Claim Missing Document
Check
Articles

INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI USAHA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PEREMPUAN DAN KETAHANAN RUMAH TANGGA Wenni Anggita; Dian Prihardini Wibawa; Dony Yanuar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v5i1.677

Abstract

Pada tahun 2005, di bidang pendidikan, kesenjangan gender terlihat dari angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas sebanyak 11% yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki sebesar 5%. Selain itu, jenjang pendidikan yang ditamatkan perempuan jauh lebih rendah daripada laki-laki. Melalui intensifikasi pelaksanaan kelompok belajar Paket A, Paket B, dan Paket C kesenjangan itu diharapkan semakin sempit sehingga pada tahun 2006 angka buta huruf perempuan umur 15 tahun ke atas diperkirakan menurun menjadi 10%. Pengembangan lokal terkait erat dengan keberadaan industri kecil yang dapat memanfaatkan potensi lokal berupa penyerapan tenaga kerja, terutama perempuan. Perempuan dalam industri kecil, banyak mengalami persoalan yang terkait dengan peran jender yang menyebabkan marginalisasi (pemiskinan ekonomi) dan pelabelan negatif (stereotype) terhadap kaum perempuan. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan peran mereka sebagai kekuatan industri kecil. Industri kecil juga dikatakan sebagai upaya pengembangan lokal di Indonesia, hal ini dikarenakan bahwa industri rumahan atau industri kecil adalah pondasi ekonomi keluarga. Terlebih dalam hal ini industri rumahan yang dikawangi oleh perempuan-perempuan. Walaupun sebenarnya pada industri rumahan bukan hanya perempuan yang berperan, namun juga anggota keluarga atau bahkan melibatkan warga sekitar
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DI ERA PANDEMI CORONA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA Wenni Anggita; Julia Julia; Suhaidar Suhaidar; Nur Ahmad Ricky Rudianto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpu.v7i2.2083

Abstract

Tahun 2020 menjadi tahun musibah bagi seluruh negara termasuk Indonesia dengan munculnya Wabah corona (Covid-19). Perekonomian dunia menjadi porak-poranda akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia termasuk juga Indonesia. Hal ini menjadikan banyak kepala rumah tangga mengalami kesulitan ekonomi akibat dari pendapatan yang menurun akibat dari kebijakan PSBB yang diberlakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi laju penyebarab dari virus corona. Kurangnya pendapatan kepala rumah tangga ini menjadikan ibu rumah tangga sebagai seorang Financial Planner harus bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga di masa sulit. Sebagai Financial Planner, perempuan haruslah menjadi seorang perencaa yang baik dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Hal ini dikarenakan podasi rumah tangga terdapat pada bagaimana penguatan ketahanan ekonomi keluarga yang berasal dari peran perempuan sebagai Financial Planner. Oleh karenanya, perempuan dan ibu rumah tangga harus mendapatkan edukasi mengenai bagaimana manajemen keuangan rumah tangga dengan baik
Pengaruh Foreign Direct Investment, Domestic Investment, Dan Belt And Road Initiative Terhadap Gross Domestic Product Indonesia Andreadi Andreadi; Suhaidar Suhaidar; Wenni Anggita
Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 4 No 2 (2023): Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v4i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh foreign direct investment, domestic investment dan belt and road initiative terhadap gross domestic product Indonesia tahun 2014 – 2021. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 6 subsektor lapangan usaha dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan foreign direct investment, domestic investment berpengaruh terhadap gross domestic product Indonesia tahun 2014 – 2021. Sementara itu, belt and road initiative tidak berpengaruh terhadap gross domestic product Indonesia tahun 2014 – 2021.
THE COMPARATIVE ANALYSIS OF VILLAGE FINANCIAL MANAGEMENT Maya Yusnita; Wenni Anggita
AFEBI Management and Business Review Vol. 3 No. 2 (2018): December
Publisher : Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47312/ambr.v3i2.199

Abstract

West Bangka was the only regency in Bangka Belitung Province that received a Fair Without Exception (WTP) in 2013-2014. Different with the East Belitung which has never received a WTP, even in 2014 East Belitung received Unqualified Opinion (TW). This study aims to analyze and compare village financial management and its level of suitability with The Minister Regulation Number 113 Year 2014. Qualitative analysis used to identify the constraints on village financial management, analysis of quantitative using Independent Sample t Test. The object of this research are 26 villages in West Bangka and East Belitung. The results of this study showed that the obstacles of financial administration was caused by lack of understanding and guidance regarding the tasks, principal and functions of village apparatus. Reporting and financial accountability of the village is in accordance with the applicable rules, but there are 3 villages (11.54%) that have not been in accordance with The Minister Regulation Number 113 Year 2014. The results of descriptive statistics, there are differences in reporting and accountability of village finance. However, there is no difference regarding administration of village revenues, expenditures and financing in West Bangka and East Belitung.Keywords: Administration, Accountability, Village Financial Management
Voluntory Disclosure Organisasi Pengelola Zakat di Indonesia melalui Internet Financial Reporting Suhaidar Suhaidar; Wenni Anggita; Iski Zaliman
Accounthink : Journal of Accounting and Finance Vol. 8 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Badan Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/acc.v8i02.9413

Abstract

Seiring dengan perkembangan dunia teknologi, perkembangan dari pelaporan keuangan melalui internet semakin meningkat pula. Hal ini akan menimbulkan dampak yang signifikan karena intensitas penggalian informasi masyarakat saat ini adalah mengandalkan media berbasis internet dikarenakan lebih efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana voluntary disclosure yang diproksikan dengan nonprofit organization index melalui internet financial reporting pada organisasi pengelola zakat di Indonesia. Sampel penelitian ini sebanyak 11 organisasi dengan 3 tahun masa observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan internet financial reporting hanya 60,13% yang berarti masih banyak organisasi pengelola zakat yang belum melakukan internet financial reporting. Variable ukuran dan umur organisasi berpengaruh terhadap pengungkapan informasi sedangkan variable kinerja dan tipe organisasi tidak berpengaruh terhadap pengungkapan informasi.
PELATIHAN AKSES DAN STRATEGI PEMASARAN UMKM di ERA DIGITAL MENUJU DIGITAL MATURITY Ari Agung Nugroho; Wenni Anggita; Nanang Wahyudin; Sigit Nugroho
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1187

Abstract

According to the 2020 Asia Pacific SMB Digital Maturity Study which was made based on the results of a survey of SMEs from all regions in the Asia Pacific by the International Data Corporation (IDC) according to the Cisco Commission, there are 4 (four) MSME maturity levels. The four levels are digital indifferent, digital observer, digital challenger and digital native. According to this study, the majority of MSMEs in Indonesia are still in the first stage or more precisely, ranked 13th in Asia Pacific. However, as many as 82 percent of MSMEs in Indonesia have the desire to transform digitally so they can bring new products and services to the market. Therefore, efforts are needed to make MSMEs more digitally literate, one of which is providing knowledge related to digital marketing through effective use of social media. The implementation of this service activity is by providing training related to the use of social media as a means of marketing products more effectively in the current era of digitalization. MSME players are given tips and tricks on how to create content, how to create words that attract buyers so that the product is better known. The output of this activity is that MSMEs are motivated to make more use of social media as a marketing tool and MSMEs have business accounts on their social media that will be used for promotions
PENGARUH OPERATING CAPACITY, SALES GROWTH, DAN LEVERAGE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI SUBSEKTOR FOOD AND BEVERAGE TAHUN 2018-2021) Delia, Amara; Suhaidar, Suhaidar; Anggita, Wenni
Jurnal Bina Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Bina Akuntansi Volume 11 nomor 1 Januari Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wiyatamandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52859/jba.v11i1.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Operating Capacity, Sales Growth, dan Leverage Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Food and Beverage di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 120 perusahaan subsektor food and beverage yang dihitung dengan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data dan pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa operating capacity dan sales growth berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial Distress pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverage tahun 2018-2021. Sementara itu, leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Distress pada perusahaan manufaktur subsektor food and beverage tahun 2018-2021.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Struktur Aset, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Sektor Consumer Goods Industry yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2022 Buana, David Imam; Karmawan; Anggita, Wenni
Jurnal EMT KITA Vol 8 No 1 (2024): JANUARY 2024
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET) - Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/emt.v8i1.2070

Abstract

This research aims to test and analyze the influence of profitability, liquidity, asset structure, and sales growth on capital structure in companies in the consumer goods industry sector. This type of research is quantitative research with a sample of companies in the consumer goods industry sector. The independent variables used in this research are profitability, liquidity, asset structure, and sales growth, while the dependent variable in this research is capital structure. The sample in this study was 32 companies using the purposive sampling technique. The data analysis method used is multiple regression analysis. Based on the results of research conducted with a sample of 32 companies, it can be concluded as follows: (1) The profitability variable has a significant positive influence on capital structure because the company is carrying out expansion which requires a lot of funds to encourage increased profits in the future. (2) The liquidity variable has a significant negative influence on capital structure because sector companies that have high liquidity means they can pay short-term debt, so they tend to reduce total debt, which ultimately will make the capital structure smaller. (3) The asset structure variable does not have an influence on the capital structure because most of the company's fixed assets are financed with the company's internal funds. An increase in fixed assets is not always followed by an increase in long-term debt. (4) The sales growth variable does not influence the capital structure because sales tend not to be supported by an efficient increase in the company's capital, resulting in operational costs that are too high
Pengaruh Price to Book Value, Economic Value Added, dan Market Value Added terhadap Return Saham pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2022 Kisma, Lara; Anggita, Wenni; Ridwan, Muhammad Qomaruddin
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 4 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i4.1684

Abstract

This study aims to analyze the effect of Price to Book Value, Economic Value Added, and Market Value Added on Stock Returns in State-Owned Enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022. The number of samples used in this study was 19 companies with purposive sampling techniques. The type of data used is secondary data. This study uses a quantitative approach with data analysis methods and hypothesis testing using descriptive statistical analysis and panel data regression analysis. The results of the study show that partially Price to Book Value has a positive effect on Stock Returns, while Economic Value Added and Market Value Added have no effect on Stock Returns. Simultaneously, Price to Book Value, Economic Value Added, and Market Value Added have a positive effect on Stock Returns in State-Owned Enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022
Sosialisasi Strategi Digital Marketing dan Branding Produk pada UMKM Kota Pangkalpinang Nugroho, Ari Agung; Anggita, Wenni; Wahyudin, Nanang; Nugroho, Sigit
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.7387

Abstract

Bagi pelaku usaha, adaptasi dan melakukan kreasi dengan pendekatan digital kini sudah merupakan keniscayaan. Bila pelaku usaha mampu beradaptasi, bahkan mampu menemukan peluang baru untuk pertumbuhan bisnisnya, merekalah yang mampu tetap survive di era digital. Perubahan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas di luar rumah, rupanya menjadi katalis bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Tentu saja itu berlaku untuk pengusaha kecil dan menengah yang sudah terhubung dengan ekosistem digital. Hal ini tidak lepas dari masifnya literasi digital, khususnya yang dilakukan pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Selain pemerintah, akademisi juga menjadi salah satu peran yang tidak dapat lepas untuk mendigitalisasikan UMKM. Hal yang harus dilakukan oleh UMKM adalah melek digital dengan cara bagaimana strategi branding produk dan pemasaran digital dengan memaksimalkan penggunaan media social.