Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Strategi Mencegah Dan Mengatasi Diare Di Kelurahan Jayaloka Kabupaten Empat Lawang Rolanda, Koko; Etika, Etika; Asmili, Yuti; Winda, Sukma; Cahyani, Mentari; Habibi, Julius; Rohani, Tuti; Sari, Fikitri Marya
Jurnal Gotong Royong Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/gotong royong.v2i1.7868

Abstract

The role of the Community in prevention and hand washing efforts intended for the community in the hope of reducing the incidence of diarrhea. Formal awareness activities to create a healthy and prosperous RT. 003/RW. 01 community with proper diarrhea and handwashing counseling. The method used in Community Service is by way of counseling, the correct handwashing demonstration. The results of this adoption will highlight the journal and may reduce the prevalence of the incidence of diarrhea in RW.01 Kelurahan Jaya Loka 1. This community service will be done with several symptoms, namely observation on diarrhea and prevention disease, and measurement of knowledge done after pretest and posttest. The result of this community service activity is the result of a general pretest which shows that the beginning of PKK seen diarrhea disease is still lacking. The posttest result in general shows that the participants of PKK mothers look diarrhea has been a better improvement. Health Research and Entrepreneurship Research Report to Increase Knowledge of Mother of PPK RT. 003/RW. 01 Kelurahan Jaya Loka 1 Kabupaten Empat Lawang.
Penyuluhan Tentang Penyakit Ispa Di Wilayah Dusun 4 Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan Tahun 2025 Lestari, Devika; Larasati, Dina; Desmita, Elmi Dwi; Monica, Elsa; Rustandi, Handi; Sari, Fikitri Marya; Epriana S, Meri; Rohani, Tuti; Azissah, Danur
Jurnal Gotong Royong Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/gotong royong.v2i1.7887

Abstract

ISPA is one of the most common diseases in Indonesia, but there are still many people who do not understand the proper prevention and treatment. By increasing public knowledge and behavior in the prevention and treatment of ISPA through counseling. The method used in the research process is a lecture system. ISPA counseling can significantly increase public knowledge and behavior in the prevention and treatment of ISPA. ISPA counseling is one of the effective strategies in increasing public knowledge and behavior in the prevention and treatment of ISPA. Therefore, it is necessary to conduct continuous and extensive ISPA counseling to increase public awareness and knowledge about ISPA.
Determinan Keluarga Berisiko Stunting di Daerah Pesisir Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur Fauzi, Yusran; Sari, Fikitri Marya
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.56-66

Abstract

Dampak negatif stunting terhambatnya tumbuh kembang anak, mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal. Hal ini berisiko menurunkan produktivitas pada saat dewasa. Stunting juga menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit dan berisiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Prevalensi stunting di Kabupaten Kaur mengalami kenaikan dari 12,4% tahun 2022 menjadi 14,3% tahun 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan keluarga berisiko stunting di Daerah Pesisir Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur. Metode penelitian  menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan data sekunder. Sampel penelitian sebanyak 2.616 keluarga di Daerah Pesisir Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur yang diperoleh dari proses cleaning data hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu tahun 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar keluarga pra sejahtera sebanyak 769 keluarga (29,4%), sebagian besar kondisi tempat buang air besar layak sebanyak 2137 keluarga (81,7%), sebagian besar sumber air minum layak sebanyak 2275 keluarga (87,0%), sebagian besar keluarga mengatakan ada peran petugas kesehatan sebanyak 2071 keluarga (79,2%) dan sebagian besar keluarga tidak berisiko stunting sebanyak 1874 orang (71,6%). Hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan yang signifikan antara kesejahteraan keluarga, kondisi tempat buang air besar, kondisi sumber air minum, dan peran petugas kesehatan dengan keluarga berisiko stunting. Diharapkan kepada keluarga berisiko stunting agar dapat menggunakan tempat buang air besar yang layak dan menggunakan fasilitas air minum yang layak. Kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan pendampingan yang intens kepada keluarga berisiko stunting.Kata Kunci: kesejahteraan, petugas kesehatan, stunting, sumber air minum, tempatbuang air besar
The Impact of Personal Hygiene and the Use of Personal Protective Equipment on the Incidence of Dermatitis Fauzi, Yusran; Sari, Fikitri Marya
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 2 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i2.1852

Abstract

Skin diseases are commonly caused by bacterial, viral, fungal, parasitic infections, and allergic reactions. According to data from the International Labour Organization (ILO), 160 workers suffer from occupational diseases. Surveillance studies in the United States have reported that 80% of occupational skin diseases are classified as dermatitis. This study aimed to examine the impact of personal hygiene and the use of personal protective equipment (PPE) on the incidence of dermatitis at the Sandar Angin Public Health Center in Pagar Alam City. An analytic survey method with a cross-sectional design was employed. Data were collected using a questionnaire administered to 68 patients who visited the Sandar Angin Public Health Center, selected through accidental sampling. Data analysis was conducted using the Chi-Square test. The results indicated a significant relationship between personal hygiene (p = 0.035) and the use of personal protective equipment (p = 0.010) with the incidence of dermatitis at the Sandar Angin Public Health Center. It is recommended that the health center implement proper personal hygiene practices, particularly after work-related activities, and ensure the consistent use of personal protective equipment to reduce the risk of dermatitis.
HEMODINAMIK DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP JUMLAH URINE SELAMA 24 JAM DARWIS, DARWIS; SARI, FIKITRI MARYA; FAUZI, YUSRAN
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kurang mengonsumsi air putih dalam jangka panjang akan mengakibatkan seseorang mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi berat dapat mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal. Hal ini disebabkan karena dehidrasi berat akan mengurangi sirkulasi volume darah ke ginjal dan pada akhirnya akan merusak fungsi organ. Rusaknya fungsi organ ginjal akan menimbulkan berbagai macam penyakit ginjal salah satunya adalah cedera ginjal akut. Metode: Penelitian ini merupakan jenis survey, yang bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui jumlah urine pada Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu Jurusan Promosi Kesehatan. Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat satu Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik sitematik random sampling. Data primer dikumpulkan melalui penugasan penampungan urine selama 24 jam, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan dan nadi dilakukan di kelas. Data diolah dengan teknik analisis deskriptif dan korelasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil Uji Korelasi Terdapat hubungan tekanan darah diastole dengan jumlah urine selama 24 jam, tidak ada hubungan frekuensi denyut nadi, tekanan darah Systolik dan indeks masa tubuh dengan jumlah urine. Ada hubungan denyut nadi dengan tekanan darah diastolic. Tidak ada hubungan denyut nadi dengan indeks masa tubuh . tidak ada hubungan tekanan darah baik sistolik maupun diastolic dengan indeks masa tubuh. Kesimpulan: Terdapat hubungan tekanan darah diastole dengan jumlah urine selama 24 jam, ada hubungan denyut nadi tekanan darah dan tidak ada hubungan frekuensi denyut nadi, tekanan darah systolik dan indeks masa tubuh dengan jumlah urine. Untuk menjaga pola hidup sehat terkhusus menjaga hidrasi tetap stabil dianjurkan nengkosumsi air minum pria untuk mengkonsumsi 3 liter (13 gelas) dan perempuan mengkonsumsi 2,2 liter (9 gelas) dari total minuman dalam sehari, untuk menghindari terjadinya dehidrasi dan gangguan ginjal.
The Relationship between Mosquito Nest Eradication Practices (3M Plus) and the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever: A Case Control Study in Bengkulu City, Indonesia Fauzi, Yusran; Marya Sari, Fikitri
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v4i3.340

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health problem in tropical and subtropical countries, including Indonesia, where periodic outbreaks are strongly associated with environmental conditions and community behaviors. This study aimed to analyze the relationship between mosquito nest eradication through the implementation of 3M Plus draining, closing, recycling, and additional preventive practices and the incidence of DHF in the working area of the Beringin Raya Public Health Center, Bengkulu City. A case-control survey design was employed involving 72 respondents, consisting of 36 cases and 36 controls selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed with the Chi-Square test to assess associations, while odds ratios with 95% confidence intervals were calculated to determine risk estimates. The findings revealed that 43.1% of respondents demonstrated poor implementation of 3M Plus and 56.9% showed good practices. Bivariate analysis indicated a significant relationship between mosquito nest eradication behaviors and DHF incidence (χ² = 6.977; p = 0.017), with individuals demonstrating poor preventive practices being 3.64 times more likely to contract DHF compared to those with good practices. These results emphasize the critical role of consistent environmental management and community participation in minimizing vector breeding and reducing disease transmission. The novelty of this study lies in providing localized empirical evidence from Bengkulu City, where research on dengue prevention remains limited, thereby contributing to the evidence base for community-based vector control programs. The implications suggest that health centers and policymakers should strengthen health promotion, monitoring, and community engagement strategies to improve adherence to 3M Plus as an effective measure for reducing dengue incidence in endemic areas.
Air Susu Ibu Pondasi Kesehatan Optimal Bayi Tomas, Chairul; Rarosa , Meta; Afrilia , Wiwin; Sari , Fikitri Marya
Jurnal Karya Nyata Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jknp.v2i1.271

Abstract

Exclusive breastfeeding during the first six months of a baby's life is very important to support optimal growth and development and increase the child's immune system. However, the success rate of exclusive breastfeeding is still relatively low in some regions. This study aims to determine the influence of health education on maternal knowledge about exclusive breastfeeding using a pre-post test design. The study was conducted on 15 pregnant women in the working area of the Periukan Water Health Center, precisely in the second hamlet of Sukasari Village. An intervention in the form of exclusive breastfeeding counseling was given once, and data was collected using questionnaires before and after the intervention. The results of the analysis showed a significant increase in mothers' knowledge after being educated, with an average pre-test score of 44 and post-test of 92. The results of the statistical test using the paired t-test showed a p value of < 0.05, which means that there was a significant difference before and after counseling. The conclusion of this study is that health education has a positive effect on increasing maternal knowledge about exclusive breastfeeding. It is recommended that educational activities like this be carried out on an ongoing basis to support exclusive breastfeeding practices in the community.
HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN PERAN KADER DENGAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADABALITA DI DAERAH PESISIR WILAYAH KERJA PUSKEMAS LUAS KABUPATEN KAUR Wulandari, Wulandari; Fikitri Marya Sari; Novega; Dwi Hermawati
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/kc4ya115

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan dan memberantas penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian. Imunisasi memberikan dampak signifikan, dan strategi terbaik untuk menurunkan angka kematian pada anak. Terjadi peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada tahun 2022, sebesar 99,6%, namun tidak merata di setiap wilayah. Universal Child Immunization (UCI) Provinsi Bengkulu sebesar 87%. Sedangkan cakupan UCI di Kabupaten Kaur masih rendah dibandingkan dengan Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, yaitu berada pada urutan ke 9 dari 10 Kabupaten/Kota yaitu sebesar 79%. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran petugas kesehatan dan peran kader dengan cakupan imunisasi dasar lengkap pada Balita di daerah pesisir wilayah kerja Puskesmas Luas Kabupaten Kaur. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia ?13 bulan-24 Bulan di Puskesmas Luas Kabupaten Kaur yang berjumlah 77 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan baik sebesar 70,1%, peran kader kesehatan kurang sebesar 44%, dan sebesar 68,8% cakupan imunisasi dasarnya tidak lengkap. Berdasarkan uji statistic menggunakan uji chi square, hasil penelitain menunujkkan bahwa ada hubungan antara peran petugas kesehatan (p=0,049) dan peran kader (p=0,036) dengan cakupan imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan : Disarankan kepada petugas kesehatan dan kader untuk meningkatkan promosi kesehatan kepada ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya imunisasi dasar pada saat posyandu, atau media elektronik.   Kata kunci: Peran Petugas Kesehatan, Peran Kader, Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap
Hubungan Dukungan Suami Dan Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur Yusran Fauzi; Fikitri Marya Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif bisa menyebabkan mudah terkena penyakit diare atau penyakit menular lainnya. Adapun dampak memiliki risiko kematian karena diare 3,94 kali lebih besar dibandingkan bayi yang mendapat ASI Eksklusif. Bayi yang diberi ASI akan lebih sehat dibandingkan dengan bayi yang diberi susu formula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, data dikumpukan dengan menyebarkan kuesioner pada 53 orang ibu yang baru mempunyai anak pertama yang berumur >6-12 bulan yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari sebagian responden bekerja, tidak mendapatkan dukungan suami dan tidak memberikan ASI eksklusif, serta ada hubungan dukungan suami dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur. Disarankan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Kaur agar dapat memberikan informasi kepada ibu hamil anak pertama untuk mengajak suaminya mendampingi ketika ibu melakukan kunjungan ke Rumah Sakit sehingga lebih banyak mengetahui tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, dan bagi ibu yang bekerja disaat baru mempunyai anak pertama agar lebih berhati-hati dalam bekerja dan bila perlu berhenti bekerja disaat baru mempunyai anak pertama.
Education Nutrition, Pattern Foster Care And Giving Food Additional Toddlers Prevent Stunting In Hall Ii, Wonokerto Village, Tugumulyo District, Musi Rawas Regency Ema Martini; Fauziah, Fauziah; Kardila , Lesi; Yuliani , Syami; Sari , Fikitri Marya
Jurnal Inovasi Kerja Nyata Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jikn.v1i1.828

Abstract

. Stunting is a serious public health problem, characterized by a condition of failure to thrive in toddlers due to chronic malnutrition, especially in the first 1,000 days of life. The impact is not only on physical growth, but also cognitive development and productivity in the future. Based on data, the prevalence of stunting in Musi Rawas Regency is still quite high, at 15.3%. In Wonokerto Village, 6 out of 38 toddlers (15.8%) were found to experience stunting, indicating the need for interventions based on education and community empowerment. This activity aims to increase awareness and knowledge of parents of toddlers regarding the importance of balanced nutrition, good parenting patterns, and the provision of nutritious supplementary foods (PMT) based on local food ingredients. The methods used include nutrition and parenting counseling, demonstrations of making PMT, and monitoring toddler growth. The results of the implementation showed an increase in knowledge of mothers of toddlers, changes in behavior in feeding children, and active community involvement in PMT activities. Education integrated with direct practice has proven effective in building community awareness and participation. This activity is expected to support government programs in accelerating the reduction of stunting at the village level in a sustainable manner.