Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN CORE UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Tara, Santa Aktavia; Rismawati, Melinda; Setiawan, Beni; Dores, Olenggius Jiran; Andri, Andri
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i2.4049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keval?dan, kepraktisan, keefektifan, dan respon siswa terhadap Modul Ajar Berbasis Model Pembelajaran CORE. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan instrument penelitian menggunakan lembar validasi, lembar tes, dan angket. Teknik analisis data melalui tahapan validasi ahli, uji kepaktisan, uji keefektifan dan angket respon siswa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kevalidan modul ajar berbasis model CORE sebesar 0,86 dengan kategori sangat layak, kepraktisan sebesar 83,3% dengan kategori sangat praktis, keefektifan sebesar 88,3 dengan kategori sangat efektif, respon siswa sebesar 87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis model pembelajaran core pada materi bentuk aljabar dikatakan valid, prakris, efektif, dan menarik untuk melatih kemampuan koneksi matematis siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI BANGUN RUANG MENGGUNAKAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LKS Setiawan, Beni; Sopia, Nurapni; Andri, Andri; Dores, Olenggius Jiran; Supendi, Ahmad; Merayang, Martinus Viensius
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i1.3421

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 10 Satap Ketungau Tengah yang rendah. Penerapan Discovery Learning Model berbantuan LKS merupakan salah satu alternatif penelitian yang digunakan dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan, peningkatan hasil belajar siswa, dan respon siswa terhadap Discovery Learning Model berbantuan LKS pada siswa di kelas VIII SMP Negeri 10 Satap Ketungau Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan bentuk penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, Lembar Kerja Siswa, soal tes, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning Model berbantuan LKS sangat baik sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan Discovery Learning Model berbantuan LKS sebesar 15,23 kategori baik sekali yaitu dari rata-rata nilai siswa 65,58 pada siklus I menjadi  80,81 pada siklus II, dan respon siswa terhadap penerapan Discovery Learning Model adalah positif dengan kategori baik Dengan demikian, penerapan Discovery Learning Model berbantuan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Satap Ketungau Tengah pada materi bangun ruang. Kata Kunci: Hasil Belajar. Discovery Learning Model Berbantuan LKS
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA DAKON MATEMATIKA (DAKOTA) Wibowo, Dwi Cahyadi; Handayani, Ayu Fitri; Setiawan, Beni; Dores, Olenggius Jiran
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol 4 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v4i2.1164

Abstract

Masalah yang terjadi di Sekolah dasar 04 Sintang pada kelas IV B adalah rendahnya nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi KPK dan FPB. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan media dakon matematika. Dengan tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi KPK dan FPB dengan menggunakan media dakon matematika. Menggunakan pendekatan kualitatif bentuk Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV B SD Negeri 04 Sintang Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 23 orang siswa. Sumber data berasal dari siswa kelas IV B, guru kelas IV B, kegiatan pembelajaran, dan dokumen. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu lembar observasi (guru dan siswa), soal tes, dan lembar wawancara siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dengan menggunakan media dakon matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi KPK dan FPB dengan kategori sangat baik dan siswa berperan aktif. (2) peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media dakon matematika pada siklus I diperoleh hasil belajar siswa rata-rata sebesar 71,30 dan meningkat pada siklus II mencapai 81,73 sehingga terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 10,43 tingkat ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 65,21% dan tingkat ketuntasan klasikal pada siklus II sebesar 91,30% sehingga terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 26,09%. (3) respon siswa melalui wawancara secara langsung menunjukkan respon positif terhadap media dakon matematika. Dapat disimpulkan bahwa media dakon matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran matematika materi KPK dan FPB kelas IV B SDN 04 Sintang tahun pelajaran 2019/2020.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL P5 BERBASIS BUDAYA SEKOLAH DENGAN ATM PLATFORM MERDEKA MENGAJAR Hutagaol, Anita Sri Rejeki; Sopia, Nurapni; Olenggius Jiran Dores, Olenggius Jiran Dores
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i2.2784

Abstract

ABSTRACTStudent-centered curriculum innovation, namely through the Pancasila Student Profile Project module and school culture to overcome challenges and demands for educational quality. This is in line with the foundation of thinking in the development of education. Based on the results of a survey of the Head of the Education Office and the Chair of the Sintang Regency Mathematics MGMP, which consists of 130 teachers, information was obtained that many teachers do not yet have a system for developing project modules, there has never been training and development of project modules for Pancasila student profiles and school culture, something new for teachers, limited government funding, minimal activities to increase teacher competency, minimal mastery and use of ICT in learning, and technological gaps. Utilization of ICT, especially in internet-based mathematics learning with padlets in the form of platforms. Padlet is able to facilitate collaborative and communicative learning, sharing and communicating ideas through audio-visual features. So teachers can share notes with other teachers in the form of links, images, videos and different documents. The implementation of this service activity was carried out over 4 months with 3 stages, namely the preparation, implementation, and monitoring and evaluation stages. The results of the activities showed that teachers' ICT abilities increased, teachers were able to develop teaching modules and P5 modules and they could be implemented well.Keywords: Development Training, Module P5, School Culture,  ATM Platform, Independent Learning ABSTRAK Inovasi kurikulum yang bserpusat pada siswa yakni melalui modul Projek Profil Pelajar Pancasila dan budaya sekolah guna mengatasi tantangan dan tuntutan mutu pendidikan. Hal ini sejalan dengan landasan pijakan berpikir dalam pembangunan Pendidikan. Berdasarkan hasil survei terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sintang yang beranggotakan 130 guru, diperoleh informasi yakni banyak guru belum memiliki sistem dalam mengembangkan modul projek, belum pernah ada pelatihan dan pengembangan modul projek profil pelajar pancasila dan budaya sekolah, sesuatu yang baru bagi guru, pendanaan pemerintah terbatas, minimnya kegiatan peningkatan kompetensi guru, minimnya penguasaan dan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, serta gaptek. Pemanfaatan. Pemanfaatan TIK khususnya dalam pembelajaran matematika berbasis internet dengan Padlet berupa platform. Padlet mampu memfasilitasi pembelajaran kolaboratif dan komunikatif, berbagi dan dapat mengkomunikasikan ide melalui fitur-fitur audio-visual. Sehingga guru dapat berbagi catatan dengan guru lain dalam bentuk link, gambar, video dan dokumen yang berbeda. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 bulan dengan 3 tahapan yakni tahap persiapan, pelaksaan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan diperoleh kemampuan TIK guru meningkat, guru mampu mengembangkan modul ajar dan modul P5 serta dapat diimplementasikan dengan baik.Kata Kunci: Pelatihan Pengembangan, Modul P5, Budaya Sekolah, ATM Platform, Merdeka Belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI BAHAN AJAR BERBASIS KETERAMPILAN METAKOGNISI Setiawan, S.Pd., M.Pd, Beni; Dores, Olenggius Jiran
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.746 KB) | DOI: 10.31932/j-pimat.v1i2.511

Abstract

Abstrak Kemampuan literasi matematis bolawins adalah kemampuan menerapkan konsep matematika dalam berbagai konteks, melakukan penalaran secara matematis dan menggunakan konsep, prosedur, serta fakta untuk menggambarkan, atau menjelaskan suatu kejadian. Seseorang jika mampu bernalar dan menganalisis melalui pengetahuan dan keterampilan matematikanya dalam penyelesaian masalah matematika maka ia memiliki kemampaun literasi yang baik. Diperlukan bahan ajar yang tepat untuk melibatkan kemampuan literasi seseorang. Bahan ajar yang melibatkan keterampilan metakognisi agar melibatkan kesadaran dalam memikirkan tentang proses berpikir. Tujuan penelitian adalah (1) mendeskripsikan kemampuan literasi; (2) mendeskripsikan bahan ajar yang melibatkat keterampilan metakognisi; (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa melalui bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi. Subjek penelitian adalah mahasiswa STKIP Persada Khatulistiwa pada Prodi PGSD semester IV kelas B8 yang berjumlah 26  orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Analisis data dilakukan dengan uji gain dan uji korelasi. Diperoleh kesimpulan bahwa (1) terdapat peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa setelah diterapkannya pembelajaran dengan bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi; (2) diperoleh kontribusi yang sedang antara bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi dalam peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa. Kata Kunci: bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi, kemampuan literasi matematis, mahasiswa
ANALISIS KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SDN NO 20 SP2 SKPH MANIS RAYA TAHUN AJARAN 2018/2019 Dores ,S.Pd., M.Pd, Olenggius Jiran; Lisa, M.Cs, Yasinta; Vorina, Oktavia
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.159 KB) | DOI: 10.31932/j-pimat.v1i2.506

Abstract

Matematika memiliki sifat yang konsisten, sistematis, dan logis kamislot. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Karena siswa belum bisa berkonsentrasi dengan baik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif.  Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 22 orang. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu lembar angket, observasi, dan  wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas V SDN NO 20 SP2 SKPH Manis Raya berada pada kategori cukup tinggi yaitu bahwa seluruh siswa sudah dapat memperhatikan ketika guru menjelaskan meteri didepan kelas, sebagian besar siswa sudah memiliki motivasi dalam belajar, dengan rata-rata hasil observasi sebesar 62,23% dan rata-rata hasil angket sebesar 75,69%, faktor pendukung konsentrasi belajar siswa adalah motivasi belajar siswa, lingkungan belajar yang tenang dan nyaman, dan siswa memiliki kesiapan belajar yang baik. Faktor penghambat konsentrasi belajar adalah teman sekelas yang ribut, siswa yang tidak memiliki motivasi belajar, siswa yang takut dan gugup, dan perlengkapan belajar yang tidak lengkap. Upaya yang dilakukan guru adalah memberikan arahan kepada siswa yang sering mengobrol di kelas, memberikan dorongan kepada siswa yang tidak memiliki motivasi dan masih merasa takut serta gugup saat pembelajaran matematika berlangsung Kata Kunci: Konsentrasi Belajar, Matematika
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SDN 01 NANGA KANTUK Andri, Andri; Dores, Olenggius Jiran; Lina, Anastasia Helina
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v2i1.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar matematika siswa di Sekolah Dasar Negeri 01 Nanga Kantuk Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di SDN 01 Nanga Kantuk sebanyak 121 orang dan yang dijadikan sampel sebanyak 55 orang menggunakan teknik Sampling Purposive, terdiri dari kelas IV, V dan VI. Pendekatan pada penelitian ini kuantitatif dengan metode analisis faktor dan analisis deskriptif, sedangkan bentuk penelitian ini adalah analisis faktor eksploratori. Hasil analisis faktor ditemukan 5 faktor yang mengelompok yang mempengaruhi kesulitan belajar yang diberi nama faktor minat dengan persentase variance 28.997%, faktor guru dengan persentase 14.386%, faktor kebiasaan belajar dengan persentase 9.860%, faktor lingkungan keluarga dengan persentase 9.860% dan faktor suasana rumah dengan persentase varians 7.290%. Sedangkan faktor yang paling dominan mempengaruhi kesulitan belajar yaitu faktor minat dengan persentase varians 28,997%.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Kemampuan Problem Solving Matematika Siswa Sopia, Nurapni Sopia; Jiran Dores, Olenggius; Hadidi, Hadidi; Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v7i2.2499

Abstract

This study was motivated by the low mathematics problem-solving ability of seventh-grade students of SMP Negeri 3 Belimbing Hulu. The purpose of the research was to improve students' math problem-solving skills by using Make-A-Match Cooperative Learning Model. The research used a qualitative descriptive approach with a form of classroom action research consisting of two cycles. The research instruments used were problem-solving ability test questions, observation sheets, questionnaires, and documentation. Based on the results of research and data processing from 22 students, the percentage of students' math problem-solving completeness increased from cycle I to cycle II, namely 59% to 100%, these results show that students are able to achieve the average. The increase in students' math problem-solving ability from cycle I to cycle II obtained an average of 67 to 83, these results indicate that the level of students' math problem-solving ability is in the high category. Furthermore, students' responses to the Make-A-Match Cooperative Learning Model were in the excellent category with an average student score of 80. So it can be concluded that the Make-A-Match Cooperative Learning Model can improve the mathematics problem-solving ability of seventh-grade students.
Pelatihan pengembangan animasi pembelajaran matematika dalam membentuk karakter menghadapi revolusi 5.0 Sopia, Nurapni; Rismawati, Melinda; Dores, Olenggius Jiran
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i1.1079

Abstract

Pada zaman sekarang sangat dibutuhkan teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjamah keseluruh ranah kehidupan dan semua kalangan. Salah satu fakta yang ada terdapat pada siswa yang lebih tertarik untuk bermain smartphone daripada membaca buku. Dari segi guru matematika belum memiliki kompetensi dan kreativitas untuk membuat pembelajaran yang menyenangkan. Penyelesaian permasalahan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan singkat mengenai pengembangan animasi pembelajaran matematika dalam membentuk karakter menghadapi revolusi 5.0 yang dilanjutkan dengan proses pendampingan bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis animasi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi dan konsep dalam matematika, membangun karakter siswa SD, meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru SD sekota Sintang. 
ANALISIS MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 4 SIRANG SETAMBANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Dores, Olenggius Jiran; Huda, Fatkhan Amirul; Riana, Rusita
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2019): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.947 KB) | DOI: 10.31932/j-pimat.v1i1.408

Abstract

Latar belakang penelitian viralslot ini adalah rendahnya hasil belajar matematika di kelas IV SD Negeri 4 Sirang Setambang. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan peneliti, salah satu penyebabnya adalah rendahnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika, untuk mengungkapkan faktor-faktor pendukung dan penghambat minat belajar siswa serta untuk menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi faktor penghambat minat belajar tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif viralslot. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 17 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi, lembar wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV SDN NO 4 Sirang Setambang  berada pada kategori baik dengan rata-rata hasil observasi sebesar 68,24%. Faktor pendukung minat belajar siswa adalah motivasi belajar siswa, adanya arahan dan dorongan belajar yang diberikan oleh guru, lingkungan belajar yang tenang, dan perlengkapan belajar yang lengkap. Faktor penghambat minat belajar siswa kondisi kelas yang ramai, siswa memiliki kesibukan sendiri pada saat guru menjelaskan materi dan siswa yang tidak memiliki kesiapan untuk belajar dalam perlengkapan belajarnya tidak lengkap viralslot . Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi faktor penghambat minat belajar adalah guru memberikan motivasi kepada siswa saat pelajaran akan dimulai serta arahan dan dorongan pada saat pembelajaran sedang berlangsung. Kata Kunci: Minat  Belajar, Matematika, SiswaNikmati pengalaman bermain slot zeus, grafis epik dan fitur bonus hadir untuk meningkatkan peluang kemenangan.