Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Haumeni Journal of Education

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP PEMAHAMAN NILAI PANCASILA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KUPANG Thomas Kemil Masi; Martlin Ester Ouw; Melinda Ratu Radja; Pnatmo Welhelmina Masi
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.22801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila pesera didik kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuntitatif dengan jenis penelitian dan desain penelitian Quasy Experiment Design atau yang biasa disebut dengan eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control design, penelitian ini memiliki dua kelompok sebagai subjek peneltian yaitu kelas eksperimen dan kelas control. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang diperoleh berupa nilai pretest-posttest. Teknik penghitungan data menggunakan bantuan SPSS versi 29. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya terdapat perbedaan pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik yang menerapkan model pembelajaran VCT (kelas eksperimen) dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik yang tidak menerapkan model pembelajaran VCT (kelas kontrol). Pemahaman nilai-nilai Pancasila peserta didik dikelas eksperimen dengan model pembelajaran VCT kategori efektif sedangkan dikelas kontrol yang tidak menerapkan model pembelajaran VCT kategori tidak efektif.
Inovasi Metode Pembelajaran Inquiry untuk Penguatan Nilai-Nilai Karakter Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjulin Yonathan Kamlasi; Fredik Lambertus Kollo; Thomas Kemil Masi; Dorkas Yufice Aryanti Kale; Melinda Ratu Radja; Fadil Mas'ud; Makarius Erwin Bria; Kevi Listiana Fransisca Taneo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25982

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan warga negara yang berkepribadian, berintegritas, dan memiliki kesadaran moral tinggi. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah, penanaman nilai-nilai karakter kewarganegaraan sering kali masih bersifat teoritis dan kurang menyentuh aspek pengalaman belajar siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi metode pembelajaran inquiry sebagai strategi efektif dalam penguatan nilai-nilai karakter kewarganegaraan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inquiry mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, kerja sama, dan kepedulian sosial melalui kegiatan penyelidikan aktif terhadap masalah-masalah sosial yang relevan dengan kehidupan nyata. Inovasi pembelajaran ini juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Oleh karena itu, metode inquiry terbukti relevan sebagai pendekatan pedagogis yang mendorong transformasi nilai karakter kewarganegaraan secara kontekstual dan bermakna.
Kesadaran Politik Mahasiswa Pemilih Pemula PPKn Universitas Nusa Cendana pada Pemilu Presiden 2024 Thomas Kemil Masi; Anjulin Yonatan Kamlasi; Petrik Yohanes Meok; Fridolin Vrosansen Borolla
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran politik mahasiswa pemilih pemula Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Nusa Cendana dalam mengikuti Pemilihan Presiden 2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya partisipasi politik generasi muda sebagai agen perubahan yang menentukan kualitas demokrasi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPKn angkatan 2022–2024, dengan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner Google Form, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran politik mahasiswa pemilih pemula berada pada kategori tinggi. Hal ini terlihat dari indikator pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku. Mahasiswa memahami konsep politik dan demokrasi, menyadari pentingnya hak pilih, serta menunjukkan sikap kritis terhadap informasi politik, khususnya di media sosial. Selain itu, mereka aktif dalam menggunakan hak pilih dan terlibat dalam kegiatan politik, baik formal maupun non-formal. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan politik yang tepat di lingkungan kampus dan media sosial berkontribusi signifikan dalam membentuk kesadaran politik mahasiswa.