Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IBM Pencegahan Penularan Tuberkulosis Nurliawati, Enok; Sambas, Etty Komariah; Rismawan, Wawan; Agustin, Tetti
Jurnal Surya Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Seri Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jsu.v2i1.51

Abstract

ABSTRAKInsidensi penyakit tuberkulosis di Kota Tasikmalaya masih cukup tinggi. Hal ini merupakan ancamanpenularan TB yang serius di masyarakat, oleh karena itu diperlukan suatu tindakan nyata yang dapatmeminimalisir peningkatan prevalensi dan insiden TB. Tujuan kegiatan IbM ini adalah untuk meningkatkanpengetahuan, keterampilan dan sikap mengenai pecegahan penularan TB pada pengawas menelan obat (PMO)yang meliputi kader, tokoh masyarakat dan keluarga penderita TB. Hasil dan luaran yang dicapai adalahtersedianya modul pencegahan penularan TB, pelatihan bagi PMO dan pendampingan kader kesehatan dalamidentifikasi penderita TB. Setelah kegiatan IbM dilaksanakan, terdapat peningkatan pengetahuan PMOmengenai pencegahan penularan tuberkulosis, dimana persentase peningkatan pengetahuan PMO di KelurahanKotabaru Kota Tasikmalaya sebesar 55% dan di Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya 53 %. Individu yangteridentifikasi mengalami tanda atau gejala TB di Kelurahan Kotabaru Kota Tasikmalaya sebanyak 126 orangdan Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya sebanyak 80 orang. Untuk membantu kesinambungan program inidisarankan untuk membentuk organisasi masyarakat peduli TB dibawah bimbingan dan koordinasi denganpuskesmas setempat dan screening TB untuk individu yang teridentifikasi oleh kader kesehatan mengalamitanda atau gejala TB untuk mendeteksi awal penularan TB sehingga dapat mencegah perkembangan penyakitTB secara dini.
PENERAPAN SENAM HAMIL SEBAGAI INTERVENSI NON FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Nurliawati, Enok; Komariah, Etty; Setyarini, Wahyu Ikka; Husen, Nur Resma
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Third-trimester pregnancy is often accompanied by complaints of back pain due to physiological changes and altered body posture. Prenatal exercise is a non-pharmacological method that may help reduce the intensity of back pain in pregnant women. This study aimed to determine the response of a third-trimester pregnant woman before and after receiving a prenatal exercise intervention. The research design used a case study approach based on the nursing process. The subject was one third-trimester pregnant woman experiencing moderate back pain (pain scale 4–6) who met the inclusion and exclusion criteria. The nursing intervention, in the form of prenatal exercise, was administered for three consecutive days with a duration of 10–15 minutes per session according to the standard operating procedure. Data were collected through observation, interviews, and biophysiological assessments. The results showed a decrease in pain intensity, with the patient reporting a reduction in back pain to 2 out of 10 after the intervention. Non-verbal responses such as grimacing, protective posture, and restlessness also decreased. Prenatal exercise proved effective in reducing back pain in third-trimester pregnant women through mechanisms of muscle relaxation, increased flexibility, and improved body posture. Prenatal exercise may be recommended as a promotive and preventive intervention in antenatal care services. Abstrak: Kehamilan trimester III sering disertai keluhan nyeri punggung akibat perubahan fisiologis dan postur tubuh. Senam hamil merupakan metode non farmakologis yang dapat membantu menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hamil. Desain penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung sedang (skala nyeri 4–6) dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi. Intervensi keperawatan berupa senam hamil diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 10–15 menit per sesinya sesuai standar operasional prosedur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan biofisiologis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri dan pasien melaporkan intensitas nyeri punggung menurun menjadi 2 dari 10 setelah intervensi. Respon nonverbal berupa ekspresi meringis, sikap protektif, dan gelisah juga berkurang. Senam hamil terbukti efektif dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III melalui mekanisme relaksasi, peningkatan fleksibilitas otot, dan perbaikan postur tubuh. Senam hamil dapat direkomendasikan sebagai intervensi promotif dan preventif dalam pelayanan antenatal care.
Implementasi Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sebagai Upaya Pengelolaan Kecemasan pada Siswa di SMAN 8 Tasikmalaya Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi; Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Wayunah, Wayunah; Yulianti, Yeli; Anwar, Saefunnuril
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2668

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang sering dialami remaja dan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai upaya pengelolaan kecemasan pada siswa SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 30 siswa kelas X melalui sesi edukasi kesehatan mental dan praktik langsung terapi SEFT secara berkelompok. Tingkat kecemasan siswa diukur menggunakan instrumen Skrining Dini Kecemasan Sederhana (SDKS) yang terdiri dari 10 item pertanyaan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kecemasan sedang hingga tinggi (69,9%). Selama pelaksanaan terapi SEFT, secara observasional terlihat adanya penurunan ketegangan fisik, pernapasan yang lebih teratur, serta perubahan emosi menjadi lebih tenang dan nyaman. Siswa juga melaporkan berkurangnya rasa khawatir berlebihan dan meningkatnya kepercayaan diri dalam menghadapi aktivitas belajar. Implementasi SEFT terbukti mudah dipelajari, dapat dilakukan secara mandiri, serta memberikan efek relaksasi langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa terapi SEFT berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.
BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) dalam Upaya Mitigasi Risiko Kardiovaskuler pada Remaja di SMAN 8 Tasikmalaya Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Anwar, Syaefunnuril; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli; Suprapti, Betty; Wayunah, Wayunah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2669

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap munculnya faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik. Upaya deteksi dini melalui skrining kesehatan berbasis sekolah menjadi penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan kardiovaskuler dan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan profil kesehatan remaja melalui program BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) di SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 120 siswa dalam edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan komprehensif pada 37 siswa yang meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal (48,65%) dan status gizi normal (62,16%), namun masih ditemukan siswa dengan prehipertensi dan hipertensi sebesar 40,54%, serta status gizi berlebih (overweight dan obesitas) sebesar 27,03%. Selain itu, sebanyak 24,32% siswa teridentifikasi mengalami anemia. Temuan ini menunjukkan adanya potensi masalah kesehatan remaja yang memerlukan perhatian dan intervensi dini. Kegiatan BEAT-SCREEN terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif melalui integrasi skrining, edukasi, dan konseling kesehatan. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan PTM dan peningkatan derajat kesehatan remaja.