Articles
PERAN MANAJEMEN RISIKO BERBASIS SYARIAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN KOMPETENSI KARYAWAN
Opan Arifudin;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Ika Kartika
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jesi.v3i2.391
Manajemen risiko menjadi salah satu komponen penting dalam organisasi yang beroperasi di lingkungan bisnis yang semakin kompleks. Manajemen risiko syariah, yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam, dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kinerja organisasi. Namun, masih kurangnya penelitian yang sistematis tentang peran manajemen risiko syariah dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen risiko berbasis syariah dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan 20 responden yang berpengalaman dalam manajemen risiko syariah dan 10 responden yang berpengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko syariah memiliki peran signifikan dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan. Manajemen risiko syariah dapat membantu meningkatkan kesadaran karyawan tentang risiko dan ancaman yang dihadapi oleh organisasi, serta membantu meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko. Penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen risiko syariah dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan. Oleh karena itu, organisasi yang ingin meningkatkan kinerja karyawan dapat menggunakan manajemen risiko syariah sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia.
INTEGRASI MANAJEMEN RISIKO SYARIAH DENGAN SISTEM REWARD DAN PEMOTIVASIAN KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN MUTU LEMBAGA PENDIDIKAN
Cecep Wahyu Hoerudin;
Opan Arifudin;
Ika Kartika
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jesi.v3i2.392
Peningkatan mutu lembaga pendidikan menjadi prioritas utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan berkelanjutan. Pengelolaan risiko berbasis syariah menawarkan pendekatan yang sesuai dengan prinsip keislaman, sementara sistem reward dan pemotivasi berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan dedikasi karyawan. Namun, kajian terkait integrasi keduanya dalam konteks lembaga pendidikan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran integrasi manajemen risiko syariah dengan sistem reward dan pemotivasi dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam dengan 15 tenaga pengajar, manajer, dan kepala lembaga pendidikan yang menerapkan manajemen risiko syariah dan sistem reward. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan dan pengaruh integrasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi manajemen risiko syariah dengan sistem reward dan pemotivasi mampu meningkatkan kesadaran dan kompetensi tenaga pendidik dalam mengelola risiko secara islami. Selain itu, sistem reward yang adil dan sesuai prinsip syariah meningkatkan motivasi kerja dan kualitas pelayanan pendidikan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan mutu lembaga. Integrasi manajemen risiko syariah dengan sistem reward dan pemotivasi merupakan strategi efektif untuk meningkatkan mutu lembaga pendidikan. Diperlukan pengembangan kebijakan yang mendukung penerapan kedua aspek tersebut secara terpadu demi keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan.
PERAN MANAJEMEN STRATEGI BERBASIS SYARIAH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN LEMBAGA PENDIDIKAN
Cecep Wahyu Hoerudin;
Siti Fazriah;
Opan Arifudin;
Ika Kartika
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jesi.v5i1.394
Lembaga pendidikan merupakan salah satu institusi penting dalam masyarakat, yang memiliki peran dalam mencetak generasi masa depan. Namun, motivasi dan produktivitas karyawan lembaga pendidikan dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan lembaga pendidikan melalui manajemen strategi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran manajemen strategi berbasis syariah dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari wawancara dengan 15 responden yang terdiri dari karyawan lembaga pendidikan dan manajer lembaga Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi berbasis syariah dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan lembaga pendidikan melalui beberapa cara, yaitu meningkatkan kepercayaan diri karyawan dengan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembuatan keputusan, meningkatkan keadilan dan kepatuhan dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam manajemen, serta meningkatkan motivasi karyawan dengan memberikan penghargaan dan pengakuan atas prestasi kerja yang baik. Manajemen strategi berbasis syariah dapat menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan lembaga pendidikan. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu memprioritaskan implementasi manajemen strategi berbasis syariah dalam mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
PERAN MANAJEMEN KONFLIK DALAM PERSFEKTIF SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MENTAL DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN
Ulfah Ulfah;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Ika Kartika;
Opan Arifudin
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jesi.v5i1.404
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran manajemen konflik dalam perspektif syariah dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan kepuasan kerja karyawan. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mendalami pengalaman dan pandangan karyawan serta manajer di sebuah organisasi yang menerapkan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen konflik berbasis nilai-nilai syariah seperti keadilan, kejujuran, sabar, dan hikmah mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kondusif. Proses penyelesaian konflik yang berlandaskan prinsip-prinsip tersebut tidak hanya menyelesaikan permasalahan secara efektif tetapi juga memperkuat rasa kepercayaan, mengurangi stres, dan meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen konflik yang sesuai syariah berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan kualitas hidup kerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen konflik berbasis syariah yang mampu mendukung kesejahteraan dan produktivitas organisasi.
STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MAHASISWA EKONOMI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN KARYA ILMIAH
Ulfah Ulfah;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Opan Arifudin
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57171/jesi.v4i2.456
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dalam menyusun karya ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pengalaman, persepsi, dan proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dosen dan mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi pendekatan berbasis konteks ekonomi syariah, penggunaan metode diskusi aktif, serta penerapan teknik penulisan ilmiah yang sistematis. Strategi tersebut mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap struktur karya ilmiah dan kemampuan mereka dalam menyusun tulisan ilmiah yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan prinsip ekonomi syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam mengembangkan model pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif dan relevan untuk meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa di bidang ekonomi syariah.
The Role of Learning Bahasa Indonesia as a General Subject in Shaping Students' Character and National Identity
Cecep Wahyu Hoerudin;
Opan Arifudin
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47353/ijedl.v4i1.407
Learning Indonesian as a General Subject (MKU) in higher education not only functions as a means of developing language skills, but also as a strategic instrument in fostering character and strengthening students' national identity in the era of globalization. This study aims to analyze and describe the role of MKU Bahasa Indonesia in internalizing national character values and forming national identity awareness in students. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with lecturers and students, observations of the learning process in the classroom, and documentation studies of semester lesson plans (RPS) and teaching materials. Data analysis was carried out interactively through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that learning MKU Bahasa Indonesia contributes significantly through: (1) strengthening pride and positive attitudes towards the Indonesian language as a symbol of national sovereignty, (2) integrating the values of politeness, discipline, and critical thinking in the preparation of scientific papers, and (3) instilling national insight through the use of thematic texts containing local wisdom and Pancasila values. Learning Indonesian as a subject has been proven to be effective as a medium for character building and national identity, as long as the teaching process is not limited to the theoretical level of language but is integrated holistically with the habituation of attitudes and cultural appreciation.
Principals' Learning Leadership Strategies in Developing the Professional and Pedagogical Competence of Indonesian Language Teachers
Cecep Wahyu Hoerudin;
Opan Arifudin
International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47353/ijedl.v4i2.408
This study aims to analyze in depth the principal's instructional leadership strategies in fostering the professional and pedagogical competencies of Indonesian language teachers. The approach used is descriptive qualitative with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the principal and Indonesian language teachers, observations of learning activities and academic supervision, and documentation studies related to learning tools and teacher performance evaluation reports. Data analysis was carried out interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the principal implemented several main strategies, namely: Implementation of Periodic Academic Supervision: Conducted clinically and collaboratively to identify teachers' pedagogical development needs in designing media and character-based learning methods. Facilitation of Continuing Professional Development (PKB): Involving Indonesian language teachers in Subject Teacher Conference (MGMP) activities, scientific writing training, and digital technology utilization workshops. Creation of a Collaborative Learning Culture: Encouraging the formation of a community of practice among educators to share teaching innovations and align curriculum understanding. This coaching has been proven to improve teachers' pedagogical abilities in managing interactive classes and strengthen their professional competence in mastering language structures and teaching materials. This study concludes that participatory and supportive instructional leadership of school principals is a key factor in optimizing the quality and professionalism of Indonesian language teachers.
Transformational Leadership of School Principals in Developing Islamic Education in Elementary Madrasahs
Evi Erfiyana;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Opan Arifudin;
Ika Kartika
International Journal of Science Education and Technology Management Vol 5 No 1 (2026): International Journal Of Science Education and Technology Management
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28301/ijsetm.v4i1.48
This study aims to describe and analyze the role of transformational leadership of principals in the development of Islamic education in Islamic elementary schools. The research approach used is a qualitative case study method in several Islamic elementary schools in a specific region. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document studies, then analyzed thematically to identify patterns and meanings related to the characteristics and practices of transformational leadership applied by principals. The results show that principals who apply transformational leadership are able to motivate teachers and students, inspire a more progressive vision of Islamic education, and create a learning environment conducive to the development of Islamic character and competency. These findings emphasize the importance of the role of visionary and inspirational leaders in strengthening the development of Islamic education at the elementary level. This study contributes to the development of educational leadership theory and the practice of principal leadership in the context of Islamic education.
Islamic School Financial Management: A Case Study of Islamic Junior High Schools in Rural Areas
Evi Erfiyana;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Ika Kartika;
Opan Arifudin
International Journal of Science Education and Technology Management Vol 4 No 2 (2025): International Journal Of Science Education and Technology Management
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28301/ijsetm.v4i2.49
This study aims to understand and explore financial management in rural Islamic junior high schools (Madrasah Tsanawiyah) from the perspective of Islamic school management. The method used was a qualitative case study approach, allowing researchers to gain an in-depth understanding of the financial management process, challenges, and strategies implemented by the madrasahs. Data were collected through interviews, observations, and documentation from madrasah administrators and teachers. The results indicate that financial management in these madrasahs remains traditional and relies on community funding and voluntary donations. The main obstacles faced are limited resources and a low understanding of professional financial management. Nevertheless, some madrasahs have begun implementing more transparent and accountable financial management systems to improve operational sustainability. These findings provide an important contribution to the development of Islamic-based madrasah financial management in rural areas and provide input for efforts to improve the professionalism of Islamic school financial management.
The Role Of Teachers In Improving The Quality Of Learning In Madrasah Tsanawiyah
Usup Supriatna;
Cecep Wahyu Hoerudin;
Ika Kartika;
Opan Arifudin
International Journal of Science Education and Technology Management Vol 5 No 1 (2026): International Journal Of Science Education and Technology Management
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28301/ijsetm.v5i1.51
This study aims to identify and describe the role of teachers in improving the quality of learning in Islamic junior high schools. The approach used was a qualitative case study method, involving in-depth interviews, observation, and documentation of teachers, students, and the principal. The results of the study indicate that teachers play a crucial role in creating a conducive, innovative, and quality-oriented learning environment. Teachers function not only as instructors but also as motivators, facilitators, and developers of student competencies. Furthermore, teachers' success in implementing various learning strategies, using a variety of media, and conducting ongoing professional development contribute to improving the quality of education in Islamic junior high schools. These findings are expected to serve as a reference in improving teacher quality and the quality of learning in Islamic junior high schools in general.