Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JAKPI

SUSTAINABILITY OF EXISTENCE: HOW FIRM DURABILITY INTERACTS WITH FINANCIAL DECISIONS IN DISTRESS PREDICTION MODELS Eksandy, Arry; Arum, Mega; Sari, Riski Ulan; Ariani, Meiliyah; Zulhawati, Zulhawati
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI) Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Unversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jakpi.v5i2.6787

Abstract

existence on financial distress in retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2024. Using a quantitative approach with panel data regression, this research examines 22 retail companies selected through purposive sampling, resulting in 110 firm-year observations. Financial distress is measured using the Altman Z-Score, while independent variables include capital structure (Debt to Equity Ratio), operational cash flow ratio, and company existence (age since IDX listing). Data analysis was performed using the Fixed Effect Model in EViews. The results indicate that capital structure has a significant negative effect on financial distress, while company existence shows a significant positive influence. However, operational cash flow does not significantly affect financial distress. Collectively, these three variables explain 93% of financial distress variance in the retail sector. These findings suggest that retail company managers should prioritize optimal capital structure management and recognize that organizational maturity contributes to financial resilience. Investors and regulators can utilize company age as an additional indicator when assessing financial distress risk. This study contributes to financial distress literature by integrating firm durability factors with financial metrics in Indonesia's retail sector, providing empirical evidence on how non-financial factors interact with financial decisions in distress prediction.
PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP BUDAYA KERJA DIGITAL DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA DALAM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Parashakti, Ryani Dhyan; Zulhawati, Zulhawati; Kamil, Islamiah
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Pajak dan Informasi (JAKPI) Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Unversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jakpi.v5i2.6523

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pola kerja dan pengelolaan sumber daya manusia. Transformasi ini berdampak pada munculnya budaya kerja digital serta perubahan cara karyawan, khususnya Generasi Z, memaknai dan menjalankan aktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Generasi Z terhadap Budaya Kerja Digital dan Kinerja dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berbasis skala Likert. Responden penelitian berjumlah 100 orang dari Generasi Z yang telah bekerja dan berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Generasi Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja Digital. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi positif terhadap teknologi, fleksibilitas kerja, dan sistem kerja digital mendorong terbentuknya kebiasaan kerja berbasis digital dalam organisasi. Selain itu, Persepsi Generasi Z juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajemen Sumber Daya Manusia, dengan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan terhadap budaya kerja digital. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi individu memiliki dampak langsung terhadap produktivitas, kualitas hasil kerja, dan kemampuan adaptasi dalam lingkungan kerja digital. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi organisasi dalam merancang strategi pengelolaan karyawan Generasi Z di era digital.