Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The Effect Of Black Tea Consumption On Teeth Coloring In The Community Mayangsari, Nino; Chasanah, Niswatun; Nurmalasari, Afrida; Usviany, Veny; Alfah, Sitti; Mainassy, Meilisa Carlen; Sipahutar, Pongki
International Journal of Health Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v2i2.347

Abstract

Tea is a type of plant that is popular as a drink. In general, based on the processing method, tea can be classified into three types, namely green tea, olong tea and black tea. The aim of this research is to find out whether there is an effect of tooth coloring on people who consume black tea. The method used is literature study to find theoretical references that are relevant to the cases or problems found. The data used comes from journals, scientific literature, rivew, which contains tooth coloring sheets in people who consume black tea. The results of the research show that there is a relationship between public knowledge and tooth coloring. The conclusion is that the effect of tooth coloring on people who consume black tea is due to the lack of public knowledge about the content of black tea which contains a lot of tannins, which can cause teeth to change color from brown to black.
TINJAUAN TERHADAP PENYIMPANAN DAN PELAPORAN OBAT GOLONGAN PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA DI PUSKESMAS SALIMBATU Kurniati, Kurniati; Usviany, Veny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33499

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas medis yang menyediakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum dan pertolongan individu. Salah satu komponen penting untuk pengelolaan obat di puskesmas adalah penyimpanan obat yang baik dan benar, pengambilan obat akan menjadi lebih efesien dan efektif, sehinggah meningkatkan tingkat pertama kualitas kesehatan akan menjad efesien dan efektif. Pengendalian obat-obatan, termasuk penyimpanan harus efektif dan efesien Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi atau peninjauan dilakukan dilokasi secara langsung diinstalasi farmasi puskesmas salimbatu. Metode pengumpulan data menggunakan inpeksi langsung terhadap kondisi ruangan penyimpanan obat narkotika dan psikotropika puskesmas salimbatu. Dokumen opname bulanan dan kartu stok,Kartu stok obat Psikotopika dan narkotika instalasi farmasi puskesmas salimbatu dari januari 2024 sampai Mei 2024 Pengelolaan obat golongan psikotropika dan narkotika di instalasi farmasi di puskesmas salimbatu dilakukan observasi lansung kecocokan dengan kondisi penyimpanan dan standar penyimpanan berdasarkan Parameter penyimpanan dibagi dua kategori: umum dan khusus. menurut permenkes Nomor 3 tahun 2015, satu parameter umum masih belum memenuhi standar. parameter khusus yang belum memenuhi standar yaitu tidak dilengkapi dengan label dan tidak ada surat kuasa pemengang kunci lemari, Tinjauan Terhadap Penyimpanan Dan Pelaporan Obat Golongan psikotropika dan narkotika Di Puskesmas Salimbatu sudah hampir mencapai 100% standar penyimpanan menurut permenkes Nomor 3 tahun 2015, perkemkes 5 tahun 2023 dan menurut Perbpom Nomor 24 tahun 2021. Sedangkan untuk pelaporan golongan obat psikotropika dan narkotika sudah sesuai dengan persyaratan peEBPOM Nomor 24 tahun 2021
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS PEMBANTU TANJUNG AGUNG KABUPATEN BULUNGAN Nurfadila, Nurfadila; Usviany, Veny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33501

Abstract

Pengelolaan obat adalah suatu indikator dalam pelayanan kefarmasian yang sangat penting salah satunya pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pembantu (PUSTU), dalam pengelolaan obat melibatkan berbagai aspek seperti perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan, pengendalian dan pencatatan serta pelaporan. Kegiatan penelitian ini dilakukan agar obat-obatan di Puskesmas Pembantu (PUSTU) dapat dikelola secara baik dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Evaluasi Pengelolaan Obat di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Tanjung Agung Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei yang dilaksanakan di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Tanjung Agung pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada Petugas Puskesmas Pembantu (PUSTU) yang bertanggung jawab. Hasil dari kegiatan penelitian ini yaitu proses pengelolaan obat di Puskesmas Pembantu sudah cukup baik, dengan menghitung hasil sesuaian berjumlah 95% dan ketidak sesuaian berjumlah 4% dikarenakan penyimpanan obat tidak tersediannya lemari pendingin untuk obat-obatan yang di simpan khusus dalam lemari pendingin dan penyimpanan obat tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyusun obat-obatan serta tidak adanya gudang penyimpanan obat. Dengan demikian dari penelitian ini bahwa meskipun secara umum pengelolaan obat di Puskesmas Pembantu (PUSTU) sudah  baik, perlu dilakukan peningkatan dalam beberapa aspek untuk memastikan bahwa semua obat di kelola dengan baik dan optimal di Puskesmas Pembantu (PUSTU) Tanjung Agung Kabupaten Bulungan.
PENILAIAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA KASUS PEMBEDAHAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI DI RSUD KESEHATAN KERJA PROVINSI JAWA BARAT Nur Azmi, Fikri; Usviany, Veny; Kausar, Mersa Nurain
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33635

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menilai kepatuhan penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus pembedahan Obstetri dan Ginekologi yang ada di RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini didasarkan pada 3 aspek penilaian yaitu, Panduan Penggunaan Antibiotik (PPAB) Rumah Sakit, Clinical Pathway Rumah Sakit, dan Pedoman Penggunaaan Antibiotik menurut Permenkes nomor 28 Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional dengan pengambilan data yang dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data dari catatan rekam medis dari bulan Juli – Desember 2023. Keipaituhain yaing dinilaii diteintukain beirdaisairkain jeinis aintibiotik yaing digunaikain, dosis, dain waiktu peimbeiriain aintibiotik profilaiksis yaing seisuaii. Haisil dairi peineilitiain ini meinunjukain baihwai 84% peinggunaiain aintibiotik profilaiksis paidai opeiraisi Caieisair seisuaii teirhaidaip Clinicail Paithwaiy dain 41,38% peinggunaiain aintibiotik Profilakisis paidai opeiraisi Kureit seisuaii teirhaidaip pedoman peinggunaiain aintibiotik meinurut Permenkes nomor 28 Tahun 2021. Dairi peineilitiain ini daipait disimpulkain baihwai proseidur keipaituhain peinggunaiain aintibiotik paidai kaisus beidaih Obsteitri dain Gineikologi yaing aidai di RSUD Keiseihaitain Keirjai Provinsi Jaiwai Bairait seisuaii deingain painduain yaing aidai di dailaim Clinicail Paithwaiy Rumah Sakit yaiitu meinggunaikain aintibiotik Ceiftriaixone (Sefalosporin generasi ke-3)i. Berbeda dengan Painduain Peinggunaiain Aintibiotik (PPAiB) Rumaih Saikit dain Peidomain Peinggunaiain Aintibiotik menurut Permenkes nomor 28 Tahun 2021, mempersyaratkan untuk penggunaan profilaksis aintibiotik Sefalosporin generasi 1 dan 2.
EVALUASI PENYIMPANAN OBAT LASA (LOOK-ALIKE SOUND- ALIKE) DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT SARININGSIH Rigan Ramadhani, Muhammad; Usviany, Veny
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.33661

Abstract

Produksi obat di era sekarang cukup pesat sehingga dapat menyebabkan beberapa obat memiliki nama dan pengucapan mirip serta kemasan yang hampir sama, yang dikenal dengan LASA (Look Alike Sound Alike), penyimpanan obat LASA di sarana pelayanan kesehatan adalah salah satu upaya dalam mencegah medication error. Medication error sering terjadi dikarenakan pengucapan atau nama obat yang hampir sama, sehingga dapat menyebabkan kesalahan dalam pemberian obat kepada pasien. Untuk mengetahui penyimpanan obat LASA yang ada di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Sariningsih sehingga diharapkan hasil observasi tersebut dapat membantu dalam hal keselamatan pasien (patient safety) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Sariningsih. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, bersifat deskriptif observasional yaitu dilakukan untuk melihat gambaran kesesuaian penyimpanan obat LASA. Dari data hasil observasi diperoleh nilai sebesar 83,3% untuk kesesuaian penyimpanan obat. Penyimpanan obat LASA sudah menerapkan sistem FEFO dan FIFO, pemisahan penyimpanan obat berdasarkan sediaan dan memberikan jarak antara obat LASA satu dengan lainnya dan menerapkan sistem penulisan Tall Man Lettering. Terdapat 77 nama obat yang sama dengan kekuatan berbeda, 10 obat dengan kemasan mirip, dan 29 obat dengan penulisan Tall Man Lettering. Penyimpanan obat LASA sudah sesuai dengan Permenkes RI, yaitu telah diberi label atau tanda LASA, lalu diberikan jarak di tempat penyimpanannya, dan juga sudah menggunakan metode penulisan Tall Man Lettering untuk mencegah terjadinya medication error.
Pendampingan Positive Diviance Pemberian Makanan Tambahan dalam Upaya Penanganan Stunting di Desa Tanjung Agung Kurniati; Nurfadila; Rosmiati, Meiti; Usviany, Veny
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.1315

Abstract

Bulungan Regency, East Tanjung Palas District, especially in Tanjung Agung Village, there were recorded 24 children suffering from stunting, the majority of which were caused by factors including an unclean environment and lack of knowledge about nutrition that supports children's growth. One solution that can be implemented is the Positive Daviance Program in Providing Supplementary Feeding (PMT). The method used in this program is through the planning stage, implementation stage and program evaluation stage as well as assistance in making PMT and providing a little education to parents of toddlers. Where service members provide monitoring assistance to Mempesona Cadres and Toddler Mothers in the PMT making activity and also provide a little education to parents of toddlers regarding stunting management through Providing Supplementary Food (PMT). This activity aims to help improve the growth and development of children who are already experiencing stunting. The results of the Positive Daviance PMT activity which was carried out for 28 days with 2 weighing evaluations during the gradual increase in body weight. The results of the activity also show that there has been an increase in parents' awareness of children's nutrition, which must be met, namely almost 100%, through activities to educate parents of toddlers so that the handling of stunting, especially in the Tanjung Palas Timus subdistrict in Tanjung Agung Village, can be resolved immediately
Program Komunikasi Kreatif untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilahan Sampah di Sekolah Kewilayahan Maleer Bandung Rizki Pratami, Nadia; Kusdiantini, Andini; Usviany, Veny; Yudiarti, Diena; Sudrajat, Jajat; Sanny, M. Yusuf
PADMA Vol 4 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i2.1577

Abstract

Creative communication programs are an innovative approach to increasing awareness and participation in activities that support environmental sustainability. This Community Service initiative aims to develop and implement a creative communication program to enhance student participation in waste segregation activities at Maleer Regional School, Bandung. The program was designed based on a needs analysis involving students, teachers, and school stakeholders, utilizing visual and audio media as well as interactive activities to deliver educational messages about the importance of waste segregation. The method employed is a participatory approach, involving students in the planning, implementation, and evaluation processes of the program. Activities include creating educational posters, campaign videos, creative recycling workshops, and waste segregation competitions. The program outcomes demonstrated a significant increase in students' understanding of waste segregation concepts and their motivation to actively participate in these activities. The program's success is evidenced by the reduction in mixed waste and the improved quality and quantity of recycled waste at the school. By adopting a creative communication approach, this program effectively changed students' behavior to become more environmentally conscious, contributing to a cleaner and healthier school environment. The findings of this initiative recommend the application of similar approaches in other schools as part of a collective effort to support sustainable waste management and raise environmental awareness among the younger generation.
Evaluasi Pengelolaan Obat Narkotika Di Rumah Sakit Sariningsih Kota Bandung Saputra, Wahyu; Usviany, Veny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan obat yang tepat untuk kelancaran penyaluran obat kepada pasien. Oleh karena itu, setiap Rumah Sakit perlu melakukan pengelolaan obat yang benar dan tepat sehingga kekurangan dan penyalahgunaan obat, khususnya narkotika dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat narkotika dari pengadaan sampai pemusnahan serta untuk mengetahui apa saja yang menjadi hambatan dalam pengelolaan obat narkotika di Rumah Sakit Sariningsih Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pola Cross Sectional. Penelitian ini yang menjadi populasi dan Sampel adalah Rumah Sakit Sariningsih Kota Bandung. Pengumpulan data diambil dari data yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumen Rumah Sakit dengan menggunakan checklist dan wawancara yang didesain sendiri yang di sesuaikan dengan pedoman pada Permenkes Nomor 3 Tahun 2015. Hasil evaluasi terhadap pengelolaan Narkotika di Rumah Sakit Sariningsih Kota Bandung meliputi pengadaan obat narkotika dinyatakan baik dengan persentasi 100 % untuk penyimpanan 90 %, Pendistribusian obat 90 %, untuk pencatatan dan pelaporan 100 %, pengelolaan obat Narkotika 96% dengan penilaian Baik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pengelolaan obat Narkotika secara keseluruhan dari segi Pengadaan, penyimpanan, Pendistribusian, Dokumentasi dan Pencatatan dan Pelaporan pada Rumah Sakit Sariningsih Kota Bandung termasuk kedalam Kategori baik dengan Persentase 96 %.