Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

CLASSROOM ACTION RESEARCH DESIGN WRITING WORKSHOP AT SMA NEGERI 4 SUNGAI RAYA, KUBU RAYA REGENCY: WORKSHOP PENULISAN DESAIN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMA NEGERI 4 SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Dada Suhaida; Hadi Rianto; Saprial Nur; Moad Moad
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 2 No. 3 (2022): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v2i3.74

Abstract

PkM activities in the form of workshops on writing classroom action research designs through the guidance method at SMA Negeri 4 Sungai Raya, Kubu Raya Regency aim to increase the knowledge and insight of teachers at the high school level about writing classroom action research designs. The method used in this PkM activity is a workshop through the mentoring method. The steps in this PkM activity are: 1) Provide a description of the activity material, which consists of: technical socialization of workshop activities through PTK design guidance, preparation of PTK design themes/titles, procedures and procedures for writing PTK designs, and procedures for processing and conclusion, 2) tricks and strategies for collecting literacy material as citation material in writing. In this activity the PkM team also coordinated with the school regarding teacher readiness in preparing the PTK design. Based on the results of the implementation of the PTK design writing workshop through this guidance method, it received a positive response and was welcomed by the school and teachers. This can be seen from the enthusiasm of the participants. Good PTK and also adds information and techniques to teachers in collecting literacy materials from various sources of online journal articles for teachers for purposes in writing class action research designs so that citation sources can be accounted for
EKSPERIMEN STRATEGI PEMBELAJARAN SIKLUS MATA PELAJARAN PPKn KELAS X MADRASAH ALIAH SWASTA SIRAJUL ULUM PONTIANAK Winna Dzulhaniar; Sulha Sulha; Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 7, No 1 (2023): Volume 7 Nomor 1 Edisi Juni 2023
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v7i1.4628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Strategi Pembelajaran Siklus terhadap hasil belajar siswa Kelas X Madrasah Islam Swasta Sirajul Ulum Pontianak. Teknik penelitian desain pra eksperimen merupakan aplikasi dari pendekatan eksperimen. Pengajar PPKn dan siswa kelas X berperan sebagai peserta penelitian. Panduan untuk tes, observasi, dan pengukuran yang digunakan sebagai alat pengumpulan data. Rumus untuk persentase, rata-rata, dan sampel t-test digunakan dalam teknik analisis data. Berdasarkan hasil penelitian dampak strategi pembelajaran, nilai rata-rata hasil belajar siswa sebelum menerapkan strategi pembelajaran siklus (pretest) adalah 62,02, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa setelah menerapkan strategi pembelajaran siklus (posttest) adalah 75,95 Dengan demikian peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen adalah 13,75. Peningkatan rata-rata hasil belajar siswa ini diikuti pula dengan meningkatnya persentese ketuntasan belajar siswa yang mengikuti tes. Ketuntasan belajar dalam hal ini adalah jumlah siswa yang tuntas belajar atau nilainya mencapai KKM yang telah ditentukan yaitu 75.
Local Knowledge-based Citizenship Learning Model to Increase Ecological Awareness in the Indonesia-Malaysia Border Area Moad; Hadi Rianto; Muhamad Imaduddin; Nawawi; Syafrial Nur
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v23i1.70289

Abstract

High gap between ecological knowledge and pro-environmental action remains a critical challenge for sustainability, particularly in ecologically sensitive border regions. This study addresses this gap by developing and testing a Civic Ecological Transformation (CET) learning model based on local knowledge to enhance students’ ecological awareness in the Indonesia–Malaysia border region. Using a mixed-methods approach with a sequential exploratory design, the study began with a qualitative exploration (interviews, FGDs, observations) to identify local cultural values, followed by a quantitative phase (one-group pretest-posttest, PLS-SEM) to test the model’s effectiveness. The findings reveal that the integration of local knowledge such as belalek, saprahan, and tepung tawar significantly improves ecological awareness. Path analysis confirms the effect of the CET learning model is fully mediated by this integration of local knowledge. The CET model effectively fosters ecological citizenship and supports the achievement of SDG 4, 13, and 15, contributing a pedagogical innovation for Civic Education rooted in environmental sustainability.
IMPLEMENTASI METODE ICE BREAKING PADA PROSES PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PONTIANAK Febriana Angela Fitri; Idham Azwar; Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Edisi Desember 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v8i2.8190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitataf dengan bentuk deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai informan dan keterangan langsung dari pihak yang dijadikan informan penelitian yaitu Guru PKN dan siswa. Hasil penelitian ini yaitu implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak melalui perencanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bahan materi yang disajikan dan tujuan ice breaking. Pelaksanaan Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu bertambahnya interaksi dengan siswa, fokus siswa pada proses pembelajaran,dan meningkatkan proses pembelajaran. Kendala dalam implementasi Metode ice breaking pada proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP Negeri 9 Pontianak yaitu kurangnya motivasi belajar siswa dan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran.
Bridging Local Wisdom and National Identity: Effective Strategies for Character Education in West Kalimantan Hadi Rianto; Rini Agustina; Nurhadianto Nurhadianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 1 Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.9023

Abstract

To foster resilient and morally upright Indonesian youth, character education grounded in both national and local values is fundamental. Effectively embedding these values into school curricula, extracurricular programs, and special projects is a critical undertaking. Therefore, rigorous research into this comprehensive approach is indispensable to validate its impact. This particular study focused on developing a tailored character education model for West Kalimantan, Indonesia. Key findings indicate successful strategies for values integration, showcase various innovative teaching methodologies, and confirm the indispensable role of teachers in this process. Moreover, the study highlights the substantial positive influence of extracurricular activities in nurturing desirable character traits among students.
Peran Multidimensional Guru PPKn dalam Membudayakan Literasi pada Siswa di SMAN 4 Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya Heni Widiastuti; Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9516

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran strategis guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menumbuhkan budaya literasi pada siswa di SMAN 4 Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya. Dengan konteks nasional di mana skor literasi membaca siswa Indonesia masih tergolong rendah, Gerakan Literasi Sekolah (GLS) menjadi inisiatif krusial untuk meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini mengkaji bagaimana peran guru PPKn yang secara intrinsik bertanggung jawab membentuk karakter bangsa dapat menjadi fondasi bagi program literasi yang efektif. Menggunakan pendekatan kualitatif naratif, penelitian ini mensintesis pengalaman dan praktik terbaik dari literatur akademis tahun 2020-2024 untuk membangun sebuah narasi komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa peran guru PPKn bersifat multidimensional dan melampaui metode pengajaran konvensional. Peran ini mencakup menjadi teladan dan motivator, perancang kurikulum, inovator pedagogis, dan agen transformasi digital. Melalui penerapan strategi seperti pembelajaran berbasis proyek dan metode Sokratik, tidak hanya meningkatkan literasi baca-tulis tetapi juga keterampilan berpikir kritis, penalaran, dan kemampuan berargumentasi siswa. Keberhasilan pembudayaan literasi sangat bergantung pada sinergi peran guru PPKn dengan dukungan kebijakan sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Sinergi Pedagogi dan Ekologi dalam Kerangka ESD: Tinjauan Literatur Sistematis Model Pembelajaran Civic Eco-Transformation Moad Moad; Hadi Rianto; Arif Januardi; Nawawi; Syafrial Nur
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.10302

Abstract

Model Civic Eco-Transformation (CET) diajukan sebagai metapedagogi inovatif yang secara strategis mengintegrasikan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis struktur konseptual CET dan sinerginya yang disengaja dengan ESD, khususnya dalam kerangka holistik Head, Heart, and Hands. Hasil analisis menunjukkan CET memadukan tiga pilar utama: Civic (warga negara aktif), Eco (kesadaran lingkungan), dan Transformasi (aksi nyata). Integrasi ini secara struktural mendukung ESD, memastikan bahwa domain Kognitif (Head) dipenuhi melalui Pilar Eco dan Analisis Kritis. Sementara itu, domain Afektif (Heart) dan Aksi (Hands) diwujudkan melalui Transformasi dan Aksi Nyata, didukung strategi Project-Based Learning (PjBL) dan Gamifikasi . Dengan penekanan pada kearifan lokal Kalimantan Barat, CET mengatasi krisis nilai dan lingkungan, menghasilkan solusi yang relevan secara budaya. CET berfungsi sebagai mekanisme pengiriman yang disengaja untuk tujuan filosofis ESD, membentuk generasi muda yang bertanggung jawab dan transformatif.
Model Implementasi Literasi Digital Pada Pembelajaran Pancasila Sebagai Penguatan Budaya Literasi Siswa Heni Widiastuti; Hadi Rianto
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10796

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menempatkan literasi digital sebagai kompetensi strategis dalam membentuk peserta didik yang adaptif, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital. Perkembangan teknologi informasi, media sosial, kecerdasan buatan, dan sumber belajar digital mendorong pentingnya integrasi literasi digital pada seluruh mata pelajaran, termasuk Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, mengidentifikasi strategi guru dalam integrasi media digital, serta menganalisis dampaknya terhadap budaya literasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif melalui narrative synthesis. Data diperoleh dari artikel ilmiah, jurnal terindeks Scopus, jurnal terakreditasi SINTA, buku akademik, dan publikasi ilmiah periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi digital melalui QR Code, e-book, platform pembelajaran daring, media interaktif, dan literasi informasi mampu memperkuat kemampuan berpikir kritis, partisipasi digital, etika bermedia, serta budaya literasi siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembelajaran, tetapi juga sebagai strategi penguatan budaya literasi dan pembentukan kewarganegaraan digital.