Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Kartu Identitas Anak melalui Website Sobat Dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang Fauziyah, Annemarie Fatimah; Suherman, Agus; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10473501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang dan untuk mengetahui bagaimana proses pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui website sobat dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu Sumber data primer dan Sumber data sekunder. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode yang digunakan pada pendekatan kualitatif dimana peneliti sendiri sebagai instrumen dalam penelitian dengan menggunakan Studi Pustaka (Literature Study), Studi Lapangan (Field Study), dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, Reduksi data, Display data atau penyajian data, dan Verifikasi atau penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik atau cara dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan Pelayanan kartu identitas anak (KIA) sebelum adanya sobat dukcapil ini dilakukan secara offline, yaitu dengan datang ke kator Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan membawa syarat berkas. Kepala dinas akan menandatangani dan menerbitkan Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Identitas Anak (KIA) diberikan kepada orang tua di kantor dinas atau kecamatan atau desa/kelurahan. Dan pada pelaksanaan inovasi pelayanan kartu identitas anak melalui website sobat dukcapil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang sudah sesuai dengan indikator keuntungan relatif (relative advantage), kesesuaian (compatibility), kemungkinan dicoba (trialability), dan kemudahan diamati (observability), sedangkan pada indikator kerumitan (complexity) masih belum dikatakan maksimal sehingga perlu adanya peningkatan dan perbaikan pada website sobat dukcapil agar memberikan pelayanan yang optimal.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Informasi pada Masyarakat di KUA Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang Agustin, Rifki Dimas; Suherman, Agus; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10530888

Abstract

Pada era digitalisasi saat ini cara orang hidup dan bekerja, serta layanan yang mereka gunakan, berubah karena faktor era digitalisasi saat ini. Pemanfaatan teknologi informasi oleh pemerintah untuk meningkatkan pelayanan agar lebih efektif dan efisien dalam berbagai aspek, termasuk pernikahan disebut sebagai “pelayanan berbasis digital” atau “E-Government”. E-government pernikahan atau yang dikenal Simkah yang diatur dalam Surat Keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam No: DJ.II/369 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Nikah Pada Kantor Urusan Agama Kecamatan. Masalah penelitian dengan meninjau bagaimana implementasi e-government melalui Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di KUA Kecamatan Jatiuwung. Pentingnya penelitian ini dengan melihat penerapan Simkah menggunakan Teori yang dikemukakan oleh Indrajit yaitu Support, Capacity dan Value. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui tiga cara yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian yang dilaksanakan melihat dalam penerapan Simkah di KUA Kecamatan Jatiuwung menunjukan bahwa hasil penerapan Simkah belum berjalan secara maksimal karena adanya kendala seperti belum adanya sosialisasi secara langsung dan menyeluruh, serta akses jaringan yang masih kurang stabil dari pusat.
Strategi Pemerintah Kota Tangerang Terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maharani, Yuswita Safa; Syamsudin, Udin; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10539052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi Pemerintah Kota Tangerang terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat melalui UMKM dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang menjadi penghambat dalam Strategi Pemerintah Kota Tangerang terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat melalui UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik analisa data antara lain, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Konsep teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indikator Strategi Pemberdayaan Pranaka dan Priyono (1996) dapat dilakukan dalam 3 (tiga) fase, yaitu fase inisial, fase partisipatoris, dan fase emansipatoris. Hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti laksanakan serta berdasarkan indikator penelitian yang menjadi sumber landasan pada penelitian ini diantaranya adalah fase inisial, fase partisipatoris, dan fase emansipatoris menunjukan hasil penelitian yaitu, 2 indikator yang menunjukan sudah optimal dalam menjalankan strategi program ini dengan baik yaitu fase inisial, fase partisipatoris. Sedangkan pada indikator fase emansipatoris masih perlu ditingkatkan lebih baik lagi. Adapun beberapa yang menjadi faktor penghambat strategi program pemberdayaan antara lain keterbatasan Sumber Daya Manusia, Terbatasnya Anggaran Yang Dimiliki, dan Banyaknya Pesaing UMK.
Impelementasi Faktor Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Banjir (Studi Kasus: Kecamatan Ciledug Kota Tangerang) Huda Mubarok, Ahmad Sabili; Murodi, Ahmad; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10516283

Abstract

Flood is a seasonal disaster that occurs in Ciledug District, Tangerang City with an average water level of 1-3 meters. Factors such as overflowing Angke River, lack of water catchment areas, drainage that is not functioning optimally, and lack of community participation in protecting the environment affect this. The research was conducted with the aim of knowing the root causes and actions that need to be taken in implementing flood management in Ciledug District, Tangerang City. The research method was carried out in a descriptive-qualitative manner through observation, interviews, and documentation, to then be processed through data triangulation. The results showed that the implementation of the handling of the Regional Disaster Management Agency (UPT BPBD) in Ciledug District was in accordance with the concept of flood management from George Edward III's theory. Shown by a decrease in the number of flood points, a more controlled volume of water, and a shorter duration of water absorption. The community, especially the Tajur sub-district feel the positive effects of this implementation. The concept of flood management can be a guide for the government in improving flood management policies in the future to improve environmental health and community welfare.
Pelayanan Publik Berbasis Online Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mulianingsih, Intan; Asmawi, M Rosul; Firdiyani, Fitria
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 6 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10643721

Abstract

This research focuses on problems where in the era of digitalization where technology is growing more rapidly. Therefore, the community demands acceleration in terms of public services. So that people can carry out public services easily online without having to come directly to the relevant office. As well as the process carried out can be more effective and does not require a long time. For this reason, the purpose of this research is to find out the implementation of online-based public services at the tangerang city communication and information service. And to find out the obstacles faced by the tangerang city communication and information service in providing online-based public services. This study uses descriptive qualitative methods and analyzes the theory of electronic services (service quality) from zeitahml and parasuraman. The results of research on online-based public services at the tangerang city communication and informatics office are good because the tangerang city communication and informatics office has utilized and optimized information technology to provide public services by developing online-based services that can be easily accessed from anywhere and at any time. However, there are obstacles that come from the community, namely online-based public services that have not been utilized by the whole community. And constraints on several websites and also application features that cannot be accessed so that it can become an obstacle in providing public services online.
OPTIMIZING THE USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN INCREASING PUBLIC PARTICIPATION IN DIGITAL SERVICES Prasetyo, Eko; Firdiyani, Fitria; Hilman, Muhammad
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol. 23 No. 02 (2025): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/dia.v23i02.12029

Abstract

The development of digital governance has ushered in a new era of public administration, where the Tangerang City Government has implemented the Tangerang Live platform to provide online public services. The Tangerang Live application not only changes the way the government provides services, but also the way citizens participate. This research aims to explore the potential use of artificial intelligence in increasing digital public participation. The method used is a qualitative method by mapping public service platforms based on digital public participation features, as well as identifying the potential and opportunities for the use of AI in encouraging digital public participation. Data was collected through interviews and focus group discussions with informants from the Tangerang City Government which included the Communication and Information Service, the Manpower Office, the Population and Civil Registration Office, and the health Office. Documentation studies are also carried out to strengthen the foundation in the analysis process. The results of the study show that the level of public participation provided in the Tangerang Live application is at the consultation level. Optimization of the use of AI to increase public participation in online services can be designed by opening up participation spaces from various channels, which are then supported by the application of AI. The application of AI should be able to answer the challenge of implementing a digital platform that is able to function as digital information, digital consultation, and digital decision making
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM LAYANAN DIGITAL MELALUI APLIKASI TANGERANG LIVE DI KOTA TANGERANG Firdiyani, Fitria; Prasetyo, Eko; Hilman, M.
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.22254

Abstract

Perkembangan tata kelola pemerintahan digital mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan teknologi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk melalui penerapan aplikasi Tangerang Live di Kota Tangerang. Aplikasi ini dikembangkan sebagai platform terpadu yang menyediakan beragam layanan publik, kanal aspirasi, serta ruang konsultasi daring untuk memperkuat transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi Tangerang Live dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 400 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan populasi pengguna terverifikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merupakan kelompok usia produktif dengan tingkat pendidikan menengah hingga tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori baik pada lima indikator utama, yaitu akses informasi (82,07%), saluran aspirasi dan pengaduan (82,18%), konsultasi dan interaksi (78,93%), tindak lanjut keluhan (77,01%), dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan (75,21%). Meskipun demikian, beberapa fitur seperti literasi digital masih kurang dimanfaatkan. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan fitur layanan, peningkatan kecepatan tindak lanjut, dan pengembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung tata kelola pemerintahan digital yang lebih responsif dan partisipatif.Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Layanan Publik Digital, Aplikasi Tangerang Live