Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pendidikan Keluarga dalam Hadist Jisman Jisman; Ilyas Husti; Sudirman Sudirman; Nurhadi Nurhadi
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 3, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v3i1.16003

Abstract

Pendidikan keluarga adalah sesuatu yang mendasar didalam Islam, hal itu simetris dengan pandangan Islam yang menempatkan keluarga sebagai hal yang utama pula. dalam keluarga diperoleh pengetahuan dasar – dasar Agama, suami Istri akan saling melengkapi satu sama lainnya. Suami berkewajiban mendidik istri sesuai tuntutan Agama, suami istri harus berlomba untuk saling melengkapi satu sama lain.Keberhasilan pndidikan dalam keluarga menjadi modal keberhasilan pendidikan masyarakat. Banyak hadist hadits Rasulullah yang dapat dipetik sebagai normanorma dalam pendidikan keluarga, termasuk tentang bagaimana mendidik anakanak agar mereka menjadi anak yg shaleh. Banyak juga hadits hadits bagaimana mendidik Istri. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur dengan mengumpulkan data dan informasi terkait pentingnya pendidikan keluarga dan praktik pengasuhan. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang urgensi pola pendidkan keluarga dalam kaitannya dengan kestabilan dan keharmonisan serta tumbuh kembang anak dan memberikan pemahaman tentang kebutuhan anak yang harus dipenuhi oleh orang tua, meliputi kebutuhan pendidikan, panutan, keamanan (fisik/psikologis) dan gambaran pendidikan. dengan visi fase perkembangan anak sehingga model pendidikan yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Perkembangan Model Integrasi Pendidikan dalam Hadist dan Penerapannya M iqbal lubis; Ilyas Husti; Nurhadi Nurhadi
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 2 (2022): April 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i2.16028

Abstract

Integrasi terhadap pemahaman hadis perlu dilakukan dalam konteks kekinian salah satunya adalah dengan melakukan model integrasi pendidikan dalam hadis yang merupakan konsekuensi dari perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan untuk menghasilkan pemahaman baru atas ajaran Islam baik dalam al-Qur’an maupun Hadis. Tujuan dari makalah ini adalah menjelaskan bagaimana konsep model integrasi pendidikan dalam hadis pada pembelajaran dan perkembangannya. Metode penelitian dengan menggunakan konten analisis dengan pendekatan kualitatif, data di ambil dari buku-buku, jurnal penelitian, website sebagai sumber utama dan situs-situs atau sejarah yang berkaitan sebagai sumber pendukung. Adapun hasil dari makalah ini adalah Model integrasi pendidikan dalam hadis pada pembelajaran dan penerapannya yang berkembang sesuai dengan perkembangan pemahaman yang lebih kompleks luas dan secara rasional empiris dapat diakui, di sisi lain hal tersebut memberikan sumbangan tersendiri bagi kritik hadis, dimana adanya temuan ilmiah (fakta ilmiah). Model integrasi pendidikan dalam hadis yang berkembang dalam tulisan ini adalah model integrasi interkoneksi yang di gagas oleh Amin Abdullah dan Syamsul anwar.
ETIKA KEKUASAAN MENURUT AL QUR’AN (STUDI TERHADAP PRINSIP MUSYAWARAH DALAM TAFSIR JAMI’UL BAYAN FI TAFSIR AL QUR’AN) Ilyas Husti
Jurnal An-Nur Vol 4, No 1 (2015): Jurnal An-Nur
Publisher : UIN SUSKA RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nur.v4i1.2050

Abstract

The Qur'an is the holy book that serves as a guide and mentor of man towards the good life and a safe . There is no problem whatsoever in people's lives are not getting the guidance and attention from the Koran . One that is considered important by the Qur'an is the ethics of power . Ethics power is ethical judge actions that must be obeyed by every leader if it wanted to implement the principles of true leadership . One of ethics Pneting in power is running principles of deliberation . Deliberation is a basic principle in which there is no absolute truth in power , and everyone can give sumbngsih thoughts for the future progress . With the principle of consultation , Islam has uproot kesemana - menaan and irregularities committed by the leaders
Media Pembelajaran Wasilah /الوسلة , Amtsal/الأمثال, Kitab/الكتاب, Qalam/القلم Sakolan Sakolan; Ilyas Husti; Zaitun Zaitun
Jurnal An-Nur Vol 11, No 1 (2022): Jurnal An-Nur Juni 2022
Publisher : UIN SUSKA RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nur.v11i1.18415

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan konsep media pembelajaran wasilah, amtsal, kitab dan Qalam. Dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, tulisan ini merujuk kepada referensi-referensi dari buku dan artikel jurnal. Melalui pendekatan kepustakaan, tulisan ini memberikan informasi bahwa dengan adanya media pembelajaran maka tradisi lisan dan tulisan dalam proses pembelajaran dapat diperkaya dengan berbagai media pembelajaran. Dengan tersedianya media pembelajaran, guru pendidik dapat menciptakan berbagai situasi kelas, menentukan metode pengajaran yang akan dipakai dalam situasi yang berlainan dan menciptakan iklim yangemosional yang sehat diantara peserta didik.
MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERSPEKTIF HADITS Wandra Arasdi; Ilyas Husti; Nurhadi Nurhadi
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i1.3481

Abstract

This research aims to determine the quality management of Islamic Religious Education from a hadith perspective using a qualitative descriptive research method with a thematic approach, namely by collecting hadiths related to the quality management of Islamic Religious Education. The results of the research show that the term quality management in Arabic is often referred to as ihsan, ihsan is good deeds that are quality, good and beautiful. Thus, ihsan is a benchmark in describing quality management in Islamic Religious Education subjects. The way to realize ihsan from a hadith perspective is that all components involved in the educational process must do the following things: firstly improve the Islamic Religious Education learning process, secondly carry out the learning process optimally, thirdly the learning process must be carried out in a focused manner, fourthly all those involved in the provision of education do not look at age or age, all five of those involved in the provision of education are people who have good competence. These five things can be used as references in improving the quality of Islamic Religious Education.
The Crisis of Muslim Family Resilience in the Al-Quran Perspective: Solutions and Strategies in the Digital Era Nurafni; Hidayatullah Ismail; Ilyas Husti
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/4ttb7059

Abstract

Ketahanan keluarga muslim merupakan unsur penting dalam menjaga keberlanjutan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Di tengah transformasi budaya dan teknologi, keluarga merupakan benteng pertama bagi anggotanya untuk memelihara akhlak mulia, keimanan dan nilai-nilai spiritual yang diajarkan dalam Al-Qur'an. Pentingnya ketahanan ini tidak hanya untuk menghadapi tantangan zaman, tetapi juga untuk membangun generasi yang teguh imannya dan berkontribusi positif bagi umat. Al-Qur'an memposisikan keluarga sebagai institusi yang harus menjaga kekuatannya melalui kasih sayang, tanggung jawab dan keharmonisan antar anggotanya. Ketahanan ini memungkinkan keluarga untuk menjalani kehidupan dengan prinsip keadilan dan kebersamaan meskipun dihadapkan pada berbagai ujian, termasuk pengaruh era digital. Dengan menjadikan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan pembelajaran agama, nilai-nilai Islam dapat terus diwariskan dengan penuh vitalitas dari satu generasi ke generasi berikutnya
Penerapan Non-negative Matrix Factorization untuk Pemodelan Topik pada Opini Kegiatan Dakwah Rahmad Kurniawan; Aidha Tita Irani; Sukamto; Ilyas Husti; Fatayat; Elfizar
Prosiding SISFOTEK Vol 9 No 1 (2025): SISFOTEK IX 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian Ulema Council (MUI) of Riau Province faces challenges in objectively evaluating dakwah (Islamic preaching) as its existing Peta Dakwah Cerdas (PDC) system lacks a feature to analyze congregant feedback. This study aims to design and implement a topic modeling model to identify the main hidden themes within congregant opinions. The study utilized 2,581 comments collected from the MUI Riau Smart Evaluation System. The methodology involved text preprocessing, Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) word weighting, and topic modeling using the Non-Negative Matrix Factorization (NMF) algorithm. Toward determine the optimal number of topics (k), the model was evaluated using Coherence Score to measure semantic readability and Silhouette Score to measure the resulting topic separation. The experiment identified two topics (k=2) as the best configuration achieving a high Coherence Score of 0.7023 and a Silhouette Score of 0.0163. The two main topics formed represent (1) Prayers and Greetings for the Preacher, and (2) Congregant Participation and Appreciation for the Dakwah. The application of NMF proved effective in identifying thematic patterns in congregant opinions and can serve as a foundation for MUI Riau to develop a real-time Islamic preaching evaluation system.
Pengaruh Literasi Halal dan Regulasi Halal terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru Alfajri Alfajri; Ilyas Husti; Muhammad Albahi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Literasi Halal dan Regulasi Halal terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Yamane dari total populasi UMKM kuliner di Kota Pekanbaru, sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Literasi Halal dan Regulasi Halal, sedangkan variabel dependen adalah Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal. Pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Literasi Halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan UMKM dengan nilai t-hitung sebesar 8,139 dan signifikansi p < 0,000. Regulasi Halal juga berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 5,894 dan signifikansi p < 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru dengan nilai F-hitung sebesar 68,940 dan signifikansi p < 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 58,7% menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi keputusan UMKM terhadap sertifikasi halal, sedangkan sisanya 41,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Literasi Halal dan Regulasi Halal terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru Alfajri Alfajri; Ilyas Husti; Muhammad Albahi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Literasi Halal dan Regulasi Halal terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Yamane dari total populasi UMKM kuliner di Kota Pekanbaru, sehingga diperoleh sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Literasi Halal dan Regulasi Halal, sedangkan variabel dependen adalah Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal. Pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Literasi Halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan UMKM dengan nilai t-hitung sebesar 8,139 dan signifikansi p < 0,000. Regulasi Halal juga berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 5,894 dan signifikansi p < 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Keputusan UMKM dalam Sertifikasi Halal di Kota Pekanbaru dengan nilai F-hitung sebesar 68,940 dan signifikansi p < 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 58,7% menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi keputusan UMKM terhadap sertifikasi halal, sedangkan sisanya 41,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Profetisme dalam Rumah Tangga: Analisis Multidisipliner Hadis “Khairukum Khairukum li Ahlih” sebagai Fondasi Keluarga Sakinah di Era Modern M. Ridho Firdaus; Hidayatullah Ismail; Ilyas Husti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6006

Abstract

Keluarga sebagai unit sosial terkecil menghadapi tantangan kompleks di era modern, mulai dari krisis komunikasi hingga tingginya angka perceraian. Ajaran Islam, khususnya hadis Nabi Muhammad SAW, menawarkan panduan yang relevan secara universal. Artikel ini mengkaji secara mendalam hadis “Khairukum khairukum li ahlih wa anā khairukum li ahli” (Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis multidisipliner untuk menggali makna hadis ini melampaui interpretasi fikih konvensional. Analisis mengintegrasikan perspektif ilmu hadis (takhrij dan asbabul wurud), hukum Islam (fikih munakahat dan maqasid al-shari'ah), psikologi keluarga, dan sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis ini bukan sekadar anjuran moral, melainkan sebuah kerangka kerja komprehensif yang menetapkan standar kebaikan holistik. Secara fikih, hadis ini menjadi ruh dari konsep mu'asyarah bil ma'ruf. Secara psikologis, ia mempromosikan kecerdasan emosional, komunikasi empatik, dan pola kelekatan yang aman (secure attachment). Secara sosiologis, hadis ini berfungsi sebagai instrumen untuk membangun ketahanan keluarga (family resilience) dan agen sosialisasi nilai-nilai luhur. Kesimpulannya, revitalisasi pemahaman hadis ini secara multidisipliner dapat menjadi solusi strategis dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang tangguh menghadapi tantangan zaman.