Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP Ninik Puspito Rini; Widodo, Wahono; Roqobih, Fikky Dian
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1127

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang melibatkan segenap kemampuan siswa dalam memperoleh pengetahuan berdasarkan fenomena alam dan membangun konsep IPA. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains terhadap model pembelajaran discovery. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan Pre-Experimental Designs dengan menggunakan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas VII semester II salah satu diantara SMP di Sidoarjo. Sampel penelitian yakni kelas VII-C dengan jumlah 30 siswa. Instrumen penelitian menggunakan lembar soal tes. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji N-Gain. Peningkatan setiap indikator keterampilan proses sains dengan kategori sedang yaitu indikator mempertanyakan dan indikator merencanakan dan melakukan penyelidikan. Sedangkan, dengan kategori tinggi yaitu indikator mengamati, indikator menganalisis data dan informasi, dan indikator mengomunikasikan hasil. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan terhadap keterampilan proses sains siswa SMP dengan menerapkan pembelajaran discovery.
MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ROTASI DAN REVOLUSI BUMI Divani Mutiara; Widodo, Wahono; Roqobih, Fikky Dian
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran dengan bantuan multimedia interaktif pada materi rotasi dan revolusi bumi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs dengan rancangan penelitian One Group Pretest Posttest Design. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Mojosari. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar pretest dan posttest dan angket respon peserta didik. Hasil belajar siswa dianalisis menggunakan skor N-Gain dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pemahaman dengan analisis N-Gain <g> sebesar 0,9. Sedangkan hasil belajar keterampilan proses sains sebesar 0,85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan multimedia interaktif pada sub materi rotasi dan revolusi bumi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Fadilah Nurlailatun Nisa'; Widodo, Wahono; Roqobih, Fikky Dian
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i1.1129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pencemaran lingkungan. Jenis penelitian ini yaitu pre-experimental designs dengan rancangan one group pre-test post-test designs. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIA salah satu sekolah di Sidoarjo dengan jumlah sampel 31. Instrumen yang digunkaan yaitu soal tentang pencemaran lingkungan. Data didapatkan melalui tes tulis pada aspek pemahaman dan keterampilan proses sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, dimana aspek pemahaman mendapatkan N-gain 0,92 dengan kriteria tinggi dan aspek keterampilan proses sains mendapatkan N-gain 0,72 dengan kriteria tinggi. Pada indikator mempertanyakan dan merencanakan masing – masing hasil rata – rata N-gainnya 0,67 dan 0,70 dengan kriteria sedang. Dan pada indikator mengevaluasi dan merefleksi serta memproses, menganalisis data dan informasi mengalami peningkatan dengan kriteria tinggi dan masing – masing rerata N-gainnya yaitu 0,72 dan 0,84.
Argument-Driven Inquiry Assisted by Lumi Education: Improving Students' Scientific Argumentation Skills on Static Electricity Salsabila, Putri Avianita; Hendratmoko, Ahmad Fauzi; Roqobih, Fikky Dian
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 9 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/70dd6197

Abstract

The aim of this study is to evaluate the effectiveness of the Argument-Driven Inquiry (ADI) learning strategy, supported by the Lumi Education platform, in enhancing the scientific argumentation skills of students related to static electricity. A quasi-experimental approach, employing a non-equivalent control group, was adopted in this study, including two ninth-grade classes in a junior high school as participants. The participants were exposed to instruction utilizing either the ADI strategy and the support of the Lumi Education website or standard instruction as a control group. The strategies developed included a scientific argumentation skills test, designed as a claim, evidence, and warrant procedure, as well as a questionnaire administered among students. The data gathered were statistically processed by comparing pre-test and post-test results, calculating the normalized gains, as well as a description analysis approach among the students' written responses. The results show that, compared to a low category average normalization gain of 0.18 among the control class, a significantly high average value, 0.70, was established by the experimental class, signifying a statistically significant difference between the two categories, yielding a significance at a probability value less than 0.001. The results among the experimental class developed a Cohen's value, or the standardized effect size, estimated as 0.53, signifying a medium effect, while among the control class, an estimated 0.11, signifying a small effect, was recognized. Students said they liked the learning experience and thought it was more interesting, dynamic, and simpler to comprehend when they worked together on real-world tasks. However, some still encountered difficulties with conceptual comprehension and problem-solving. These findings imply that integrating ADI with digital scaffolding, such as Lumi Education, can effectively strengthen scientific argumentation skills while promoting active and reflective learning.
Argument-Driven Inquiry Assisted by Lumi Education: Improving Students' Scientific Argumentation Skills on Static Electricity Salsabila, Putri Avianita; Hendratmoko, Ahmad Fauzi; Roqobih, Fikky Dian
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 9 No. 3 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/70dd6197

Abstract

The aim of this study is to evaluate the effectiveness of the Argument-Driven Inquiry (ADI) learning strategy, supported by the Lumi Education platform, in enhancing the scientific argumentation skills of students related to static electricity. A quasi-experimental approach, employing a non-equivalent control group, was adopted in this study, including two ninth-grade classes in a junior high school as participants. The participants were exposed to instruction utilizing either the ADI strategy and the support of the Lumi Education website or standard instruction as a control group. The strategies developed included a scientific argumentation skills test, designed as a claim, evidence, and warrant procedure, as well as a questionnaire administered among students. The data gathered were statistically processed by comparing pre-test and post-test results, calculating the normalized gains, as well as a description analysis approach among the students' written responses. The results show that, compared to a low category average normalization gain of 0.18 among the control class, a significantly high average value, 0.70, was established by the experimental class, signifying a statistically significant difference between the two categories, yielding a significance at a probability value less than 0.001. The results among the experimental class developed a Cohen's value, or the standardized effect size, estimated as 0.53, signifying a medium effect, while among the control class, an estimated 0.11, signifying a small effect, was recognized. Students said they liked the learning experience and thought it was more interesting, dynamic, and simpler to comprehend when they worked together on real-world tasks. However, some still encountered difficulties with conceptual comprehension and problem-solving. These findings imply that integrating ADI with digital scaffolding, such as Lumi Education, can effectively strengthen scientific argumentation skills while promoting active and reflective learning.
ANALISIS PERAN KEARIFAN LOKAL DAMAR KURUNG SEBAGAI PENDEKATAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DALAM KONTEKS KEARIFAN LOKAL Clara Marlena Cindy Zalianty; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4286

Abstract

Damar Kurung merupakan salah satu bentuk kearifan lokal khas Gresik yang memiliki nilai estetika, historis, dan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Damar Kurung sebagai pendekatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dalam konteks konservasi alam. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 11 jurnal ilmiah yang terbit antara 2020-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Damar Kurung dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memahami konsep ekologi, serta mengaitkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai budaya lokal. Damar Kurung juga berperan dalam pembelajaran etnosains dan mendukung pemahaman konsep geometri dalam IPA. Selain itu, pendekatan berbasis kearifan lokal ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mendukung penguatan profil Pelajar Pancasila. Integrasi Damar Kurung dalam pendidikan tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga sebagai strategi inovatif dalam menanamkan nilai-nilai konservasi serta memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep ilmiah secara lebih kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan Damar Kurung dalam pembelajaran IPA sebagai model pembelajaran berbasis budaya yang efektif.
MENJAGA HUTAN LEWAT TRADISI : NGALAS JATI DAN KEARIFAN LOKAL BOJONEGORO Narayya Tricha Sabina; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4289

Abstract

Tradisi ngalas jati merupakan praktik konservasi berbasis kearifan lokal yang dijalankan oleh masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, dalam mengelola hutan jati (Tectona grandis). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan melalui praktik ngalas. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif dengan menganalisis artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip utama dalam ngalas jati meliputi pengaturan waktu penebangan, pembatasan jumlah pohon yang ditebang, serta pelaksanaan ritual adat sebagai bentuk penghormatan terhadap alam. Tradisi ini tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian hutan. Namun demikian, ngalas jati menghadapi tantangan serius, seperti tekanan ekonomi, eksploitasi berlebih, kebijakan yang tidak berpihak pada hak adat, serta pengaruh modernisasi yang mengikis nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat praktik konservasi yang berkelanjutan dengan tetap menghargai kearifan lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan kebijakan lingkungan yang inklusif dan berbasis budaya.
MENJAGA ALAM LEWAT TRADISI : LUBUK LARANGAN SEBAGAI MODEL KONSERVASI SUMBER DAYA PERAIRAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI INDONESIA Lyvia Lailia Arnandita; Fikky Dian Roqobih; Ahmad Qosyim; Dyah Astriani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4339

Abstract

Lubuk larangan merupakan salah satu praktik konservasi berbasis kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran lubuk larangan sebagai model konservasi sumber daya perairan berbasis komunitas, menganalisis kontribusinya terhadap keberlanjutan ekosistem, serta mengevaluasi potensinya untuk direplikasi dalam kebijakan konservasi nasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, berdasarkan analisis terhadap 16 jurnal ilmiah terbitan 2015–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lubuk larangan berperan penting dalam menjaga keanekaragaman hayati ikan lokal, memperkuat solidaritas sosial, mempertahankan budaya tradisional, dan mendukung ekonomi masyarakat melalui panen ikan dan pengembangan ekowisata. Sistem zonasi, partisipasi aktif masyarakat, dan penguatan kelembagaan adat menjadi faktor kunci keberhasilan. Namun, tantangan seperti pencemaran sungai, aktivitas penambangan ilegal, serta lemahnya pengawasan menjadi ancaman nyata. Oleh karena itu, penguatan regulasi lokal, peningkatan kesadaran masyarakat, serta integrasi lubuk larangan dalam strategi pembangunan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mempertahankan fungsi ekologis dan sosial tradisi ini.
KURAS SUMUR GEDE: TRADISI SAKRAL DAN KONSERVASI ALAM DI DESA SOBONTORO KECAMATAN TAMBAKBOYO KABUPATEN TUBAN Arika Nadia Zalfa; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4368

Abstract

Tradisi “Kuras Sumur Gede” di Desa Sobontoro, Tuban, merupakan praktik kearifan lokal yang diwariskan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan konservasi air. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi tradisi ini di tengah modernisasi dan perubahan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Kuras Sumur Gede” tidak hanya berfungsi sebagai ritual pembersihan sumur, tetapi juga mengandung nilai filosofis, sosial, dan spiritual yang mendalam. Tradisi ini efektif dalam menjaga kualitas air dan mempererat solidaritas masyarakat. Kesimpulannya, “Kuras Sumur Gede” adalah model adaptif pelestarian lingkungan yang relevan untuk menjamin ketersediaan air di Desa Sobontoro. Implikasi penelitian ini adalah perlunya integrasi tradisi dengan inovasi modern untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dan memperluas dampak konservasi.
Tradisi Petik Laut sebagai Upaya Konservasi dan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Lamongan Fatiya Nur Rosyidah; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitaini; Enny Susiyawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4369

Abstract

Tradisi Petik Laut merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat pesisir yang mencerminkan penghormatan terhadap laut sebagai sumber kehidupan serta wujud rasa syukur atas hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam pelaksanaan tradisi Petik Laut serta kontribusinya terhadap konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir di Desa Banjarwati, Kabupaten Lamongan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan nelayan, serta studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi ini tidak sekadar ritual seremonial, melainkan juga mengandung praktik-praktik konservasi lingkungan, seperti penanaman mangrove, pembersihan pesisir, dan pelestarian terumbu karang. Tradisi ini juga memperkuat solidaritas sosial dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut. Namun, keberlanjutan tradisi ini menghadapi tantangan berupa menurunnya partisipasi generasi muda dan kurangnya dukungan kebijakan dari pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara pendekatan budaya dan kebijakan lingkungan sebagai upaya pelestarian tradisi sekaligus pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Co-Authors Achmad Choirul Fatikhin Ahmad Fauzi Hendratmoko Ahmad Qosyim AHMAD QOSYIM Aliya Rachma Firdauzi Alya Rifda Pramesti Annastasya Shofi Muliani Annyla Dwi Santika Arbiana, Barika Arika Nadia Zalfa Aris Rudi Purnomo Arum Ramadina Clara Marlena Cindy Zalianty Dhita Ayu Permata Sari Divani Mutiara DYAH ASTRIANI ELOK SUDIBYO Elok Sudibyo Enny Susiawati Enny Susiyawati Eva Widya Puspita Sari Fadilah Nurlailatun Nisa' Farah Novianti Balqis Fatimatuz Zahro Fatiya Nur Rosyidah Feriyanto Feriyanto Firdaus, Ridjal Fitriyani, Anik Gita Bella Aprilia Haq, Muhammad Dani Izzul HASAN SUBEKTI Iffah Nur Fauziah Irsyad Izzuddin Arrauf Isnaini Wiswari, Nova Kamilia Zukhrufillah, Dinda KIKI SEPTARIA Kirana Nabila Putri Agrivani LAILY ROSDIANA Laily, Rosdiana Liliana, Sal Sabila Lyvia Lailia Arnandita Mellandri, Alief Dwi Minarsih, Ni Made Marlin Muhamad Ridjal Firdaus Nabila Hanin Fitriani Narayya Tricha Sabina Naurah Fakhrina Ninik Puspito Rini Nisa, Alyyah Fikrotun Novita Azzahra Ramadhina Nur Aini, Ika Nuur Muchlis Tsalaatsa Olinda Maharani Aqilla Putri Proboningtyas, Endah Purnomo, Aris Rudi Puspitasari, Dini Putri Alifiyah Sabilatuzzahra Ramadhanti, Roviana Ayu Reni Ambarwati Reni Ambarwati Reni Latifa Risky Dwi Afandy Rizky Amelia Wardana Rosdiana , Laily Rosdiana, Laily Roviana Ayu Ramadhanti Sabilatuzzahra, Putri Alifiyah Safitri, Yohana Salsabila, Putri Avianita Sapti Puspitaini Sapti Puspitarini Sapti Puspitasari Shalkha Hanifi Soffa Zahara Suci Ramadhani, Laili Susiyawati, Enny Viony, Manasye Wahono Widodo Wahyu Budi Sabtiawan Wardana, Rizky Amelia Xena Safara, Shelvya Yurizka Melia Sari Zhalfa Salsabila Rudianto Putri