Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search
Journal : CJPP

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP BEBAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PRODUKSI PT. X Hidayati, Siti Nur Aini; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40847

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap beban kerja dengan kepuasan kerja pada karyawan produksi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah subjek 93 karyawan produksi. Instrumen dalam penelitian ini disusun berdasarkan aspek persepsi terhadap beban kerja kepuasan kerja dengan jenis skala likert. Data hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,336 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05). Hasil menunjukkan persepsi terhadap beban kerja dengan kepuasan kerja memiliki hubungan yang signifikan dan arah hubungan negatif (berlawanan), yang artinya semakin rendah skor persepsi terhadap beban kerja maka semakin tinggi kepuasan kerja pada karyawan. Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi skor persepsi terhadap beban kerja maka semakin rendah kepuasan kerja pada karyawan. Kata Kunci: persepsi beban kerja, kepuasan kerja, karyawan. Abstract This study aims to determine the relationship between perceptions of workload and job satisfaction on production employees. The sampling technique in this study used a total sampling technique with 93 production employees as a subject. The instrument in this study was arranged based on the perception aspect of the workload of job satisfaction with a Likert scale type. The data from this study were analyzed using the product-moment correlation test with the help of SPSS 25.0 for windows. The results of the research data analysis showed a correlation coefficient value of -0.336 and a significance value of 0.001 (p<0,05). The results show that the perception of workload and job satisfaction has a significant relationship. The relationship's direction is negative (opposite), which means that the lower the perception score of workload, the higher the employees job satisfaction. Vice versa, the higher the perception score of the workload, the lower the job satisfaction of employees. Keywords: workload perception, job satisfaction, employees
HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DENGAN STRES KERJA PADA TENAGA KESEHATAN WANITA DI PUSKESMAS Priastuty, Bella Ayu Dianti; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40848

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada tenaga kesehatan wanita di puskesmas. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 95 tenaga kesehatan wanita. Teknik pengambilan data purposive sampling dengan kriteria petugas kesehatan wanita dengan usia pernikahan lebih dari 5 tahun, memiliki status pegawai tetap, mempunyai anak pada usia sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, dan bekerja di puskesmas dengan akreditasi madya. Maka diperoleh sampel pada penelitian ini berjumlah 65 orang tenaga kesehatan wanita bekerja di puskesmas. Instrumen yang digunakan yaitu skala konflik peran ganda dan skala stres kerja. Teknik analisa data menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan program SPSS 25.0 for windows untuk menguji hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja. Hasil analisis data memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,795 dengan taraf signifikansi sebesar <0,001 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada tenaga kesehatan wanita sudah menikah yang bekerja di puskesmas. Kata Kunci: konfik peran ganda, stres kerja, tenaga kesehatan wanita. Abstract This study explores the relationship between dual role conflict and work stress in women's health workers in puskesmas. The method used is the quantitative method. The study's population was 95 female health workers. Purposive sampling data collection techniques with the criteria of women's health officers with a marriage age of more than five years, have permanent employee status, have children in elementary school to high school, and work in health centers with accreditation. So obtained samples in this study amounted to 65 women health workers working in the puskesmas. The instruments used are the dual role conflict scale and the work stress scale. Data analysis techniques use Product Moment correlation through the help of spss 25.0 for windows program to test the relationship between dual role conflicts and work stress. The data analysis obtained a correlation coefficient value of 0.795 with a significance level of <0.001 (p<0.05). The results showed a link between dual role conflicts and work stress in married women's health workers working in health centers. Keywords: dual role conflict, work stress,women's health workers.
HUBUNGAN ANTARA WORK LIFE BALANCE DENGAN KEPUASAN KERJA PADA GURU SMA NEGERI 12 SURABAYA DI MASA PANDEMI Anggraeni, Dya Wahyu; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40938

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work life balance dengan kepuasan kerja pada guru SMA Negeri 12 Surabaya di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 31 guru SMA Negeri 12 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala work life balance dan skala kepuasan kerja dengan menggunakan jenis skala Likert. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi pearson product moment dengan bantuan software SPSS 24 for windows. Hasil analisa data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,727 (r = 0,727) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara work life balance dan kepuasan kerja pada guru SMA Negeri 12 Surabaya di masa pandemi artinya semakin tinggi work life balance maka semakin tinggi pula kepuasan kerja guru. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah work life balance maka semakin rendah pula kepuasan kerja. Kata Kunci: Work Life Balance, Kepuasan Kerja, Guru Abstract This study aims to determine the relationship between work-life balance and job satisfaction for teachers at SMA Negeri 12 Surabaya during the pandemic. This study uses quantitative methods. The sampling technique used was saturated sampling technique with the number of research subjects as many as 31 SMA Negeri 12 Surabaya teachers. The data collection technique used in this study is a work-life balance scale and a job satisfaction scale using a Likert scale. Analysis of the data used is the Pearson product-moment correlation test with the help of SPSS 24 software for windows. The results of data analysis showed a correlation coefficient value of 0.727 (r = 0.727) and a significance value of 0.000 (p < 0.05). It shows a significant and positive relationship between work-life balance and job satisfaction for teachers at SMA Negeri 12 Surabaya during the pandemic, meaning that the higher the work-life balance, the higher the job satisfaction of teachers. Vice versa, the lower the work-life balance, the lower the job satisfaction. Keywords: Work Life Balance, Job Satisfaction, Teacher
HUBUNGAN ANTARA KETERIKATAN KERJA DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR PADA GURU SMA NEGERI 1 GEDANGAN DI MASA PANDEMI Muchollasho, Wiwin; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40942

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterikatan kerja dengan organizational citizenship behavior pada guru SMA Negeri 1 Gedangan di masa pandemi. Sampel penelitian ini berjumlah 34 orang yang ditetapkan dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan metode kuatitatif dengan teknik korelasi. Isntrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala keterikatan kerja dan skala organizational citizenship behavior. Jenis instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keterikatan kerja dengan organizational citizenship behavior dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0.05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,885 (r=0,885). Hubungan yang positif dapat diartikan bahwa semakin tinggi keterikatan kerja yang dimiliki oleh guru, maka semakin tinggi pula organizational citizenship behavior yang dimiliki oleh guru. Sebaliknya, jika keterikatan kerja yang dimiliki oleh guru rendah, maka semakin rendah pula organizational citizenship behavior yang dimiliki guru. Kata Kunci: Keterikatan Kerja, Organizational Citizenship Behavior, Guru. Abstract This study aims to find out the relationship between work attachment and organizational citizenship behavior in teachers of SMA Negeri 1 Gedangan during the pandemic. The sample of this study amounted to 34 people who were determined using saturated sample techniques. This study uses a robust method with correlation techniques. The instrument used in this study is the scale of work attachment and organizational citizenship behavior scale. The type of instrument used in this study is the Likert scale data analysis techniques using Pearson Product Moment correlation test with the help of SPSS version 24.0 for windows. The results showed a positive and significant relationship between work attachment and organizational citizenship behavior with a significance value of 0.000 (p<0.05) and a correlation coefficient value of 0.885 (r=0.885). A positive relationship can mean that the higher the attachment of work owned by the teacher, the higher the organizational citizenship behavior owned by the teacher. On the other hand, if the work attachment owned by the teacher is low, then the lower the organizational citizenship behavior that the teacher has. Keywords: Work Engagement, Organizational Citizenship Behavior, Teacher.
PERBEDAAN KEPUASAN PELANGGAN DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PENGGUNA JASA PERAWATAN SEPATU Gianmah, Mohamad Refikasa Khaf Putra; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40945

Abstract

Abstrak Kepuasan pelanggan merupakan suatu hal yang penting bagi penyedia jasa, salah satunya adalah penyedia jasa perawatan sepatu. Sehingga guna peningkatan pelayanan pada jasa perawaan sepatu, maka diperlukan riset untuk memberikan layanan yang tepat berdasarkan karakteristik penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat dan pembentuk kepuasan pelanggan perawatan sepatu Kusam.sc ditinjau berdasrkan kelompok jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan di masa pandemi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah sebanyak 234 pelanggan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah skala kepuasan pelanggan berjenis skala likert yang mengacu pada aspek kepuasan pelanggan milik Kotler & Keller. Analisis data yang digunakan adalah uji anova empat jalur dengan bantuan software SPSS 25.0 for windows. Hasil uji analisis varian 4 arah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepuasan pelanggan ditinjau dari jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan. Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Usia, Jenis Kelamin, Pekerjaan, Pendapatan. Abstract Customer satisfaction is an important thing for service providers, one of which is shoe care service providers. So to improve services on shoe stature services, research is needed to provide the right service based on the characteristics of its users. This study aims to determine the differences in levels and shapers of customer satisfaction of shoe care Kusam.sc reviewed based on gender, age, occupation, and income groups during the pandemic. The research uses comparative quantitative methods. This research is a population study with a total of 234 customers. The data collection technique used is a Likert scale of customer satisfaction that refers to the customer satisfaction aspect of Kotler &Keller. The data analysis used is a four-track ANOVA test with the help of SPSS 25.0 for windows software. The results of a 4-way variant analysis test showed that there were differences in customer satisfaction reviewed from gender, age, occupation, and income. Keywords: Customer Satisfaction, Age, Gender, Occupation, Income.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT. X Ilmi, Aynun; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.40946

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dengan keterikatan kerja pada karyawan PT. X. Sampel penelitian ini adalah karyawan tetap PT. X berjumlah 131 orang yang ditetapkan menggunakan teknik sampel jenuh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan skala iklim organisasi dan skala keterikatan kerja dengan jenis skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dengan bantuan SPSS 25.0 for windows. Hasil analisis data diperoleh nilai taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,651 (r=0,651) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara iklim organisasi dengan keterikatan kerja pada karyawan PT. X dan hubungannya tergolong kuat. Koefisien korelasi yang bernilai positif menunjukkan hubungan berbanding lurus artinya semakin tinggi skor iklim organisasi maka semakin tinggi pula keterikatan kerja karyawan. Demikian sebaliknya, semakin rendah skor iklim organisasi maka semakin rendah pula keterikatan kerja karyawan. Kata Kunci: iklim organisasi, keterikatan kerja, karyawan Abstract This study aims to determine the relationship between organizational climate and work engagement among employees. The sample in this research is the employee of PT. X amount 131 persons who selected by saturated sampling technique. This research used the quantitative method. Data were collected using an organizational climate scale and work engagement scale with a likert scale type. The technique of data analysis using product-moment correlation test with help of SPSS 25.0 for windows. The result of this research obtained a significance level is 0,000 (p<0,05) and the correlation coefficient value is 0,651 (r=0,651), it shows there is a significant correlation between organizational climate with work engagement among PT. X employees and the relationship is quite strong. The positive value indicates a relationship is directly proportional, it means the higher score of organizational climate, the higher work engagement of the employees. Otherwise, the lower score of organizational climate, the lower work engagement of the employees. Keywords: organizational climate, work engagement, employee
HUBUNGAN ANTARA TUNTUTAN PEKERJAAN DENGAN STRES KERJA PADA ANGGOTA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA Hestya, Dwi; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v8i2.41115

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tuntutan pekerjaan dengan stres kerja pada anggota satuan polisi pamong praja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, yakni 120 subjek dari total 300 anggota satuan polisi pamong praja bagian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala tuntutan pekerjaan dan skala stres kerja menggunakan jenis skala likert. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi product moment dengan bantuan software SPSS 24 for windows. Hasil analisa menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,416 (r=0,416) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara tuntutan pekerjaan dengan stres kerja pada anggota satuan polisi pamong praja artinya semakin tinggi tuntutan pekerjaan maka semakin tinggi stres kerja. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tuntutan pekerjaan maka semakin rendah pula stres kerja. Kata Kunci: tuntutan pekerjaan, stres kerja, stres, pegawai Abstract This study aims to determine the relationship between job demands and work stress on members of the civil service police unit. This study uses quantitative methods. The sampling technique used was accidental sampling, which consisted of 120 subjects from 300 members of the civil service police unit in the field. The data collection technique used in this research is the scale of job demands and work stress using a Likert scale. Analysis of the data used is the product-moment correlation test with the help of SPSS 24 software for windows. The results of the analysis showed that the correlation coefficient was 0.416 (r=0.416), and the significance value was 0.000 (p<0.05). It offers a significant and positive relationship between job demands. It works stress on members of the civil service police unit, meaning that the higher the job demands, the higher the job stress. The lower the job demands, the lower the work stress. Keywords: job demands, job stress, stress, employees
The Relationship between Psychological Safety and Commitment Organizational in Teacher Watie, Mellynda Sukma; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54363

Abstract

This research is based on the importance of teachers to have good psychological security because a teacher who has good psychological security, the teacher will involve himself in the progress of the organization and choose to stay in the organization so that the organizational commitment of the teacher is also good. The population of this study were 32 teachers who taught at the Surabaya Regional Education Foundation. Data collection techniques using organizational commitment scale instruments and psychological safety scales. The results showed a correlation coefficient value of 0.702 (r=0.702) with a significance value of 0.005 (p<0.05) which was analyzed using the Pearson Product Moment correlation test. In this test, it can be seen that there is a positive and significant relationship between psychological safety and organizational commitment in teachers. It is defined that the more positive the level of psychological security possessed by the teacher, the higher the organizational commitment that exists in the teacher. Vice versa, the more negative the level of psychological security owned, the lower the level of organizational commitment owned by the teacher.
Hubungan antara Konsep Diri dengan Kesiapan Kerja pada Siswa SMK Indirasari, Luviana Dewi; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11n3.p1367-1382

Abstract

Hubungan Perceived Organizational Support dan Flourishing pada Karyawan Nur'aini, Nadja Alfin; Mulyana, Olievia Prabandini
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1089-1028

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pentingnya flourishing pada karyawan proyek yang bekerja pada kondisi kerja yang beresiko Flourishing merupakan bentuk kesejahteraan level tertinggi dalam psikologi positif. Kondisi flourishing pada karyawan merupakan hal yang penting bagi karyawan karena flourishing berkaitan dengan berbagai perilaku kerja yang sifatnya positif. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perceived organizational support dan flourishing pada karyawan. Subjek penelitian ini menggunakan sampel jenuh menggunakan 65 orang karyawan proyek di PT. X sebagai subjek penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional. Kedua variabel diukur menggunakan skala flourishing dan perceived organizational support. Hasil penelitian ini adalah kedua variabel memiliki nilai koefisien korelasi 0,709 dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05). Hal ini menyatakan bahwa terdapat hubungan positif dalam kategori kuat antara variabel perceived organizational support dan flourishing pada karyawan proyek PT. X.