Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN PAKAN LEBAH Trigona Sp DI KAWASAN BUDIDAYA LEBAH KELOMPOK TANI HUTAN LESTARI DI DESA GANTARANG KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN Muhammad Usman; Asjulia Asjulia; Muh Ichwan Kadir,; Dea Ekaputri Andraini
Jurnal Eboni Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v7i2.2946

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan sektor perlebahan yang ditunjang oleh kekayaan hayati dan kondisi iklim mendukung. Lebah Trigona sp. merupakan lebah tanpa sengat yang berperan penting sebagai polinator dan penghasil madu berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jenis tumbuhan pakan lebahTrigona sp. serta pola sebarannya di kawasan budidaya lebah Kelompok Tani Hutan Lestari Desa Gantarang. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 di Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah menggunakan metode analisis vegetasi dengan 5 plot berukuran 20×20 m. Parameter yang diamati meliputi tingkat pohon, tiang, pancang, dan semai. Data dianalisis menggunakan Indeks Nilai Penting (INP) dan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'). Ditemukan 11 jenis vegetasi pakan lebah dengan INP tertinggi pada tingkat pohon adalah Gmelina arborea (89,50%), Tingkat tiang Myristica fragrans (83,37%), tingkat pancang Gmelina arborea (105,74%), dan tingkat semai Myristica fragrans (85,71%). Indeks keanekaragaman berkisar 1,43-1,93 (kategori sedang).Tumbuhan pakan utama meliputi pala, cengkeh, kopi arabika, kakao, rambutan, nangka, langsat,dan manggis dengan masa berbunga sepanjang tahun. Kawasan penelitian memiliki keanekaragaman vegetasi pakan lebah yang cukup baik untuk mendukung budidaya Trigona sp.,meskipun perlu upaya peningkatan diversitas pada strata regeneratif. Keywords: apikultur; hutan kemasyarakatan; lebah tanpa sengat; Myristica fragrans; Shannon-Wiener
Analisis Kepuasan Pengunjung dalam mendukung Pengembangan Ekowisata Pattunuang Kabupaten Maros Muliana Djafar; Nirawati Eboni; Andi Nurul Mukhlisa Eboni; Nurzaman; Dea Ekaputri Andraini
Jurnal Eboni Vol. 8 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v8i1.3500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengunjung terhadap Objek Wisata Alam Pattunuang di Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan ekowisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 72 responden yang dipilih melalui teknik *purposive sampling* dan *accidental sampling*. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Guttman yang mencakup lima dimensi penilaian: daya tarik, fasilitas, minat untuk berkunjung kembali, aksesibilitas, dan kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung secara keseluruhan tergolong tinggi, dengan persentase kepuasan tertinggi terlihat pada indikator minat untuk berkunjung kembali (97,2%) dan daya tarik (98,6%). Namun, beberapa aspek masih memerlukan perbaikan, khususnya aksesibilitas jaringan komunikasi (dengan tingkat ketidakpuasan sebesar 75,0%) dan kebersihan fasilitas toilet. Penelitian ini merekomendasikan pengelolaan ekowisata berkelanjutan melalui peningkatan kualitas layanan, pengembangan infrastruktur akses digital, pemeliharaan fasilitas secara berkala, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan ekowisata yang berbasis pada kepuasan pengunjung di kawasan karst Maros-Pangkep.