Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENERAPAN SENAM HAMIL SEBAGAI INTERVENSI NON FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Nurliawati, Enok; Komariah, Etty; Setyarini, Wahyu Ikka; Husen, Nur Resma
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Third-trimester pregnancy is often accompanied by complaints of back pain due to physiological changes and altered body posture. Prenatal exercise is a non-pharmacological method that may help reduce the intensity of back pain in pregnant women. This study aimed to determine the response of a third-trimester pregnant woman before and after receiving a prenatal exercise intervention. The research design used a case study approach based on the nursing process. The subject was one third-trimester pregnant woman experiencing moderate back pain (pain scale 4–6) who met the inclusion and exclusion criteria. The nursing intervention, in the form of prenatal exercise, was administered for three consecutive days with a duration of 10–15 minutes per session according to the standard operating procedure. Data were collected through observation, interviews, and biophysiological assessments. The results showed a decrease in pain intensity, with the patient reporting a reduction in back pain to 2 out of 10 after the intervention. Non-verbal responses such as grimacing, protective posture, and restlessness also decreased. Prenatal exercise proved effective in reducing back pain in third-trimester pregnant women through mechanisms of muscle relaxation, increased flexibility, and improved body posture. Prenatal exercise may be recommended as a promotive and preventive intervention in antenatal care services. Abstrak: Kehamilan trimester III sering disertai keluhan nyeri punggung akibat perubahan fisiologis dan postur tubuh. Senam hamil merupakan metode non farmakologis yang dapat membantu menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hamil. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung sedang (skala nyeri 4–6) dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi. Intervensi keperawatan berupa senam hamil diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 10–15 menit per sesinya sesuai standar operasional prosedur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan biofisiologis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri dan pasien melaporkan intensitas nyeri punggung menurun menjadi 2 dari 10 setelah intervensi. Respon nonverbal berupa ekspresi meringis, sikap protektif, dan gelisah juga berkurang. Senam hamil terbukti efektif dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III melalui mekanisme relaksasi, peningkatan fleksibilitas otot, dan perbaikan postur tubuh. Senam hamil dapat direkomendasikan sebagai intervensi promotif dan preventif dalam pelayanan antenatal care.
Implementasi Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sebagai Upaya Pengelolaan Kecemasan pada Siswa di SMAN 8 Tasikmalaya Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi; Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Wayunah, Wayunah; Yulianti, Yeli; Anwar, Saefunnuril
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2668

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang sering dialami remaja dan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai upaya pengelolaan kecemasan pada siswa SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 30 siswa kelas X melalui sesi edukasi kesehatan mental dan praktik langsung terapi SEFT secara berkelompok. Tingkat kecemasan siswa diukur menggunakan instrumen Skrining Dini Kecemasan Sederhana (SDKS) yang terdiri dari 10 item pertanyaan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kecemasan sedang hingga tinggi (69,9%). Selama pelaksanaan terapi SEFT, secara observasional terlihat adanya penurunan ketegangan fisik, pernapasan yang lebih teratur, serta perubahan emosi menjadi lebih tenang dan nyaman. Siswa juga melaporkan berkurangnya rasa khawatir berlebihan dan meningkatnya kepercayaan diri dalam menghadapi aktivitas belajar. Implementasi SEFT terbukti mudah dipelajari, dapat dilakukan secara mandiri, serta memberikan efek relaksasi langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa terapi SEFT berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.
BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) dalam Upaya Mitigasi Risiko Kardiovaskuler pada Remaja di SMAN 8 Tasikmalaya Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Anwar, Syaefunnuril; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli; Suprapti, Betty; Wayunah, Wayunah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2669

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap munculnya faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik. Upaya deteksi dini melalui skrining kesehatan berbasis sekolah menjadi penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan kardiovaskuler dan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan profil kesehatan remaja melalui program BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) di SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 120 siswa dalam edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan komprehensif pada 37 siswa yang meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal (48,65%) dan status gizi normal (62,16%), namun masih ditemukan siswa dengan prehipertensi dan hipertensi sebesar 40,54%, serta status gizi berlebih (overweight dan obesitas) sebesar 27,03%. Selain itu, sebanyak 24,32% siswa teridentifikasi mengalami anemia. Temuan ini menunjukkan adanya potensi masalah kesehatan remaja yang memerlukan perhatian dan intervensi dini. Kegiatan BEAT-SCREEN terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif melalui integrasi skrining, edukasi, dan konseling kesehatan. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan PTM dan peningkatan derajat kesehatan remaja.
EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PENCEGAHAN GANGGUAN KARDIOVASKULER SEMASA MENSTRUASI PADA SISWI SMAN 1 MANONJAYA KAB. TASIKMALAYA Sambas, Etty Komariah; Syafariah, Yayah; Nurliawati, Enok; Hersoni, Soni; Maulida, Salma; Nur Azlina, Putri; Agustina, Dhea; Isma Farida, Haliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v6i1.1617

Abstract

Proses menstruasi mengakibatkan perubahan fisiologis yang sementara memengaruhi aktivitas jantung dan tekanan darah, aspek ini sering diabaikan dalam evaluasi risiko kardiovaskular. Fokus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kepada para siswi mengenai pentingnya gaya hidup sehat selama menstruasi guna mencegah gangguan kardiovaskular. Edukasi ini diperlukan karena kesehatan remaja selama menstruasi berkaitan dengan kesehatan jantung di masa depan. Metode penyuluhan digunakan dengan hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswi setelah kegiatan edukasi. Hasil menunjukkan perubahan positif dalam pemahaman siswa tentang pentingnya gaya hidup sehat. Edukasi melalui media Power Point, leaflet, dan video efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswi. Program ini membantu siswa menerapkan gaya hidup sehat yang diharapkan berkelanjutan hingga dewasa.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU NIFAS MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK MENDUKUNG PROSES PEMULIHAN PASCA PERSALINAN Nurliawati, Enok; Etty Komariah; Soni Hersoni; Rifki Rifaldi; Mutia Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v6i2.1781

Abstract

Masa pasca persalinan merupakan periode kritis yang membutuhkan dukungan nutrisi optimal untuk mendukung pemulihan pasca persalinan, produksi ASI, serta pencegahan komplikasi. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan pasca persalinan yang meliputi pemenuhan gizi seimbang hasilnya masih rendah, sehingga berpotensi menghambat proses pemulihan pada ibu nifas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasca persalinan melalui edukasi gizi seimbang di Ruang Melati Lantai 2A RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya. Metode pelaksanaan meliputi persiapan yaitu penyusunan materi dan media leaflet, pelaksanaan edukasi dengan metode ceramah dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Jumlah  peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 19 orang, baik dengan persalinan pervaginam maupun seksio sesarea. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 50,53 (pre-test) menjadi 81,58 (post-test) dengan selisih 31,05 poin. Uji statistik menggunakan metode paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,000) antara sebelum dan sesudah edukasi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi gizi seimbang efektif meningkatkan pengetahuan pasca persalinan, sehingga berpotensi mempercepat pemulihan pascapersalinan, meningkatkan keberhasilan menyusui, dan mencegah masalah kesehatan ibu maupun bayi. Kegiatan ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi promotif dan preventif berkelanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan.