Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Good Governance pada Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Sukaharja Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang Sefty Aryantika; Udin Syamsudin; Fitria Firdiyani
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v21i2.2069

Abstract

This thesis is entitled "Implementation of Good Governance in Population Administration Services in Sukaharja Village, Sindang Jaya District, Tangerang Regency". This study aims to determine the implementation of good governance in population administration services in Sukaharja Village, Sindang Jaya District, Tangerang Regency and the inhibiting factors in the implementation of good governance in population administration services in Sukaharja Village. This study uses a qualitative research method. The data collection techniques used are through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of the principles of good governance in Population Administration services in Sukaharja Village has been in accordance with the Principles of Participation, Transparency, Accountability, and Law Enforcement has been running well. Although in terms of effectiveness, there is still a lack of human resources which is a challenge in the implementation of good governance. The results of this study can contribute to the development of better village government policies and improve the quality of population administration services by improving human resources and training for village employees and developing a more effective information system. Thus, this study can help improve the effectiveness of population administration services in Sukaharja Village and contribute to the development of better village government.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Pembuatan Tempe di RT 03 RW 02 Kelurahan Koang Jaya Kecamatan Karawaci Kota Tangerang Luluatul Fu’adah; Agus Suherman; Fitria Firdiyani
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 21 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v21i2.2072

Abstract

Community empowerment is an effort to develop community independence and welfare through increasing knowledge, skills, behavior and abilities. According to data published by the Tangerang City Central Statistics Agency (BPS), the Tangerang City inflation rate has now reached 2.46%. The problem of unemployment in Tangerang City is an innovative strategy that creates small economic jobs and increases people's income. Like the tempeh business in Koang Jaya Village, Tangerang City. Therefore, community empowerment is a force to increase the income and economy of the small communities of Koang Jaya. The aim of this research is to determine community empowerment activities through the tempe business in Koang Jaya Village, Karawaci District, Tangerang City. Qualitative research methods were used in this research. Descriptive qualitative research method using observation, interviews and documentation. The results of this research show that the community empowerment process through the tempe making business in the Koang Jaya sub-district was carried out using Soeharto's theory (2011:50), namely planned and collective activities, improving people's lives, priorities for weak/disadvantaged groups through capacity building activities. The results of this research are that with community empowerment activities they can better ensure a clean economy by guiding the management of time, raw materials and other resources needed for tempeh production, not only that, but also ensuring that the tempeh is done well, with safety standards fulfilled. In this way, competition in the market will increase and have a positive impact on the local economy. With community empowerment activities, the economy of the Koang Jaya subdistrict community is improving more than before, so that their economic stability can be built through fostering management of time, raw materials and other resources needed in tempeh production.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KARANGTENGAH DALAM MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL: IMPLEMENTASI SMART VILLAGE Prasetyo, Eko; Firdiyani, Fitria; Machrunnisa, Machrunnisa
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i1.55037

Abstract

Digital transformation has a significant impact on rural communities, necessitating community empowerment initiatives to address challenges and capitalize on its opportunities. Karangtengah Village in Purbalingga, Indonesia, faces issues such as low prosperity, urbanization, and limited digital literacy. This initiative aimed to raise awareness and equip the community with digital skills to strengthen the village economy in preparation for smart village implementation in the digital era. The initiative employed a multifaceted approach, involving training, mentoring and coaching for administrators and teachers at the Quran Learning Center, mentoring for village youths, and institutional strengthening for social institutions. The results included an improvement in digital literacy among youth, increased awareness among youth regarding digital skills and entrepreneurship, increased awareness among teachers, and improved organizational structures for social institutions. The success of this initiative highlights the importance of rural communities proactively adopting digital technologies for sustainable development. Rural communities should proactively enhance their capacities, promote economic development, and elevate their quality of life.Transformasi digital memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan masyarakat desa.  Desa Karangtengah yang berada di Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah menghadapi permasalahan rendahnya tingkat kesejahteraan, kehilangan talenta terbaiknya akibat urbanisasi, serta rendahnya penguasaan teknologi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat terhadap teknologi digital dalam rangka meningkatkan kesiapan penerapan desa cerdas (smart village) menuju transformasi digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan penguatan kelembagaan dalam rangka meningkatkan keterampilan digital masyarakat. Kegiatan pelatihan dilakukan terhadap pengelola dan guru TPQ untuk memperkenalkan teknologi digital dalam pembelajaran. Pelatihan dan pendampingan juga dilakukan terhadap pemuda desa untuk mengedukasi literasi digital dan jiwa kewirausahaan. Sedangkan penguatan kelembagaan dilakukan terhadap kelembagaan TPQ untuk mengembangkan struktur organisasi dan menyusun visi-misi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan literasi digital remaja pada tingkatan baik, dan adanya peningkatan kesadaran mengenai perlunya mengantisipasi transformasi digital. Sedangkan dari aspek kelembagaan adalah dengan tersedianya struktur organisasi dan visi-misi. Hal tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan ini. Implikasinya, masyarakat desa perlu lebih proaktif bukan hanya sekedar mengakses informasi yang tersedia, tetapi juga untuk meningkatkan kapasitas diri, perekonomian dan juga kualitas hidup di desa.
IMPLEMENTASI NEW PUBLIC SERVICE (NPS) TERHADAP KUALITAS LAYANAN SAMSAT KELILING DI BALARAJA KABUPATEN TANGERANG Firdiyani, Fitria; Kurniawan, Irvan Arif; Ulfa N, Siti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.18408

Abstract

Penelitian ini ditunjukkan untuk menganalisis pengaruh penerapan prinsip New Public Service (NPS) terhadap kualitas layanan SAMSAT Keliling di Kantor SAMSAT Balaraja. Tujuh prinsip New Public Service (NPS) yang menjadi indikator dalam penelitian ini yaitu: melayani warga negara, bukan customer; mengutamakan kepentingan publik; berfikir strategis, bertindak demokratis; menyadari akuntibilitas; melayani ketimbang mengarahkan; dan menghargai manusia yang menjadi acuan utama dalam menciptakan layanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Studi ini menerapkan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan survei, dengan partisipasi 100 responden pengguna layanan SAMSAT Keliling.  Regresi linier sederhana digunakan sebagai teknik analisis data untuk menguji hubungan antara penerapan prinsip New Public Service (X) dengan kualitas layanan (Y). Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4315 atau 43,15% mengindikasikan bahwa penerapan prinsip New Public Service (NPS) berpengaruh terhadap kualitas layanan SAMSAT Keliling sebesar 43,15%. Selanjutnya berdasarkan nilai koefisien variabel dengan nilai (Sig.) sebesar 0.000 < 0.05 maka hasil pengujian menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, menandakan adanya pengaruh yang signifikan antara implementasi prinsip New Public Service (NPS) terhadap kualitas layanan SAMSAT Keliling di Kantor SAMSAT Balaraja dan masing-masing rata-rata presentase dari setiap variabel sebesar 80,39% dan 78.24%. Dengan kata lain, prinsip New Public Service (NPS) pada kualitas layanan SAMSAT Keliling telah terlaksana dengan sangat baik.
Implementasi Hak Pendidikan Narapidana di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Kelas II A Kota Tangerang Firdiyani, Fitria; Al-Fahmi, Faiz Fikri; Ramadhan, Putri Utami; Rosbandi, Rosbandi; Hasim, Hasim
Mozaic : Islam Nusantara Vol. 10 No. 1 (2024): Mozaic: Islam Nusantara
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nahdatul Ulama Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/mozaic.v10i1.1163

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi pemenuhan hak Pendidikan warga binaan di Kampus Kehidupan Lapas Pemuda Kelas II A Kota Tangerang. Lembaga Pemasyarakatan yang disingkat Lapas kini telah mendapatkan penyegaran dan perubahan diberbagai aspek diantaranya adalah sistem pemasyarakatan tidak lagi dipandang sebagai tempat dihukumnya para narapidana dengan momok yang menakutkan menyeramkan sekaligus terkesan angker. Lembaga Pemasyarakatan kini menjadi sebuah tempat yang bertransformasi menjadi pusat pengembangan Pendidikan dan pembinaan. Hal ini dilakukan agar warga binaan mendapatkan kembali kepercayaan diri agar kelak dapat diterima di tengah masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah dibina, dididik dan dilatih melalui program yang ada di lapas. Salah satu program Pendidikan dan pembinaan di lapas adalah kampus kehidupan, program ini menjadi bukti penyelenggaraan Pendidikan menjadi hak bagi semua warga negara tanpa terkecuali mereka yang menjalani masa hukuman di dalam lapas. melalui program ini diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa dan menjadi bekal kelak saat mereka Kembali ke tengah-tengah masyarakat. Melalui program ini juga mereka akan mendapatkan gelar sarjana di balik jeruji besi.
IMPLEMENTASI DIGITAL GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PERIZINAN SARANA OLAHRAGA (STUDI KASUS APLIKASI TANGERANG LIVE) Tazkiya, Siska Rahayu Indri; Muhtadi, Yudi; Firdiyani, Fitria
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20746

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola digital dalam upaya meningkatkan layanan perizinan sarana olahraga melalui fitur Timsport pada aplikasi Tangerang LIVE di Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Landasan teorinya adalah konsep digital governance yang dikemukakan Lisa Welchman (2015), mencakup tiga indikator utama: strategi digital, kebijakan digital, serta standar digital. Hasil penelitian mengungkapkan meskipun fitur Timsport telah memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan secara online, masih dijumpai beberapa kendala dalam implementasinya. Hambatan tersebut meliputi belum adanya regulasi yang mendukung, kendala teknis seperti keterlambatan pembaruan status pembayaran, dan tidak adanya menu event pada fitur timsport. Selain itu belum tersediannya sistem evaluasi dan umpan balik yang terintegrasi turut menjadi penghambat efektivitas layanan. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan kebiajakan digital, peningkatan kapasitas teknis, dan litersi digital Masyarakat. Penelitian ini merekomandasikan perlunya perbaikan menyeluruh agar layanan digital seperti timsport dapat berjalan lebih optimal dan menjadi model pelayanan publik berbasis teknologi yang berkelanjutan.Kata Kunci : Digital Governance; Pelayanan Publik; Timsport; Tangerang LIVE; Smart City.
PENGARUH MINAT BACA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI DI MIN 5 TANGERANG) firdiyani, fitria; Fikri, Faiz
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2596

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minat baca dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam MIN 5 Tangerang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Tangerang. Jumlah populasi 146 orang siswa dengan sampel penelitian berjumlah 22 orang siswa. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak atau random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Instrument pengambilan data melalui penyebaran angket berbentuk model skala garis kepada siswa-siswa. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana, ganda dan parsial, serta regresi sederhana dan ganda pada taraf signifikansi  = 0,05. Hasil pengujian normalitas data untuk variable X1 adalah 0,200, variable X2 adalah 0,040 dan untuk variable Y adalah 0,200, dari semua variable angka probabilitas > 0,05 maka Ho diterima atau semua variable berdistribusi normal. Hasil analisis data menunjukkan: pertama terdapat pengaruh positif antara minat baca terhadap hasil belajar siswa, kedua terdapat pengaruh positif antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa, dan ketiga terdapat pengaruh positif antara minat baca dan kecerdasan emosional secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat dinyatakan bahwa antara variable minat baca (X1), dan kecerdasan emosional (X2) baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama ikut meningkatkan hasil belajar siswa (Y). Hal itu menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar siswa diperlukan upaya peningkatan minat baca dan pengembangan kecerdasan emosional siswa.
EFEKTIVITAS METODE KISAH DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH PERADABAN ISLAM fahmi, faiz fikri; Hasim, Hasim; Firdiyani, Fitria; Haromaini, Ahmad
ISLAMIKA Vol. 16 No. 2 (2022): Juli- Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The effectiveness of a learning method can be seen from the level of achievement of real goals with planned results. To achieve effectiveness in learning, a strategy or method is needed to make it easier for students to understand and understand learning. The learning model presented by the teacher has a very important role in realizing effective learning, so there is a need for a story method that is able to describe in detail in increasing the absorption of students and informing moral messages full of religious values ​​that are instilled by teachers in learning history. History is the study of events that have occurred in the past. This study concluded that the application of the story method in learning the history of Islamic Civilization can be effective and enjoyable because it is able to arouse student motivation, is more interesting and not boring. So that the subject matter of the history of Islamic Civilization is understood more quickly by students, and it is easier to remember material about the History of Islamic Civilization. Keywords: Effectiveness, Learning, Story Method, History Of Islamic Civilization.
Optimalisasi Kebijakan Bnn (Badan Narkotika Nasional) Dalam Pengentasan Masalah Narkoba Di Kota Tangerang Yustian Anggara, Muhamad; Yusuf, Yusmedi; Firdiyani, Fitria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Optimalisasi Kebijakan BNN Kota Tangerang. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu jenis penelitian yang di dalamnya peneliti menyelidiki kejadian, fenomena kehidupan individu-individu dan meminta seorang atau sekelompok individu untuk menceritakan kehidupan mereka. Objek penelitian ini akan dilakukan di BNN Kota Tangerang Paradigma yang digunakan di dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme Jenis penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus itu lebih spesifik pada lokus dan fokus yang tidak bisa di generalisir. Hasil penelitian menununjukkan Optimalisasi kebijakan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mengatasi masalah narkoba di Kota Tangerang memerlukan pendekatan komprehensif dan berkelanjutan. Langkah-langkah yang diperlukan meliputi analisis data dan pemetaan wilayah, kolaborasi dengan pihak terkait, pencegahan dan edukasi, penegakan hukum yang tegas, pengembangan program rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, penggunaan teknologi dan media sosial, serta monitoring dan evaluasi berkala. Penanganan korban narkoba, promosi nilai anti-narkoba, program pemulihan pasca-rehabilitasi, pengawasan peredaran prekursor narkoba, promosi olahraga dan aktivitas positif, penyuluhan kepada orang tua dan keluarga, serta penanganan narkoba di lingkungan pekerjaan juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi. Adanya kerjasama internasional dan pengembangan sumber daya manusia juga penting. Dengan penerapan langkah-langkah ini, diharapkan BNN dapat menciptakan dampak positif dan signifikan dalam mengurangi penyalahgunaan narkoba dan membangun lingkungan yang lebih sehat dan aman di Kota Tangerang..
Public Value in the Program for Improving Settlement Quality through Gebrak Pakumis in Tangerang Regency (Case Study: Sepatan Timur District) Juita Anggraeni; Yusmedi Yusuf; Fitria Firdiyani
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v23i2.692

Abstract

This study aims to describe and illustrate the public values ​​created by the Gebrak Pakumis Settlement Quality Improvement Program in Tangerang Regency, a case study of East Sepatan. The Gebrak Pakumis Program is designed to improve the quality of settlements consisting of RTLH Rehabilitation, Improvement of Sanitation Facilities, Improvement of Clean Water Facilities and Environmental Management of Settlement Areas. This study uses Mark Moore's Public Value theory. In this theory, public value consists of several indicators, namely Legitimacy and Support, Organizational Capacity, and Substantial Value. This study uses a qualitative research method with a descriptive type. The technique for determining informants in this study uses purposive and snowball sampling techniques. Based on the results of the study, the Gebrak Pakumis Settlement Quality Improvement Program in Tangerang Regency is supported by legitimacy in the form of Tangerang Regent Regulation Number 63 of 2019 concerning Guidelines for the Implementation of the Joint People's Movement Program to Overcome Dense Areas, Slums, Poverty, and Socio-Economic Environmental Empowerment in Tangerang Regency, especially Article 11 paragraph (1) letter a which includes RTLH rehabilitation activities, Improvement of Sanitation Facilities, Improvement of Clean Water Facilities and Environmental Management of Residential Areas. In addition, this program also received support from the community. From the aspect of organizational capacity, it has been supported by human resources, financial resources, and organizational resources, although there are still obstacles in the coordination process and the recruitment process for builders who are less selective, as well as the budget is still limited. Meanwhile, from the aspect of substantial value, this program provides real benefits in the form of economic value, socio-cultural value, and educational value for the community receiving the program in East Sepatan District.