Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Trends in Learning Innovation in Islamic Religious Education: A Systematic Literature Review Umami, Novia Rizqiatul; Kambali, Kambali; Arifuddin, Ahmad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 15, No 1 (2025): 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v15i1.24183

Abstract

ABSTRACTInnovation in Islamic Religious Education learning is the key to creating a more dynamic, interactive, and effective learning experience. Learning innovation is not only limited to the use of technology, but also includes new pedagogical approaches, creative teaching strategies, and the integration of Islamic values with 21st century skills. This study aims to explore various innovation trends in Islamic Religious Education learning, namely learning models and learning media so that they can provide information for Islamic Religious Education teachers to continue to innovate. The research method used in this study is a systematic literature review. In this study, researchers identified, reviewed, reviewed, examined, and presented systematically based on available research. The results of the study showed that of the 19 articles related to learning innovation in Islamic Religious Education in 2019-2024, the Problem Based Learning learning model was the most widely used in Islamic Religious Education learning. The Problem Based Learning learning model encourages students to be directly involved, thus having a positive impact on student learning outcomes. In addition, the learning media that is widely used in Islamic Religious Education learning is audio-visual learning media. The use of audio-visual media can clarify the material being taught, be interesting, and effective in delivering Islamic Religious Education learning materials.Keywords: Learning Innovation, Islamic Religion Education, Systematic Literature Review. ABSTRAKInovasi dalam pembelajaran PAI menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif. Inovasi pembelajaran tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup pendekatan pedagogis baru, strategi pengajaran kreatif, serta integrasi nilai-nilai Islami dengan keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai tren inovasi dalam pembelajaran PAI, yaitu model pembelajaran dan media pembelajaran sehingga dapat memberikan informasi bagi guru PAI untuk terus berinovasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic literature review. Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi, meninjau, menelaah, mereview, memeriksa, dan memaparkan secara sistematis berdasarkan penelitian yang tersedia. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 19 artikel terkait inovasi pembelajaran pada Pendidikan agama islam pada tahun 2019-2024, model pembelajaran Problem Based Learning paling banyak digunakan dalam pembelajaran PAI. Model pembelajaran Problem Based Learning mendorong siswa untuk terlibat secara langsung, sehingga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, media pembelajaran yang banyak digunakan dalam pembelajaran PAI yaitu media pembelajaran audio visual. Penggunaan media audio visual tersebut dapat memperjelas materi yang diajarkan, menarik, dan efektif untuk menyampaikan materi pembelajaran PAI.Kata kunci: Inovasi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Systematic literature review.
Trends in Learning Innovation in Islamic Religious Education: A Systematic Literature Review Umami, Novia Rizqiatul; Kambali, Kambali; Arifuddin, Ahmad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 15 No 1 (2025): 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v15i1.24183

Abstract

ABSTRACTInnovation in Islamic Religious Education learning is the key to creating a more dynamic, interactive, and effective learning experience. Learning innovation is not only limited to the use of technology, but also includes new pedagogical approaches, creative teaching strategies, and the integration of Islamic values with 21st century skills. This study aims to explore various innovation trends in Islamic Religious Education learning, namely learning models and learning media so that they can provide information for Islamic Religious Education teachers to continue to innovate. The research method used in this study is a systematic literature review. In this study, researchers identified, reviewed, reviewed, examined, and presented systematically based on available research. The results of the study showed that of the 19 articles related to learning innovation in Islamic Religious Education in 2019-2024, the Problem Based Learning learning model was the most widely used in Islamic Religious Education learning. The Problem Based Learning learning model encourages students to be directly involved, thus having a positive impact on student learning outcomes. In addition, the learning media that is widely used in Islamic Religious Education learning is audio-visual learning media. The use of audio-visual media can clarify the material being taught, be interesting, and effective in delivering Islamic Religious Education learning materials.Keywords: Learning Innovation, Islamic Religion Education, Systematic Literature Review. ABSTRAKInovasi dalam pembelajaran PAI menjadi kunci untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan efektif. Inovasi pembelajaran tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi juga mencakup pendekatan pedagogis baru, strategi pengajaran kreatif, serta integrasi nilai-nilai Islami dengan keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai tren inovasi dalam pembelajaran PAI, yaitu model pembelajaran dan media pembelajaran sehingga dapat memberikan informasi bagi guru PAI untuk terus berinovasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic literature review. Dalam penelitian ini, peneliti mengidentifikasi, meninjau, menelaah, mereview, memeriksa, dan memaparkan secara sistematis berdasarkan penelitian yang tersedia. Hasil penelitian menujukkan bahwa dari 19 artikel terkait inovasi pembelajaran pada Pendidikan agama islam pada tahun 2019-2024, model pembelajaran Problem Based Learning paling banyak digunakan dalam pembelajaran PAI. Model pembelajaran Problem Based Learning mendorong siswa untuk terlibat secara langsung, sehingga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, media pembelajaran yang banyak digunakan dalam pembelajaran PAI yaitu media pembelajaran audio visual. Penggunaan media audio visual tersebut dapat memperjelas materi yang diajarkan, menarik, dan efektif untuk menyampaikan materi pembelajaran PAI.Kata kunci: Inovasi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Systematic literature review.
Management of the Madrasah Diniyah Takmiliah Education Development Strategy (Quantitative Description Research Study in Suranenggala District, Cirebon) Sya’roni, Sya’roni; Kambali, Kambali; Suklani, Suklani
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.1724

Abstract

Management strategies in the development of education in madrasas play an important role in improving the quality of educational institutions and their relevance in facing the challenges of globalization and modernization. This research aims to analyze the strategies implemented by madrasas in developing education, including improving the curriculum, competency of teaching staff, and improving the welfare of teaching staff. The research was carried out with a quantitative approach that focused on collecting and analyzing numerical data to identify patterns, relationships or comparisons within certain populations in the Diniah madrasah in the Suranenggala sub-district, Cirebon Regency. The research results show that the development of education in madrasas is carried out through several main strategies: first, improving the quality of the curriculum by integrating religious material; second, recruitment and development of teacher competency to increase the professionalism of teaching staff; and third, strategies to improve the welfare of teaching staff and physical madrasa facilities. However, there are several obstacles, such as limited teacher educators who are competent in their fields, financial support and parental support for early madrasah education, which hinder the implementation of this strategy. This research recommends continued support from the government and community to maximize strategic efforts in developing quality madrasah.
ANALISIS PSIKOLOGI ISLAM TENTANG KETAHANAN MENTAL PADA INDIVIDU YANG MENGHADAPI STIGMA AGAMA Nafsaka Sajidin, Zayin; Kambali, Kambali; Ahmad Ridwan, Wawan; Widya Astuti, Aurelia; Sayudin, Sayudin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i9.1447

Abstract

Stigma agama seringkali menjadi tekanan psikologis yang signifikan bagi individu yang menganut keyakinan agama tertentu. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa stigma agama dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental individu, tetapi masih sedikit penelitian yang secara khusus menggali faktor-faktor psikologis yang dapat membantu individu dalam menghadapi stigma agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis psikologi Islam dalam konteks ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Pendekatan psikologi Islam digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dan mengembangkan pemahaman tentang ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap individu yang menghadapi stigma agama. Partisipan penelitian dipilih secara purposif dengan mempertimbangkan variasi latar belakang agama dan pengalaman dalam menghadapi stigma. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola, tema-tema, dan perspektif-perspektif yang muncul dalam wawancara. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang faktor-faktor psikologis yang berkontribusi pada ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan prinsip-prinsip Islam seperti tawakkal (mengandalkan diri sepenuhnya pada Allah), sabar, dan ikhtiar (usaha maksimal) dapat memainkan peran penting dalam membantu individu mengatasi stigma agama. Selain itu, dukungan sosial dari komunitas agama, peningkatan pemahaman tentang agama, dan pengembangan identitas keagamaan yang kuat juga terbukti berperan dalam meningkatkan ketahanan mental individu. Temuan ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan intervensi psikologis yang sensitif secara agama untuk membantu individu mengatasi stigma agama dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
Humanistic Counseling and Student Learning Motivation Kustinah, Etty; Kambali, Kambali; Lama’atushabakh, Marwah
International Journal of Educational Qualitative Quantitative Research Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijeqqr.v1i2.19

Abstract

In the learning process of course, some things hinder the learning process, especially learning motivation. This study aims to raise issues and efforts to increase student motivation at MTSN (State Islamic Junior High School) 11 Cirebon with the humanistic counseling method. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The study results show that the humanistic counseling method has been applied at MTSN 11 Cirebon. Teachers cannot only rely on one method but need to integrate humanistic, behavioristic, and psychoanalytic. Some of the problems of student motivation at MTSN 11 Cirebon are the lack of student activity in the classroom, students still being reluctant to the teacher, a crisis of self-confidence, not collecting assignments, etc. As for some of the efforts and basic techniques of teachers using humanistic counseling, the first is to combine humanistic values ​​in the counseling system, such as self-awareness, freedom of opinion, responsibility, search for meaning in the learning process, and respect for time. Second, the teacher tries to help students to have a correct understanding of learning motivation. The teachers are very important in helping students to study well so that learning outcomes are maximized.
INTEGRASI SAINS DAN AGAMA DALAM PENDIDIKAN DITINJAU DARI PRESPEKTIF ISLAM Nurasmah , Nurasmah; Kambali, Kambali
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing role of science and religion in human life challenges the idea of secularization theory which predicts a decline in the influence of religion in modern society. This interaction has given rise to ongoing debate regarding the relationship between science and religion. This article aims to explore the integration of science and religion in education from an Islamic perspective. His research concerns center on understanding the current relationship between Islam and science, as well as attempting to bridge the gap between the two fields. This research uses a qualitative descriptive research design, focusing on library research and academic articles obtained from Google Scholar as primary data sources. These findings highlight the integral role of science and religion in human life, and emphasize the need for balance and harmony between the two. The conclusion emphasizes the important role of integrating Islamic education and knowledge into the world, with the 2013 curriculum emphasizing the impact, psychomotor and cognitive aspects of education. Islamic epistemology underscores the importance of knowledge and education in the Qur'an, positioning education as a fundamental aspect of human life.
Konsep Humanisme Religius Sebagai Paradigma Pendidikan Islam Menurut Abdurrahman Mas’ud dalam Konteks Pendidikan Modern Lailatussa’idah, Isri; Kambali, Kambali; Rusydi, Rusydi
Journal Islamic Pedagogia Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.926 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v2i2.79

Abstract

Pendidikan Islam adalah pendidikan menyeluruh, penuh keseimbangan materi dan spiritual untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Pendidikan Islam dewasa ini cenderung mementingkan ‘ulumuddunya’ atau ‘ulumuddin’ saja. Namun secara realitas sering kali tujuan pendidikan tidak berjalan sebagaimana mestinya, terbukti dalam proses pendidikan masih diwarnai adanya kekerasan terhadap peserta didik, mengesampingkan potensi peserta didik, serta pendidikan terkonsentrasi pada urusan keduniawian saja serta sistem pendidikan yang belum mendekati fitrahnya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya. Abdurrahman Mas’ud menawarkan humanisme religius dalam paradigma pendidikan Islam. kunci dari humanisme religius yakni konsep pendidikan yang memanusiakan manusia, juga mengembangkan kemampuan yang dimiliki, baik kemampuan intelektual ataupun religius tanpa meninggalkan nilai-nilai agama yang mendasarinya.
Strategi Guru PAI Dalam Membentuk Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Siswa Kelas VII A MTsN 7 Indramayu Caniyah, Caniyah; Kambali, Kambali; Khoiriyah, Affy; Umam, Ahmad Khotibul
Journal Islamic Pedagogia Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v3i2.105

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin canggih akan alat telekomunikasi yang mana semua serba mudah dan cepat, menimbulkan kesenjangan terhadap karakter anak. Yang paling rentan terhadap perubahan zaman adalah anak-anak yang masih dalam fase perkembangan yaitu pada masa usia  sekolah menengah pertama dimana dapat kita ketahui untuk saat ini banyak anak yang luntur dan lemah karakternya. Dalam hal ini guru pendidikan agama islam memiliki peran dan kedudukan tinggi terhadap pembentukan karakter anak. Dalam pembentukan karakter anak di sekolah oleh Guru pendidikan agama islam tentu bermacam-macam strategi yang dilakukan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Seorang guru harus mempu mengarahkan dan membentuk karakter anak melalui kegiatan-kegiatan positif dengan di mulai dari sikap disiplin anak yang mana dari situ akan menumbuhkan sikap tanggung jawab. melalui kegiatan-kegiatan positif ekstrakurikuler, kegiatan sholat berjamaah dan melatih tanggung jawab anak melalui pelaksanaan kewajiban kewajibannya di sekolah.Berdasarkan realita diatas, peneliti berusaha untuk menggali strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. sehingga dalam kaitanya dengan peneliti ini ,peneliti dapat merumuskan masalah yang akan dikaji dalam penyusunan skripsi, pertama, bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas VII A MTsN 7 Indramayu? . Kedua, bagaimana hasil dari strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas VII A MTsN 7 Indramayu?Tujuan penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas VII A MTsN 7 Indramayu. (2) Untuk mengetahui hasil dari strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa kelas VII A MTsN 7 Indramayu Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif dan menggunakan jenis penelitian Studi Kasus. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi Guru PAI dalam membentuk karakter Disiplin peserta didik melalui guru memberikan contoh keteladanan dengan datang tepat waktu, guru mengarahkan peserta didik untuk membiasakan salam setiap masuk kelas atau bertemu bapak ibu guru, guru membiasakan setiap masuk ke area sekolah baik jam pertama atau pulang sekolah dengan tertib, guru membiasakan berdoa dan membaca surat-surat pendek sebelum pelajaran dimulai, guru memberikan sanksi dan hukuman terhadap peserta didik yang melanggar aturan dan tata tertib.dan Strategi guru PAI dalam membentuk karakter tanggung jawab melalui guru memberikan tugas baik dikerjakan di rumah maupun di sekolah, guru mengarahkan peserta didik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, guru membiasakan peserta didik menyalin setiap materi yang telah disampaikan, guru memberikan hukuman atau sanksi.(2) hasil dari pembentukan karakter tanggung jawab dan disiplin adalah hasil pembentukan disiplin meliputi datang tepat waktu, masuk kelas dengan tertib, berpakaian sesuai ketentuan sekolah, tidak meninggalkan kelas pada waktu pelajaran, melakukan sholat dhuhur berjamaah, membaca surat-surat pendek sebelum pelajaran, selalu mengucapkan salam, hasil pembentukan karakter tanggung jawab meliputi selalu mengerjakan tugas, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, mematuhi tata tertib sekolah, menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga  kerukunan antar siswa, menghormati pegawai dan petugas sekolah.
Strategi Pembinaan Kedisiplinan Siswa Dalam Melaksanakan Shalat Dzuhur Berjamaah Di SMPN 2 Bongas Maula, Darojatul; Kambali, Kambali; Nurlaleliyah, Nurlaleliyah
Journal Islamic Pedagogia Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/pedagogia.v4i1.112

Abstract

Shalat berjamaah adalah salah satu diantara sebab yang menjadikan seseorang melakukan shalat pada awal waktunya atau minimal tepat pada waktunya. Dan ini adalah termasuk amalan yang paling utama di sisi Allah Azza wa Jalla. Shalat berjamaah juga menjadi salah satu penyebab bagi kesempurnaan dan kelengkapan shalat. SMPN 2 Bongas merupakan sekolah yang bukan berbasis Islam namun memiliki program pembinaan keagamaan seperti program pembinaan kedisiplinan dalam shalat dzuhur berjamaah. Dengan adanya kegiatan shalat dzuhur berjama’ah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam melaksanakan shalat berjama’ah ketika di luar sekolah. Seringkali siswa meninggalkan shalat karena tidak terbiasa dari kecil atau kurangnya pengajaran dari orang tua, seperti kurang perhatian, nasihat, bimbingan dan pembiasaan shalat, baik itu manfaat, pahala dan dosa yang akan diterimanya. Sehingga ketika siswa merasa malas akan dengan mudah meninggalkan shalat. Di zaman yang semakin canggih ini maka nilai-nilai keagamaan dari anak-anak itu sendiri semakin merosot dan terlena untuk tidak mengikuti kegiatan shalat berjamaah yang dilaksanakan di SMPN 2 Bongas setiap dzuhurnya.
DINAMIKA PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERSPEKTIF IBNU KHALDUN: MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM MODERN Nafsaka, Zayin; Kambali, Kambali; Sayudin, Sayudin; Widya Astuti, Aurelia
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v2i9.3211

Abstract

Pendidikan karakter telah menjadi perhatian utama dalam sistem pendidikan saat ini. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi, tantangan terhadap pendidikan karakter semakin kompleksPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pendidikan karakter dalam perspektif Ibnu Khaldun sebagai upaya menjawab tantangan pendidikan Islam modern. Pendidikan karakter menjadi isu penting dalam konteks pendidikan Islam modern yang dihadapkan pada berbagai tantangan sosial, teknologi, dan nilai-nilai yang berubah dengan cepat. Ibnu Khaldun, seorang cendekiawan Muslim abad ke-14, memiliki pandangan yang relevan terkait pendidikan karakter yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur untuk memahami pandangan dan konsep Ibnu Khaldun tentang pendidikan karakter. Data dikumpulkan dari karya-karya Ibnu Khaldun yang berkaitan dengan pendidikan dan karakter, seperti "Muqaddimah" dan karya-karya lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun menganggap pendidikan karakter sebagai fondasi yang penting dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas. Konsep-konsep seperti akhlak, kesadaran sosial, kepemimpinan, dan keterampilan interpersonal ditemukan dalam pandangan Ibnu Khaldun tentang pendidikan karakter. Penelitian ini membahas relevansi pandangan Ibnu Khaldun dengan tantangan pendidikan Islam modern. Melalui pemahaman konsep-konsep Ibnu Khaldun, pendidikan Islam modern dapat menghadapi tantangan dengan mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter, memperkuat kesadaran sosial, melatih kepemimpinan, dan meningkatkan keterampilan interpersonal siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman teoritis dan praktis dalam bidang pendidikan karakter dan pendidikan Islam modern. Hasil penelitian ini dapat memberikan arahan dan panduan bagi para pendidik, pengembang kurikulum, dan praktisi pendidikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern dengan pendekatan yang berbasis pada pandangan Ibnu Khaldun tentang pendidikan karakter.