningkatan fasilitas, pengelolaan, dan promosi. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas lokal dapat mendukung rencana implementasi yang terinci, termasuk identifikasi potensi wisata, peningkatan fasilitas, pengelolaan efektif, strategi promosi, tahapan pengembangan, alokasi sumber daya, dan evaluasi kinerja. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata ziarah, menciptakan manfaat ekonomi merata, dan menjaga kelestarian budaya serta nilai spiritual.
PERANCANGAN BRAND ACTIVATION MELALUI BOOTHDAN STAN UNTUK PROGRAM “INDOSAT IM3 GOES TO CAMPUS” Mochamad Risyad Aufa Rizky; Mohamad Tohir; Siti Hajar Komariah
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program “Indosat IM3 Goes to Campus” merupakan strategi pemasaran langsung yang bertujuanmeningkatkan interaksi dan kesadaran merek di kalangan mahasiswa, sebagai target pasar utama. Lewatpendekatan ini, Indosat ingin membangun koneksi emosional dan pengalaman positif dengan generasi muda dilingkungan kampus.Namun, program ini menghadapi tantangan seperti persaingan ketat di industritelekomunikasi dan kurangnya elemen interaktif yang mampu menarik perhatian mahasiswa. Untuk itu,penelitian ini dilakukan guna merancang booth dan stan komersial yang menarik, efisien, dan sesuai denganpreferensi mahasiswa.Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi, lalu dianalisismenggunakan pendekatan Marketing Mix, AISAS, Matriks Analisis, Perbandingan Proyek Sejenis, USP, dan BrandPerception Map.Hasil menunjukkan bahwa pengalaman pengunjung yang menyenangkan, teknologi interaktif,dan desain visual yang kuat berperan penting dalam brand activation. Ketiga aspek ini mampu meningkatkandaya tarik booth dan keterlibatan mahasiswa secara aktif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain boothharus menggabungkan visual menarik, fitur digital interaktif, dan strategi komunikasi yang sesuai dengankarakter mahasiswa. Rancangan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program “IM3 Goes toCampus” dalam menjangkau dan membangun hubungan dengan mahasiswa.Kata Kunci: Desain booth dan stand, Brand Activation, Indosat IM3, mahasiswa, desain komersial
Pemanfaatan Media Promosi Cetak dan Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Almalia Baby Spa & Care Siti Hajar Komariah; Adya Mulya Prajana; Ananda Risya Triyani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18405417

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Almalia Baby Spa & Care melalui pemanfaatan media promosi cetak dan digital yang terintegrasi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan media promosi yang profesional dan konsisten sehingga jangkauan pemasaran belum optimal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi survei kebutuhan, perancangan media promosi, produksi dan hibah media, serta pelatihan pengelolaan media promosi. Luaran kegiatan berupa media promosi cetak dan konten digital siap pakai yang disesuaikan dengan identitas visual UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya strategi promosi dan identitas visual, serta tingkat kepuasan mitra yang tinggi terhadap kualitas media yang dihasilkan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan citra profesional UMKM dan berpotensi memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan.
Community Empowerment of MSMEs through Business Model Canvas Training and the Utilization of Digital Technology in Business Development Siti Hajar Komariah; Ananda Risya Triani; Cindy Muhdiantini; Mega Fitri Yani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): JULY
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21629347

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting community economic growth. However, many MSME actors still face challenges in business management, business model development, and the use of digital technology. This community service program aims to improve MSME capacity through training and mentoring on the Business Model Canvas (BMC), entrepreneurship, and digital marketing strategies. The program was conducted with Wahana Bina Insani in Bandung Regency using a participatory approach, including needs identification, training, hands-on practice, and evaluation. The materials covered business model concepts, the nine elements of BMC, branding, social media use, and digital content creation. Participants practiced developing their own business models based on their enterprises. The results showed improved understanding of structured business planning, customer segmentation, value creation, and digital marketing utilization. This program is expected to enhance MSME adaptability and competitiveness in the digital economy era.
Pemanfaatan Media Promosi Cetak dan Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Almalia Baby Spa & Care Siti Hajar Komariah; Adya Mulya Prajana; Ananda Risya Triyani
NJCOM: Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18405417

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Almalia Baby Spa & Care melalui pemanfaatan media promosi cetak dan digital yang terintegrasi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan media promosi yang profesional dan konsisten sehingga jangkauan pemasaran belum optimal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi survei kebutuhan, perancangan media promosi, produksi dan hibah media, serta pelatihan pengelolaan media promosi. Luaran kegiatan berupa media promosi cetak dan konten digital siap pakai yang disesuaikan dengan identitas visual UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya strategi promosi dan identitas visual, serta tingkat kepuasan mitra yang tinggi terhadap kualitas media yang dihasilkan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan citra profesional UMKM dan berpotensi memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan.