Articles
EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI PERMAINAN SOSIALISASI UNTUK MENURUNKAN PERILAKU IMPULSIF PADA ANAK DENGAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVE DISORDER (ADHD)
Deyla Erinta;
Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.514 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v3n1.p67-78
The purpose of this study was to examine the effectiveness of socialization play therapy to reducing impulsive behavior in children. The research subjects are kinder garten students in SLB N Gedangan Sidoarjo. This study used a quantitative method along with Quasi experiment design with the type of Time Series Design. Purposive sampling techniques was used to collect the research subjects that has the characteristics of subjects with ADHD. Data collection method used Rating scale of impulsive behavior children with ADHD and using Wilcoxon signed rank test. The result of data analysis obtained P-value or sig at 0,043 with α = 0,05. It means that H0 is rejected and this the H1 accepted. It can be concluded that the application of socialization play therapy is effective to reduce impulsive behavior in children with ADHD on SLB N Gedangan Sidoarjo.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa efektif terapi permainan sosialisasi dalam menurunkan perilaku impulsif pada anak ADHD. Subjek penelitian adalah siswa TK di SLB N Gedangan, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment dengan jenis Time Series Design. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni subjek yang memiliki karakteristik subjek yang mengalami ADHD. Pengumpulan data menggunakan rating scale perilaku impulsif pada anak ADHD dan menggunakan Wilcoxon sign rank test. Hasil analisis data diperoleh nilai P - value atau sig sebesar 0,043 dengan taraf α = 0,05. Artinya H0 ditolak dan hal ini menunjukkan bahwa H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi permainan sosialisasi efektif untuk menurunkan perilaku impulsif pada anak ADHD di SLB N Gedangan, Sidoarjo.
PERBANDINGAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI PEMERINTAH DAN NON PEMERINTAH
Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 2 (2011): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.654 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v1n2.p88-95
Artikel ini dibuat untuk membandingkan antara pengelolaan sumber daya manusia dari organisasi pemerintah dan non pemerintah. Data mengenai pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) pada organisasi pemerintah diperoleh dari BPOM Jakarta melalui literatur dan disertai data pendukung dari hasil wawancara terhadap Kabag kepegawaian BPOM dan Pemprov DKI tahun 2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kesamaan di antara keduanya, yaitu penekanan pada peningkatan efisiensi, efektivitas kerja, serta garis besar pengelolaan SDM, seperti fungsi dan kewajiban tenaga kerja, dan penekanan pada kinerja dan kompetensi tenaga kerja. Adapun perbedaannya antara lain dalam hal sumber dana pelaksanaan pengelolaan SDM, pengelolaan SDM yang spesifik, seperti masalah kenaikan pangkat dan pemutusan hubungan kerja, serta struktur organisasi.
GAMBARAN GAYA HIDUP DAN NILAI INTERNAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI PADA REMAJA DENGAN STATUS SOSIAL MENENGAH ATAS
Eko Darminto;
Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (969.111 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v1n1.p39-45
Artikel ini menyajikan suatu deskripsi tentang gaya hidup dan faktor-faktor yang mendasari nilai-nilai internal dalam membuat keputusan membeli pada remaja dengan tingkat ekonomi memengah atas. Data diperoleh menggunakan metode wawancara, angket, dan observasi. subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah umum (SMU) yang berusia antara 15-18 tahun dari latar belakang keluarga dengan status ekonomi menengah atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai, keyakinan, perspepsi, motif, dan kepribadian merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai internal. di samping itu juga ditemukan beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi remaja dalam keputusan membeli yaitu: teman, idola, keluarga, dan lingkungan.
MERANCANG PROSEDUR SELEKSI KARYAWAN PERUSAHAAN KONSULTAN TEKOLOGI INFORMASI
Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jptt.v1n1.p26-33
This article is focusing on Human Resources problems at PT. IF. Companys human resource seems hard to achieve their personal targets. Besides that, the amount of companys employee is not enough to support company in achieving its sales target. For this reason, PT. IF needs to have a specific form in selection process in order to have good human resources. The results are 1). Human resources problem can be fixed by making the right form of selection process; 2). The Selection Process is consist of psychological aspects and criteria quotition, predictor and interview guide quotition, and the selection stages which include curiculum vitae selection, psychological evaluation, dan interviews; 3). PT. IF needs to have preparation and planning before conduct a selection processes, getting updated information can be good example. There are few problems that writer had found during the making of this research, the problems is in the time arrangement between writer and the job holder.
Peran Kepercayaan Diri dan Kemampuan Multitasking terhadap Readiness to Change pada Mahasiswa
Meita Santi Budiani;
Olievia Prabandini Mulyana;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.971 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v10n2.p150-162
This study aims to determine the relationship between self-confidence and multitasking abilities with readiness to change among students. This study used a quantitative correlational method. The total number of 30 members of Psychology Student Association in Universitas Negeri Surabaya was recruited. Data were collected using three instruments, namely self-confidence, multitasking ability, and readiness to change scales. Data were analyzed using a multiple linear regression technique with the help of SPSS 24.0 for windows program. The statistical analysis results showed that the hypothesis of this study is approved. It can be concluded that there is a positive relationship of self-confidence and multitasking ability with readiness to change among subjects.Keywords: Self-confidence, multitasking ability, readiness to change, students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Seluruh 30 mahasiswa pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Surabaya direkrut secara purposif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change. Analisis data yang digunakan adalah teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis penelitian ini diterima. Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan yang bersifat positif antara kepercayaan diri dan kemampuan multitasking dengan readiness to change pada subjek.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Karyawan Terdampak Pandemi COVID-19
Umi Anugerah Izzati;
Meita Santi Budiani;
Olievia Prabandini Mulyana;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi,
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 11 No. 3 (2021): EDISI KHUSUS: Dimensi Psikologis Pandemi COVID-19
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.911 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v11n3.p315-326
This research discusses the psychological well-being of employees affected by COVID-19 pandemic. This research was a descriptive study that used a quantitative approach. The subjects in the study were 118 employees who are working in an educational institution. Data were collected using the psychological well-being scale which was constructed based on the Ryffs (1989) concept of psychological well-being. Data analysis were carried out by compiling categorization and cross-tabulating in order to determine the psychological well-being of employees. The results showed that the psychological well-being of employees was in the high category. The dimension of psychological well-being that stands out is the life purpose, followed by the positive relationships with others.Key words: Psychological well-being, employees, COVID-19 pandemic Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai gambaran kesejahteraan psikologis pada karyawan terdampak pandemic COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian adalah 118 karyawan yang bekerja di salah satu institusi pendidikan. Data dikumpulkan menggunakan skala kesejahteraan psikologis yang disusun berdasarkan konsep kesejahteraan psikologis dari Ryff (1989). Analisis data dilakukan dengan menyusun kategorisasi dan melakukan tabulasi silang guna mengetahui kesejahteraan psikologis karyawan. Hasil penelitian menunjukkan kesejahteraan psikologis yang dimiliki karyawan masuk ke dalam kategori tinggi. Dimensi kesejahteraan psikologis yang menonjol adalah tujuan hidup, dilanjutkan dengan hubungan positif dengan orang lain.
Hubungan antara Iklim Organisasi dengan Work Life Balance pada Karyawan
Olievia Prabandini Mulyana;
Umi Anugerah Izzati;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadew;
Meita Santi Budiani
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.356 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v13n1.p14-26
Abstract: Nowadays, working conditions has forced employees to be able to complete work flexibly, which makes employees have to work more so that it can have an impact on the imbalance between their personal and work lives. Aims of this study is to determine the relationship between organizational climate variabel with work life balance variabel in employees. This research method is quantitative with correlational design. The sample of this study were 81 employees using convenience sampling technique. Data collection using a work life balance scale and the organizational climate scale. The data analysis technique used product moment correlational test. The results of this study indicate that there is a significant relationship between organizational climate with work life balance in employees. Keywords: Work life balance, Organizational climate, Employees Abstrak: Kondisi kerja saat ini membuat karyawan dituntut untuk mampu menyelesaikan pekerjaan secara fleksibel dimana hal ini membuat karyawan harus bekerja lebih sehingga dapat memberikan dampak ketidakseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui hubungan antara variabel iklim organisasi dengan variabel work life balance pada karyawan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 81 karyawan dengan menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data menggunakan skala work life balance dan skala iklim organisasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dengan work life balance pada karyawan. Kata kunci: Work life balance, Iklim Organisasi, Karyawan
Hubungan Antara Adversity Quotient Dan Self-Efficacy Dengan Job Crafting Pada Wanita Bekerja Dengan Sistem Work From Home (Wfh)
Meita Santi Budiani;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi;
Olievia Prabandini Mulyana
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.807 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v13n1.p27-38
Kemampuan seorang individu dalam merubah perilaku kerjanya atas inisiatif dirinya sangat penting diperhatikan terutama pada wanita yang bekerja khususnya secara work from home. Seorang karyawan yang memiliki potensi untuk menciptakan pekerjaan dan mengubah cara dimana mereka dapat memecahkan permasalahan membutuhkan adanya kecerdasan atau kemampuan yang dikaitkan dengan adversity quotient. Selain itu, adanya tingkat kepercayaan diri yang dapat menyelesaikan tugas atau sebuah pekerjaan tertentu dapat menjadi faktor pendorong sekaligus dalam memprediksi perilaku tertentu dalam meningkatkan job crafting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient dan self-efficacy dengan job crafting pada wanita bekerja dengan sistem WFH. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang bekerja dengan sistem WFH. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria seorang ibu yang bekerja sebagai pegawai tetap di Surabaya dan menjalani work from home minimal 1 hari dalam seminggu. Dengan kriteria di atas, jumlah partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 65 partisipan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan instrumen skala adversity quotient dengan reliabilitas 0,925, skala self-efficacy dengan reliabilitas 0,922, dan skala job crafting dengan reliabilitas 0,974. Data dianalisis dengan teknik analisis korelasi berganda dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan job crafting dan self-efficacy dengan job crafting.
PENDAMPINGAN SELF-MANAGEMENT STRATEGY BAGI PESERTA DIDIK di SMA A. WAHID HASYIM PESANTREN TEBUIRENG JOMBANG
Wiwin Yulianingsih;
Meita Santi Budiani;
Rofik Jalal Rosyanafi;
Rivo Nugroho;
Alfina Nelish Zharfana
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): Volume 3, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Program Studi S1, S2, S3 Mananajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jpm.v3n1.p44-52
The purpose of this service is to assist the implementation of self-management strategy for students in SMA A. Wahid Hasyim at Pesantren Tebuireng Jombang. This is a form of contribution to educational institutions, at the high school level, especially as a form of strategy in self-management of students who are in the final grade class. The targets of this community service are students and homeroom teachers of class XII SMA A. Wahid, Pesantren Tebuireng. The self-management strategy is carried out as an effort to improve time efficiency and self-preparation in forming good self-management by applying self-management methods career management methods, and problem-solving skills. This service activity is carried out by two types of activities that take place simultaneously on September 21 and 22, 2022. The method used is training, the training method has three stages through identification, socialization and evaluation. Follow-up in community service activities at SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng is a measure of the success of students who are able to manage themselves by testing their academic potential.
Eksplorasi Komitmen Karier Guru
Olievia Prabandini Mulyana;
Umi Anugerah Izzati;
Meita Santi Budiani;
Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jptt.v14n1.p141-152
Komitmen karier mengacu pada sikap individu terhadap karier yang dimiliki, termasuk kesediaan dan antusiasme bekerja dalam kapasitas tertentu. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa komitmen karier mengarah ke kinerja yang lebih baik, mengurangi tingkat pergantian pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi komitmen karier pada guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui skala komitmen karier. Responden penelitian merupakan 191 guru. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar skor komitmen karier guru termasuk dalam kategori sangat tinggi dan tinggi. Hasil analisis lebih lanjut bahwa terkait jenis kelamin menunjukkan bahwa guru perempuan memiliki skor komitmen karier yang lebih tinggi dibandingkan guru laki-laki. Berdasarkan masa kerja menunjukkan bahwa guru dengan masa kerja lebih dari 20 tahun memiliki skor komitmen karier yang lebih tinggi dibandingkan kelompok guru dengan masa kerja lebih dari sepuluh tahun dan kurang dari sepuluh tahun.