Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

WHAT DRIVES ENTREPRENEURIAL RESILIENCE IN BATIK SMES? R. Andro Zylio Nugraha; Agatha Saputri; Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim; Arief Nurrahman
Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Vol 34 No 2 (2026): JURNAL KAJIAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/155tk456

Abstract

Small and medium-sized enterprises (SMEs), particularly those operating in cultural industries, often face significant challenges due to market uncertainty, technological change, and increasing competition. These conditions highlight the importance of entrepreneurial resilience in ensuring business sustainability. This study aims to examine the factors that drive entrepreneurial resilience among batik SMEs by analyzing the roles of innovation, cultural identity, and market adaptability. The study employs a quantitative research approach using survey data collected from batik SME owners in Yogyakarta, Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that innovation, cultural identity, and market adaptability all have positive and significant effects on entrepreneurial resilience, with market adaptability showing the strongest influence. These findings suggest that strategic capabilities embedded in SMEs serve as important intangible resources that strengthen business resilience. The study contributes to the entrepreneurship literature by extending the Resource-Based View in the context of cultural-based SMEs.
Pelatihan digital marketing dan pengelolaan keuangan UMKM Kelurahan Genjahan, Ponjong, Gunungkidul Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim; Agatha Saputri; R. Andro Zylio Nugraha; Arief Nurrahman
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3078

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kelurahan Genjahan, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, dalam hal pemasaran digital dan pengelolaan keuangan sederhana. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) dengan tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dimulai dari observasi lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan yang mencakup strategi digital marketing berbasis media sosial serta pencatatan keuangan manual dan digital menggunakan Microsoft Excel. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam kedua aspek tersebut, dengan mayoritas menyatakan sangat setuju bahwa pelatihan bermanfaat dan mudah dipahami. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi digital dan finansial UMKM di wilayah tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi berkelanjutan dalam mendorong keberlanjutan dan daya saing UMKM lokal.
Revolutionizing Shopping: The Role of Artificial Intelligence in Shaping Consumer Purchase Intentions in E-Retailing Caesar Rosyad Achmadi; M. Hafiansyah Makarim; Mardiana R; R. Andro Zylio Nugraha; Agatha Saputri; Arief Nurrahman
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7713

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran artificial intelligence (AI) dalam membentuk purchase intention konsumen pada sektor e-retailing dengan meninjau pengaruh faith, consciousness, subjective norm dan AI ease of use. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner daring dengan jumlah sampel 201 pengguna platform belanja berbasis AI di Indonesia. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjective norm, consciousness, dan faith berpengaruh signifikan terhadap purchase intention, dengan AI ease of use sebagai mediator utama. Purchase intention pelanggan di toko online dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan penggunaan teknologi AI. Temuan data mengungkapkan bahwa faith, consciousness, dan subjective norm tidak berdampak langsung terhadap purchase intention, namun dipengaruhi AI ease of use sebagai variabel mediasi. Pelanggan dengan tingkat kesadaran teknologi yang lebih tinggi dan dukungan sosial yang kuat cenderung menilai AI sebagai mudah digunakan, sehingga meningkatkan kecenderungan mereka untuk melakukan pembelian. Faith terhadap AI berperan sebagai faktor pendukung yang memperlancar adopsi teknologi, meskipun pengaruhnya relatif lebih lemah. Hasil ini menegaskan bahwa AI ease of use adalah faktor kunci dalam menghubungkan pengaruh psikologis dan sosial konsumen terhadap keputusan pembelian di toko online
Entrepreneurial resilience of Gudeg msmes: Analysis of survival strategies and basic resilience factors R. Andro Zylio Nugraha; Siti Irene Astuti Dwiningrum
Assets: Jurnal Akuntansi dan Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jap.v14i2.22420

Abstract

This study aims to examine the resilience of Gudeg micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Yogyakarta with a focus on the basics of resilience and survival strategies applied by business actors. Through a qualitative approach with a case study design, data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation of a number of Gudeg MSME owners in the Wijilan culinary center area of Yogyakarta. The results showed that the basis of MSME resilience includes two factors, namely internal and external. In both factors, there are aspects of value, appreciation, consistency, preservation, culture, innovation, activity, and product. Meanwhile, the survival strategy includes the synergy of marketing mix theory with PESTLE Analysis. The findings underscore the importance of a combination of internal and external strengths and adaptive strategies in maintaining the sustainability of traditional culinary businesses amidst changes in the business environment. This research provides practical implications for the development of MSME assistance policies based on local potential and business resilience.
Pengembangan Aplikasi Games sebagai Media Evaluasi Hasil Belajar Mahasiswa Arief Nurrahman; Meita Dwi Cahyani; Agatha Saputri; R. Andro Zylio Nugraha; Caesar Rosyad Achmadi; Muhammad Harfiansyah Makarim
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 2 No 1 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/upgrade.v2i1.3815

Abstract

Kemampuan kognitif mahasiswa terhadap materi perkuliahan harus disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang ditetapkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan media evaluasi untuk mengukur ketercapaian belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini mengembangkan aplikasi games Kahoot sebagai media evaluasi belajar mahasiswa dengan melihat kelayakan, kepraktisan, dan kevalidan. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Materi dan instrumen tes serta aplikasi games Kahoot diuji oleh 4 ahli menggunakan Aiken V dan 93 sampel mahasiswa. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa materi dan instrumen memperoleh nilai 0,81-0,94 (valid). Validasi ahli terhadap aplikasi games Kahoot memperoleh nilai 0,88-1,00 (valid). Pengujian aplikasi menunjukkan rata-rata nilai mahasiswa 81,53 (baik). Respon mahasiswa terhadap kepraktisan aplikasi games Kahoot memperoleh skor 89,5% (sangat baik). Uji kelayakan menunjukkan aplikasi sangat layak digunakan sebagai media evaluasi belajar dengan persentase 93%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa aplikasi games Kahoot sangat layak dan efektif dijadikan media evaluasi hasil belajar. Implikasi penelitian ini menunjukkan aplikasi games Kahoot dapat diadopsi sebagai media evaluasi yang valid, praktis, dan layak untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
Sosialisasi dan Pendampingan Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi bagi Pegawai Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Ristina Rahmawati; R. Andro Zylio Nugraha; Zaza Afnindar Fakhrurozi
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i3.13038

Abstract

The implementation of the Core Tax Administration System (Coretax) has transformed tax administration and reporting mechanisms, requiring taxpayers to strengthen their digital capabilities. An initial assessment of 50 financial staff members at Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) identified difficulties in tax reporting. This community service program aimed to improve employees’ literacy and skills in completing and reporting Individual Annual Tax Returns through Coretax while establishing a sustainable assistance mechanism within UNY. The program employed a participatory capacity-building approach and problem-based training through needs identification, initial literacy mapping, socialization, practical training, assistance through the Tax Clinic, evaluation, and institutional capacity strengthening. Assistance was supported by Coretax digital modules, tutorial videos, and self-verification checklists. The results showed that reporting difficulties were related not only to conceptual understanding of taxation but also to procedural skills in using the digital system. A combination of socialization, case-based practice, and individual assistance helped participants understand reporting procedures and resolve technical difficulties. The developed learning media supported independent learning, while strengthening internal tax volunteers and developing standard operating procedures aimed to establish institutional assistance. The program demonstrates that digital tax administration transformation requires stronger tax literacy, digital literacy, and procedural capacity to promote employee independence and sustainable internal support.